Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Nobar Persib vs Persija di Subang Bakal Meriah

Nobar Persib vs Persija Subang

suarasubang.com — Atmosfer panas laga klasik antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung dipastikan bakal terasa hingga Kabupaten Subang [query]. Pertandingan yang sering disebut sebagai El Clasico Indonesia ini akan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 [query]. Penggunaan kata transisi yang tepat akan membantu pembaca memahami alur informasi mengenai agenda ini dengan lebih mudah.

Salah satu kegiatan nonton bareng (nobar) akan dipusatkan di Ampiteater Alun-alun Subang mulai pukul 15.30 WIB [query]. Penyelenggaraan acara ini mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah, TNI, dan juga Polri [query]. Oleh karena itu, struktur artikel yang menggunakan subjudul akan mempermudah audiens dalam memindai poin-poin penting.

Dukungan Penuh dari Unsur Forkopimda

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita bersama Dandim 0605/Subang dan Kapolres Subang mengajak masyarakat untuk menikmati pertandingan secara aman [query]. Mereka menekankan pentingnya menjaga ketertiban agar suasana nobar tetap kondusif bagi seluruh penonton [query]. Kalimat yang pendek dan lugas sangat disarankan agar pesan edukasi ini lebih mudah diserap oleh pembaca.

Selain di pusat kota, suasana nobar juga digelar di Warung Mang Sihejo, Jalan Tangkil, Puri Subang Asri [query]. Lokasi ini mengusung konsep atmosfer stadion agar para pendukung dapat merasakan gairah pertandingan secara nyata [query]. Selain itu, penggunaan suara aktif dalam penulisan akan membuat narasi artikel terasa lebih hidup dan bertenaga.

Menjaga Sportivitas di Laga Klasik

Rivalitas panjang antara kedua tim besar ini memang selalu menyita perhatian publik sepak bola nasional [query]. Duel ini bahkan kerap dianggap sebagai salah satu pertandingan terbesar yang ada di Indonesia [query]. Penulisan paragraf yang ringkas akan mencegah pembaca merasa bosan saat mengikuti sejarah persaingan ini.

Masyarakat diajak untuk tidak hanya terpaku pada skor akhir, melainkan juga merasakan atmosfer kebersamaan [query]. Slogan “jangan cuma lihat skor, rasakan atmosfernya” menjadi pengingat penting bagi para pendukung untuk tetap sportif [query]. Pada akhirnya, konten yang berkualitas harus mampu memberikan nilai tambah serta informasi yang mendalam bagi pembacanya.

Kemenhan Rekrut 175 Manajer KDKMP di Subang

suarasubang.com — Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan RI segera membuka peluang karir prestisius bagi masyarakat luas. Rekrutmen Manajer KDKMP Subang ini menyediakan 175 posisi penting bagi lulusan sarjana S1. Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Asep Saepudin meminta warga tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini. Sebab, pendaftaran seleksi ini merupakan langkah awal menuju pengabdian bagi daerah.

Manajer KDKMP akan bertugas sebagai pelopor yang menggerakkan ekonomi di tingkat pedesaan. Selain itu, keberadaan mereka menjadi agregator utama untuk memodernisasi tata kelola niaga desa. Peran ini sangat vital dalam mengakselerasi kedaulatan pangan serta energi nasional. Langkah strategis tersebut juga sejalan dengan agenda besar menuju Indonesia Emas.

Para manajer tersebut akan tersebar di 175 titik KDKMP di 30 kecamatan se-Kabupaten Subang. Dengan demikian, kehadiran mereka diharapkan mampu membangun ekosistem ekonomi yang lebih kuat. Fokus utamanya adalah menjamin ketersediaan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif murah. Hal tersebut dilakukan agar daya beli masyarakat desa tetap terjaga.

Selain menjaga harga pangan, manajer juga akan menyediakan akses kredit modal murah. Kemudian, mereka akan menjemput serta mengelola seluruh hasil panen milik masyarakat desa. Hal ini bertujuan untuk membantu tata kelola hasil pertanian warga desa secara profesional. Transformasi ekonomi ini akan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan para petani.

