Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Bulog Subang Pastikan Stok Beras Aman Sepanjang 2026

stok beras Bulog Subang

suarasubang.com – Perum Bulog Kantor Cabang Subang-Purwakarta menjamin stok beras Bulog Subang saat ini dalam kondisi sangat aman. Saat ini, sebanyak 70 ribu ton beras tersimpan rapi di gudang sebagai Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Pimpinan Cabang Bulog Subang-Purwakarta, Laswenri, menyatakan bahwa ketersediaan stok tersebut sangat melimpah. Oleh karena itu, jumlah ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat di dua wilayah tersebut.

Penyerapan Gabah dari Petani Lokal

Meskipun stok di gudang melimpah, Bulog tetap menjaga performa kerja di lapangan. Pihak Bulog terus menggencarkan penyerapan gabah dan beras langsung dari para petani lokal. Langkah ini dilakukan sesuai dengan arahan dan instruksi langsung dari pemerintah pusat.

Program Bantuan Pangan Terus Berlanjut

Selain fokus pada stok, Bulog memberikan kepastian mengenai kelanjutan program jaminan sosial. Wakil Pimpinan Cabang, Budiarti, memastikan program Bantuan Pangan (Banpang) akan berjalan sepanjang tahun 2026. Penyaluran bantuan ini tidak hanya berhenti pada periode awal tahun saja.

Informasi dari pusat menegaskan bahwa bantuan pangan merupakan komitmen jangka panjang. Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan akses pangan bersubsidi tersebut.

Strategi Penguatan Pangan Nasional

Komitmen di daerah ini sangat sejalan dengan strategi yang diterapkan pada tingkat nasional. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, telah menyiapkan kapasitas gudang hingga 7 juta ton secara nasional. Kapasitas besar ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyerapan gabah saat musim panen raya tiba.

Langkah masif tersebut berfungsi sebagai antisipasi agar hasil panen petani tetap terserap maksimal. Selain itu, Bulog berkomitmen menjaga stabilitas harga gabah di tingkat produsen dengan jaminan pasar yang jelas. Dengan sinergi yang kuat, ketahanan pangan di wilayah Subang-Purwakarta akan tetap terjaga kokoh.

Polres Subang Ungkap Kasus Curanmor di Dawuan

pencurian sepeda motor Subang

suarasubang.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang kembali menunjukkan komitmen dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukumnya. Melalui konferensi pers pada Jumat (5/6/2026), polisi mengumumkan keberhasilan pengungkapan kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Pengungkapan ini merupakan respons cepat atas laporan warga di wilayah Kecamatan Dawuan yang kehilangan kendaraannya.

Modus Pelaku dan Penangkapan Tersangka

Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka utama berinisial D.G. (33). Pria asal Dawuan ini diduga kuat bukan pertama kalinya melakukan aksi kejahatan di lokasi yang sama. Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menjelaskan bahwa tersangka beraksi dengan modus yang cukup terencana.

Awalnya, tersangka D.G. bertugas melakukan survei lokasi untuk menentukan target sepeda motor korban. Setelah target terpilih, ia segera menghubungi dua rekan lainnya untuk merusak kunci stang kendaraan tersebut. Korban dalam pencurian ini kehilangan satu unit Honda PCX yang sedang terparkir di depan kontrakan.

Strategi Pelaku Menghindari Warga

Selanjutnya, para pelaku menggunakan strategi khusus agar tidak memancing kecurigaan warga sekitar. Mereka tidak langsung menghidupkan mesin sepeda motor hasil curian di lokasi kejadian. Sebaliknya, tersangka mendorong motor tersebut sejauh kurang lebih satu kilometer menuju area kebun rambutan.

Setelah merasa aman, motor tersebut kemudian dibawa oleh D.G. ke kebun karet di dekat kediamannya untuk disembunyikan. Dalam pengungkapan ini, polisi juga menyertakan barang bukti berupa bundel putusan pengadilan dari rekan pelaku yang telah tertangkap sebelumnya.

