Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Harga Material Bangunan Subang Stabil

Harga Material Bangunan Subang

suarasubang.comHarga material bangunan Subang terpantau stabil berdasarkan laporan berkala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang pada Selasa (26/5/2026). Stabilitas ini mencakup berbagai komoditas utama seperti semen, besi beton, hingga baja ringan yang tidak mengalami pergerakan harga signifikan dari hari sebelumnya.

DKUPP Subang mencatat bahwa kepastian harga ini memberikan angin segar bagi para pelaku usaha konstruksi di wilayah tersebut. Selain itu, kondisi ini memudahkan pengusaha properti dalam menyusun kalkulasi biaya proyek menjelang pertengahan tahun. Para pelaku usaha kini dapat bernapas lebih lega tanpa harus mengkhawatirkan lonjakan modal yang mendadak.

Berdasarkan data monitoring yang ditandatangani oleh Pembina Utama Muda (IV/c) DKUPP Subang, harga semen struktur utama tidak berubah. Semen Tiga Roda ukuran 40 kg tetap bertahan di angka Rp62.000 per zak. Sementara itu, merk Holcim atau Dynamix dengan ukuran yang sama ajek di harga Rp60.000 per zak.

Selanjutnya, sektor besi beton dan baja ringan yang sangat krusial bagi Rencana Anggaran Biaya (RAB) juga tetap stabil. Besi ukuran 6 mm dibanderol seharga Rp35.000 per batang, sedangkan Besi 8 mm berada di angka Rp46.000 per batang. Untuk ukuran yang lebih besar, Besi 10 mm dijual seharga Rp70.000 dan Besi 12 mm mencapai Rp100.000 per batang.

Secara keseluruhan, harga baja ringan saat ini tercatat sebesar Rp92.000 per batang. Adapun untuk baja besi konstruksi, harganya bertahan di posisi Rp2.042.200 per batang. Stabilitas harga ini menjadi momentum positif untuk percepatan pembangunan infrastruktur daerah maupun proyek perumahan swasta di Subang.

Sebagai tambahan, kuartal kedua tahun ini merupakan masa puncak pelaksanaan pekerjaan fisik di lapangan. Oleh karena itu, ketiadaan gejolak harga material menjadi faktor pendukung utama bagi kelancaran proyek-proyek fisik tersebut. Pemerintah akan terus memantau ketersediaan stok agar pasokan tetap aman bagi masyarakat.

Smart Farming Anggur UPI: Solusi Teknologi di Subang

Smart Farming Anggur Subang

suarasubang.com — Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) meluncurkan teknologi smart farming anggur Subang sebagai solusi pertanian modern di Desa Sukamelang, Jumat (22/5/2026). Langkah ini dilakukan melalui workshop penanaman anggur guna mendukung transformasi lahan yang sebelumnya didominasi perkebunan singkong.

Sebelumnya, upaya mandiri warga sering terhambat karena tanaman anggur mereka tumbuh kerdil dan tidak berkembang secara optimal. Tim riset menemukan bahwa daya serap air tanah yang buruk serta rendahnya kadar NPK dan pH tanah menjadi penyebab utama masalah tersebut.

Sebagai solusinya, tim UPI memperkenalkan inovasi berupa Multimeter Tanah berbasis Internet of Things (IoT) untuk pemantauan lahan secara presisi. Teknologi cerdas ini mampu mengukur kondisi tanah secara real-time sehingga petani dapat menentukan tindakan perawatan yang paling tepat.

Pengembangan alat IoT tersebut melibatkan kontribusi aktif mahasiswa Fisika UPI yang membantu merancang sistem sekaligus mendampingi petani di lapangan. Selain itu, para pakar memberikan pembekalan mengenai teknik pencahayaan dan pengaturan batang tanaman demi hasil panen yang maksimal.

Kepala Desa Sukamelang, Andi Sujana, menyampaikan apresiasi tinggi atas pendampingan ilmiah yang dinilai sangat membantu kelompok tani setempat. Pihak universitas juga menghibahkan bibit anggur impor siap tanam sebagai komitmen berkelanjutan dalam membangun sektor ekonomi baru bagi desa.

Kejari Subang Sidak Program Makan Bergizi Gratis.

Program Jaga Dapur MBG

suarasubang.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Subang kini mulai mengimplementasikan Program Jaga Dapur MBG melalui serangkaian inspeksi mendadak di wilayah Kecamatan Subang. Langkah ini merupakan komitmen nyata untuk mengawal optimalisasi serta transparansi program prioritas nasional di daerah.