Seleksi posisi manajer ini sangat mengutamakan putra daerah untuk menyerap tenaga kerja lokal. Oleh sebab itu, warga Subang diminta segera mengakses portal pendaftaran secara daring. Seluruh tata cara serta persyaratan administrasi telah tersedia secara lengkap di internet. Jangan tunda lagi karena peluang karir cemerlang ini sangat terbatas.

Kemenperin Resmikan Pabrik Kawat Baja Subang Senilai Rp300 Miliar

industri logam, PT Beka Wire Indonesia, investasi Subang, Kemenperin, baja nasional

suarasubang.com — Pabrik kawat baja Subang milik PT Beka Wire Indonesia resmi beroperasi untuk memperkuat kemandirian industri logam nasional. Peresmian fasilitas produksi ini berlangsung pada Rabu, 6 Mei 2026, sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperdalam struktur industri. Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, hadir mewakili Menteri Agus Gumiwang Kartasasmita untuk membuka pabrik tersebut secara langsung. Pemerintah meyakini bahwa kehadiran investasi ini akan memberikan dampak besar pada sektor otomotif, pertanian, hingga konstruksi.

Strategi Substitusi Impor dan Perluasan Pasar Ekspor

PT Beka Wire Indonesia telah merealisasikan investasi awal sebesar Rp300 miliar dengan potensi pengembangan hingga Rp500 miliar. Fasilitas modern ini memiliki target kapasitas produksi mencapai 36.000 ton kawat baja berkualitas setiap tahunnya. Menariknya, perusahaan mengalokasikan sekitar 40 persen dari total produksi tersebut untuk memenuhi kebutuhan pasar mancanegara. Langkah ini tentu menjadi angin segar bagi penguatan cadangan devisa negara melalui aktivitas ekspor yang masif.

Selanjutnya, distribusi produk kawat baja ini akan menyasar wilayah Asia Tenggara, Amerika Latin, Eropa, hingga pasar Australia. Strategi perluasan pasar global ini bertujuan untuk menekan defisit neraca perdagangan logam yang sempat melebar. Berdasarkan data lima tahun terakhir, volume ekspor kawat besi nasional memang sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Oleh karena itu, operasional pabrik di Subang diharapkan mampu membalikkan tren negatif tersebut secara berkelanjutan.

Investasi ini juga berperan penting dalam mendorong program substitusi impor yang sedang digalakkan oleh Kementerian Perindustrian. Dengan memproduksi kawat coated dan non-coated di dalam negeri, ketergantungan terhadap produk asing dapat berkurang drastis. Pemerintah terus berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif agar para investor semakin percaya diri berekspansi. Keberhasilan proyek ini membuktikan bahwa Subang memiliki daya tarik luar biasa sebagai pusat manufaktur baru.

Enam Pilar Strategis untuk Kemandirian Industri Logam

Sektor industri pengolahan tetap konsisten menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional pada Triwulan I 2026. Industri logam dasar sendiri mencatatkan realisasi investasi fantastis senilai Rp64,88 triliun atau sekitar 13 persen dari total nasional. Guna menjaga momentum positif ini, pemerintah menerapkan enam kebijakan strategis yang terintegrasi bagi seluruh pelaku usaha baja. Kebijakan tersebut mencakup perlindungan pasar dari praktik perdagangan tidak adil melalui skema trade remedies.

Kepastian Energi dan Standarisasi Produk

Pemerintah memberikan jaminan volume dan harga energi melalui skema Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) untuk menekan biaya produksi. Selain itu, kewajiban penerapan SNI pada produk hilir terus diperketat guna melindungi konsumen dari produk berkualitas rendah. Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) juga menjadi prioritas utama, terutama pada berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN). Sinergi ini memastikan industri baja lokal mendapatkan ruang tumbuh yang maksimal di rumah sendiri.

