Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Tridjaya Group Resmikan Tridjaya Tani, Hadirkan Solusi Alsintan Modern Subang

suarasubang.com – Sektor pertanian di Kabupaten Subang terus mengalami perkembangan pesat. Guna mendukung kemajuan tersebut, Tridjaya Group secara resmi meluncurkan Tridjaya Tani di Pagaden, Subang.

Langkah strategis ini tidak hanya memperluas lini bisnis perusahaan, tetapi juga membawa angin segar bagi para petani setempat yang membutuhkan akses mudah ke alat dan mesin pertanian (alsintan).

Peresmian ini mendapat sambutan hangat dan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Wakil Bupati Subang, Ketua APDESI Kabupaten Subang, dan tokoh masyarakat setempat, yang melihat inisiatif ini sebagai langkah krusial bagi masa depan pertanian daerah.

Kesejahteraan Petani adalah Prioritas

Di balik peluncuran ini, terdapat visi besar dari pendiri perusahaan untuk benar-benar mengangkat derajat dan kemudahan para petani. Hal ini ditegaskan langsung oleh Owner Tridjaya Group. Setiawan Widjaya yang akrab disapa Ko Iwan dalam sambutannya di sela-sela soft launching Tridjaya Tani di Pagaden, Subang (25/07).

“Kehadiran Tridjaya Tani bukan semata-mata tentang ekspansi bisnis, melainkan wujud nyata kepedulian kami terhadap kesejahteraan pahlawan pangan di Subang.

Kami ingin memastikan setiap petani memiliki akses ke teknologi pertanian modern tanpa harus terbebani modal awal. Itulah mengapa kami berani menghadirkan program DP Nol Rupiah dan bayar saat panen. Petani maju, swasembada pangan tercapai,” ujar Ko Iwan.

Hal tersebut menegaskan bahwa perusahaan menempatkan petani sebagai mitra utama yang harus didukung penuh dari sisi finansial maupun ketersediaan alat.

Mendukung Mekanisasi Pertanian dan Swasembada Pangan Nasional

Modernisasi di sektor pertanian sudah menjadi sebuah kebutuhan mutlak. Kehadiran Tridjaya Tani bertujuan untuk mempercepat proses mekanisasi pertanian di wilayah Subang dan sekitarnya.

Dengan beralih dari metode tradisional ke penggunaan mesin modern, produktivitas lahan dapat ditingkatkan secara signifikan, sementara waktu dan biaya operasional dapat ditekan.

Visi besar dari Tridjaya Group sangat sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Penggunaan alsintan yang tepat guna diharapkan mampu memaksimalkan potensi hasil panen, sehingga ketahanan pangan daerah tetap terjaga.

Keuntungan Belanja di Tridjaya Tani: Dari DP Rp0 Hingga Bayar Saat Panen

Seringkali, kendala utama yang dihadapi petani untuk beralih ke metode modern adalah modal awal yang besar. Memahami tantangan tersebut, Tridjaya Tani hadir tidak hanya sebagai penyedia alat, tetapi juga sebagai solusi alsintan modern Subang yang mengerti kebutuhan nyata di lapangan.

Berikut adalah berbagai keuntungan luar biasa yang ditawarkan:

  • Tanpa Uang Muka (DP Rp0): Petani dapat membawa pulang alat pertanian modern yang dibutuhkan tanpa harus menyiapkan dana besar di awal.
  • Sistem Bayar Saat Panen: Terobosan program pembiayaan yang sangat meringankan. Petani bisa fokus pada proses tanam dan merawat lahan, lalu melakukan pembayaran setelah hasil panen berhasil dijual.
  • Produk Terlengkap dan Berkualitas: Menyediakan berbagai jenis traktor dan mesin pertanian lainnya yang sesuai dengan kontur lahan dan kebutuhan spesifik petani Subang.
  • Layanan Purna Jual Terjamin: Tidak perlu khawatir jika terjadi kerusakan. Tersedia garansi servis serta suku cadang (sparepart) yang lengkap dan mudah didapatkan.

Lahirnya Tridjaya Tani di Pagaden merupakan tonggak penting bagi modernisasi pertanian di wilayah Subang. Dengan komitmen kuat dari Owner Tridjaya Group untuk menyediakan kemudahan pembiayaan, inovasi ini benar-benar memposisikan diri sebagai solusi alsintan modern Subang yang paling komprehensif.

