Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Perajin Subang Sambut Subsidi Kedelai

Subsidi kedelai Subang

suarasubang.com – Rencana pemerintah memberikan subsidi kedelai Subang sebesar Rp2.000 per kilogram mendapat sambutan positif dari para pelaku usaha tahu dan tempe. Kebijakan ini dinilai sangat membantu dalam meringankan beban biaya produksi yang selama ini tertekan oleh tingginya harga kedelai impor di pasar global.

Respons Positif KOPTI Subang

Darsono, salah satu perajin dari Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (KOPTI) Subang, mengaku sangat bersyukur dengan adanya kabar bantuan tersebut. Menurutnya, lonjakan harga bahan baku yang terjadi belakangan ini telah meningkatkan biaya operasional secara signifikan. Oleh karena itu, para perajin harus memutar otak agar usaha mereka tetap berjalan tanpa harus membebani konsumen dengan harga tinggi.

Strategi Menghadapi Kenaikan Harga

Sebagai langkah antisipasi, pengusaha tahu dan tempe memilih untuk menyesuaikan ukuran produk daripada menaikkan harga jual. Strategi ini ditempuh semata-mata untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil. Dengan demikian, perajin berharap keberlangsungan usaha kecil mereka dapat tetap terjaga meskipun situasi ekonomi dunia sedang tidak menentu.

Mekanisme Penyaluran Melalui Bulog

Menteri Perdagangan Budi Santoso kini tengah menyiapkan kuota subsidi untuk sekitar 250.000 ton kedelai impor. Program ini nantinya akan disalurkan secara khusus oleh Perum Bulog langsung kepada para pelaku usaha tahu dan tempe yang terdaftar. Direktur Utama Bulog menegaskan bahwa kedelai subsidi tersebut tidak akan dilepas ke pasar umum guna memastikan bantuan tepat sasaran kepada para perajin.

Kebakaran Musala An-Nur Subang Hanguskan Rp35 Juta

Kebakaran musala Subang
Oplus_16908288

suarasubang.com – Insiden kebakaran musala Subang melanda bangunan Tajug An-Nur di kawasan Perumnas, Kelurahan Karanganyar, pada Sabtu (13/6/2026). Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis tersebut, total kerugian material ditaksir mencapai angka Rp35 juta.

Musala yang terletak di wilayah RT 081 RW 022 ini memiliki ukuran bangunan sekitar 6 x 10 meter. Karena sebagian besar struktur terbuat dari material kayu dan bilik bambu, kobaran api menyebar dengan sangat cepat. Akibatnya, sebagian besar bagian atap dan dinding bangunan hangus dalam waktu singkat.

Saksi mata bernama Cipta, yang tinggal tepat di depan lokasi, mengaku pertama kali melihat kepulan asap keluar dari bagian atap. Ia segera keluar rumah setelah mendengar teriakan panik warga sekitar. Selanjutnya, saksi langsung melaporkan kejadian ini kepada Ketua RW setempat untuk meminta bantuan darurat.

Laporan warga tersebut segera mendapat respons cepat dari tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Subang dan personel Polsek Subang. Sebanyak tiga unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi guna melakukan penanganan intensif agar api tidak merembet ke rumah penduduk. Petugas akhirnya berhasil menjinakkan api sepenuhnya sekitar pukul 11.30 WIB.

Meskipun api sudah padam, bangunan musala kini mengalami kerusakan fisik yang cukup berat dan tidak bisa digunakan sementara waktu. Saat ini, pihak kepolisian dan otoritas terkait masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan keselamatan di lingkungan masing-masing.

Polsek Subang Intensifkan Patroli Malam KRYD

Patroli Malam Subang

suarasubang.com – Personel Polsek Subang Polres Subang menggelar Patroli Malam Subang demi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. Kegiatan rutin ini dilaksanakan berdasarkan arahan serta petunjuk langsung dari Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono. Petugas bergerak menyisir berbagai lokasi strategis guna memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat.

Pengamanan di Berbagai Titik Rawan

Tim patroli menyisir sejumlah wilayah rawan mulai dari Simpang Pablo, Alun-alun Subang, hingga area Terminal Subang. Selain itu, pengawasan juga diperketat di kawasan pasar serta pertokoan untuk mengantisipasi potensi aksi kriminalitas. Langkah preventif ini bertujuan mencegah kemacetan, kecelakaan lalu lintas, aksi geng motor, hingga kejahatan jalanan C3.

