Beranda Berita Subang Kebijakan Kompensasi Penyapu Koin Jembatan Sewo untuk Mudik 2026

Kebijakan Kompensasi Penyapu Koin Jembatan Sewo untuk Mudik 2026

Kompensasi Penyapu Koin Jembatan Sewo

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi menyiapkan kompensasi penyapu koin Jembatan Sewo guna memperlancar arus mudik Lebaran 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai solusi untuk menghentikan aktivitas warga di badan jalan perbatasan Indramayu-Subang. Selain itu, pemerintah ingin menjamin keselamatan pengendara selama periode libur panjang tersebut.

Insentif Tunai Rp50.000 Selama Periode Lebaran

Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan uang kompensasi sebesar Rp50.000 per hari kepada setiap warga yang bersedia berhenti menyapu koin. Pemberian dana ini akan berlangsung selama 12 hari penuh, terhitung sejak enam hari sebelum (H-6) hingga enam hari setelah (H+6) Idulfitri 1447 Hijriah. “Saya kasih uang lebaran, tidak boleh cari koin di jalur Indramayu-Subang,” tegas Gubernur Dedi pada Jumat (20/3/2026).

BACA JUGA:  BPH Migas Pastikan Stok BBM Jalur Alternatif Subang-Indramayu Aman

Oleh karena itu, total bantuan yang diterima setiap orang mencapai Rp600.000 selama masa larangan beraktivitas. Kebijakan insentif tunai ini bertujuan untuk mencegah ketersendatan arus lalu lintas di jalur utama arteri Pantura. Dengan adanya kompensasi, masyarakat diharapkan tetap berada di rumah tanpa kehilangan potensi penghasilan harian mereka.

Pendataan di Wilayah Indramayu dan Subang

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Barat, Ade Afriandi, menjelaskan bahwa pendataan penerima sudah mulai berjalan. Hingga saat ini, tercatat ada 104 pencari koin di Desa Sukra, Indramayu, serta 55 orang di Desa Karanganyar, Subang. Namun, pemerintah provinsi akan melakukan pendataan ulang melalui perangkat RT dan RW setempat.

BACA JUGA:  Pengambilan Air Ilegal di Gempol: Ancaman Lingkungan dan Kerugian PAD Subang

Penyisiran data ini sangat penting untuk menjangkau para pencari koin musiman yang kerap muncul akibat tradisi turun-temurun. Selanjutnya, seluruh warga yang terlibat diminta segera berkoordinasi dengan kepala desa masing-masing guna proses verifikasi. Verifikasi yang ketat diperlukan agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial.

Jaminan Keselamatan dan Kelancaran Arus Mudik

Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kecelakaan dan memastikan jalur penghubung Subang-Indramayu tetap steril dari hambatan samping. Kehadiran penyapu koin di badan jalan selama ini menjadi salah satu pemicu utama kemacetan di Pantura. Selain insentif, pemerintah juga mendukung kenyamanan pemudik melalui panduan kesehatan seperti “Jurus Mudik Sehat”.

BACA JUGA:  Rentetan Tragedi Sepekan: Ibu Bunuh Anak di Subang hingga Laka Maut Cipali

Sinergi antara pemberian kompensasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama suksesnya pengamanan Lebaran 2026. Melalui jalur yang bersih dari gangguan, para pemudik dapat melakukan perjalanan dengan perasaan tenang dan nyaman. Akhirnya, setiap elemen masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian dan keselamatan.