Kini, impian petani untuk memiliki alat pertanian canggih dengan hasil panen yang melimpah bukan lagi sekadar angan.

Sabtu Bersama: Wadah Serap Aspirasi Pemuda Subang.

suarasubang.com – Pemerintah Kabupaten Subang secara resmi membuka berbagai saluran untuk menjaring aspirasi pemuda Subang. Bupati Reynaldy Putra Andita Budi Raemi memaparkan langkah strategis tersebut dalam dialog interaktif di Radio Benpas, Senin (20/7/2026). Pelibatan generasi muda menjadi kunci utama guna mewujudkan pembangunan daerah yang lebih kompetitif.

Wadah penampung gagasan kini tersedia agar anak muda tidak sekadar menjadi penonton perkembangan daerah. Isu tersebut mengemuka setelah seorang warga Ciasem menyampaikan pertanyaan mengenai skema penyerapan gagasan kreatif. Oleh karena itu, Bupati menegaskan bahwa ruang diskusi kini terbuka lebar melalui jalur formal maupun informal.

Program Sabtu Bersama untuk Dialog Langsung

Salah satu agenda berkala yang dijalankan adalah program tatap muka mingguan bertajuk Sabtu Bersama. Forum informal ini memungkinkan para pemimpin daerah berdialog langsung dengan berbagai komunitas pemuda dalam suasana santai. Selain itu, skema ini memudahkan pemerintah untuk menangkap ide-ide segar secara cepat dan tepat.

Pihak pimpinan daerah memastikan setiap masukan yang diterima akan segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah. Integrasi ide-ide kreatif pemuda ke dalam program kerja perangkat daerah menjadi prioritas utama saat ini. Dengan demikian, aspirasi pemuda Subang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masa depan daerah.

Pemkab Subang Susun Skema Manajemen Talenta ASN

suarasubang.com – Pemerintah Kabupaten Subang memperkuat Manajemen Talenta ASN Subang melalui penyusunan Individual Development Plan (IDP). Langkah strategis ini melibatkan 31 perangkat daerah serta 30 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Subang. Bupati Reynaldy Putra Andita menegaskan komitmennya dalam mengelola potensi sumber daya manusia aparatur secara berkelanjutan.

Bupati menyampaikan arahan tersebut saat membuka Sosialisasi Manajemen Talenta ASN 2026, Senin (20/7/2026). Saat ini, pemerintah daerah tengah menyelenggarakan workshop rencana pengembangan kompetensi jangka menengah. Melalui agenda ini, setiap talenta akan memiliki rencana pengembangan individu yang terukur dan sistematis.

Regulasi Penghargaan bagi Pegawai Berprestasi

Selain fokus pada pengembangan, Pemkab Subang juga merancang skema retensi untuk menjaga pegawai unggulan. Pemerintah kini sedang menyusun Keputusan Bupati terkait pemberian penghargaan khusus bagi talenta daerah. Regulasi ini bertujuan memberikan apresiasi nyata kepada aparatur yang menunjukkan prestasi tinggi.

Sistem penghargaan tersebut diharapkan mampu menjaga motivasi para top talent untuk terus mengabdi di Subang. Oleh karena itu, skema Manajemen Talenta ASN Subang menjadi kunci penting dalam reformasi birokrasi daerah. Dengan regulasi yang jelas, iklim kerja profesional akan terbangun lebih kuat di lingkungan pemerintahan.

BAPPERIDA Perkuat Perencanaan Pembangunan Daerah Subang

Perencanaan Pembangunan Daerah Subang

suarasubang.com – BAPPERIDA Kabupaten Subang memperkuat kolaborasi dengan akademisi untuk meningkatkan perencanaan pembangunan daerah Subang. Langkah strategis ini diawali dengan audiensi bersama Sekolah Vokasi Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Kamis (23/7/2026). Sinergi tersebut bertujuan membangun kebijakan yang lebih berkualitas dan berbasis riset.

Kepala BAPPERIDA Subang, Iwan Syahrul Anwar, menyatakan bahwa dukungan kajian ilmiah sangat penting bagi inovasi daerah. Beliau menekankan bahwa landasan akademik yang kuat akan membuat program kerja lebih efektif dan tepat sasaran. Oleh karena itu, program pembangunan tidak hanya berorientasi pada masa kini, tetapi juga untuk keberlanjutan masa depan.

