Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Ekspansi VinFast di GIIAS Surabaya 2026 Menghadirkan Lini Mobil Listrik Lengkap

ekspansi VinFast di GIIAS Surabaya 2026

Langkah strategis ekspansi VinFast di GIIAS Surabaya 2026 memberikan kesempatan emas bagi warga Jawa Timur untuk menjajal lini lengkap. Para pecinta otomotif di Surabaya dapat menyaksikan secara langsung berbagai varian kendaraan listrik ramah lingkungan terbaru ini. Selain itu, pameran megah ini berlangsung sejak dua puluh enam hingga tiga puluh Agustus dua ribu dua puluh enam. Oleh karena itu, masyarakat sangat antusias menyambut kehadiran produsen mobil listrik global asal Vietnam tersebut di tanah air.

Menjajal Varian Mobil Listrik Modern Mulai VF 3 Hingga Limo Green

Pengunjung pameran dapat melihat serta merasakan langsung performa unggul dari berbagai varian unit mobil listrik modern tersebut. Varian unit tersebut meliputi mobil kota kompak VF 3, VF 6, VF 7, hingga MPV keluarga VF MPV 7. Bahkan, armada taksi ramah lingkungan Limo Green turut memperkuat jajaran portofolio utama yang tampil memikat di area pameran. Selanjutnya, seluruh kendaraan listrik berkualitas ini merupakan bagian penting dari rencana besar investasi manufaktur mereka di masa depan.

Perakitan Lokal di Subang Menjamin Kualitas dan Jaminan Nilai Jual

Korporasi mempersiapkan pabrik perakitan lokal di Kabupaten Subang Jawa Barat untuk memproduksi seluruh armada ramah lingkungan ini. Langkah perakitan lokal ini menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem otomotif berkelanjutan di tanah air. Namun, banyak calon konsumen masih mengkhawatirkan masalah nilai depresiasi atau penurunan harga jual kembali kendaraan listrik. Menjawab kekhawatiran tersebut, perusahaan menawarkan jaminan nilai jual kembali yang sangat menguntungkan hingga mencapai delapan puluh persen.

Uji Kendara Langsung di Area Test Drive GIIAS Surabaya

Pihak penyelenggara juga memajang dan menyediakan beberapa model unggulan pada area uji kendara atau lokasi test drive khusus. Dengan demikian, calon pembeli dapat menikmati sensasi berkendara nyata serta merasakan limpahan torsi instan motor listrik secara langsung. Selain itu, mereka dapat membuktikan kedapnya ruang kabin mobil serta kecanggihan fitur keselamatan canggih driver assistance secara nyata. Akhirnya, pengujian berkendara ini akan meningkatkan keyakinan masyarakat terhadap keandalan performa produk ramah lingkungan dari VinFast tersebut.

Penjualan Melonjak Tinggi di Tengah Antusiasme Pasar Otomotif

Catatan penjualan global menunjukkan bahwa angka permintaan pasar terhadap armada ramah lingkungan ini terus meroket sangat pesat. Bahkan, tingkat penjualan produk mereka berhasil melonjak tajam hingga mencapai angka enam puluh sembilan persen saat ini. Tentunya, pencapaian fantastis ini memicu percepatan pembangunan infrastruktur penunjang kendaraan listrik yang semakin merata di berbagai daerah. Jadi, kehadiran lini lengkap ini akan memperkuat posisi merek mereka sebagai pemimpin pasar masa depan di Indonesia.

Tampil Memikat, Booth PT Dahana di IIGCE 2026 Raih Penghargaan Terbaik

booth PT Dahana di IIGCE 2026

Booth PT Dahana di IIGCE 2026 meraih penghargaan bergengsi sebagai stan terbaik kategori sembilan hingga tujuh belas meter persegi. Acara akbar The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition tersebut berlangsung sukses di Jakarta International Convention Center. Selain itu, Dion Murdiono dari Asosiasi Panas Bumi Indonesia menyerahkan piala kepada Neni Sumarni dari perwakilan humas. Kemenangan manis ini menjadi bukti nyata komitmen kuat BUMN tersebut dalam menyajikan media informasi yang sangat komunikatif. Oleh karena itu, segenap jajaran perusahaan menyambut pencapaian luar biasa ini dengan rasa bangga dan syukur yang mendalam.