Kepala Kejari Subang, Dr. Noordien Kusumanegara, memimpin langsung pengecekan di sejumlah titik seperti Dapur SPPG Dangdeur 08 dan Sukamelang 04. Fokus utama pengawasan ini adalah memastikan seluruh operasional berjalan sesuai petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Selain memeriksa fasilitas, petugas juga mengecek secara mendalam kualitas serta kandungan gizi pada makanan yang diproduksi. Noordien menegaskan bahwa jumlah makanan yang dihasilkan harus akurat dan sesuai dengan daftar penerima manfaat tanpa ada kelebihan yang tidak wajar.

Salah satu lokasi, SPPG Dangdeur 08, mendapat apresiasi atas tata kelola alur kerja yang baik dan perlengkapan memadai. Dapur tersebut bahkan telah mengantongi berbagai sertifikasi penting, termasuk sertifikat halal dan laik higiene sanitasi untuk menjamin keamanan pangan.

Pihak Kejaksaan akan bertindak tegas jika ditemukan pelanggaran serius pada fasilitas maupun hasil produksi makanan. Jika tidak memenuhi standar gizi dan aturan yang berlaku, dapur MBG terkait dapat direkomendasikan untuk segera dihentikan operasionalnya.

Terakhir, masyarakat diajak berperan aktif dalam pengawasan ini melalui portal resmi jagadapurmbg.id guna menjaga integritas program. Pengawasan rutin akan terus berlanjut demi memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis bagi seluruh warga Subang.

Bulog Subang Gelar Pasar Murah Jelang Iduladha

Gerakan Pasar Murah Subang

suarasubang.com — Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Subang menggencarkan Gerakan Pasar Murah (GPM) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 H. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di wilayah Subang dan Purwakarta.

Pimpinan Cabang Bulog Subang-Purwakarta, Laswenri, menegaskan bahwa GPM menjadi instrumen nyata untuk menekan angka inflasi. Selain itu, program ini memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Kegiatan terbaru terpantau digelar di Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, pada Senin (25/5/2026). Dalam aksi tersebut, Bulog menyediakan berbagai kebutuhan strategis seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, hingga gula pasir.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi saat memadati lokasi pasar murah tersebut. Selain di Tambakdahan, aksi serupa juga telah masif dilakukan di beberapa titik lain seperti kecamatan Bungursari, Pondoksalam, dan Ciseureuh.

Di samping skema pasar murah, Bulog KC Subang juga memastikan penyaluran bantuan pangan (banpang) terus berjalan. Saat ini, proses distribusi tengah dioptimalkan untuk wilayah Serangpanjang, Cikaum, Maniis, hingga Jatiluhur.

Laswenri meminta masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM), untuk bersabar menunggu antrean distribusi. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan merata.

Kehadiran program GPM ini disambut positif oleh warga setempat. Yonah, salah satu warga Tambakdahan, mengaku sangat terbantu dengan adanya intervensi harga bahan pokok ini dan berharap program tersebut terus berlanjut.

Perayaan Juara Persib di Subang: Mengenang Sejarah Kota Bertuah

perayaan juara Persib di Subang

suarasubang.com — Perayaan juara Persib di Subang berlangsung sangat meriah setelah tim Maung Bandung memastikan diri menjadi kampiun Indonesia Super League (ISL) musim 2025/2026. Ratusan suar menyala bergantian membelah kegelapan langit malam di kawasan Alun-alun Subang. Kemenangan ini terasa sangat istimewa karena Persib berhasil mencetak sejarah baru dengan meraih gelar juara tiga kali berturut-turut. Gelombang euforia luar biasa ini membuktikan bahwa kecintaan masyarakat terhadap tim kebanggaan Jawa Barat tersebut tidak pernah pudar.

Ribuan Bobotoh yang awalnya berkumpul untuk nonton bareng segera tumpah ruah memadati jalanan protokol kota. Mereka merayakan keberhasilan ini bersama Bupati Subang dalam sebuah konvoi akbar yang mengitari pusat kota. Bagi masyarakat setempat, keberhasilan Persib mempertahankan takhta tertinggi sepak bola nasional bukanlah sebuah hal yang biasa. Manajer Persib, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa wilayah Subang memiliki keterikatan sejarah yang sangat kuat dengan perjalanan tim Maung Bandung.