Terakhir, berbagai insentif fiskal seperti Tax Holiday dan Tax Allowance disediakan untuk menarik minat para investor baru. Kementerian Perindustrian juga telah menerbitkan regulasi mengenai tata cara impor besi baja untuk mengendalikan arus barang modal. Transformasi ini diharapkan mampu membawa industri logam nasional menuju kemandirian yang lebih kokoh dan berdaya saing global. Sinergi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci utama dalam mengukuhkan posisi Indonesia di rantai pasok dunia.

Ribuan Bobotoh Akan Padati Nobar Persib vs Persija di Subang

nobar Persib vs Persija Subang

suarasubang.com — Viking Subang bersama Viking Ganas dan Pemkab Subang menggelar acara nobar Persib vs Persija Subang pada Minggu (10/5/2026). Kegiatan nonton bareng pertandingan klasik ini akan berlangsung meriah di Alun-alun Kabupaten Subang,. Rencananya, Bupati Subang Reynaldi akan hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada tim Maung Bandung bersama ribuan pendukung setia lainnya.

Pertandingan pekan ke-32 Liga 1 BRI ini dijadwalkan memulai sepak mula atau kick off tepat pada pukul 15.30 WIB. Meskipun laga tersebut digelar di Stadion Segiri Samarinda, antusiasme masyarakat di wilayah Subang diprediksi akan sangat luar biasa,. Ketua Viking Subang, Rizal Jalaludin, menyatakan bahwa kolaborasi ini dipersembahkan khusus bagi seluruh Bobotoh di wilayah tersebut.

Peluang Persib Meraih Hatrick Juara

Pertarungan melawan Persija Jakarta memiliki arti yang sangat krusial bagi perjalanan Persib Bandung di musim kompetisi tahun ini,. Kemenangan di laga tersebut akan mempermudah jalan tim kebanggaan warga Jawa Barat ini untuk meraih hatrick juara Liga 1,. Oleh karena itu, Rizal memperkirakan Alun-alun Subang akan mulai dipadati lebih dari 10.000 orang Bobotoh sejak siang hari menjelang pertandingan dimulai,.

Rizal Jalaludin, yang akrab disapa Kang Adung, merasa optimis bahwa antusiasme para pendukung tidak akan surut meskipun laga digelar di luar pulau. Pihaknya terus melakukan koordinasi intensif agar pelaksanaan nonton bareng ini tetap berjalan kondusif, aman, serta nyaman bagi pengunjung,. Kehadiran unsur pimpinan daerah di tengah kerumunan massa diharapkan mampu memperkuat semangat sportivitas bagi para suporter muda di Subang,.

Optimisme Kemenangan di Laga Klasik

Mengenai prediksi skor akhir, Kang Adung tidak terlalu memikirkan jumlah gol yang harus diciptakan oleh para pemain di lapangan hijau,. Baginya, poin penuh adalah target utama yang tidak bisa ditawar lagi dalam pertandingan bertajuk El Clasico Indonesia tersebut,. Beliau mengajak seluruh elemen Bobotoh untuk mendoakan agar Persib dapat menaklukkan rival bebuyutannya dan membawa pulang hasil yang maksimal,.

Pihak panitia juga menghimbau kepada seluruh peserta nobar untuk tetap menjaga ketertiban umum di fasilitas publik milik pemerintah daerah,. Peserta diminta tidak melakukan tindakan yang merugikan pihak lain demi menjaga marwah komunitas suporter di mata masyarakat luas,. Sinergi antara komunitas dan Pemkab Subang ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap prestasi olahraga yang dapat menyatukan berbagai lapisan warga,.

Keyphrase: Meta Description: Tags:

PT Beka Wire Indonesia Perkuat Investasi Industri Subang

Investasi Industri Subang

suarasubang.com — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menghadiri peresmian PT Beka Wire Indonesia guna memperkuat investasi industri Subang. Kegiatan strategis yang berlokasi di kawasan CP Industrial Estate ini berlangsung pada Rabu (06/05/2026). Selain itu, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza turut hadir untuk meresmikan operasional pabrik secara langsung demi mendukung manufaktur nasional.

Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey menilai kehadiran perusahaan ini membuktikan tingginya kepercayaan dunia usaha terhadap daerah. Menurut beliau, ekspansi industri manufaktur merupakan langkah tepat untuk memajukan ekonomi Kabupaten Subang. Oleh karena itu, pemerintah daerah sangat menyambut baik setiap investasi yang masuk karena membawa dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Kepercayaan Investor dan Penyerapan Tenaga Kerja

Kang Rey berharap agar pihak manajemen perusahaan dapat tumbuh bersama dengan melibatkan tenaga kerja lokal secara maksimal. Keterlibatan warga setempat sangat penting agar pembangunan industri memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Selanjutnya, beliau menekankan bahwa sinergi antara korporasi dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan investasi jangka panjang di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Subang bersama unsur Forkopimda berkomitmen penuh dalam menjaga iklim investasi yang aman dan juga nyaman. Oleh sebab itu, para investor tidak perlu ragu untuk menanamkan modalnya karena keamanan operasional akan selalu terjamin. Beliau juga menegaskan bahwa setiap kendala di lapangan akan ditindak secara tegas tanpa kompromi oleh pihak berwenang.

Apresiasi Wamenperin Terhadap Pertumbuhan Industri

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza memberikan apresiasi tinggi atas berdirinya pabrik baru ini di tengah tantangan geopolitik global. Meskipun demikian, peluang pertumbuhan industri tetap terbuka lebar bagi daerah yang memiliki komitmen kuat seperti Subang. Beliau memuji kerja keras Bupati dalam meyakinkan para investor bahwa Subang adalah tempat yang sangat ideal untuk berbisnis.

Acara grand opening tersebut ditandai secara simbolis dengan penekanan tombol sirine dan prosesi pemotongan pita. Setelah itu, rombongan pejabat melakukan peninjauan langsung ke area pabrik untuk melihat kesiapan fasilitas produksi secara menyeluruh. Kehadiran Kepala DPMPTSP serta Camat Kalijati dan Purwadadi turut melengkapi kesuksesan agenda peresmian industri manufaktur ini.

Ekspansi Kawasan Industri Baru Subang dan Patimban Menjadi Incaran Investor

suarasubang.com Kawasan industri baru Subang dan Patimban kini menjadi fokus utama ekspansi bagi para investor global. Keterbatasan lahan di wilayah Cikarang dan Karawang memicu pergeseran tren investasi menuju koridor timur. Para pelaku industri manufaktur mulai mencari lokasi alternatif yang lebih strategis serta memiliki lahan luas. Kondisi ini membuat koridor Jawa Barat semakin menarik bagi pertumbuhan ekonomi nasional masa depan.

Keterbatasan Lahan di Wilayah Cikarang dan Karawang

Data terbaru CBRE Indonesia menunjukkan bahwa ketersediaan lahan di koridor timur Jakarta kini sangat menipis. Okupansi lahan industri di wilayah tersebut bahkan telah mencapai angka 90,8 persen saat ini. Sisa lahan kosong yang tersedia di Jabodetabek kini hanya berkisar sekitar 1.400 hektare saja. Akibatnya, harga tanah di kawasan eksisting mengalami kenaikan yang sangat signifikan bagi para pengembang.

Para pengembang besar kini mulai melirik potensi wilayah yang lebih terjangkau namun memiliki akses memadai. Anton Sitorus menyatakan bahwa pembukaan jalan tol baru akan melahirkan pusat pertumbuhan industri yang sangat dinamis. Pembangunan infrastruktur masif selama satu dekade terakhir akhirnya mulai membuahkan hasil ekonomi yang nyata. Oleh karena itu, pusat kegiatan ekonomi kini perlahan bergerak meninggalkan zona jenuh di Jabodetabek.