Penegakan Hukum dan Imbauan Keamanan

Kini, tersangka D.G. harus menghadapi jeratan Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ia terancam hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun akibat perbuatannya tersebut. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus bertindak tegas dan profesional tanpa memberikan ruang bagi pelaku kriminal.

Oleh karena itu, Polres Subang meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif. “Kami berkomitmen menindak tegas setiap kejahatan yang merugikan warga hingga tuntas,” pungkas AKBP Dony Eko Wicaksono.

Pemkab Subang dan Kementan Matangkan Strategi UPLAND

Program UPLAND Subang

suarasubang.com – Memasuki tahun terakhir pelaksanaan, Pemkab Subang bersama Kementan RI mulai mematangkan strategi akhir atau exit strategy untuk Program UPLAND Subang. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjamin seluruh program pertanian dataran tinggi tetap memberikan dampak jangka panjang bagi petani.

Pembahasan ini berlangsung saat Sekretaris Daerah Subang, H. Asep Nuroni, menerima kunjungan Direktur Irigasi Pertanian Kementan RI. Pertemuan tersebut fokus pada percepatan realisasi pembangunan infrastruktur lahan dan air untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu, penguatan kelembagaan petani menjadi prioritas utama guna mendukung kesejahteraan di wilayah dataran tinggi.

Fokus pada Hilirisasi dan Infrastruktur Berkelanjutan

Direktur Irigasi Pertanian, Rahmanto, menjelaskan bahwa pemilihan Subang sebagai lokasi program dilakukan secara sangat selektif. Ia menilai Subang memiliki potensi besar sebagai daerah “petarung” dalam sektor pertanian nasional. Oleh karena itu, infrastruktur seperti jalan usaha tani dan irigasi harus dikelola secara profesional oleh para pemangku kepentingan.

Selanjutnya, strategi penutupan program tahun 2026 mencakup berbagai langkah nyata. Pemerintah akan memberikan pendampingan berkelanjutan melalui dukungan dana APBD serta penguatan korporasi petani. Program ini juga mendorong pengembangan hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti manggis dan nanas agar memiliki nilai tambah.

Kepatuhan Lingkungan dan Pembiayaan Mikro

Pemkab Subang juga berkomitmen mempercepat penyelesaian izin lingkungan terkait aktivitas pertanian ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi sekaligus menjaga kelestarian alam. Di sisi lain, pencarian alternatif pembiayaan mikro disiapkan untuk membantu permodalan petani secara mandiri di masa depan.

Sekda Asep Nuroni berharap seluruh perangkat teknis dapat bergerak lebih cepat dalam mengeksekusi arahan pusat. Sinergi yang kuat antara daerah dan pusat diharapkan mampu mencetak SDM pertanian yang tangguh dan kompetitif.

Bupati Subang Hadiri Rakor Sampah dan El Nino di Mabesad

Rakor Penanganan Sampah dan El Nino

suarasubang.com – Bupati Subang Reynaldy Putra menghadiri Rakor Penanganan Sampah dan El Nino di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (4/6/2026). Beliau hadir didampingi Dandim 0605/Subang untuk memenuhi undangan Gubernur Jawa Barat.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Maruli Simanjuntak memimpin langsung pertemuan strategis tersebut. Selain itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Kepala BMKG turut hadir memberikan arahan. Agenda ini melibatkan para kepala daerah serta Dandim di seluruh wilayah Jawa Barat.

Forum koordinasi ini bertujuan memperkuat sinergi antara TNI AD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Fokus utamanya adalah membangun kolaborasi dalam penanganan sampah terpadu serta mitigasi kemarau panjang. Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan solusi efektif bagi permasalahan lingkungan.

Kasad menegaskan bahwa masalah sampah kini telah menjadi tantangan nasional yang besar. Oleh karena itu, TNI AD berkomitmen mendukung pemerintah daerah dalam pengelolaan limbah. Pihak TNI juga siap membantu penyediaan air bersih bagi wilayah yang terancam kekeringan.

Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi tinggi atas peran aktif jajaran TNI AD selama ini. Menurutnya, kerja sama yang kuat menjadi modal penting dalam pembangunan daerah. Ia berharap kolaborasi ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan seluruh masyarakat.