Jejak Pemusatan Latihan dan Kawah Candradimuka

Sejarah mencatat bahwa pada medio 1985 hingga 1995, Persib rutin menjadikan Subang sebagai markas pemusatan latihan utama. Mantan Ketua Umum Persib, Almarhum Ateng Wahyudi, merupakan sosok yang selalu menunjuk wilayah ini sebagai tempat menempa fisik pemain. Alasan utamanya adalah suhu udara Subang yang cukup panas dinilai sangat ideal untuk menguji batas ketahanan fisik skuad. Kesederhanaan fasilitas latihan pada masa lampau terbukti justru mampu melahirkan keajaiban di atas lapangan hijau.

Setiap kali Persib menggelar latihan intensif di kota ini, piala demi piala sering kali berhasil mereka bawa pulang ke Bandung. Tim Maung Bandung sukses memboyong trofi Kompetisi Perserikatan pada tahun 1986, 1990, dan 1994 berkat persiapan matang tersebut. Puncaknya, ketangguhan fisik pemain membawa tim meraih juara Liga Indonesia I musim 1994/1995 dengan materi murni pemain lokal. Prestasi tersebut bahkan berlanjut hingga mereka melenggang ke babak perempat final Piala Champions Asia pada musim berikutnya.

Keterikatan emosional ini membuat banyak tokoh sepak bola tanah air menyebut Subang sebagai salah satu kota pembawa keberuntungan. Pelatih legendaris Djadjang Nurdjaman juga sempat melakukan napak tilas sejarah ini menjelang babak delapan besar musim 2014 silam. Beliau sengaja memboyong anak asuhnya ke Subang untuk menjemput kembali aura kemenangan yang sempat hilang selama belasan tahun. Strategi matang tersebut terbukti ampuh karena Persib akhirnya kembali keluar sebagai juara setelah penantian panjang.

Terapi Hidrotermal Ciater dan Sambutan Sisingaan

Subang menawarkan paket lengkap bagi tim pelatih karena memiliki fasilitas alam yang sangat mendukung proses pemulihan fisik atlet. Kedekatan jarak geografis dari Kota Bandung serta kehadiran kawasan wisata pemandian air panas Ciater menjadi alasan krusial lainnya. Tim medis memanfaatkan pemandian air panas alami tersebut sebagai sarana terapi hidrotermal setelah pemain menjalani latihan fisik yang berat. Kombinasi latihan keras dan pemulihan yang tepat membuat performa para pemain tetap berada di tingkat tertinggi.

Kehadiran para pemain bintang di lapangan Cibarola maupun Stadion Persikas selalu menjadi magnet hiburan tersendiri bagi warga lokal. Ratusan Bobotoh Subang selalu menyemut di pinggir lapangan hanya untuk melihat idola mereka berlatih dari jarak dekat. Sebagai bentuk penghormatan atas keramahan warga, Subang selalu dipilih menjadi lokasi utama pawai perayaan setiap kali Persib meraih juara. Rombongan tim biasanya diarak meriah menggunakan kesenian tradisional Sisingaan mulai dari Wisma Karya menuju Pendopo Bupati.

Kini, pada akhir musim 2025/2026, memori manis penuh kejayaan tersebut kembali terulang secara sempurna di hadapan para pendukung. Nyala suar yang membara serta konvoi keliling kota bersama jajaran pemerintah daerah menegaskan satu fakta historis yang tidak terbantahkan. Di setiap trofi yang diangkat oleh kapten Persib, selalu ada tetesan keringat dan doa tulus yang tertinggal di tanah Subang. Ikatan emosional ini akan terus terjaga dan diwariskan kepada generasi Bobotoh berikutnya di masa depan.

Polres Subang Sikat Tambang Ilegal di Tiga Lokasi

Operasi Tambang Ilegal Subang

suarasubang.com — Sat Reskrim Polres Subang menggelar operasi tambang ilegal secara serentak di tiga titik lokasi pada Minggu (24/5/2026). Langkah tegas ini diambil sebagai respons nyata atas laporan masyarakat terkait aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang berpotensi merusak lingkungan.

Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Muhammad Imam Fadhil bersama personel Unit Tipidter. Lokasi pertama yang didatangi petugas adalah Galian Sirtu di Desa Sumurbarang, Kecamatan Cibogo. Meskipun tidak ditemukan aktivitas, polisi tetap meminta warga setempat untuk bersama-sama memantau lokasi secara berkelanjutan.