Konsep Komunikatif dan Representasi Identitas Perusahaan

Desain stan pameran PT Dahana di JICC mampu merepresentasikan jati diri serta kapabilitas tinggi perusahaan secara kreatif. Ruang pameran ini menyuguhkan informasi lengkap mengenai kompetensi layanan dalam menyokong industri panas bumi secara ramah lingkungan. Selain sebagai pajangan visual, stan ini juga berfungsi sebagai pusat komunikasi interaktif bagi para pengunjung pameran energi. Para pelaku industri dapat berkonsultasi mengenai solusi teknologi peledakan ramah lingkungan untuk sektor panas bumi nasional. Akhirnya, pendekatan interaktif ini berhasil memikat perhatian dewan juri serta ratusan pengunjung yang memadati area pameran tersebut.

Memperkuat Kolaborasi dalam Industri Energi Terbarukan

Keikutsertaan aktif dalam pameran internasional ini menjadi langkah taktis untuk memperkokoh posisi merek perusahaan di kancah global. Melalui forum energi ini, BUMN tersebut membuka kesempatan kolaborasi bisnis baru bersama berbagai mitra strategis nasional. Bahkan, kehadiran stan interaktif ini mempercepat proses pengenalan teknologi peledakan modern yang aman kepada publik luas. Langkah strategis tersebut sekaligus membuktikan kesiapan penuh perusahaan dalam mendukung masa depan energi terbarukan di Indonesia. Dengan demikian, perusahaan dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi ketahanan energi nasional secara konsisten dan berkelanjutan.

Membangun Konektivitas Sektor Geothermal secara Berkelanjutan

Manajemen BUMN berkomitmen untuk terus memanfaatkan forum industri sejenis sebagai sarana membangun kemitraan yang produktif. Mereka ingin selalu memberikan nilai tambah yang nyata bagi kemajuan perekonomian Indonesia melalui inovasi tanpa henti. Namun, kesuksesan stan pameran kali ini tetap menjadi standar acuan yang tinggi untuk pameran-pameran berikutnya. Semua pencapaian hebat ini tentu tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi tinggi seluruh tim humas perusahaan. Jadi, prestasi membanggakan ini layak menjadi motivasi utama untuk melahirkan terobosan baru yang lebih hebat masa depan.

Dorong Ekosistem Digital, Disparpora Subang Gelar FGD dan Sosialisasi SYEI

suarasubang.com – Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang melalui Bidang Kepemudaan menggelar Focus Group Discussion (FGD) dan Sosialisasi Subang Youth Empowerment Initiative (SYEI) di Gedung Subang Creative Center, Selasa (18/8/2026). Inisiatif ini diluncurkan untuk memperkuat ekosistem pelayanan kepemudaan berbasis digital.

Mengusung tema “Pemuda Bergerak, Berdaya, Berkolaborasi untuk Subang Ngabret,” acara ini melibatkan 20 peserta yang mewakili berbagai elemen, mulai dari Organisasi Kepemudaan (OKP), KNPI, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, hingga wirausaha muda.

Kepala Bidang Kepemudaan Disparpora Subang, Iin Inderawati, S.Sos., M.Si., menyatakan bahwa SYEI dirancang untuk menjawab tantangan era transformasi digital. Program ini diproyeksikan menjadi wadah yang mengintegrasikan data dan menghubungkan pemuda dengan akses informasi program, pelatihan, hingga peluang kewirausahaan.