Pertemuan ini berlangsung interaktif dengan membahas berbagai kendala ketersediaan air bersih di daerah. Berbagai masukan dari para Bupati akan menjadi dasar langkah konkret selanjutnya. Di akhir acara, Kasad kembali menekankan pentingnya inovasi teknologi untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Area Proyek Pabrik BYD di Subang Terbakar

Kebakaran proyek pabrik BYD Subang

suarasubang.com – Area proyek pembangunan pabrik BYD di Kabupaten Subang mengalami kebakaran hebat pada Rabu (3/6/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB dan sempat memicu kepanikan luar biasa di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh puntung rokok yang dibuang sembarangan. Akibatnya, api cepat membesar dan melalap sebagian bangunan yang masih dalam tahap konstruksi.

Sejumlah rekaman video menunjukkan asap hitam pekat membumbung tinggi dari kawasan proyek tersebut. Para pekerja segera berhamburan menyelamatkan diri guna menghindari kobaran api yang terus meluas.

Meskipun sempat menimbulkan ketegangan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam musibah ini. Petugas di lapangan bertindak cepat sehingga api berhasil dipadamkan sebelum merambat ke area lain.

Hingga saat ini, manajemen BYD Indonesia belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti dan total kerugian material.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang ketat di kawasan industri. Kedisiplinan dalam menjalankan prosedur keamanan sangat krusial untuk melindungi aset strategis nasional.

Bupati Apresiasi Insan Berdedikasi di Malam Anugerah Pendidikan 2026

Malam Anugerah Pendidikan 2026

suarasubang.com – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menghadiri Malam Anugerah Pendidikan 2026 di Aula Oman Syahroni pada Selasa (2/6/2026). Ia didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, dalam acara tersebut.

Acara yang mengusung tema “Merangkai Prestasi, Menebar Inspirasi” ini merupakan bentuk penghargaan tinggi. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang memberikan apresiasi bagi insan pendidikan yang berdedikasi dan berprestasi.

Penghargaan bagi Penggerak Peradaban

Kepala Disdikbud Subang, Heri Sopandi, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Sebaliknya, momen ini bertujuan menghargai para penggerak peradaban yang telah bekerja keras dan berinovasi.

Selanjutnya, penghargaan diberikan kepada berbagai pihak yang telah menunjukkan prestasi membanggakan. Penerima anugerah mencakup 10 sekolah, 31 siswa, 46 guru dan kepala sekolah, serta 18 juara Gerbang Cita.

Visi Pendidikan sebagai Fondasi Kemajuan

Bupati Reynaldy menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

Selain itu, terdapat tiga pilar utama yang harus diperkuat secara beriringan. Pilar tersebut meliputi peningkatan infrastruktur, akses layanan pendidikan, serta capaian profil lulusan yang berkualitas.

Komitmen Mewujudkan Pendidikan Terbaik

Bupati berharap masyarakat Subang tidak hanya menjadi penonton di tengah pesatnya perkembangan industri. Oleh karena itu, Disdikbud diminta menyusun roadmap pendidikan yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen untuk terus menjadikan kualitas pendidikan sebagai prioritas dalam APBD. Semangat “Subang Ngabret” menjadi energi untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan terbaik di Jawa Barat.

SPPG Subang Siap Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis Subang

suarasubang.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Subang menyatakan kesiapan penuh menjalankan kebijakan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) terbaru, Nanik S Deyang. Langkah strategis ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Subang dan Indonesia secara umum.

Pernyataan kesiapan ini muncul setelah kegiatan konsolidasi nasional BGN yang berlangsung di Bogor. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengelola program dari berbagai daerah untuk menyamakan visi.

Komitmen Pengawasan dan Kualitas Layanan

Kepala BGN, Nanik S Deyang, menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar. Beliau menyatakan akan tetap melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke lapangan secara rutin.

Selain itu, para pengelola SPPG menyambut positif ketegasan ini. Hal tersebut dianggap sebagai bukti keseriusan dalam menjaga kualitas layanan, akuntabilitas, serta kedisiplinan seluruh pelaksana program.