Selanjutnya, tim bergerak menuju Galian Tanah Merah di Desa Parapatan, Kecamatan Purwadadi pada sore hari. Di sana, petugas menemukan satu unit alat berat tanpa operator di area perkebunan rambutan yang diduga menjadi lokasi penggalian ilegal. Oleh karena itu, Polres Subang langsung memasang garis polisi guna menyegel akses masuk ke lokasi tersebut.

Pengecekan terakhir dilakukan di Galian Sirtu Saradan, Kecamatan Pagaden, yang juga terpantau sedang tidak ada aktivitas penambangan. Namun, keberadaan sejumlah kendaraan pengangkut material yang terparkir di lokasi tetap menarik perhatian petugas. Saat ini, kepemilikan kendaraan tersebut sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menangani masalah tambang ilegal ini. Pihaknya berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah serta Dinas ESDM untuk melakukan verifikasi status perizinan di seluruh lokasi galian. Upaya ini dilakukan demi menghadirkan kepastian hukum bagi masyarakat Subang.

Aktivitas penambangan tanpa izin merupakan tindak pidana serius yang diatur dalam UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba. Pelaku terancam hukuman penjara hingga 5 tahun dan denda maksimal mencapai Rp100 miliar. Selain itu, UU Lingkungan Hidup juga mempertegas sanksi bagi siapapun yang merusak alam tanpa memiliki dokumen perizinan resmi.

“Kami tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun yang mengeruk kekayaan alam Subang secara ilegal,” tegas AKBP Dony. Operasi pengawasan ini dipastikan akan terus dikawal secara konsisten agar lingkungan tetap lestari. Masyarakat pun diimbau untuk segera melapor ke Polres Subang jika menemukan indikasi aktivitas tambang ilegal di wilayah mereka.

Dinas Pendidikan Subang Dinilai Abaikan Jam Kerja

Jam Kerja Disdikbud Subang

suarasubang.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang menjadi sorotan tajam karena dinilai telah mengabaikan jam kerja resmi. Saat awak media berkunjung pada Jumat (22/5/2026) siang, suasana kantor dinas tersebut justru terlihat sangat sepi.

Padahal, kunjungan dilakukan pada pukul 13.30 WIB yang seharusnya masih masuk dalam waktu operasional kantor. Namun, para pejabat teras dilaporkan tidak berada di tempat sehingga menyulitkan proses koordinasi data bagi masyarakat dan media.

Berdasarkan keterangan staf setempat, hampir seluruh jajaran pimpinan sedang melakukan agenda di luar kantor. Mulai dari Kepala Dinas, Sekretaris, hingga para Kepala Bidang (Kabid) diklaim tidak berada di ruangan masing-masing.

Kondisi ini serupa juga terjadi pada tingkat Kepala Seksi (Kasi) yang diklaim ikut keluar kantor. Akibatnya, tidak ada pejabat yang bisa ditemui untuk memberikan informasi resmi terkait kedinasan.

Seorang jurnalis bernama Yanto, atau akrab disapa Ki Dono, menyatakan kekecewaannya atas kondisi pelayanan tersebut. Ia datang dengan tujuan meminta data mengenai jumlah sekolah dan daftar sekolah yang berprestasi di Kabupaten Subang.

Dono menyayangkan kantor pelayanan publik sudah kosong sebelum waktu pulang tiba. Ia menilai setidaknya harus ada pejabat yang tetap berjaga di kantor untuk melayani keperluan administrasi dan data yang mendesak.

Oleh karena itu, ia mendesak agar pihak dinas lebih serius dalam menjalankan amanah serta mendukung program Bupati Subang. Ia menegaskan bahwa kinerja nyata di lapangan harus sejalan dengan laporan administrasi yang diberikan.

VinFast Subang Penuhi Syarat TKDN 40 Persen

VinFast Subang TKDN

suarasubang.com — CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengumumkan bahwa model rakitan lokal VF MPV 7 telah berhasil memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mematuhi regulasi pemerintah sekaligus memperkuat eksistensi mereka di pasar otomotif nasional.

Sertifikasi tersebut telah dikantongi perusahaan sejak tahun lalu setelah mengikuti program kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). Berdasarkan hasil tersebut, produk ini dinyatakan memenuhi syarat minimal kandungan lokal sebesar 40 persen.