“Pelayanan kepemudaan saat ini harus adaptif dan kolaboratif. SYEI diharapkan tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga ruang partisipasi bagi pemuda untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Sesi FGD berlangsung secara interaktif dan partisipatif. Para pemuda menyoroti beberapa isu krusial, di antaranya keterbatasan akses informasi program kepemudaan, minimnya ruang kreativitas, serta kebutuhan akan peningkatan keterampilan kerja dan kewirausahaan.

Berbagai aspirasi tersebut akan diinventarisasi oleh Disparpora Subang sebagai landasan tindak lanjut. Ke depan, hasil FGD ini akan digunakan untuk menyempurnakan platform SYEI, memutakhirkan basis data, dan mendorong kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, dunia usaha, serta komunitas kepemudaan di Kabupaten Subang.

Keadilan Sosial Menjadi Fokus Utama Rapat Koordinasi Reforma Agraria di Subang

reforma agraria di Subang

Reforma agraria di Subang menjadi agenda strategis pemerintah daerah untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi membuka rapat koordinasi penting di Ruang Rapat Bupati II. Kegiatan besar tersebut berlangsung dengan khidmat pada hari Kamis kemarin bersama segenap jajaran pemangku kepentingan daerah. Selain itu, pemerintah kabupaten berfokus mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah demi mempercepat peningkatan kesejahteraan warga secara merata.

Peta Jalan Menuju Desa Patimban sebagai Fokus Kerja

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional Subang Pantoan K.P.H. Tambunan memaparkan peta jalan pelaksanaan program tahun ini. Beliau menjelaskan bahwa tim pelaksana telah merancang peta jalan mulai dari tahap persiapan hingga penataan akses masyarakat. Selanjutnya, pihak panitia menetapkan Desa Patimban di Kecamatan Pusakanagara sebagai lokasi fokus utama kerja tahun ini. Isu penataan aset bagi masyarakat penggarap tanah timbul menjadi topik pembahasan yang sangat hangat dalam rapat tersebut.

Pemberdayaan Ekonomi dan Akses Berkelanjutan bagi Warga

Bupati Subang menerangkan bahwa program reforma agraria di Subang harus melampaui sekadar masalah legalisasi sertifikat tanah saja. Menurut beliau, masyarakat harus merasakan dampak nyata berupa perluasan kesempatan usaha serta pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan. Bahkan, kawasan Kampung Reforma Agraria di Patimban memiliki potensi besar sebagai rongga penyangga ekonomi daerah terdepan. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh elemen agar melaksanakan program kemakmuran ini secara terpadu serta kolaboratif.

Kesepahaman Bersama Demi Menuntaskan Konflik Agraria

Sinergi yang solid antarlembaga menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai konflik agraria di wilayah Kabupaten Subang. Sementara itu, para peserta rapat menyepakati arah kebijakan baru melalui penandatanganan berita acara kesepahaman bersama. Langkah konkret ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaksana di lapangan agar reforma agraria berjalan semakin efektif. Dengan demikian, warga penggarap tanah timbul akan memperoleh kepastian hukum sekaligus dukungan pemberdayaan dari pemerintah.

Dukungan Penuh Unsur Forkopimda dan Tokoh Masyarakat

Kehadiran berbagai unsur penting dalam rapat membuktikan besarnya komitmen bersama demi kemajuan iklim agraria daerah. Tokoh Forkopimda, Sekretaris Daerah, perwakilan Kanwil BPN Jawa Barat, serta narasumber ahli turut mengawal jalannya diskusi. Ke depan, segenap jajaran birokrasi dan organisasi kemasyarakatan siap mendukung program kemakmuran berbasis pertanahan ini. Akhirnya, semua pihak optimis bahwa pelaksanaan penataan agraria di Subang akan membawa dampak positif bagi kemakmuran rakyat.

