Beranda Berita Subang Subang Raih Penghargaan PB MKJP, Bukti KB Bukan Sekadar “Kartu Biru”

Subang Raih Penghargaan PB MKJP, Bukti KB Bukan Sekadar “Kartu Biru”

Penghargaan PB MKJP Subang

SUBANG – Kabar bahagia berhembus dari Kota Nanas! Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang resmi menggondol predikat Terbaik Kedua untuk kategori PB (Peserta Baru) MKJP target 1501–3500 akseptor.

Jangan buru-buru bingung, PB MKJP KB ini bukan singkatan nama band baru ya! PB berarti Peserta Baru, dan MKJP adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang — bukan “Manajemen Keuangan Jangka Pendek”.

Program KB sendiri merupakan jurus andalan pemerintah di bawah komando BKKBN untuk mengatur jumlah, jarak, dan usia ideal melahirkan anak. Tujuannya sederhana tapi mulia: keluarga lebih terencana, lebih sehat, dan tentu saja lebih bahagia.

BACA JUGA:  Capaian Positif, Prevalensi Stunting di Kabupaten Subang Berhasil Turun 6,3 Persen

Nah, MKJP ini adalah bintang utama di dunia kontrasepsi — efektif, tahan lama, dan nggak perlu diingat setiap hari seperti minum vitamin. Sekali pasang, bisa “aman” bertahun-tahun!

Contohnya? Ada IUD alias AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim), implan atau susuk KB, hingga metode “operasi mantap” seperti MOW untuk wanita dan MOP untuk pria. Istilahnya, kontrasepsi jangka panjang ini benar-benar long lasting relationship.

PB MKJP KB berarti program peningkatan peserta baru yang memilih MKJP. Artinya, semakin banyak pasangan usia subur (PUS) yang berani melangkah ke arah keluarga berencana jangka panjang.

BACA JUGA:  Wujudkan Energi Bersih, Dahana Kembangkan Kampung KaDieu di Sugihmukti

Kepala DP2KBP3A Subang, Dr. Drs. H. Yayat Sudrajat, MM., M.Si., menjelaskan bahwa program PB MKJP KB bertujuan mendorong pasangan suami istri untuk memilih alat kontrasepsi jangka panjang karena metode ini paling efektif untuk mengendalikan angka kelahiran, menjarangkan kehamilan, dan menciptakan keluarga yang lebih sejahtera.

“Alhamdulillah kita bersyukur, kita ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, terimakasih kepada seluruh bidang yang selalu support di setiap kegiatan dan tak lupa terimakasih juga kepada tim lapangan yang selalu aktif dan semangat di setiap kegiatannya,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hari AIDS Sedunia, Sekda Subang: Jangan Ada Lagi Stigma dan Diskriminasi

Jadi, kalau ada yang bilang program KB itu soal menunda-nunda rezeki, coba pikir ulang. Karena bagi Subang, ini bukan sekadar soal “berapa anak yang cukup”, tapi tentang bagaimana setiap keluarga bisa tumbuh sehat, bahagia, dan tentu saja… penuh rencana!