Beranda Berita Nasional Tim Jibom Musnahkan Granat Aktif Temuan Warga Cipaku Ciamis

Tim Jibom Musnahkan Granat Aktif Temuan Warga Cipaku Ciamis

Tim-Jibom-Polda-Jabar-musnahkan-granat-aktif-temuan-warga-di-Cipaku-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Tim Penjinak Bom (Jibom) Satuan Brimob Polda Jawa Barat memusnahkan bahan peledak granat jenis Nanas, Senin (13/3/2023). Granat aktif tersebut merupakan temuan warga Dusun Cikandung, Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Bahan peledak jenis granat genggam dimusnahkan pada pukul 09.30 WIB di Kampung Bungur Dusun Babakan, Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku.

Kapolsek Cipaku Ipda Adharudin mengatakan, granat tersebut berasal dari warga yang menemukannya saat menggali tanah pada Minggu (12/3/2023).

BACA JUGA:  Pabrik VinFast Siap Serap Tenaga Kerja Lokal, Target Awal 50 Ribu Unit Mobil Setahun

“Memang diduga granatnya masih aktif dan berpotensi terjadinya ledakan sehingga membahayakan bagi personel. Maka dilakukan disposal oleh Brimob Polda Jawa Barat,” katanya.

Baca Juga: Warga Cipaku Temukan Granat Nanas saat Sedang Menggali Tanah, Diduga Masih Aktif

Adharudin menambahkan sejumlah peralatan digunakan untuk proses pemusnahan granat aktif temuan warga Cipaku tersebut.

“Peralatan dalam pelaksanaan disposal antara lain 1 unit Mobil KBR, 2 Detonator, 2 saves ace, 1 rol sumbu ledak, 1 rol kabel, 1 Blasting, 1 Gigaphone , 6 body vast dan 6 helm kevlar,” jelasnya.. 

BACA JUGA:  Pabrik Mobil Listrik VinFast Resmi Beroperasi di Subang

Adharudin menambahkan, kegiatan pemusnahan granat aktif tersebut berlangsung aman dan terkendali.

“Alhamdulillah disposal satu buah granat tangan jenis Nanas dapat dimusnahkan dan berjalan lancar, aman, dan terkendali,” pungkasnya.

Sementara itu sebelumnya diberitakan, Agus Hendra dan Rio Cipto Maulana menemukan granat saat sedang menggali tanah di sekitar rumahnya.

Keduanya melaporkan penemuan granat tersebut kepada aparat desa yang meneruskannya ke Polsek Cipaku.

BACA JUGA:  Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 Terbit, Abdul Mu'ti: Guru dan Siswa Harus Nyaman di Sekolah

“Kondisi granat saat ditemukan masih utuh. Namun kondisinya sudah penuh karat. Akan tetapi pin kunci granat masih nempel. Granat tersebut diduga masih aktif. Untuk mengantisipasi hal yang tidak kita harapkan, kami pun mengamankan granat tersebut,” kata Kapolsek Cipaku Ipda Adit Maulana.(Edji/R7/HR-Online/Editor-Ndu)