Kemajuan Infrastruktur Mewarnai Milangkala Kecamatan Cipunagara Subang ke-45

Milangkala Kecamatan Cipunagara Subang

Milangkala Kecamatan Cipunagara Subang ke-45 menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah dalam melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur secara merata. Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menghadiri secara langsung acara puncak tersebut pada hari Kamis kemarin. Beliau datang secara langsung ke Kantor Kecamatan Cipunagara dengan sambutan yang sangat hangat dari segenap warga. Selain itu, penampilan atraktif seni Silat Ciung Wanara turut memeriahkan kedatangan pimpinan daerah Kabupaten Subang tersebut. Seni beladiri Sunda ini melambangkan nilai keteguhan, kelincahan, keberanian, serta semangat juang yang sangat tinggi. Oleh karena itu, segenap hadirin menyaksikan pertunjukan ini dengan penuh antusiasme dan rasa kagum.

Komitmen Bupati Menuntaskan Perbaikan Jalan dan Sekolah

Camat Cipunagara Aris Ristian menyampaikan rasa bangga yang luar biasa atas kehadiran langsung Bupati Subang di tengah masyarakat. Beliau sangat mengapresiasi perhatian besar pemerintah kabupaten terhadap kemajuan wilayah Cipunagara yang kini terus berkembang pesat. Selanjutnya, Bupati yang memiliki nama akrab Kang Rey menegaskan tekadnya untuk memajukan wilayah Cipunagara. Beliau menargetkan seluruh perbaikan jalan rusak di Kabupaten Subang akan tuntas sepenuhnya pada tahun 2027 mendatang. Khususnya di Cipunagara, sisa jalan rusak sepanjang tujuh kilometer akan mulus sepenuhnya dalam waktu dekat ini.

Selain infrastruktur jalan, Kang Rey juga fokus meningkatkan kualitas sarana pendidikan di seluruh penjuru Kabupaten Subang. Beliau tidak ingin melihat lagi adanya ruang kelas sekolah yang tidak layak atau terancam roboh. Oleh karena itu, jajaran pemerintah daerah akan mengalokasikan anggaran perbaikan sekolah dasar secara berkelanjutan demi kenyamanan siswa. Pembangunan yang seimbang antara sektor pendidikan dan jalan akan mempercepat kemakmuran warga di pedesaan secara signifikan. Jadi, masyarakat Cipunagara dapat menikmati fasilitas umum yang memadai dan aman untuk menunjang aktivitas harian. Pemerintah daerah juga berkomitmen untuk mendengarkan setiap aspirasi warga demi kemajuan bersama. Oleh sebab itu, mereka rutin melakukan dialog terbuka guna menampung segala keluhan serta harapan masyarakat secara langsung. Pendekatan persuasif ini akan mempererat hubungan emosional antara pemerintah dengan segenap warga desa.

Menjaga Jati Diri pada Milangkala Kecamatan Cipunagara Subang

Bupati mengajak segenap masyarakat agar menjadikan peringatan hari jadi ini sebagai bahan evaluasi bersama demi masa depan. Menurut beliau, warga harus menentukan langkah masa depan yang matang tanpa kehilangan jati diri yang luhur. Oleh sebab itu, Cipunagara harus terus tumbuh dan berkembang dengan tetap memegang teguh nilai-nilai agama serta budaya. Kemudian, acara puncak ini berakhir dengan khidmat melalui prosesi potong tumpeng oleh Bupati bersama jajaran Forkopimcam. Sejumlah tokoh penting seperti Anggota Komisi I DPR RI Hj. Elita Budiati juga turut menyaksikan prosesi tersebut. Akhirnya, seluruh rangkaian acara berjalan sukses dengan dukungan penuh dari masyarakat setempat yang sangat kompak. Kebersamaan ini tentu menjadi modal utama dalam mewujudkan Cipunagara yang mandiri, maju, dan sejahtera. Selain itu, semangat gotong royong warga akan mempercepat tercapainya tujuan mulia tersebut secara nyata.

