Beranda Berita Nasional Tidak ada Larangan Berkerumun di Kota Bandung Jelang Nataru

Tidak ada Larangan Berkerumun di Kota Bandung Jelang Nataru

Pj-Wali-Kota-Bandung-Bambang-Tirtoyuliono.jpg

harapanrakyat.com – Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, memastikan tidak akan ada pelarangan berkerumun bagi masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Kendati saat ini, kasus Covid-19 di Kota Bandung tengah mengalami kenaikan.

Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono hanya mengimbau masyarakat mengurangi kerumunan saat Nataru. Hal itu untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Bandung.

“Jadi saya mengimbau kurangi kerumunan. Meski kita tahu Bandung merupakan kota tujuan wisata, maka kerumunan pasti akan terjadi. Bukan berarti ada pelarangan, tapi untuk mengurangi dan mencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya di Kota Bandung, Rabu (20/12/2023).

Baca Juga : Jaga Pasokan BBM Jelang Nataru, Pemprov Jawa Barat Ajukan Tambahan Kuota

Menurutnya walau saat ini ada peningkatan angka Covid-19 di Kota Bandung, namun perayaan Nataru perlu terus dikawal agar tetap berjalan dengan khidmat.

Selain itu, saat ini pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait pelaksanaan Nataru 2024.

“Jadi, pemerintah daerah belum bisa mengambil kebijakan sendiri. Sehingga hanya bisa mengimbau masyarakat untuk menegakkan kembali protokol kesehatan. Untuk varian jenis virus Covid-19 yang baru ini, tidak terlalu berbahaya. Meski demikian kita tetap harus waspada, terlebih untuk lansia dan komorbid,” katanya.

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono menjelaskan pada pengamanan Nataru melalui Operasi Lilin pihaknya telah menempatkan pasukannya di beberapa titik lokasi.

Pihaknya sudah menempatkan anggotanya di 15 pospam dan 15 pos pelayanan terpadu untuk pengamanan Nataru di Kota Bandung. Mengingat di Kota Bandung ada 151 gereja.

Baca Juga : Amankan Nataru 2024, Pemkot Bandung Terjunkan 9 Ribu Petugas Linmas

“Untuk pengamanan malam tahun baru akan berfokus di tempat keramaian Kota Bandung. Karena Kota Bandung merupakan destinasi wisata, juga saat ini sudah banyak hotel dan tempat wisata yang penuh,” ujarnya.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan stakeholder lain, untuk menjaga kondusifitas Natal dan Tahun 2024 hingga pesta demokrasi pada Februari mendatang,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)