Selanjutnya, personel memantau situasi di sekitar Jalan D.I. Pandjaitan, Kelurahan Soklat, untuk menekan peredaran miras oplosan. Petugas juga mewaspadai aksi premanisme serta gangguan keamanan lainnya yang mungkin muncul di wilayah tersebut. Kehadiran polisi secara nyata di lapangan diharapkan mampu meredam niat para pelaku kejahatan.

Imbauan Kamtibmas dan Objek Vital

Petugas kemudian melakukan patroli dialogis di pemukiman warga Sukawarna, Jalan Sompi, Kelurahan Cigadung. Dalam kesempatan tersebut, polisi menyampaikan imbauan penting agar warga tetap waspada terhadap potensi perang sarung menjelang sahur. Komunikasi aktif antara petugas dan warga menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban lingkungan.

Sebagai penutup, personel mengunjungi berbagai objek vital perbankan untuk memberikan arahan kepada petugas keamanan. Pihak pengamanan diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas jaga malam hari. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan patroli tersebut berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan juga terkendali.

Dr. Maxi Pertanyakan Kepastian Hukum

Kepastian hukum di Subang

suarasubang.com – Kuasa hukum mantan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Dr. Maxi, mendesak adanya kepastian hukum di Subang terkait perkara yang melibatkan kliennya. Persoalan ini mencuat karena laporan yang diajukan sejak November 2025 tersebut hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Ketidakjelasan status hukum ini dinilai dapat merugikan nama baik para pihak yang terlibat, baik pelapor maupun terlapor.

Sorotan dalam Dialog Publik AMS

Asep Rochman Dimyati (ARD) menyampaikan kritik tersebut dalam Dialog Publik yang digagas Angkatan Muda Subang (AMS). Ia menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan hak mendasar yang harus dipenuhi oleh aparat penegak hukum. Proses yang menggantung selama hampir satu tahun tanpa kejelasan dikhawatirkan menciptakan ketidakpastian bagi masa depan keadilan di daerah.

Menanti Kejelasan Gelar Perkara

Selain menyoroti keterlambatan, ARD mempertanyakan tindak lanjut rencana gelar perkara di tingkat Polda Jawa Barat. Masyarakat kini tengah menunggu kejelasan proses hukum agar tidak muncul spekulasi liar di ruang publik. Hal ini sangat penting mengingat perkara tersebut berkaitan dengan isu sensitif, seperti dugaan gratifikasi dan praktik “uang ketuk palu”.

Penjelasan dari Polres Subang

Kasubsi Luhkum Sikum Polres Subang, Aiptu Pramono, memberikan penjelasan mengenai prosedur teknis penanganan perkara tersebut. Ia memaparkan adanya perbedaan mendasar antara tahapan penyelidikan dan penyidikan dalam sistem hukum Indonesia. Pihak kepolisian berkomitmen untuk segera memastikan status perkara tersebut dan akan menyampaikan informasi terbaru kepada publik dalam waktu dekat.

Subang Jadi Pusat Proyek Mobil Nasional

Proyek mobil nasional Subang

suarasubang.com – Indonesia tengah menyiapkan proyek mobil nasional Subang yang akan digarap secara mandiri oleh PT Pindad. Pabrik manufaktur kendaraan ini rencananya berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan luas lahan mencapai 539 hektare. Sebelumnya, Pindad telah sukses mengembangkan SUV Maung yang kini menjadi mobil kepresidenan resmi bagi Prabowo Subianto .

Target TKDN dan Teknologi Listrik

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap proyek besar ini memiliki nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang lebih tinggi. Saat ini, rata-rata TKDN mobil listrik nasional hanya berkisar antara 30 hingga 70 persen saja. Oleh karena itu, mobil nasional hasil desain Pindad ditargetkan mampu melampaui standar pencapaian industri otomotif saat ini.

Kapasitas Produksi dan Tenaga Kerja

Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa menjelaskan bahwa pengembangan kawasan industri ini terbagi dalam tiga tahap hingga 2028. Pihaknya menargetkan kapasitas produksi awal sebanyak 50.000 unit kendaraan per tahun. Visi jangka panjang perusahaan bahkan memproyeksikan peningkatan kapasitas hingga mencapai 300.000 unit setiap tahunnya.

Fasilitas manufaktur tersebut diproyeksikan mampu menyerap sekitar 2.000 tenaga kerja ahli dari tingkat sarjana hingga teknisi m. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa kawasan ini merupakan instalasi strategis bagi penguasaan teknologi otomotif berbasis listrik. Selain itu, ekosistem terintegrasi ini akan mencakup sarana uji hingga pusat perancangan dan pengembangan nasional.