Penanaman Bawang Putih di Subang Dukung Swasembada Pangan Nasional

penanaman bawang putih di Subang

Penanaman bawang putih di Subang secara serentak menjadi langkah nyata untuk mempercepat pencapaian swasembada pangan nasional. Oleh karena itu, Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi menghadiri kegiatan strategis ini di Ciater. Pemerintah menyelenggarakan acara tersebut pada area Blok Dozer PTPN Kebun Ciater pada hari Rabu kemarin. Selain itu, Jenderal Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri memimpin upacara nasional ini secara langsung lewat konferensi video. Beliau memusatkan kegiatan utama di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kapolri menjelaskan bahwa capaian Rekor MURI merupakan momentum emas untuk mendongkrak produksi bawang putih secara nasional. Saat ini, masyarakat mengonsumsi sekitar 600 ribu ton bawang putih setiap tahun. Namun, petani dalam negeri baru bisa menghasilkan sekitar 40 ribu ton saja. Oleh sebab itu, Kepolisian Republik Indonesia berkomitmen mendukung penuh target swasembada pangan dari Presiden Prabowo Subianto. Pihak kepolisian menargetkan pencapaian swasembada bawang putih ini dapat terwujud dalam tiga tahun ke depan.

Kolaborasi Hulu-Hilir dan Dukungan Infrastruktur Pertanian

Korps Bhayangkara bekerja sama dengan berbagai kementerian, pemerintah daerah, serta kelompok tani untuk memperluas lahan pertanian. Sekarang, para petani telah menggarap lahan seluas 927,6 hektare yang tersebar di berbagai wilayah polda. Khusus pada hari ini, sebanyak 2.174 petani mengelola lahan baru seluas 279,53 hektare. Penanaman serentak tersebut memiliki potensi hasil panen yang sangat melimpah mencapai 2.795 ton bawang putih. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan puluhan unit traktor tangan dan pompa air kepada kelompok tani.

Upaya penguatan produksi pertanian dari hulu juga berjalan lurus dengan pembangunan infrastruktur di sektor hilir. Pemerintah mendirikan Gudang Ketahanan Pangan baru di Lombok Timur dengan kapasitas penyimpanan hingga 300 ton. Selanjutnya, Perum Bulog akan menyerap seluruh hasil panen petani untuk memenuhi kebutuhan bibit unggul berikutnya. Langkah ini memberikan kepastian pasar yang sangat menguntungkan bagi kelangsungan usaha para petani lokal. Dengan demikian, tingkat kesejahteraan petani bawang putih akan terus meningkat secara signifikan.

Sinergi Forkopimda Subang Mengawal Ketahanan Pangan Lokal

Sementara itu, jajaran Forkopimda Subang menunjukkan komitmen kuat dengan melakukan aksi nyata di lapangan. Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar memimpin penanaman bibit di Ciater. Kapolres Subang AKBP Andi Purwanto bersama jajaran pemkab turut mendampingi kegiatan penanaman bawang putih di Subang ini. Akhirnya, mereka membagikan bantuan sembako serta alat pertanian modern kepada tujuh kelompok tani setempat. Melalui kerja sama erat ini, ketahanan pangan di Kabupaten Subang akan semakin kokoh.

Siti Hediati Hariyadi selaku Ketua Komisi IV DPR RI juga memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi hulu-hilir tersebut. Menurut beliau, gerakan ini harus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan demi kesejahteraan petani. Swasembada pangan tidak hanya membutuhkan perluasan lahan, tetapi juga membutuhkan tata niaga yang sehat. Oleh karena itu, seluruh pihak harus bersinergi dalam mengawal ekosistem pertanian dari awal hingga akhir. Hasilnya, Indonesia akan segera mencapai kemandirian pangan yang tangguh dalam waktu dekat.

Harga Buah di Subang Stabil, Pisang dan Jeruk Pasar Baru Aman Terkendali

harga buah di Subang

Harga buah di Subang menunjukkan kestabilan tinggi karena pasokan dari distributor mengalir sangat lancar. Selain itu, para konsumen dapat membeli kebutuhan harian dengan tenang tanpa takut lonjakan harga. Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang mengawasi langsung kondisi ini di Pasar Baru. Kamis pagi kemarin, petugas memastikan ketersediaan barang dalam jumlah yang melimpah. Oleh karena itu, warga Subang menyambut baik kondisi pasar yang sangat kondusif ini.

