Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Bulog Subang Gelar Pasar Murah Jelang Iduladha

Gerakan Pasar Murah Subang

suarasubang.com — Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Subang menggencarkan Gerakan Pasar Murah (GPM) menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 1447 H. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan di wilayah Subang dan Purwakarta.

Pimpinan Cabang Bulog Subang-Purwakarta, Laswenri, menegaskan bahwa GPM menjadi instrumen nyata untuk menekan angka inflasi. Selain itu, program ini memastikan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Kegiatan terbaru terpantau digelar di Kecamatan Tambakdahan, Kabupaten Subang, pada Senin (25/5/2026). Dalam aksi tersebut, Bulog menyediakan berbagai kebutuhan strategis seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, hingga gula pasir.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi saat memadati lokasi pasar murah tersebut. Selain di Tambakdahan, aksi serupa juga telah masif dilakukan di beberapa titik lain seperti kecamatan Bungursari, Pondoksalam, dan Ciseureuh.

Di samping skema pasar murah, Bulog KC Subang juga memastikan penyaluran bantuan pangan (banpang) terus berjalan. Saat ini, proses distribusi tengah dioptimalkan untuk wilayah Serangpanjang, Cikaum, Maniis, hingga Jatiluhur.

Laswenri meminta masyarakat, khususnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM), untuk bersabar menunggu antrean distribusi. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengoptimalkan penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan merata.

Kehadiran program GPM ini disambut positif oleh warga setempat. Yonah, salah satu warga Tambakdahan, mengaku sangat terbantu dengan adanya intervensi harga bahan pokok ini dan berharap program tersebut terus berlanjut.

Perayaan Juara Persib di Subang: Mengenang Sejarah Kota Bertuah

perayaan juara Persib di Subang

suarasubang.com — Perayaan juara Persib di Subang berlangsung sangat meriah setelah tim Maung Bandung memastikan diri menjadi kampiun Indonesia Super League (ISL) musim 2025/2026. Ratusan suar menyala bergantian membelah kegelapan langit malam di kawasan Alun-alun Subang. Kemenangan ini terasa sangat istimewa karena Persib berhasil mencetak sejarah baru dengan meraih gelar juara tiga kali berturut-turut. Gelombang euforia luar biasa ini membuktikan bahwa kecintaan masyarakat terhadap tim kebanggaan Jawa Barat tersebut tidak pernah pudar.

Ribuan Bobotoh yang awalnya berkumpul untuk nonton bareng segera tumpah ruah memadati jalanan protokol kota. Mereka merayakan keberhasilan ini bersama Bupati Subang dalam sebuah konvoi akbar yang mengitari pusat kota. Bagi masyarakat setempat, keberhasilan Persib mempertahankan takhta tertinggi sepak bola nasional bukanlah sebuah hal yang biasa. Manajer Persib, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa wilayah Subang memiliki keterikatan sejarah yang sangat kuat dengan perjalanan tim Maung Bandung.

Jejak Pemusatan Latihan dan Kawah Candradimuka

Sejarah mencatat bahwa pada medio 1985 hingga 1995, Persib rutin menjadikan Subang sebagai markas pemusatan latihan utama. Mantan Ketua Umum Persib, Almarhum Ateng Wahyudi, merupakan sosok yang selalu menunjuk wilayah ini sebagai tempat menempa fisik pemain. Alasan utamanya adalah suhu udara Subang yang cukup panas dinilai sangat ideal untuk menguji batas ketahanan fisik skuad. Kesederhanaan fasilitas latihan pada masa lampau terbukti justru mampu melahirkan keajaiban di atas lapangan hijau.

Setiap kali Persib menggelar latihan intensif di kota ini, piala demi piala sering kali berhasil mereka bawa pulang ke Bandung. Tim Maung Bandung sukses memboyong trofi Kompetisi Perserikatan pada tahun 1986, 1990, dan 1994 berkat persiapan matang tersebut. Puncaknya, ketangguhan fisik pemain membawa tim meraih juara Liga Indonesia I musim 1994/1995 dengan materi murni pemain lokal. Prestasi tersebut bahkan berlanjut hingga mereka melenggang ke babak perempat final Piala Champions Asia pada musim berikutnya.