Peluang Kerja Sama Riset dan Inovasi

Pertemuan tersebut membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara kedua belah pihak. Fokus utamanya mencakup penguatan pendidikan vokasi, penelitian terapan, hingga pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Selain itu, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan memberikan nilai tambah yang nyata dalam penyusunan kebijakan publik.

Iwan menegaskan bahwa BAPPERIDA sangat terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi berbasis ilmu pengetahuan. Hubungan erat dengan dunia akademik ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya Subang yang lebih maju dan berdaya saing. Akhirnya, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Tujuh Hari Pencarian, Korban Tenggelam Waduk Jatiluhur Ditemukan

Korban Tenggelam Waduk Jatiluhur

suarasubang.com – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan pemuda bernama Riyanto (21), korban tenggelam Waduk Jatiluhur, dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan ini terjadi setelah petugas melakukan operasi pencarian intensif selama tujuh hari berturut-turut. Petugas menemukan jasad korban pada Rabu (22/7/2026) malam sekitar pukul 22.27 WIB.

Tim SAR segera mengevakuasi jenazah pemuda asal Desa Blanakan, Subang tersebut menuju RSUD Bayu Asih Purwakarta. Proses evakuasi berhasil tuntas pada Kamis dini hari sekitar pukul 00.10 WIB. Selanjutnya, pihak keluarga telah mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut benar merupakan anggota keluarga mereka yang hilang.

Operasi SAR Gabungan Libatkan 71 Personel

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana menjelaskan bahwa operasi pencarian ini melibatkan sedikitnya 71 personel. Berbagai unsur mulai dari Basarnas, Brimob, hingga relawan SAR bekerja sama menyisir area waduk tersebut. Selain itu, tim juga mengerahkan peralatan lengkap seperti perahu karet dan kendaraan operasional pendukung.

Kini petugas telah menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kecamatan Blanakan. Penemuan ini menandai berakhirnya seluruh rangkaian operasi pencarian di Waduk Jatiluhur. Seluruh unsur yang terlibat pun telah kembali ke satuannya masing-masing setelah tugas dinyatakan selesai.

Menhan Sjafrie Tinjau Kawasan Industri Kendaraan Nasional

Kawasan Industri Kendaraan Nasional

suarasubang.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau pengembangan Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang, Selasa (21/7/2026). Kawasan ini merupakan ekosistem manufaktur terpadu untuk mendukung produksi mobil serta motor listrik nasional. Langkah tersebut bertujuan memperkuat kemandirian industri strategis sekaligus meningkatkan daya saing otomotif Indonesia.

Pemerintah membangun berbagai fasilitas pendukung canggih seperti pabrik baterai dan pusat penelitian (R&D) di lokasi tersebut. Selain itu, tersedia lintasan pengujian kendaraan dan jaringan logistik berbasis kereta api untuk mendukung operasional. Keberadaan infrastruktur ini akan mempercepat penguasaan teknologi dan membuka banyak lapangan kerja baru.

Sinergi Industri Strategis dan Pertahanan Negara

Proyek ini menjadi bagian dari implementasi prinsip ekonomi nasional sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945. Sjafrie menegaskan bahwa sinergi antara pembangunan ekonomi dan sektor pertahanan harus berjalan secara terpadu. Hal tersebut dilakukan demi memperkuat kedaulatan negara melalui pengembangan industri strategis yang mandiri.

Menhan juga membahas rencana strategis mengenai pemanfaatan infrastruktur jalan tol untuk kepentingan pertahanan. Salah satu kajian utama adalah menyiapkan ruas tol tertentu agar dapat berfungsi sebagai landasan pacu pesawat darurat. Konsep inovatif ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan infrastruktur nasional dalam menghadapi berbagai situasi tertentu.

Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum serta Direktur Utama PT Pindad dan PT Len Industri. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi ekosistem kendaraan nasional. Pemerintah optimis kawasan ini akan menjadi simbol kemajuan teknologi dan kemandirian bangsa di masa depan.