Kariyanto menegaskan bahwa angka 40 persen ini bukanlah target akhir bagi VinFast. Sebaliknya, perusahaan berencana untuk terus meningkatkan penggunaan komponen lokal sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong kemandirian industri elektrifikasi.

Aktivitas produksi mobil listrik ini dipusatkan di pabrik VinFast yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Model VF MPV 7 rakitan lokal tersebut kini ditawarkan kepada konsumen dengan harga sekitar Rp 420 jutaan untuk status on the road Jakarta.

Selain pembelian unit utuh, VinFast menyediakan opsi pembelian tanpa baterai untuk menekan harga awal. Melalui skema inovatif ini, harga mobil listrik tersebut menjadi lebih terjangkau, yakni di kisaran Rp 345 jutaan.

Sebelumnya, model yang sama namun diproduksi di Vietnam telah lebih dulu diperkenalkan pada ajang IIMS 2026. Kini, kehadiran unit rakitan Subang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Bobotoh Subang Rayakan Hattrick Juara Persib di Tengah Hujan

Hattrick Juara Persib

suarasubang.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Subang tidak menyurutkan semangat puluhan ribu Bobotoh untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung meraih hattrick juara Super League musim 2025/2026. Berbagai lokasi nonton bareng (nobar), mulai dari Alun-alun Subang hingga Jalancagak, dipadati ribuan pendukung pada Sabtu (23/5/2026) sore.

Suasana nobar menjadi sangat meriah dengan berkibarnya ratusan atribut Persib di tengah kepulan asap flare warna-warni. Selain itu, kembang api turut menghiasi langit saat pertandingan melawan Persijap Jepara berlangsung. Euforia massa benar-benar pecah setelah pertandingan berakhir dan memastikan Persib menjadi juara kembali.

Massa pendukung kemudian menggelar konvoi besar-besaran yang melewati jalanan protokol Kota Subang serta jalur Pantura. Sepanjang iring-iringan kendaraan, sorak-sorai “Persib Juara” dan nyanyian kemenangan terus menggema dengan lantang. Beberapa Bobotoh bahkan melantunkan sholawat di tengah cahaya kembang api yang menyala.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, terlihat ikut serta dalam konvoi kemenangan tersebut setelah sebelumnya nobar bersama warga. Beliau menyatakan rasa syukur atas antusiasme tinggi para pendukung meskipun cuaca sedang hujan. Namun, ia tetap meminta agar seluruh Bobotoh merayakan kemenangan ini dengan tertib dan menjaga keselamatan.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, hingga Satpol PP disiagakan di sejumlah ruas jalan untuk menjaga ketertiban selama pesta juara. Rahmat, salah seorang Bobotoh, menyebutkan bahwa momen spesial ini harus disambut dengan sukacita oleh seluruh masyarakat Jawa Barat. Hingga Sabtu malam, suasana konvoi masih berlangsung hangat di berbagai penjuru Subang.

Nobar Persib di Alun-alun Subang: Sambut Hattrick Juara

suarasubang.com – Pemerintah Kabupaten Subang menggelar nonton bareng (nobar) laga Persib vs Persijap di Alun-alun Subang, Sabtu (23/5/2026) malam . Acara ini menjadi momen penentuan bagi Maung Bandung untuk meraih gelar juara tiga kali berturut-turut .

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, mengajak seluruh Bobotoh membirukan alun-alun . Beliau berharap dukungan warga Subang dapat mengantarkan Persib meraih poin krusial untuk mengunci gelar juara .

Pertandingan pamungkas Super League musim 2025/2026 ini diprediksi akan sangat ramai . Ribuan pendukung diperkirakan akan hadir merayakan euforia prestasi membanggakan ini di pusat kota .

Bupati juga mengingatkan agar para Bobotoh menjaga ketertiban selama acara berlangsung . Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, terutama saat melakukan konvoi agar tidak terjadi kecelakaan .

Asep Kurniawan, salah seorang Bobotoh, mengaku sudah tidak sabar menunggu hari Sabtu . Menurutnya, Alun-alun Subang akan menjadi lautan biru oleh belasan ribu pendukung yang ingin berpesta .

Satlantas Polres Subang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan massa . Sejumlah kantong parkir juga telah disiapkan demi kenyamanan dan keamanan para pengunjung .

Recent Posts