Keterikatan emosional ini membuat banyak tokoh sepak bola tanah air menyebut Subang sebagai salah satu kota pembawa keberuntungan. Pelatih legendaris Djadjang Nurdjaman juga sempat melakukan napak tilas sejarah ini menjelang babak delapan besar musim 2014 silam. Beliau sengaja memboyong anak asuhnya ke Subang untuk menjemput kembali aura kemenangan yang sempat hilang selama belasan tahun. Strategi matang tersebut terbukti ampuh karena Persib akhirnya kembali keluar sebagai juara setelah penantian panjang.

Terapi Hidrotermal Ciater dan Sambutan Sisingaan

Subang menawarkan paket lengkap bagi tim pelatih karena memiliki fasilitas alam yang sangat mendukung proses pemulihan fisik atlet. Kedekatan jarak geografis dari Kota Bandung serta kehadiran kawasan wisata pemandian air panas Ciater menjadi alasan krusial lainnya. Tim medis memanfaatkan pemandian air panas alami tersebut sebagai sarana terapi hidrotermal setelah pemain menjalani latihan fisik yang berat. Kombinasi latihan keras dan pemulihan yang tepat membuat performa para pemain tetap berada di tingkat tertinggi.

Kehadiran para pemain bintang di lapangan Cibarola maupun Stadion Persikas selalu menjadi magnet hiburan tersendiri bagi warga lokal. Ratusan Bobotoh Subang selalu menyemut di pinggir lapangan hanya untuk melihat idola mereka berlatih dari jarak dekat. Sebagai bentuk penghormatan atas keramahan warga, Subang selalu dipilih menjadi lokasi utama pawai perayaan setiap kali Persib meraih juara. Rombongan tim biasanya diarak meriah menggunakan kesenian tradisional Sisingaan mulai dari Wisma Karya menuju Pendopo Bupati.

Kini, pada akhir musim 2025/2026, memori manis penuh kejayaan tersebut kembali terulang secara sempurna di hadapan para pendukung. Nyala suar yang membara serta konvoi keliling kota bersama jajaran pemerintah daerah menegaskan satu fakta historis yang tidak terbantahkan. Di setiap trofi yang diangkat oleh kapten Persib, selalu ada tetesan keringat dan doa tulus yang tertinggal di tanah Subang. Ikatan emosional ini akan terus terjaga dan diwariskan kepada generasi Bobotoh berikutnya di masa depan.

Polres Subang Sikat Tambang Ilegal di Tiga Lokasi

Operasi Tambang Ilegal Subang

suarasubang.com — Sat Reskrim Polres Subang menggelar operasi tambang ilegal secara serentak di tiga titik lokasi pada Minggu (24/5/2026). Langkah tegas ini diambil sebagai respons nyata atas laporan masyarakat terkait aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) yang berpotensi merusak lingkungan.

Kegiatan pengecekan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Muhammad Imam Fadhil bersama personel Unit Tipidter. Lokasi pertama yang didatangi petugas adalah Galian Sirtu di Desa Sumurbarang, Kecamatan Cibogo. Meskipun tidak ditemukan aktivitas, polisi tetap meminta warga setempat untuk bersama-sama memantau lokasi secara berkelanjutan.

Selanjutnya, tim bergerak menuju Galian Tanah Merah di Desa Parapatan, Kecamatan Purwadadi pada sore hari. Di sana, petugas menemukan satu unit alat berat tanpa operator di area perkebunan rambutan yang diduga menjadi lokasi penggalian ilegal. Oleh karena itu, Polres Subang langsung memasang garis polisi guna menyegel akses masuk ke lokasi tersebut.

Pengecekan terakhir dilakukan di Galian Sirtu Saradan, Kecamatan Pagaden, yang juga terpantau sedang tidak ada aktivitas penambangan. Namun, keberadaan sejumlah kendaraan pengangkut material yang terparkir di lokasi tetap menarik perhatian petugas. Saat ini, kepemilikan kendaraan tersebut sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menangani masalah tambang ilegal ini. Pihaknya berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah serta Dinas ESDM untuk melakukan verifikasi status perizinan di seluruh lokasi galian. Upaya ini dilakukan demi menghadirkan kepastian hukum bagi masyarakat Subang.

Aktivitas penambangan tanpa izin merupakan tindak pidana serius yang diatur dalam UU No. 3 Tahun 2020 tentang Minerba. Pelaku terancam hukuman penjara hingga 5 tahun dan denda maksimal mencapai Rp100 miliar. Selain itu, UU Lingkungan Hidup juga mempertegas sanksi bagi siapapun yang merusak alam tanpa memiliki dokumen perizinan resmi.