Pabrik Kendaraan Nasional di Subang Dilengkapi Fasilitas Riset Modern

Pabrik kendaraan nasional di Subang

suarasubang.comPabrik kendaraan nasional di Subang kini resmi dibangun sebagai kawasan manufaktur terpadu untuk mendorong kemandirian industri otomotif tanah air. Pemerintah terus mempercepat pengembangan fasilitas strategis ini demi memperkuat ekosistem kendaraan listrik serta otomotif berbasis riset.

Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau langsung kesiapan lokasi proyek manufaktur tersebut pada Selasa (21/7/2026). Kunjungan lapangan ini bertujuan memastikan seluruh sarana siap mendukung produksi massal mobil nasional dan motor listrik nasional.

Pembangunan pusat industri terintegrasi ini menjadi pilar utama dalam memperkuat kedaulatan ekonomi serta pertahanan negara.

Kawasan manufaktur di Jawa Barat tersebut dirancang secara holistik demi mendukung penguasaan teknologi otomotif tingkat lanjut.

Selain fokus pada lini perakitan unit kendaraan, area ini dilengkapi beragam sarana penunjang canggih. Kehadiran infrastruktur lengkap tersebut akan mempercepat alih teknologi secara mandiri di dalam negeri.

Pihak Kementerian Pertahanan mengonfirmasi bahwa ekosistem terpadu ini mencakup pabrik baterai mandiri dan pusat penelitian dan pengembangan (R&D).

Area kawasan juga dilengkapi lintasan pengujian kendaraan (proving ground), serta jaringan logistik kereta api yang terintegrasi. Berbagai industri komponen pendukung turut dibangun di sekeliling area utama untuk memangkas rantai pasok. Sinergi ini menjamin efisiensi proses manufaktur dari hulu hingga ke hilir.

Sinergi Strategis Industri Pertahanan dan Rencana Peluncuran Motor Nasional

Pemerintah menegaskan bahwa proyek berskala nasional ini membawa dampak ekonomi yang sangat luas bagi masyarakat. Kehadiran kawasan industri terpadu akan membuka puluhan ribu lapangan kerja baru di Kabupaten Subang.

Selain itu, inisiatif ini menjadi wujud nyata penguatan prinsip ekonomi nasional sebagaimana diamanatkan Pasal 33 UUD 1945. Pelibatan BUMN strategis seperti PT Pindad dan PT Len Industri semakin memperkokoh struktur industri pertahanan.

Dalam kesempatan peninjauan tersebut, pemerintah juga membahas pemanfaatan infrastruktur jalan tol untuk kepentingan darurat nasional.

Beberapa ruas jalan tol di sekitar kawasan dirancang memiliki fungsi ganda guna mendukung mobilitas pertahanan sipil. Sinergi antara sektor ekonomi, industri otomotif, dan pertahanan dilaksanakan secara terpadu demi menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turut menyambut positif perkembangan pesat pembangunan pabrik kendaraan nasional ini. Beliau mengumumkan rencana peluncuran motor listrik nasional hasil karya anak bangsa dalam waktu dekat.

Kendaraan roda dua ramah lingkungan tersebut diproyeksikan untuk mendukung aktivitas operasional masyarakat luas, termasuk para petani. Langkah strategis ini menjadi tonggak sejarah baru menuju efisiensi transportasi publik yang bebas emisi.

Layanan Administrasi Kependudukan Subang Dipercepat

Layanan Administrasi Kependudukan

suarasubang.com – Pemerintah Kabupaten Subang mempercepat pembenahan layanan administrasi kependudukan demi kenyamanan seluruh warga. Langkah strategis ini bertujuan untuk menghilangkan hambatan birokrasi sekaligus memberantas praktik pungutan liar. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menegaskan komitmen tersebut saat mengudara di Radio Benpas, Senin (20/7/2026).

Bupati memberikan peringatan keras terhadap segala bentuk tindakan tidak prosedural dalam pelayanan publik. Beliau menyatakan bahwa masyarakat harus merasakan kemudahan saat mengurus KTP, KK, hingga akta kelahiran. Selain itu, seluruh proses pelayanan tersebut wajib berlangsung cepat, mudah, dan transparan tanpa biaya liar.

Reformasi Birokrasi dan Tindak Tegas Pungli

Pemerintah daerah saat ini terus mendorong reformasi birokrasi di seluruh unit kerja Kabupaten Subang. Fokus utama perbaikan diarahkan pada sektor pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian warga. Oleh karena itu, Reynaldy menegaskan tidak akan menoleransi oknum yang nekat melakukan praktik pungli.

