suarasubang.com – Di tengah khidmatnya bulan suci Ramadhan, sebanyak 300 pelajar dan mahasiswa dari 45 sekolah serta perguruan tinggi se-Kabupaten Subang bersatu menggemakan “Deklarasi Subang Tanpa Miras”.
Ikrar bersejarah ini disuarakan secara lantang dan disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., bertempat di Masjid Jami Nurul Amal (Islamic Centre Subang), Minggu (8/3) pagi.
Melalui deklarasi tersebut, para pemuda Kabupaten Subang menyatakan sikap tegas untuk menolak segala bentuk peredaran dan konsumsi minuman keras (miras).
Mereka menyadari bahwa miras dapat merusak akal, mental, dan masa depan generasi bangsa. Para peserta juga berkomitmen penuh untuk bersinergi menjaga lingkungan pendidikan dan pergaulan di Subang agar tetap bersih, aman, dan religius, sejalan dengan semangat Subang NGABRET (Ngawangun Bareng Rakyat).
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi, menyambut baik dan memberikan dukungan penuh atas inisiatif gerakan kaum muda ini.
“Pemerintah Daerah sangat mengapresiasi keberanian dan ketegasan pelajar serta mahasiswa Subang hari ini. Deklarasi anti-miras ini bukan sekadar seremonial di bulan Ramadhan, melainkan komitmen nyata generasi penerus untuk menjauhi perilaku destruktif.
“Masa depan Subang yang bermartabat ada di tangan para pemuda yang sehat akal, tangguh mentalnya, dan mulia akhlaknya. Pemkab akan selalu hadir mendukung gerakan positif semacam ini,” tegas Agus Masykur Rosyadi dalam sambutannya.
Lebih lanjut, guna membekali generasi muda agar siap menyongsong masa depan, Wakil Bupati juga menitipkan pesan inspiratif tentang bagaimana cara memulai sebuah perubahan.
Beliau menekankan lima langkah penting, yaitu senantiasa memahami tujuan hidup dengan jelas, menguraikan tahapannya menjadi langkah-langkah yang lebih konkret, dan terus memvisualisasikan mimpi tersebut guna memacu motivasi.
Selain itu, para pemuda juga didorong untuk selalu melakukan yang terbaik (do the best) dalam setiap usaha, serta senantiasa menanamkan afirmasi positif pada diri sendiri demi menjaga optimisme dan semangat pantang menyerah.
Momentum deklarasi ini merupakan bagian dari acara puncak Pesantren Ramadhan Subang 2026 yang mengusung tema “Re-Create Your Life”. Acara akbar ini diinisiasi oleh Yayasan Excellent yang berkolaborasi dengan komunitas Teman Karib, bertujuan untuk memfasilitasi Generasi Z (Genzi) agar berani menata kembali arah hidup mereka ke jalan yang lebih baik.
Acara ini juga diisi oleh pemateri-pemateri kompeten di bidangnya. Sesi pertama menghadirkan Rizky Yudo Atmaja, S.Kom., M.A. yang mengajak peserta untuk “Berhenti Sejenak: Mengenali Diri dan Arah Hidup”. Sesi kedua dilanjutkan oleh Kang Firman RNI, M.Pd., Kons., CHt. dengan materi “Refresh Your Capacity: Menata Nilai, Tujuan, dan Langkah Nyata”, serta ditutup dengan keteduhan tausiyah dari Ust. M. Yusuf Hadikusuma.
Ketua Yayasan Excellent, Wayan Sohib, memastikan bahwa energi positif dari acara ini tidak akan berhenti hanya dalam satu hari penyelenggaraan.
“Deklarasi hari ini adalah pemantik kesadaran. Ke depannya, kolaborasi Yayasan Excellent dan Teman Karib akan terus berlanjut ke dalam program pembinaan kepemudaan yang komprehensif. Kami telah menyiapkan kelas mentoring Al-Qur’an dan berbagai program peningkatan kapasitas diri berkelanjutan. Kami ingin memastikan semangat “Re-Create Your Life” dan komitmen menjauhi miras ini terus menyala dan terimplementasi di kehidupan sehari-hari mereka,” ujar Wayan.
Kesuksesan Pesantren Ramadhan dan Deklarasi Subang Tanpa Miras ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor. Acara ini didukung penuh oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Yayasan Bina Masyarakat Berdaya (BMB), Asyifa Peduli, Yakesma, PT Dahana, Bank BSI, Baznas Kabupaten Subang, Klinik Bidan Titin, Cahaya Raudhoh, LTQ Shohibul Qur’an, Kanbera, Komunitas Masjid Berdampak (KOMPAK), Rabbani, serta Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK).
Melalui sinergi kuat antara pemerintah, lembaga masyarakat, dan pemuda, Subang optimis melangkah “NGABRET” menuju daerah yang lebih maju, produktif, dan bebas dari bahaya minuman keras.