“Kami tidak akan memberikan toleransi bagi siapapun yang mengeruk kekayaan alam Subang secara ilegal,” tegas AKBP Dony. Operasi pengawasan ini dipastikan akan terus dikawal secara konsisten agar lingkungan tetap lestari. Masyarakat pun diimbau untuk segera melapor ke Polres Subang jika menemukan indikasi aktivitas tambang ilegal di wilayah mereka.

Dinas Pendidikan Subang Dinilai Abaikan Jam Kerja

Jam Kerja Disdikbud Subang

suarasubang.com — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang menjadi sorotan tajam karena dinilai telah mengabaikan jam kerja resmi. Saat awak media berkunjung pada Jumat (22/5/2026) siang, suasana kantor dinas tersebut justru terlihat sangat sepi.

Padahal, kunjungan dilakukan pada pukul 13.30 WIB yang seharusnya masih masuk dalam waktu operasional kantor. Namun, para pejabat teras dilaporkan tidak berada di tempat sehingga menyulitkan proses koordinasi data bagi masyarakat dan media.

Berdasarkan keterangan staf setempat, hampir seluruh jajaran pimpinan sedang melakukan agenda di luar kantor. Mulai dari Kepala Dinas, Sekretaris, hingga para Kepala Bidang (Kabid) diklaim tidak berada di ruangan masing-masing.

Kondisi ini serupa juga terjadi pada tingkat Kepala Seksi (Kasi) yang diklaim ikut keluar kantor. Akibatnya, tidak ada pejabat yang bisa ditemui untuk memberikan informasi resmi terkait kedinasan.

Seorang jurnalis bernama Yanto, atau akrab disapa Ki Dono, menyatakan kekecewaannya atas kondisi pelayanan tersebut. Ia datang dengan tujuan meminta data mengenai jumlah sekolah dan daftar sekolah yang berprestasi di Kabupaten Subang.

Dono menyayangkan kantor pelayanan publik sudah kosong sebelum waktu pulang tiba. Ia menilai setidaknya harus ada pejabat yang tetap berjaga di kantor untuk melayani keperluan administrasi dan data yang mendesak.

Oleh karena itu, ia mendesak agar pihak dinas lebih serius dalam menjalankan amanah serta mendukung program Bupati Subang. Ia menegaskan bahwa kinerja nyata di lapangan harus sejalan dengan laporan administrasi yang diberikan.

VinFast Subang Penuhi Syarat TKDN 40 Persen

VinFast Subang TKDN

suarasubang.com — CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, mengumumkan bahwa model rakitan lokal VF MPV 7 telah berhasil memenuhi ketentuan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mematuhi regulasi pemerintah sekaligus memperkuat eksistensi mereka di pasar otomotif nasional.

Sertifikasi tersebut telah dikantongi perusahaan sejak tahun lalu setelah mengikuti program kendaraan listrik berbasis baterai (BEV). Berdasarkan hasil tersebut, produk ini dinyatakan memenuhi syarat minimal kandungan lokal sebesar 40 persen.

Kariyanto menegaskan bahwa angka 40 persen ini bukanlah target akhir bagi VinFast. Sebaliknya, perusahaan berencana untuk terus meningkatkan penggunaan komponen lokal sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong kemandirian industri elektrifikasi.

Aktivitas produksi mobil listrik ini dipusatkan di pabrik VinFast yang berlokasi di Subang, Jawa Barat. Model VF MPV 7 rakitan lokal tersebut kini ditawarkan kepada konsumen dengan harga sekitar Rp 420 jutaan untuk status on the road Jakarta.

Selain pembelian unit utuh, VinFast menyediakan opsi pembelian tanpa baterai untuk menekan harga awal. Melalui skema inovatif ini, harga mobil listrik tersebut menjadi lebih terjangkau, yakni di kisaran Rp 345 jutaan.

Sebelumnya, model yang sama namun diproduksi di Vietnam telah lebih dulu diperkenalkan pada ajang IIMS 2026. Kini, kehadiran unit rakitan Subang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Bobotoh Subang Rayakan Hattrick Juara Persib di Tengah Hujan

Hattrick Juara Persib

suarasubang.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Subang tidak menyurutkan semangat puluhan ribu Bobotoh untuk merayakan keberhasilan Persib Bandung meraih hattrick juara Super League musim 2025/2026. Berbagai lokasi nonton bareng (nobar), mulai dari Alun-alun Subang hingga Jalancagak, dipadati ribuan pendukung pada Sabtu (23/5/2026) sore.