Pasokan Lancar Menjaga Kestabilan Pisang dan Jeruk

Komoditas buah lokal seperti pisang ambon dan jeruk tidak mengalami perubahan harga sama sekali. Saat ini, para pedagang mematok harga pisang ambon sebesar Rp6.000 per kilogram. Sementara itu, buah jeruk yang segar berada pada harga Rp14.000 per kilogram. Angka ini mencerminkan kondisi pasar yang sangat stabil bagi kebutuhan gizi harian masyarakat. Kestabilan tersebut bersumber dari ketersediaan stok yang mencukupi dari distributor daerah Jawa Barat. Akibatnya, hambatan cuaca atau gangguan distribusi tidak mempengaruhi harga jual di tingkat pedagang eceran.

Dampak Positif bagi Konsumen dan Pedagang Lokal

Masyarakat Subang tentu saja menikmati keuntungan dari harga yang terjangkau ini. Mereka dapat membeli buah-buahan segar untuk keluarga tanpa harus merogoh kocek lebih dalam. Selain itu, kestabilan ini juga membantu para pedagang eceran di Pasar Baru Subang. Pedagang dapat merencanakan stok barang dengan lebih baik tanpa takut menderita kerugian akibat fluktuasi harga. Oleh sebab itu, roda ekonomi pasar tradisional tetap berputar dengan sehat dan produktif setiap hari.

Peran DKUPP dalam Memastikan Kelancaran Distribusi

Pemerintah daerah melalui DKUPP secara berkala memantau perkembangan nilai jual komoditas buah di Subang guna mengantisipasi gejolak pasar. Langkah ini sangat krusial untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat secara berkelanjutan. Selanjutnya, petugas terus berkoordinasi dengan jaringan distributor lokal untuk mengawal rantai pasok. Melalui komunikasi yang intensif, mereka dapat menyelesaikan hambatan logistik dengan cepat sebelum mempengaruhi harga pasar. Akhirnya, kerja sama yang solid ini berhasil mewujudkan iklim perdagangan yang sehat di Kabupaten Subang.

Kesimpulan dan Harapan bagi Pasar Tradisional

Kondisi harga buah di Subang yang stabil saat ini membuktikan bahwa koordinasi berbagai pihak berjalan optimal. Konsumen memperoleh produk segar berkualitas, sedangkan pedagang menikmati penjualan yang konsisten setiap hari. Tentunya, semua pihak berharap agar tren positif ini dapat terus bertahan sepanjang tahun.

Milangkala Desa Kumpay ke-205: Sinergi Mewujudkan Desa Raharja

Milangkala Desa Kumpay

Milangkala Desa Kumpay ke-205 menjadi momentum istimewa untuk memperkuat tali silaturahmi antara pemerintah dan seluruh masyarakat. Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, hadir secara langsung dalam perayaan yang berlangsung di Halaman Kantor Desa Kumpay pada Selasa (18/08/2026). Beliau didampingi oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Hj. Ega Agustine Rosyadi, dalam acara tersebut. Kehadiran para pemimpin daerah ini menambah kemeriahan hari jadi desa yang sangat bersejarah ini. Selain itu, perayaan kali ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia yang penuh semangat nasionalisme.

Apresiasi Atas Pembangunan Desa yang Cekas

Wakil Bupati Subang, yang akrab disapa Kang Akur, memberikan pujian tinggi kepada Kepala Desa Kumpay, Kang Asep. Beliau menilai bahwa pembangunan di wilayah tersebut sudah menunjukkan hasil yang sangat nyata dan membanggakan. Salah satu bukti kemajuan desa adalah kondisi infrastruktur jalan yang kini sudah sangat mulus atau leucir. Selain itu, penataan bangunan fisik di lingkungan desa tampak bersih serta tertata dengan sangat rapi (cekas). Prestasi luar biasa ini merupakan buah dari kepemimpinan yang progresif dan kerja keras perangkat desa. Namun, Kang Akur mengingatkan bahwa hasil pembangunan fisik tersebut harus memberikan dampak nyata bagi warga.