Warga Serbu Antrean Pertalite di Subang

Antrean Pertalite di Subang

suarasubang.com – Kenaikan harga Pertamax dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 memicu antrean Pertalite di Subang yang mengular. Fenomena ini terpantau ramai di sejumlah SPBU sepanjang Jalur Provinsi Subang-Pamanukan hingga Jumat siang. Banyak warga kini memilih beralih ke BBM bersubsidi karena selisih harga yang dianggap terlalu tinggi.

Bahkan, salah satu SPBU di Kawasan Jabong Pagaden terpantau mengalami kekosongan stok seluruh jenis BBM. Di lokasi tersebut tidak terlihat adanya petugas yang berjaga melayani konsumen. Pengelola hanya memasang spanduk pengumuman bahwa bahan bakar sedang dalam proses pengiriman.

Beralih Demi Hemat Biaya

Rahmat, seorang pengguna motor NMAX, mengaku terpaksa antre panas-panasan demi mendapatkan Pertalite. Ia merasa harga Pertamax saat ini sudah tidak lagi terjangkau untuk kebutuhan mobilitas harian. Sebelumnya, ia biasa mengisi tangki penuh Pertamax dengan biaya sekitar Rp 85.000.

Namun, dengan harga baru, biaya pengisian tangki penuh melonjak drastis hingga mencapai Rp 115.000. Sebaliknya, ia cukup mengeluarkan dana sebesar Rp 70.000 jika menggunakan bahan bakar jenis Pertalite. Perbedaan biaya yang signifikan inilah yang mendorongnya rela mengantre hingga 30 menit setiap hari.

Khawatir Stok BBM Langka

Kekhawatiran akan terjadinya kelangkaan stok kini mulai menghantui para pengguna jalan di Subang. Daffa, seorang kurir paket online, selalu mengusahakan agar tangki motornya tetap terisi penuh. Ia tidak ingin mengambil risiko kehabisan bahan bakar di tengah perjalanan saat menjalankan pekerjaannya.

Masyarakat berharap pemilik SPBU dapat menambah titik atau jalur pengisian khusus untuk Pertalite. Hal ini sangat penting agar durasi antrean tidak terlalu lama dan tidak mengganggu aktivitas kerja warga. Hingga saat ini, sebagian besar konsumen terpantau masih memadati area pengisian BBM bersubsidi tersebut. PT

Ribuan KPM Terima Bantuan Pangan Cibogo

Bantuan pangan Cibogo

suarasubang.com – Penyaluran bantuan pangan Cibogo kini menyasar 1.554 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat desa. Pemerintah Desa (Pemdes) Cibogo mendistribusikan beras medium dan minyak goreng tersebut secara langsung di halaman kantor desa pada Kamis (11/6/2026).

Sekretaris Desa Cibogo, Rahmat, menyatakan bahwa program dari Badan Pangan Nasional ini bertujuan meringankan beban ekonomi warga kurang mampu. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah dalam menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok yang saat ini melambung tinggi.

Mekanisme Penyaluran dan Verifikasi

Petugas memberikan paket bantuan berisi 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng kepada setiap KPM yang hadir. Pihak desa menggunakan sistem pemindaian barcode serta pengecekan KTP dan Kartu Keluarga (KK) asli untuk menjamin keakuratan data penerima.

Langkah selektif ini bertujuan agar bantuan sosial tersebut benar-benar jatuh ke tangan warga yang berhak menerima. Oleh karena itu, pemerintah desa berupaya melakukan pembaruan informasi secara berkala sesuai dengan instruksi dari pemerintah pusat.

Apresiasi dari Warga Penerima

Warga merasa sangat terbantu dengan adanya tambahan pasokan pangan di tengah situasi ekonomi yang menantang. Juhati (68), warga Sukamulya, menyampaikan rasa syukurnya setelah menerima paket pangan lengkap tersebut.

Ia mengungkapkan harapannya agar program bantuan ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan di masa mendatang. Menurutnya, dukungan dari pemerintah pusat melalui Pemdes Cibogo ini sangat meringankan pengeluaran harian keluarganya yang selama ini terbebani harga pasar.