Pihak manajemen kawasan industri eksisting mengakui bahwa sisa lahan mereka kini sangat terbatas untuk ekspansi. Namun, permintaan dari sektor data center dan logistik terus meningkat tajam setiap kuartal. Fenomena ini memaksa perusahaan manufaktur untuk bergeser lebih jauh ke arah timur Jawa Barat. Maka dari itu, ketersediaan lahan di wilayah baru menjadi kunci utama dalam memenangkan persaingan investasi.

Keunggulan Strategis Koridor Subang dan Patimban

Ivana Susilo dari CBRE Indonesia memproyeksikan potensi besar pada pengembangan wilayah Subang dan Patimban. Wilayah ini memiliki keunggulan lokasi karena berada di antara pasar utama Jakarta dan Bandung. Klaster industri baru ini secara khusus menyasar sektor manufaktur serta industri otomotif kelas dunia. Kehadiran Pelabuhan Patimban menjadi magnet utama bagi para investor yang berorientasi pada kegiatan ekspor global.

Selain akses logistik, ketersediaan energi dan infrastruktur dasar menjadi syarat mutlak bagi para investor asing. Perusahaan membutuhkan pasokan listrik, air bersih, serta jaringan internet kabel optik yang sangat stabil. Kawasan yang mampu menyediakan fasilitas terintegrasi akan lebih cepat menyerap minat pasar internasional secara masif. Selanjutnya, pemeliharaan kawasan yang berkelanjutan menjadi nilai tambah bagi operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Pemerintah juga terus berupaya meningkatkan konektivitas antar wilayah melalui pembangunan jalan tol fungsional. Kemudahan akses transportasi akan menurunkan biaya logistik yang selama ini menjadi keluhan utama para pengusaha. Tentu saja, integrasi antara pelabuhan dan kawasan industri akan menciptakan ekosistem bisnis yang jauh lebih efisien. Hal ini sangat krusial untuk menarik minat investasi asing langsung masuk ke sektor hilirisasi.

Peran Pemain Besar dan Sinergi Investasi Global

Nama-nama besar seperti taipan Prajogo Pangestu mulai mengambil posisi strategis di kawasan industri baru ini. Melalui PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), beliau tercatat memiliki kepemilikan saham di PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA). SSIA sendiri merupakan pengembang Subang Smartpolitan yang mengelola lahan seluas 2.700 hektare di wilayah Subang. Ekspansi ini menunjukkan optimisme tinggi terhadap masa depan industri manufaktur di wilayah Jawa Barat.

Selain itu, Grup Barito melalui PT Griya Idola juga mengelola Patimban Industrial Estate (PIE) secara profesional. Kawasan seluas 1.200 hektare ini sedang dalam proses pengajuan status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dari pemerintah. Dukungan penuh dari pemerintah pusat sangat krusial untuk memastikan kelancaran konektivitas menuju kawasan industri. Sinergi antara pemerintah dan swasta akan mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki oleh koridor baru tersebut.

Keberhasilan penjualan lahan industri di daerah lain seperti Gresik menjadi inspirasi bagi pengembangan di Subang. Akses langsung menuju pelabuhan terbukti mampu mendongkrak pendapatan perusahaan pengembang secara signifikan setiap tahunnya. Oleh karena itu, pengembang di Subang dan Patimban terus berinovasi untuk menawarkan layanan infrastruktur yang unggul. Kita semua berharap transformasi ini mampu memberikan dampak positif bagi lapangan kerja masyarakat lokal.

Wabup Subang Apresiasi Program Perencanaan Haji BSI

Program Subang Berhaji

suarasubang.com — Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, menghadiri peluncuran Program Subang Berhaji di Aula Oman Syahroni pada Rabu (6/5/2026). Acara ini merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Danantara Indonesia, serta Bank Syariah Indonesia (BSI). Oleh karena itu, kegiatan tersebut bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam merencanakan ibadah ke tanah suci.

Deputi Islamic Ecosystem BSI, Syarief Hidayat, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan agenda yang sangat mulia ini. Beliau menegaskan bahwa BSI berkomitmen menjadi sahabat finansial, sosial, sekaligus spiritual bagi para calon jamaah. Selain itu, data menunjukkan bahwa terdapat 19.163 warga Subang yang sudah terdaftar untuk menunaikan ibadah haji. Sekitar 60 persen dari total pendaftar tersebut memilih menggunakan layanan perbankan syariah melalui BSI.