Membangun Desa Melalui Semangat Gotong Royong

Kemajuan sebuah wilayah tidak bisa hanya bertumpu pada peran seorang kepala desa semata dalam bekerja. Kang Akur menegaskan bahwa kemajuan Desa Kumpay merupakan milik dan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, keterlibatan aktif setiap warga dalam berbagai program pembangunan di desa sangatlah krusial. Beliau mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa mengedepankan semangat gotong royong dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Sesuai dengan tema perayaan, budaya Sabilulungan menjadi kunci utama dalam mewujudkan kemandirian sebuah desa. Dengan sinergi yang kuat, Desa Kumpay diharapkan akan terus berkembang menjadi wilayah yang semakin bercahaya.

Rangkaian Kegiatan yang Menginspirasi Kebersamaan

Perayaan hari jadi ke-205 ini diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan yang sangat menginspirasi bagi warga. Acara dimulai dengan pelaksanaan senam pagi bersama serta jalan santai yang diikuti ribuan peserta meriah. Kang Akur secara resmi melepas para peserta jalan santai melalui prosesi gunting pita yang berlangsung khidmat. Kemudian, terdapat sesi pengundian hadiah menarik yang menambah keceriaan bagi seluruh warga yang hadir di lapangan. Suasana kekeluargaan sangat terasa sepanjang kegiatan berlangsung karena keterlibatan semua pihak yang sangat harmonis. Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap semangat persatuan masyarakat di Kabupaten Subang terus terjaga dengan baik.

Harapan Masa Depan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang menaruh harapan besar terhadap masa depan Desa Kumpay yang semakin maju. Kang Akur berharap agar pembangunan yang sudah berjalan dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan dan merata. Peningkatan fasilitas umum harus selaras dengan upaya peningkatan kualitas ekonomi serta kesejahteraan hidup setiap individu warga. Selain itu, pelestarian budaya lokal harus tetap menjadi identitas utama di tengah arus modernisasi yang pesat. Beliau menutup sambutannya dengan memberikan doa agar Desa Kumpay senantiasa diberikan keberkahan dalam setiap langkahnya. Semoga semangat kemerdekaan dan hari jadi ini membawa perubahan positif bagi seluruh lapisan masyarakat desa.

Kebakaran Kebun Bambu di Pagaden Barat: Damkar Subang Sigap Bertindak

Kebakaran kebun bambu di Pagaden Barat

Kebakaran kebun bambu di Pagaden Barat melanda wilayah Desa Mekarwangi pada Selasa (18/8/2026) malam sekitar pukul 18.30 WIB. Peristiwa ini terjadi tepat di belakang gedung SMK Plus Mekarwangi dan memicu kekhawatiran besar bagi warga. Api muncul secara tiba-tiba dan merambat dengan sangat cepat pada rumpun bambu yang sudah mengering. Kejadian tersebut sontak membuat suasana di sekitar lokasi menjadi sangat mencekam bagi penduduk pemukiman setempat. Pihak berwenang segera bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari masyarakat yang panik melihat api.

Kronologi Kejadian dan Kepanikan Warga Sekitar

Suasana di lokasi kejadian seketika menjadi sangat heboh karena api membumbung tinggi di tengah kegelapan malam. Rekaman video amatir dari seorang warga memperlihatkan bagaimana kobaran api tersebut melalap area kebun dengan ganas. Teriakan minta tolong terdengar riuh saat warga berusaha menyelamatkan lingkungan mereka dari ancaman si jago merah. Salah satu warga bernama Syifa sempat mengunggah momen histeris tersebut melalui status aplikasi pesan singkatnya. Selain itu, kecepatan rambatan api membuat warga merasa sangat terancam karena jaraknya yang cukup dekat.