Arahan Presiden Mengenai Tata Kelola

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo Subianto kembali menekankan pentingnya tata kelola yang baik. Beliau ingin program strategis nasional ini dijalankan secara profesional, transparan, dan taat hukum.

Oleh karena itu, pemerintah akan menyiapkan anggaran tambahan untuk lembaga audit seperti BPKP, KPK, dan Kejaksaan Agung. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap dapur program MBG dapat diaudit secara menyeluruh.

Target Besar dan Dampak Ekonomi Desa

Presiden juga menetapkan target besar untuk menjangkau hingga 85 juta penerima manfaat melalui 30.000 SPPG di seluruh Indonesia. Selain fokus pada gizi, program ini dirancang menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Dengan demikian, ekonomi petani di desa diharapkan terus bertumbuh dan meningkat. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

Dukungan dari Mitra SPPG di Subang

Mitra SPPG di Kabupaten Subang, termasuk wilayah Pasirkareumbi, Dangdeur, dan Cisalak, menyatakan siap mengikuti seluruh arahan. Teti Asriyanti selaku perwakilan mitra menegaskan pihaknya akan mengoptimalkan layanan bagi seluruh penerima manfaat.

Menurutnya, penguatan pengawasan dan evaluasi adalah langkah positif. Upaya ini merupakan bagian penting dalam menyiapkan Generasi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Bupati Subang Tinjau Bencana Tanah Bergerak di Ciwangun

Bencana Tanah Bergerak Subang

suarasubang.com — Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, yang akrab disapa Kang Rey, meninjau langsung lokasi bencana tanah bergerak Subang di Kampung Ciwangun pada Rabu (3/6/2026). Kehadiran beliau merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan pelayanan menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan. Bencana pergeseran tanah yang terjadi pada 11 Mei lalu tersebut telah merusak sedikitnya 25 rumah dan berdampak pada sekitar 240 jiwa warga setempat.

Dialog dan Penyaluran Bantuan Warga

Kang Rey berdialog secara langsung dan hangat dengan warga guna mendengarkan kondisi serta kebutuhan mendesak pascabencana. Selain itu, beliau menyerahkan berbagai bantuan sebagai bentuk kepedulian nyata pemerintah serta lembaga sosial. Bantuan yang diserahkan meliputi dana sebesar Rp25 juta dari Baznas Subang, paket sembako dari Dinas Sosial dan BPBD, serta bantuan pribadi dari Kang Rey senilai Rp25 juta. Seluruh bantuan tersebut akan didistribusikan kepada warga berdasarkan tingkat kerusakan rumah yang mereka alami.

Kajian Teknis dan Solusi Relokasi

Pemerintah Daerah melalui BPBD kini tengah mengajukan permohonan kajian teknis kepada Badan Geologi Kementerian ESDM untuk menentukan solusi keselamatan jangka panjang. Meskipun demikian, opsi relokasi tetap dipertimbangkan secara hati-hati karena masyarakat setempat telah tinggal di wilayah tersebut secara turun-temurun. Sebagai alternatif, pemerintah sedang mengkaji kemungkinan penggunaan konstruksi bangunan yang lebih ringan, seperti rumah kayu atau rumah panggung, guna mengurangi beban pada struktur tanah yang labil.

Kolaborasi CSR untuk Fasilitas Umum

Selanjutnya, Kang Rey mendorong kolaborasi berbagai pihak melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR untuk memperbaiki fasilitas umum di Kampung Ciwangun. Beliau berencana menggandeng pihak BUMN, BUMD, maupun swasta agar kebutuhan infrastruktur masyarakat segera terpenuhi tanpa harus bergantung sepenuhnya pada APBD. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan ekonomi dan sosial bagi warga di kawasan terpencil tersebut.

Oleh karena itu, Kang Rey menegaskan bahwa seluruh masyarakat Subang harus merasakan kehadiran pemerintah secara adil. Beliau berjanji akan terus berjuang memberikan pelayanan terbaik agar tidak ada satu pun warga yang merasa diabaikan dalam situasi darurat. Kunjungan ini pun didampingi oleh jajaran Asisten Daerah, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta tokoh masyarakat desa setempat.