Sinergi untuk Solusi Keberangkatan Jamaah

Sinergi antara pihak perbankan dan pemerintah daerah berupaya menghadirkan solusi nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. Selanjutnya, pendampingan komprehensif menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran perjalanan spiritual para tamu Allah. Wakil Bupati Subang yang akrab disapa Kang Akur memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif edukasi tersebut. Pasalnya, program ini memberikan motivasi kuat bagi warga untuk mulai menabung haji sejak usia dini.

Kang Akur juga menyoroti tantangan besar terkait perubahan kuota keberangkatan jamaah haji di Kabupaten Subang. Kuota semula berjumlah 1.127 orang, namun sempat mengalami penurunan drastis menjadi hanya 224 orang saja. Meskipun demikian, pemerintah daerah terus mengupayakan penambahan hingga angka tersebut berhasil naik menjadi 543 orang. Upaya diplomasi ini dilakukan demi mengakomodasi semangat ibadah masyarakat yang sangat tinggi.

Mewujudkan Masyarakat Subang yang Religius

Sekitar 600 calon jemaah haji yang sudah siap berangkat terpaksa harus menunda jadwal perjalanan mereka. Oleh sebab itu, Kang Akur berharap BSI mampu memberikan strategi cerdas agar warga segera mendapatkan kepastian kursi. Program perencanaan tabungan terjadwal ini memiliki relevansi strategis terhadap visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. Dengan demikian, visi masyarakat yang adil, sejahtera, serta religius dapat terwujud secara maksimal.

Kang Akur menilai bahwa mengajak masyarakat untuk bertaqwa kepada Allah merupakan tujuan utama kepemimpinannya. Terlebih lagi, berbagai manfaat seperti tabungan emas dan beragam doorprize menarik menjadi daya tarik tersendiri. Kehadiran para tokoh agama serta pimpinan organisasi Islam turut memperkuat ekosistem haji di wilayah Subang. Pada akhirnya, kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah emas menuju Baitullah bagi seluruh warga.

Sejumlah pejabat teras dari kantor pusat BSI serta perwakilan Kementerian Agama turut menyaksikan penandatanganan kerja sama ini. Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Subang juga tampak hadir memberikan dukungan moral bagi para peserta. Sebagai kesimpulan, perencanaan yang matang akan membantu jamaah meraih predikat haji mabrur di masa depan. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga seluruh jamaah dapat berangkat dengan nyaman.

Kapolres Subang Ungkap Penipuan Proyek Fiktif Oknum PNS

penipuan proyek fiktif Subang

suarasubang.comKapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono merilis pengungkapan kasus penipuan proyek fiktif Subang yang melibatkan seorang oknum PNS. Tersangka merupakan pejabat aktif yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Politik Dalam Negeri pada Badan Kesbangpol Kabupaten Subang.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan dari seorang wiraswasta asal Jakarta berinisial I.S. Para tersangka diduga bekerja sama menciptakan proyek bodong berupa pembagian nasi kotak Karang Taruna untuk mengelabui korban. Pengungkapan tersebut disampaikan secara terbuka di Aula Patriatama Polres Subang pada Selasa sore.

Pihak kepolisian menetapkan dua tersangka utama, yaitu R.N (35) dan M.R (52). Tersangka R.N memiliki peran penting dalam memalsukan dokumen seperti surat pemesanan dan berita acara serah terima dana. Selain itu, tersangka M.R bertugas meyakinkan korban dengan mengaku-ngaku sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Berdasarkan hasil penyidikan, oknum PNS berinisial M.R terbukti menerima aliran dana sebesar Rp15.000.000 untuk kepentingan pribadinya. Petugas akhirnya mengamankan M.R di Kantor Kesbangpol Subang pada Kamis, 23 April 2026. Penangkapan dilakukan secara profesional tanpa ada perlawanan dari pihak tersangka.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti krusial dalam operasi tersebut. Barang bukti yang diamankan meliputi rekening koran serta beberapa bundel dokumen proyek fiktif yang digunakan untuk menipu korban. Saat ini, kedua tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Keduanya dijerat dengan Pasal 492 atau Pasal 486 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana maksimal empat tahun. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan, termasuk aparatur negara. Masyarakat pun diminta untuk lebih waspada terhadap modus penipuan yang mencatut nama instansi pemerintah.