Suasana nobar menjadi sangat meriah dengan berkibarnya ratusan atribut Persib di tengah kepulan asap flare warna-warni. Selain itu, kembang api turut menghiasi langit saat pertandingan melawan Persijap Jepara berlangsung. Euforia massa benar-benar pecah setelah pertandingan berakhir dan memastikan Persib menjadi juara kembali.

Massa pendukung kemudian menggelar konvoi besar-besaran yang melewati jalanan protokol Kota Subang serta jalur Pantura. Sepanjang iring-iringan kendaraan, sorak-sorai “Persib Juara” dan nyanyian kemenangan terus menggema dengan lantang. Beberapa Bobotoh bahkan melantunkan sholawat di tengah cahaya kembang api yang menyala.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, terlihat ikut serta dalam konvoi kemenangan tersebut setelah sebelumnya nobar bersama warga. Beliau menyatakan rasa syukur atas antusiasme tinggi para pendukung meskipun cuaca sedang hujan. Namun, ia tetap meminta agar seluruh Bobotoh merayakan kemenangan ini dengan tertib dan menjaga keselamatan.

Aparat gabungan dari TNI, Polri, hingga Satpol PP disiagakan di sejumlah ruas jalan untuk menjaga ketertiban selama pesta juara. Rahmat, salah seorang Bobotoh, menyebutkan bahwa momen spesial ini harus disambut dengan sukacita oleh seluruh masyarakat Jawa Barat. Hingga Sabtu malam, suasana konvoi masih berlangsung hangat di berbagai penjuru Subang.

Nobar Persib di Alun-alun Subang: Sambut Hattrick Juara

suarasubang.com – Pemerintah Kabupaten Subang menggelar nonton bareng (nobar) laga Persib vs Persijap di Alun-alun Subang, Sabtu (23/5/2026) malam . Acara ini menjadi momen penentuan bagi Maung Bandung untuk meraih gelar juara tiga kali berturut-turut .

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, mengajak seluruh Bobotoh membirukan alun-alun . Beliau berharap dukungan warga Subang dapat mengantarkan Persib meraih poin krusial untuk mengunci gelar juara .

Pertandingan pamungkas Super League musim 2025/2026 ini diprediksi akan sangat ramai . Ribuan pendukung diperkirakan akan hadir merayakan euforia prestasi membanggakan ini di pusat kota .

Bupati juga mengingatkan agar para Bobotoh menjaga ketertiban selama acara berlangsung . Ia menekankan pentingnya menjaga kondusivitas, terutama saat melakukan konvoi agar tidak terjadi kecelakaan .

Asep Kurniawan, salah seorang Bobotoh, mengaku sudah tidak sabar menunggu hari Sabtu . Menurutnya, Alun-alun Subang akan menjadi lautan biru oleh belasan ribu pendukung yang ingin berpesta .

Satlantas Polres Subang telah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan massa . Sejumlah kantong parkir juga telah disiapkan demi kenyamanan dan keamanan para pengunjung .

PT Dahana Tawarkan Layanan Disposal di IPA Convex 2026

suarasubang.com – PT Dahana kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung industri minyak dan gas nasional melalui partisipasinya di ajang IPA Convex 2026. Dalam pameran yang berlangsung di ICE BSD Tangerang tersebut, perusahaan secara khusus memperkenalkan keunggulan layanan disposal PT Dahana. Penawaran ini hadir sebagai solusi profesional bagi perusahaan migas untuk memusnahkan bahan peledak secara aman serta sesuai dengan regulasi pemerintah.

Solusi Pemusnahan Bahan Peledak Profesional

Senior Manajer Pemasaran & Operasional Sektor Migas PT Dahana, Muty Safri Desrini, menjelaskan bahwa layanan ini menjadi jawaban atas kebutuhan operasional. Melalui fasilitas tersebut, perusahaan migas dapat menangani bahan peledak yang sudah rusak atau tidak terpakai dengan standar keselamatan tinggi. Selain itu, inisiatif ini sangat membantu pelaku industri hulu dalam menjaga aspek kepatuhan terhadap aturan keselamatan kerja yang ketat di lapangan.

Dahana memiliki kompetensi yang mumpuni serta pengalaman panjang dalam melakukan pemusnahan material berbahaya secara profesional. Perusahaan memastikan setiap proses disposal dilakukan secara transparan di bawah pengawasan tenaga ahli yang tersertifikasi. Oleh karena itu, para mitra bisnis tidak perlu merasa khawatir mengenai risiko keamanan maupun dampak lingkungan selama proses pemusnahan berlangsung secara teknis.

