Kementerian Sosial (Kemensos) RI langsung turun tangan merespons bencana banjir yang melanda wilayah Kabupaten Subang. Pemerintah pusat memastikan pasokan logistik dan kebutuhan dasar bagi ribuan warga yang terdampak di wilayah Pantura terjamin ketersediaannya.
Langkah ini diambil menyusul meluasnya genangan air yang memaksa ribuan jiwa mengungsi ke tempat lebih aman, seperti kolong flyover Pamanukan dan masjid-masjid setempat. Kemensos telah menyalurkan bantuan tanggap darurat berupa makanan siap saji, perlengkapan anak (kidsware), kasur, selimut, hingga tenda gulung untuk posko pengungsian.
Selain bantuan fisik, Kemensos juga mengerahkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk mendirikan dan mengoperasikan Dapur Umum Lapangan. Keberadaan dapur umum ini krusial untuk memproduksi ribuan nasi bungkus setiap harinya demi memastikan tidak ada pengungsi yang kelaparan.
“Fokus kami adalah pemenuhan kebutuhan dasar. Jangan sampai ada warga terdampak yang tidak makan atau kekurangan logistik selama masa tanggap darurat ini,” ujar perwakilan Kemensos dalam keterangannya.
Kemensos terus berkoordinasi intensif dengan Dinas Sosial Kabupaten Subang dan pemerintah daerah setempat untuk memetakan titik-titik distribusi. Sinergi ini dilakukan agar bantuan dapat tersalurkan secara merata, bahkan ke wilayah yang sulit dijangkau sekalipun.