Pemkab Subang Revitalisasi Pantai Pondok Bali Jadi Wisata Unggulan

Revitalisasi Pantai Pondok Bali

suarasubang.com — Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen penuh melaksanakan revitalisasi Pantai Pondok Bali guna meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menyatakan bahwa destinasi di Desa Mayangan ini sangat potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Langkah strategis tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Subang.

Upaya revitalisasi bertujuan untuk menjadikan kawasan pesisir sebagai motor penggerak ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM lokal. Oleh karena itu, pemerintah daerah fokus menata kawasan agar Pantai Pondok Bali bertransformasi menjadi destinasi unggulan yang diminati. Penataan tersebut dilakukan secara profesional dengan memadukan unsur kebudayaan lokal dan instrumen modern tanpa mengubah tata letak asli.

Bupati berencana membangun konsep “kampung nelayan” yang rapi dan seragam di lokasi tersebut dalam waktu dekat. Beliau akan merombak warung-warung yang saat ini kurang tertata agar sesuai dengan estetika budaya lokal. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Subang terus berupaya menghidupkan geliat ekonomi masyarakat dengan mengoptimalkan potensi sumber daya laut yang melimpah.

Pengembangan aset daerah ini harus berjalan selaras dengan upaya pelestarian lingkungan hidup di wilayah pesisir. Bupati menegaskan bahwa revitalisasi tidak boleh merusak ekosistem pantai agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara berkelanjutan. Melalui sistem pembangunan yang terintegrasi, Pantai Pondok Bali siap menjadi pilar kemandirian ekonomi bagi warga Subang.

Wabup Subang Pimpin Hardiknas 2026 dan Teken Pakta SPMB

Peringatan Hardiknas Subang 2026

suarasubang.com — Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, memimpin upacara Peringatan Hardiknas Subang 2026 di Alun-Alun Kabupaten Subang pada Senin (4/5/2026). Beliau membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah dengan tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Upacara ini menjadi simbol penguatan komitmen daerah terhadap kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Kang Akur menyampaikan bahwa hari besar ini merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi kolektif. Selain itu, beliau mengajak semua pihak menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional yang telah diwariskan para tokoh bangsa. Pendidikan harus mampu mencerdaskan kehidupan sekaligus membentuk watak peradaban yang unggul bagi generasi muda.

Nilai-nilai dasar dari Ki Hajar Dewantara seperti sistem among, asah, asih, dan asuh tetap menjadi landasan utama. Oleh karena itu, visi pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Subang kini diselaraskan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah menciptakan SDM Indonesia yang kuat, tangguh, serta bermartabat demi kemajuan nasional.

Dalam rangkaian acara tersebut, pemerintah daerah melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas SPMB 2026. Langkah ini bertujuan memastikan proses seleksi penerimaan murid baru berjalan secara transparan dan akuntabel. Selanjutnya, suasana upacara semakin meriah dengan adanya penampilan sosio drama kreatif dari siswa-siswi SD hingga SMP se-Kabupaten Subang.

Sejumlah pejabat dari unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, hingga para camat hadir memberikan dukungan penuh. Kehadiran para tokoh ini mempertegas sinergi semesta dalam mewujudkan pendidikan yang merata bagi seluruh masyarakat Subang. Akhirnya, upacara ditutup dengan semangat kebersamaan untuk terus meningkatkan mutu layanan pendidikan di setiap wilayah.

Recent Posts