Beranda Berita Nasional Penggali Sumur Kritis di Dalam Sumur, Diduga Terkena Gas Beracun

Penggali Sumur Kritis di Dalam Sumur, Diduga Terkena Gas Beracun

Penggali-Sumur.jpg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Seorang penggali sumur kritis di dalam sumur, diduga terkena gas beracun. Peristiwa ini terjadi di Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Rabu (21/09/2022).

Hal itu pun sontak membuat warga sekitar syok dan mencari bantuan untuk segera mengevakuasi korban yang merupakan penggali sumur.

Perangkat Desa Ciherang, Ade Rismayanto mengatakan, kejadian tersebut berlangsung ketika korban tengah melakukan pekerjaan nguras sumur milik tetangganya di Dusun Ciherang, RT 10/02, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari.

BACA JUGA:  Pemakai dan Tempat Menyimpan Narkoba Diungkap Polisi

“Penggali sumur itu bernama Dedi Suryadi. Tadi kedapatan sudah tergeletak di dasar sumur. Rekan kerjanya saat melihat korban tergeletak langsung panik dan minta tolong. Beruntung relawan cepat datang dan segera melakukan evakuasi korban. Korban pun langsung dilarikan ke Puskesmas Banjarsari. Alhamdulillah, kini korban sudah siuman,” terang Dedi.

Baca Juga : Lomba Merpati Tinggi Bupati Ciamis Cup di Banjarsari Dongkrak Ekonomi Masyarakat

BACA JUGA:  Peragaan Busana dari Limbah Meriahkan Acara Festival Bank Sampah di Ciamis

Sementara itu, relawan dari Pos Damkar WMK Banjarsari, Uju Suparman menjelaskan, kondisi udara dalam sumur sangat pengap, serta tercium aroma bau yang menyengat. Ia menduga korban tak kuat menghisap gas yang keluar saat tengah berada di dasar sumur.

“Saat evakuasi penggali sumur, kedalaman sumur sekitar 10 meteran. Kondisi dalam sumur sangat kedap udara. Terus tercium aroma bau yang menyengat. Entah itu gas atau memang aroma bau lumpur. Katanya sumur ini pernah pemiliknya kuras 11 tahun silam. Jadi bisa saja menimbulkan bau yang sangat tajam,” terang Uju.

BACA JUGA:  Kiswah Ka'bah Diganti Pada Tahun Baru Islam

Pantauan HR di lapangan, petugas PKM Banjarsari terlihat sigap saat memberikan pertolongan terhadap korban. Pada saat masuk Puskesmas, kondisi penggali sumur kritis. Badannya sangat lemas dan kritis. Bahkan tidak sadarkan diri. (Suherman/R3/HR-Online/Editor-Eva)