Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, sukses menyabet penghargaan bergengsi sebagai The Best CEO 2025. Beliau menerima apresiasi ini dalam ajang Leadership Award yang berlangsung di Hotel Shangri-La Jakarta pada Kamis (26/2/2026).

SWA Media Group bekerja sama dengan Dunamis Organization Services menyelenggarakan acara tersebut untuk mengukur efektivitas kepemimpinan. Kemenangan ini membuktikan kemampuan Hary dalam menakhodai perusahaan industri bahan berenergi tinggi tersebut.
Kategori dan Kriteria Penilaian
Hary Irmawan memenangkan kategori Best CEO – Turnover Rp 1 Triliun hingga Rp 10 Triliun. Penilaian ini didasarkan pada survei The 4 Essential Roles of Leadership yang sangat ketat.
Metode tersebut mengukur empat peran esensial seorang pemimpin, yakni membangun kepercayaan dan menciptakan visi. Selain itu, pemimpin juga dinilai dari kemampuannya dalam menjalankan strategi serta membimbing potensi tim secara optimal.
Pengakuan ini menjadi bentuk apresiasi atas kepemimpinan Hary yang membawa PT Dahana tumbuh secara berkelanjutan. Perusahaan ini terus eksis melayani berbagai sektor strategis seperti pertambangan umum, minyak dan gas, hingga sektor pertahanan.
Semangat Kolaborasi dan Inovasi
Dalam sambutannya, Hary Irmawan menekankan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh tim. Beliau mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh insan PT Dahana yang telah bekerja dengan profesional.
“Penghargaan ini bukan semata untuk saya pribadi. Kepemimpinan yang kuat hanya dapat terwujud melalui kolaborasi dan komitmen bersama seluruh insan perusahaan,” ungkap Hary dengan penuh syukur.
Hary juga menegaskan bahwa prestasi ini akan menjadi motivasi besar untuk memperkuat transformasi perusahaan. PT Dahana berambisi untuk terus meningkatkan daya saing serta memperluas kontribusi strategisnya di tingkat nasional maupun global.
Sebagai bagian dari Holding Industri Pertahanan DEFEND ID, PT Dahana tetap berkomitmen pada inovasi berkelanjutan. Perusahaan terus memperkuat tata kelola yang baik guna mendukung agenda transformasi industri strategis nasional di masa depan.