Dugaan Penyebab dari Kelalaian Puntung Rokok

Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, bencana ini diduga kuat bermula dari tindakan ceroboh seorang oknum. Hendra, seorang warga setempat, menduga api berasal dari puntung rokok yang dibuang secara sembarangan di lokasi. Kondisi daun bambu yang kering membuat percikan api kecil tersebut berubah menjadi kebakaran hebat dalam sekejap. Oleh karena itu, warga segera berinisiatif menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Subang untuk bantuan darurat. Langkah preventif ini sangat krusial guna memastikan api tidak menjalar ke bangunan sekolah maupun rumah-rumah warga.

Aksi Penyelamatan oleh Tim Damkar Subang

Armada mobil pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Subang segera tiba di lokasi tidak lama setelah laporan masuk. Petugas Damkar bertindak sangat profesional dengan segera membentangkan selang air untuk membombardir titik-titik api utama. Mereka bekerja keras di area belakang gedung SMK Plus Mekarwangi untuk melokalisir api agar tidak meluas. Kemudian, berkat kerja sama yang solid antara petugas dan masyarakat, situasi berhasil ditenangkan dengan relatif cepat. Beruntungnya, tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang sempat memicu kepanikan luar biasa ini.

Kapolres Subang Kunjungi SLB Trituna: Berbagi Motivasi di Hari Kemerdekaan

Kapolres Subang Kunjungi SLB Trituna

Kapolres Subang mengunjungi SLB Trituna untuk menyapa langsung para siswa berkebutuhan khusus dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI. AKBP Andi Purwanto hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang Subang, Ny. Echy Andi, pada Selasa (18/08/2026). Kehadiran mereka membawa suasana syukur yang sangat kental di sekolah tersebut. Seluruh rangkaian kunjungan ini berlangsung hangat di Kelurahan Pasirkareumbi, Kecamatan Subang. Pihak kepolisian ingin memastikan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Memberikan Motivasi dan Semangat Percaya Diri

Kapolres dan rombongan berbaur erat dengan para siswa untuk memberikan dorongan moral yang kuat. AKBP Andi Purwanto menyampaikan pesan mendalam bahwa setiap anak memiliki potensi yang sama besarnya. Oleh karena itu, beliau mengajak para siswa untuk terus belajar tanpa merasa ada perbedaan. Beliau berharap kunjungan ini mampu menumbuhkan rasa percaya diri pada setiap individu. Selain itu, aksi nyata ini merupakan bentuk kepedulian polri terhadap kelompok rentan di wilayah Subang. Momentum kemerdekaan tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat ikatan persaudaraan antarsesama warga.

Komitmen Bhayangkari dalam Pendampingan Anak

Ny. Echy Andi menegaskan komitmen Bhayangkari untuk selalu mendampingi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus. Beliau berharap perhatian kecil yang diberikan mampu memberikan dampak positif yang besar bagi masa depan siswa. Anak-anak di SLB Negeri Trituna dinilai sangat luar biasa karena tetap memiliki semangat belajar tinggi. Kemudian, pihak Bhayangkari berupaya agar mereka selalu merasa diterima dan dicintai oleh lingkungan sosialnya. Hal ini sangat penting agar setiap anak memiliki kesempatan yang adil dalam meraih cita-citanya. Melalui dukungan ini, diharapkan potensi kreatif para siswa dapat terus berkembang secara optimal.

Respons Positif dari Pihak Sekolah

Kepala SLB Negeri Trituna menyambut sangat baik kunjungan hangat dari jajaran Polres Subang tersebut. Beliau menilai bahwa kehadiran tokoh masyarakat memberikan energi baru yang berharga bagi guru maupun siswa. Dukungan moral tersebut menjadi penyemangat tambahan agar para siswa terus mengukir prestasi membanggakan. Sebagai informasi, kegiatan ini meliputi sesi ramah tamah serta pemberian bantuan dukungan secara simbolis. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh dengan tawa ceria para siswa. Akhirnya, seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.35 WIB dalam kondisi yang sangat kondusif.

Recent Posts