Dugaan Penyunatan Dana Program Makan Bergizi Gratis Subang di Cikaum

Program Makan Bergizi Gratis Subang

Program Makan Bergizi Gratis Subang kini menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat luas. Banyak warga menemukan dugaan pemotongan anggaran paket makanan di wilayah Kecamatan Cikaum. Pelaksanaan program mulia ini seharusnya menjadi solusi jitu untuk pengentasan stunting nasional. Namun, praktik di lapangan justru menunjukkan indikasi minimnya akuntabilitas pengelolaan dana operasional.

Masalah utama saat ini berpusat pada Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sindangsari Cikaum 2. Fasilitas ini melayani 758 warga penerima manfaat secara rutin setiap hari kerja. Selanjutnya, mereka berpotensi menerima asupan nutrisi di bawah standar kelayakan gizi nasional. Oleh sebab itu, kondisi ini menimbulkan disparitas harga antara pagu dan realisasi.

Rincian Selisih Anggaran Paket Makanan Penerima Manfaat

Penelusuran dokumen memicu tanda tanya besar terkait akuntabilitas penggunaan dana operasional dapur. Pemerintah secara administratif menganggarkan paket balita sebesar Rp8.000 untuk setiap anak. Kemudian, pemerintah mengalokasikan Rp10.000 untuk setiap paket ibu hamil dan ibu menyusui. Bahkan, Asisten Lapangan SPPG Sindangsari, Fahri, berani membongkar rincian harga riil tersebut.

Kategori PenerimaPagu ResmiRealisasi RiilSelisih Dana
BalitaRp8.000±Rp6.057±Rp1.943
Ibu Hamil / MenyusuiRp10.000±Rp8.457±Rp1.543

Faktanya, angka realisasi tersebut menunjukkan selisih yang sangat merugikan para penerima manfaat. Paket balita rupanya hanya memiliki susu kotak 115 ml dan sebuah pisang Cavendish. Selain itu, paket ibu hamil hanya memiliki susu kotak 200 ml dan pisang. Tentu saja, akumulasi dana sisa ini berpotensi mencapai angka fantastis ke depannya.

Lemahnya Pengawasan dan Pelanggaran Surat Edaran

Sayangnya, buruknya manajemen pengawasan memperparah misteri pemotongan nilai paket makanan balita ini. Bahkan, Kepala Dapur SPPG Sindangsari Cikaum 2 absen saat awak media berkunjung. Alih-alih menetap, beliau memilih bepergian ke Bogor meninggalkan tanggung jawab operasional harian. Akibatnya, sikap ini mencerminkan lemahnya komitmen transparansi pengelola terhadap pelayanan publik kita.

Sementara itu, ahli gizi program bernama Sidik memberikan pembelaan normatif kepada publik. Selanjutnya, ia mengklaim jenis makanan tersebut telah memenuhi aturan kelompok kerja pakar. Meskipun demikian, kalkulasi nilai rupiah paket tetap anjlok jauh di bawah pagu. Jelas sekali, praktik ini terang-terangan melanggar aturan mutlak Surat Edaran Badan Gizi Nasional.

Padahal, aturan terbaru mewajibkan setiap SPPG menjamin kesesuaian nilai paket dan pagu. Oleh karena itu, warga mendesak aparat penegak hukum segera melakukan audit investigatif menyeluruh. Selain itu, Dinas Kesehatan wajib menindak tegas para oknum pencari keuntungan sepihak. Akhirnya, oknum tertentu tidak boleh merusak program pengentasan stunting demi kekayaan pribadi.

Hari Lahir Pancasila Subang: Momentum Refleksi dan Evaluasi Pelayanan

Hari Lahir Pancasila Subang

suarasubang.comHari Lahir Pancasila Subang tahun 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus mengevaluasi kinerja pelayanan publik. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan yang berlangsung khidmat di Halaman Kantor Bupati Subang, Selasa (2/6).

Acara ini mengusung tema besar “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” yang dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai unsur daerah.

