Beranda Berita Nasional BPBD Batal Dapat Bantuan CSR Mesin Pompa Damkar, DPRD Kota Banjar Angkat...

BPBD Batal Dapat Bantuan CSR Mesin Pompa Damkar, DPRD Kota Banjar Angkat Suara 

BPBD-Kota-Banjar-batal-dapat-bantuan-CSR-mesin-pompa-Damkar.jpg

harapanrakyat.com,- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, Jawa Barat, turut angkat suara soal batalnya pemberian bantuan CSR pompa Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Bank BJB untuk BPBD Kota Banjar.

Komisi III DPRD Kota Banjar, Cecep Dani Sufyan, mengatakan, pihaknya merasa kecewa atas informasi batalnya pemberian bantuan CSR pompa pemadam kebakaran tersebut.

Meskipun dari pihak Bank BJB juga telah memberikan alasan dan menyampaikan bahwa bantuan tersebut hanya ditangguhkan.

Tetapi, yang paling mengecewakan menurutnya karena bantuan pompa pemadam kebakaran tersebut ternyata dialihkan ke daerah yang lain.

Baca Juga: Bantuan CSR Mesin Pompa Damkar Dibatalkan, BPBD Kota Banjar Kena Prank?

Padahal, semua pihak telah mengetahui bahwa kondisi Kota Banjar saat ini sangat membutuhkan fasilitas tersebut. Sehingga hal ini seharusnya bisa menjadi prioritas.

“Sebagai komisi yang membidangi atau mitra OPD BPBD tentu sangat kecewa dengan kabar ini. Seharusnya ini bisa jadi prioritas,” kata Cecep Dani kepada wartawan, Rabu (20/12/2023).

“Walaupun pihak BJB menyampaikan ditangguhkan tapi yang paling mengecewakan ternyata dialihkan ke daerah lain,” katanya menambahkan.

Kekecewaan BPBD Kota Banjar Batal Dapat Bantuan CSR Mesin Pompa untuk Damkar

Sementara itu sebelumnya kepala BPBD Kota Banjar, Kusnadi mengungkapkan kekecewaannya atas pembatalan bantuan CSR mesin pompa untuk Damkar.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat diperlukan Damkar Kota Banjar yang dalam setahun ini saja mengatasi 58 kejadian kebakaran. Sementara kondisi pompa yang dimiliki Damkar Kota Banjar sudah tidak layak pakai.

“Kondisi yang sekarang bisa dikatakan sudah tidak layak pakai malah yang satu ini bukan mesin pompa air, tapi mesin Diesel. Tapi kita gunakan yang bukan peruntukkan untuk membantu pelayanan,” katanya.

BJB sendiri membantah pihaknya membatalkan bantuan CSR mesin pompa untuk Damkar Kota Banjar. Bantuan CSR tersebut hanya ditangguhkan karena BPBD terlambat menyerahkan berkas administrasi yang diperlukan.

“Kalau persyaratan sudah, sudah dipenuhi cuma kemarin terlambat, telat waktu sekitar satu mingguan. Jadi ini ditangguhkan akan ditindaklanjuti nanti tahun 2024 karena untuk anggaran tahun ini sudah habis,” ujar Andika, Perwakilan Bagian Umum Bank BJB Cabang Banjar. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)