Fasilitas dan Keunggulan Layanan Dahana

Layanan disposal yang ditawarkan didukung penuh oleh sumber daya manusia yang sangat kompeten di bidangnya. Dahana juga menyediakan fasilitas yang memadai serta menerapkan standar keselamatan kerja yang sangat ketat pada setiap prosedur. Selanjutnya, perusahaan yang bermarkas di Subang ini memiliki rekam jejak panjang dalam mengelola energetic material untuk berbagai sektor industri strategis di seluruh Indonesia.

Kualitas pelayanan PT Dahana sudah teruji melalui berbagai proyek skala besar yang berhasil dituntaskan dengan catatan keamanan yang baik. Perusahaan terus melakukan inovasi teknologi agar proses penanganan bahan peledak menjadi lebih efektif dan efisien bagi seluruh pelanggan. Keberadaan fasilitas pendukung yang lengkap menjadikan Dahana sebagai mitra strategis bagi para pemangku kepentingan di sektor energi nasional.

Layanan Terintegrasi Sektor Minyak dan Gas

Selain fokus pada pemusnahan, PT Dahana juga memperkenalkan berbagai layanan pendukung sektor migas lainnya pada ajang IPA Convex 2026. Cakupan layanan tersebut meliputi pengelolaan bahan peledak untuk kegiatan seismik hingga penanganan transportasi material berbahaya secara terintegrasi. Kemudian, perusahaan juga menawarkan manajemen gudang bahan peledak dan pengurusan perizinan yang memudahkan kelancaran operasional perusahaan migas di lapangan.

Melalui partisipasi aktif ini, Dahana ingin memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi total bagi industri hulu minyak dan gas. Sinergi antara penyediaan bahan peledak dan layanan purnajual seperti disposal menciptakan nilai tambah yang sangat signifikan bagi para mitra. Dengan demikian, industri energi nasional dapat terus berkembang pesat dengan dukungan teknologi keamanan yang andal dari produk-produk berkualitas buatan dalam negeri.

Layanan Kesehatan Subang Diperkuat Melalui Standar Pelayanan Minimal

layanan kesehatan Subang

suarasubang.com — Layanan kesehatan Subang kini sedang memasuki babak baru pasca bergulirnya rapat koordinasi kedinasan di Ciater. Pemerintah daerah secara resmi menggelar agenda strategis tersebut untuk menanggapi berbagai keluhan masyarakat secara langsung. Melalui implementasi Standar Pelayanan Minimal (SPM), jajaran birokrasi berkomitmen untuk memangkas waktu antrean serta memperbaiki fasilitas medis yang dinilai kurang optimal oleh warga.

Pemerintah menyadari bahwa pembenahan sektor ini tidak dapat berjalan secara parsial tanpa adanya integrasi sistem yang kuat. Oleh karena itu, penguatan regulasi di tingkat akar rumput menjadi prioritas utama guna memulihkan kepercayaan publik. Setiap puskesmas kini wajib menerapkan standar operasional baku yang lebih ramah, responsif, dan mengutamakan keselamatan pasien di atas segalanya.

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Menaikkan Nilai SPM

Kepala Dinas Kesehatan Subang, dr. Dwinan Marchiawati, menegaskan bahwa peningkatan mutu medis memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh instansi. Pihaknya tidak bisa memikul beban berat ini sendirian tanpa adanya dukungan nyata dari para camat dan organisasi perangkat daerah terkait. Transformasi yang terintegrasi diyakini mampu mendongkrak capaian indeks kesehatan daerah secara signifikan pada tahun 2026 ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Subang, H. Asep Nuroni, menyebutkan bahwa perbaikan administrasi saja tidak akan pernah cukup. Beliau meminta seluruh jajaran untuk melakukan intervensi langsung ke wilayah pemukiman warga secara berkala. Hal ini sangat krusial mengingat faktor kondisi lingkungan memberikan pengaruh hingga 40 persen terhadap tingkat kesehatan masyarakat di pedesaan.

Adopsi Strategi Kabupaten Bogor Sebagai Rujukan Nasional

Guna menghasilkan langkah yang konkret, pemerintah daerah mendatangkan tim ahli dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Selain itu, jajaran pelaksana dari Kabupaten Bogor juga dihadirkan sebagai narasumber utama dalam diskusi intensif tersebut. Wilayah tersebut dipilih karena berhasil mempertahankan predikat sebagai daerah dengan capaian SPM terbaik selama tiga tahun berturut-turut.

