Memasuki pekan ketiga Januari, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Baru Subang terpantau mengalami fluktuasi cukup tajam. Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Subang mencatat kenaikan signifikan pada komoditas sayuran dan bumbu dapur per Senin (19/1/2026).
Pemicu utama gejolak harga ini disinyalir akibat faktor cuaca ekstrem yang memengaruhi panen petani serta adanya kendala di sektor logistik. Akibatnya, pasokan ke pasar tersendat sementara permintaan masyarakat tetap tinggi.
Lonjakan paling drastis terjadi pada cabai merah besar yang harganya meroket hingga 67 persen. Pedagang yang sebelumnya menjual di kisaran Rp24.000 per kilogram, kini membanderol komoditas pedas tersebut seharga Rp40.000 per kilogram.
Kelompok bawang pun tak luput dari kenaikan. Bawang merah kini dihargai Rp40.000 per kilogram, naik 25 persen dari harga semula Rp32.000. Setali tiga uang, harga bawang putih super juga ikut terkerek naik menyentuh angka yang sama.
Tak hanya bumbu dapur, sayuran hijau juga mengalami penyesuaian harga yang memberatkan konsumen. Buncis tercatat naik 50 persen dari Rp10.000 menjadi Rp15.000 per kilogram, sedangkan sawi hijau merangkak naik dari Rp6.000 menjadi Rp8.000 per kilogram.
Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam mengatur anggaran belanja dapur. Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah stabilisasi agar harga kebutuhan pokok tidak terus melambung di tengah kondisi ekonomi yang menantang.








