Beranda Berita Subang TEKO Gelar Aksi Berbagi Sembako, Inisiasi Aksi Kepedulian di Subang

TEKO Gelar Aksi Berbagi Sembako, Inisiasi Aksi Kepedulian di Subang

TEKO Gelar Aksi Berbagi Sembako, Inisiasi Aksi Kepedulian di Subang

suarasubang.com – Teman Komunitas (TeKO) Subang menggelar aksi berbagi sembako untuk masyarakat lanjut usia. TeKO menggelar aksinya di Kampung Bukanagara, Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.

Aksi Charity and Camp tersebut dilakukan TeKO yang berkolaborasi dengan komunitas Kreatif. TeKO berkolaborasi dengan Yakukami dan Tim Relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Subang.

Aksi ini sebagai tindakan refleksi dari komunitas kaum muda di Kabupaten Subang. Kegiatan ini terselenggara meninjau semakin rendahnya kepekaan terhadap masyarakat yang membutuhkan uluran tangan dari para dermawan.

BACA JUGA:  Pegawai BPN Subang Ditemukan Tewas di Kamar Kos
teko subang

Koordinator aksi tersebut yakni Muhammad Sahab mengungkapkan bahwa hal ini sudah sangat memprihatinkan. Di mana orang-orang hanya berfokus di wilayah perkotaan yang secara jarak, akses dan kondisi sebenarnya lebih beruntung dari orang-orang yang ada di perbatasan.

“Jangan melupakan wilayah perbatasan, mereka warga kabupaten Subang yang memiliki hak yang sama dengan masyarakat Subang yang berada di wilayah-wilayah perkotaan.

“Jarak, akses dan kondisi wilayah perbatasan semestinya menjadi semangat semua pihak untuk mendapatkan kesetaraan yang utuh,” ungkap Muhammad Sahab.

“Ini bukan aksi seremonial dan asal-asalan berbagi, kita pikirkan bertul, melakukan assessment, hingga pada akhirnya kita menyepakati untuk memilih tempat ini sebagai aksi kami.

“Aksi ini harus kami internalisasi, bahkan oleh siapapun, di mana kit aini memiliki kewajiban untuk membantu sesama. Turunlah langsung kepada mereka, untuk berbagi, saling bercerita, agar hati kita tidak beku.

“Kalau sudah beku hatinya, itu akan memperparah krisis kepekaan di Kabupaten Subang,” pungkas Muhammad Sahab.

Aksi tersebut menjadi harapan TeKO untuk menjadi jalan untuk semua pihak mulai membuka kembali pintu hatinya untuk peduli kepada sesama dan berjuang bersama dalam mengentaskan krisis kepekaan di Kabupaten Subang.