“Meskipun kesehatan bukan segalanya, tetapi tanpa kesehatan segalanya tidak akan berarti.” — H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si.

Melalui studi banding ini, Subang diharapkan mampu meniru sistem penganggaran medis yang efisien dan tepat sasaran. Sinergi lintas sektor akan terus dikawal ketat agar rakor tiga hari ini tidak berakhir sebagai agenda seremonial belaka. Pada akhirnya, masyarakat Subang dapat segera menikmati perubahan nyata berupa pelayanan kesehatan yang jauh lebih profesional dan manusiawi.

VinFast VF MPV 7 Subang Resmi Meluncur

VinFast VF MPV 7 Subang

suarasubang.comVinFast VF MPV 7 Subang resmi meluncur sebagai mobil listrik 7-penumpang hasil rakitan lokal yang diproduksi langsung di Jawa Barat. Kendaraan ini diklaim telah memenuhi ambang batas minimal Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen sesuai dengan regulasi pemerintah. Kehadiran model terbaru ini menandai komitmen serius produsen asal Vietnam tersebut dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Komitmen Memenuhi Regulasi TKDN

Chief Executive Officer (CEO) VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menyatakan bahwa pihaknya selalu berupaya mematuhi syarat kandungan lokal yang ditetapkan pemerintah. Perusahaan bahkan telah mengantongi sertifikat TKDN sejak tahun lalu karena telah mengikuti program BEV nasional. Oleh karena itu, kepemilikan pabrik mandiri di Subang menjadi kunci utama bagi VinFast untuk terus meningkatkan nilai kandungan lokal pada setiap produknya di masa depan.

“Tentu ke depan kita harus naikkan terus, karena sesuai program pemerintah yang menaikkan konten lokalnya,” ujar Kariyanto di Jakarta. Paragraf yang pendek dan fokus pada satu topik utama seperti ini membantu pembaca menyerap informasi dengan lebih efektif. Selain itu, penggunaan kalimat aktif memastikan pesan yang disampaikan perusahaan terasa lebih bertenaga dan mudah dipahami oleh calon konsumen.

Produk Strategis dari Pabrik Subang

Fasilitas manufaktur di Subang kini telah melahirkan VinFast VF MPV 7 Subang sebagai model kedua setelah sebelumnya sukses memproduksi seri VF3. Selama ini, VF3 menjadi tulang punggung penjualan mereka, namun hadirnya VF MPV 7 diharapkan dapat memberikan variasi pilihan bagi keluarga Indonesia. Dengan memproduksi unit secara lokal, VinFast memiliki fleksibilitas lebih tinggi dalam menyesuaikan fitur kendaraan agar sesuai dengan selera pasar domestik.

Strategi ini bertujuan agar perusahaan tidak hanya bergantung pada satu model sebagai penopang bisnis di Tanah Air. Struktur konten yang menggunakan sub-judul (H2) seperti ini memudahkan pembaca untuk memindai informasi penting serta membantu mesin pencari memahami hierarki topik pada halaman tersebut. Melalui pendekatan ini, VinFast optimis dapat mendongkrak volume penjualan secara signifikan pada kuartal mendatang.

Spesifikasi dan Penyesuaian Fitur

Mobil listrik ini dibekali dengan motor listrik bertenaga 150 kW atau setara dengan 201 hp serta torsi mencapai 280 Nm. Unit baterai berkapasitas 60,2 kWh yang diusungnya mampu menempuh jarak maksimal hingga 450 km dalam sekali pengisian daya penuh berdasarkan pengujian NEDC. Namun, terdapat beberapa penyesuaian fitur teknologi khusus untuk versi rakitan Subang guna meningkatkan kenyamanan berkendara di jalanan Indonesia.

Beberapa penambahan fitur tersebut mencakup konektivitas Apple CarPlay, Android Auto, kamera 360, serta tambahan roof bar untuk kebutuhan perjalanan jauh. Pemilihan kata transisi yang tepat di setiap paragraf memastikan alur tulisan tetap mengalir lancar dan menyenangkan untuk dibaca. Dengan total panjang artikel yang mencapai lebih dari 300 kata, konten ini memberikan kedalaman informasi yang cukup bagi pembaca sekaligus mendukung performa SEO yang optimal.

Recent Posts