Kinerja OPD Subang kini menjadi pusat perhatian setelah tokoh masyarakat Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), melontarkan kritik pedas terhadap jajaran pemerintah daerah. Oleh karena itu, sorotan tajam ini ditujukan kepada Disparpora, Satpol PP, dan Disnakertrans yang dinilai bekerja tidak maksimal serta kurang responsif terhadap persoalan di lapangan. KDM melihat adanya ketimpangan besar antara potensi wilayah dengan eksekusi kebijakan yang dilakukan oleh dinas-dinas tersebut.
Rapor Merah Kinerja Dinas Pariwisata, Satpol PP, dan Disnakertrans
Dalam evaluasinya, Dedi Mulyadi membedah titik lemah masing-masing instansi untuk mendorong perbaikan nyata. Struktur teks ini menggunakan subjudul (H2) guna menciptakan hierarki logis yang memudahkan pembaca memindai informasi (scanning). Pertama, Disparpora disoroti karena minimnya inovasi dalam mengemas kekayaan alam Subang menjadi daya tarik ekonomi kerakyatan. Selanjutnya, Satpol PP dianggap kurang tegas dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) secara konsisten dan tidak tebang pilih.
Sektor ketenagakerjaan menjadi poin paling krusial dalam “sentilan” keras kali ini. Selain itu, Disnakertrans dinilai belum optimal dalam menekan angka pengangguran serta kurang proaktif memediasi hak-hak buruh.
Transformasi ASN dan Harapan Reformasi Birokrasi
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kinerja ASN tidak boleh terjebak dalam zona nyaman atau sekadar menjalankan rutinitas administratif. Menurut beliau, Subang membutuhkan pemimpin instansi yang berani turun ke lapangan dan memiliki empati tinggi terhadap masalah warga. Jika birokrasi hanya bekerja secara formalitas, maka masyarakatlah yang akan menanggung kerugian paling besar.
Sentilan ini diharapkan menjadi alarm bagi Pemerintah Kabupaten Subang untuk segera melakukan evaluasi internal secara menyeluruh. Sebab, reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas layanan publik merupakan harga mati demi kemajuan daerah. Melalui langkah nyata, ketiga instansi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan Subang di masa depan.