Pihaknya memastikan akan menindak tegas setiap pelanggaran sesuai dengan aturan hukum yang berlaku. Selanjutnya, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap integritas aparatur sipil negara. Pemerintah berkomitmen menjadikan layanan administrasi kependudukan sebagai simbol integritas pelayanan publik di Subang.

Ekosistem Manufaktur Kendaraan Nasional di Subang Ditinjau

Ekosistem Manufaktur Kendaraan Nasional

suarasubang.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita mendampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau proyek strategis di Cipeundeuy, Selasa (21/7/2026). Agenda ini berfokus pada pengembangan ekosistem manufaktur kendaraan nasional yang berpusat di Pabrik Mobnas. Menteri PU Dody Hanggodo turut hadir dalam peninjauan lapangan tersebut.

Rombongan pejabat negara ini juga menyertakan Direktur Utama PT Pindad Sigit Puji Santosa dan pimpinan PT Len Industri. Kawasan industri terpadu tersebut disiapkan sebagai pusat produksi mobil nasional serta sepeda motor listrik.

Pemerintah merancang kompleks ini dengan fasilitas pabrik utama serta unit pengolahan baterai. Selain itu, tersedia pusat riset, lintasan pengujian kendaraan, hingga jalur logistik kereta api guna mendukung distribusi.

Tol Subang Jadi Landasan Pesawat Darurat

Diskusi dalam kunjungan tersebut mencakup pemanfaatan jalan tol secara strategis bagi kepentingan pertahanan negara. Pemerintah berencana menggunakan ruas tol tertentu sebagai landasan pacu darurat bagi pesawat militer.

Selanjutnya, para pejabat merancang akses keluar tol khusus untuk memperlancar arus logistik menuju lokasi industri. Langkah ini bertujuan menghubungkan infrastruktur jalan raya secara langsung ke pusat ekosistem manufaktur kendaraan nasional.

Bupati Reynaldy menyatakan kesiapan penuh Pemerintah Kabupaten Subang dalam mendukung realisasi proyek besar tersebut. Beliau optimis kawasan industri ini mampu mendongkrak roda perekonomian nasional secara signifikan.

Tagana Subang Minta Warga Waspadai Kemarau Panjang

kemarau panjang di Subang

suarasubang.com — Tagana Dinas Sosial Kabupaten Subang mengimbau masyarakat untuk mewaspadai ancaman kemarau panjang di Subang pada tahun 2026. Berdasarkan prakiraan BMKG, musim kering ini diprediksi berlangsung cukup lama mulai Mei hingga Oktober mendatang.

Ketua Tagana Dinsos Subang, Jajang Abdul Muhaimin, menyatakan bahwa pihaknya telah bersiap bersama instansi terkait untuk menghadapi dampak fenomena ini. Puncak kekeringan sendiri diprediksi akan terjadi pada Agustus 2026.

Ancaman Kebakaran dan Gagal Panen

Hingga pertengahan Juli ini, bencana kebakaran rumah dan lahan terus melanda berbagai wilayah di Subang hampir setiap hari. Salah satu peristiwa besar yang menjadi sorotan adalah kebakaran di eks TPA Panembong yang terjadi pekan lalu.

Selain musibah api, ancaman gagal panen juga membayangi ribuan hektare lahan pertanian di wilayah Pantura. Kondisi cuaca yang sangat panas dan angin kencang meningkatkan risiko kerusakan tanaman serta perluasan titik kebakaran lahan.

Krisis Air Bersih di Wilayah Selatan

Krisis air bersih kini mulai menyerang sejumlah desa di wilayah selatan Kabupaten Subang. Pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kondisi ini agar dampak kekeringan tidak semakin meluas ke pemukiman warga lainnya.

Tagana telah menyiapkan satu unit kendaraan tangki air sebagai langkah penanganan awal bagi warga terdampak. Bantuan tersebut nantinya akan didistribusikan secara berkala untuk memenuhi kebutuhan air bersih harian masyarakat.

Selanjutnya, Jajang meminta masyarakat ikut serta menghemat penggunaan air selama menghadapi kemarau panjang di Subang. Kesadaran warga untuk menjaga ketersediaan sumber air sangat penting guna meminimalisir dampak buruk dari musim kering tahun ini.

Recent Posts