Pemerintah daerah memanfaatkan upacara fungsional ini untuk memberikan apresiasi nyata kepada instansi yang bekerja optimal bagi masyarakat. Langkah tersebut selaras dengan upaya menjadikan nilai-nilai luhur dasar negara sebagai pedoman praktis dalam melayani warga.

Melalui penyerahan penghargaan ini, bupati berharap seluruh aparatur sipil negara dapat meningkatkan kedisiplinan serta respons terhadap aduan publik.

Jajaran Petugas Upacara dan Penghargaan Medsos

Pelaksanaan upacara berjalan tertib dengan dukungan penuh dari jajaran personil Kepolisian Resor Subang dan anggota Paskibraka. Jabatan Perwira Upacara dipegang oleh Kabag Ops Polres Subang Kompol Yudi Sadikin, sementara Kanit Patroli Iptu Deden Mahrus Ali bertindak sebagai Komandan Upacara. Selanjutnya, pembacaan teks UUD 1945 dilakukan oleh M. Fadil, seorang anggota Paskibraka Provinsi Jawa Barat asal SMA Astha Hannas.

Pemerintah daerah juga mengumumkan hasil penilaian evaluasi aduan media sosial periode April dan Mei 2026 secara transparan. Dinas Kesehatan Kabupaten Subang berhasil meraih penghargaan sebagai Dinas Tersigap selama dua bulan berturut-turut karena respon cepatnya.

Sebaliknya, Badan Pendapatan Daerah dan DKUPP tercatat sebagai instansi yang kurang sigap dalam menindaklanjuti laporan warga. Pada tingkat wilayah, Kecamatan Jalancagak dan Kecamatan Patokbeusi sukses mengamankan predikat sebagai wilayah paling responsif.

Penguatan Literasi Melalui Lomba Perpustakaan Desa

Selain evaluasi kinerja pelayanan publik, pemerintah daerah juga menyerahkan penghargaan bagi pemenang lomba perpustakaan desa terbaik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca sekaligus memperkuat kualitas pendidikan masyarakat di tingkat akar rumput.

Kehadiran fasilitas literasi yang memadai di pedesaan dipercaya mampu mencetak generasi muda yang cerdas dan berdaya saing tinggi.

  • Juara 1: Desa Tambakmekar, Kecamatan Jalancagak
  • Juara 2: Desa Tanjungsiang, Kecamatan Tanjungsiang
  • Juara 3: Desa Cicadas, Kecamatan Sagalaherang
  • Harapan 1: Desa Simpar, Kecamatan Cipunagara
  • Harapan 2: Desa Bongas, Kecamatan Pamanukan
  • Harapan 3: Desa Gambarsari, Kecamatan Pagaden

Pihak panitia menetapkan Desa Tambakmekar dari Kecamatan Jalancagak sebagai pemenang utama karena inovasi pengelolaan bukunya yang sangat kreatif. Melalui kemenangan ini, desa tersebut diharapkan dapat menjadi rujukan bagi wilayah lain dalam mengembangkan pusat baca masyarakat.

Bupati terus mendorong optimalisasi penganggaran dana desa untuk sektor pendidikan demi menjamin masa depan anak-anak Subang yang lebih cerah.

Pancasila Sebagai Ideologi Hidup Generasi Muda

Saat membacakan pidato Kepala BPIP RI, Kang Rey menegaskan bahwa peringatan ini harus menjadi momen refleksi yang mendalam. Beliau mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi dan teknologi yang pesat bisa menyesatkan tanpa adanya arah moral yang kokoh. Oleh karena itu, seluruh elemen masyarakat wajib menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam perilaku sehari-hari.

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah.” — Bupati Subang, Kang Rey.

Unsur kepemudaan memegang peranan sentral sebagai penjaga masa depan komit kebangsaan Indonesia di tengah arus globalisasi. Nilai religiusitas, persatuan, dan kemanusiaan harus tetap mengalir dalam setiap denyut nadi seluruh lapisan anak bangsa.

Upacara ini ditutup dengan sesi foto bersama jajaran Forkopimda, termasuk Ketua DPRD Subang dan Kepala Kejaksaan Negeri Subang.

Recent Posts