Buruh Subang Keluhkan Antrean Panjang Pertalite

Antrean panjang Pertalite

suarasubang.com – Kenaikan harga BBM non-subsidi memicu fenomena antrean panjang Pertalite di berbagai SPBU wilayah Kabupaten Subang. Kondisi ini memaksa para buruh pabrik beralih menggunakan BBM bersubsidi demi menghemat pengeluaran harian mereka.

Keputusan tersebut diambil setelah harga Pertamax melonjak drastis dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter. Akibatnya, banyak pengendara kini memadati jalur pengisian Pertalite hingga mengular ke jalan raya.

Windi Permatasari, seorang buruh asal Pamanukan, merasa terbebani dengan selisih harga yang mencapai hampir Rp 4.000 per liter. Meskipun penggunaan Pertalite lebih murah, ia mengaku sering terlambat masuk kerja karena durasi antrean yang sangat menyita waktu.

Senada dengan Windi, Jaya Sukmana dari Kalijati mengeluhkan kepadatan di SPBU yang terjadi sepanjang hari. Ia merasa sangat berat untuk tetap menggunakan Pertamax karena harganya yang tidak lagi terjangkau bagi kantong pekerja.

Petugas lapangan memastikan bahwa ketersediaan stok BBM sebenarnya masih dalam kondisi aman dan mencukupi. Namun, lonjakan konsumen yang mencapai 75 persen membuat pelayanan di jalur Pertalite tetap mengalami penumpukan kendaraan yang signifikan.

PT Dahana Resmi Memulai Proyek Stock-Up Shale di Narogong

PT Dahana Project Stock Up Shale

suarasubang.com – PT Dahana resmi melaksanakan First Cut untuk proyek Stock Up Shale Services di area operasional PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong pada Senin, 8 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya peran baru Dahana dalam mendukung operasional penambangan di lokasi tersebut.
Acara peresmian ini dihadiri oleh jajaran manajemen PT Dahana, SIG, dan PT Solusi Bangun Indonesia. Kehadiran para petinggi perusahaan menunjukkan komitmen tinggi terhadap keberlanjutan kerja sama strategis ini.

Perluasan Layanan Pertambangan Dahana

Sebelumnya, PT Dahana telah dipercaya sebagai mitra penyedia jasa peledakan di Pabrik Narogong. Kini, kepercayaan pelanggan tersebut meningkat setelah Dahana memenangkan tender resmi untuk layanan Project Stock-Up Shale.
Direktur Operasi PT Dahana, Abdul Haris Atbaro, menyatakan bahwa momen ini bukan sekadar dimulainya pekerjaan biasa. Langkah ini merupakan bukti berkembangnya kepercayaan klien terhadap kapabilitas perusahaan dalam mendukung operasional yang lebih luas.
Dalam proyek ini, Dahana mengerahkan berbagai alat berat utama untuk menunjang produktivitas. Beberapa alat tersebut mencakup excavator, wheel loader, hingga dump truck untuk memaksimalkan efisiensi di lapangan.

Komitmen Keselamatan dan Kualitas Operasional

Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh SIG dan SBI. Beliau menekankan bahwa setiap amanah harus dijawab melalui kinerja yang optimal di lapangan.
Target utama proyek ini adalah kelancaran operasional dengan capaian zero accident. Hary menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas mutlak dalam setiap aktivitas yang melibatkan penggunaan alat berat di area tambang.
Seluruh personel wajib mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Kepatuhan terhadap standar tersebut sangat krusial untuk memitigasi risiko kerja dan memastikan keberlanjutan proyek berjalan dengan aman.

Penguatan Kapabilitas Bisnis Strategis

Wakil Komisaris Utama PT Dahana, Marsdya TNI Andyawan Martono Putra, menilai proyek ini sebagai langkah penting penguatan kapabilitas perusahaan. Ia berharap kolaborasi ini terus memberikan manfaat nyata bagi seluruh pihak.
Senada dengan hal tersebut, Komisaris Independen PT Dahana, Prof. Ganda Marihot Simangunsong, menyebut perluasan peran ini sebagai bukti nyata kualitas pekerjaan Dahana. Nilai tambah yang konsisten menjadi alasan utama SBI memberikan tanggung jawab lebih besar kepada Dahana.
Sementara itu, Direktur Operasi SIG, Reni Wulandari, berharap sinergi ini terus berkembang. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendukung stabilitas pasokan bahan baku bagi industri semen nasional ke depannya.


Strategi Jitu Optimalkan Produk UMKM Subang

Produk UMKM Subang

suarasubang.com – Persaingan pasar modern saat ini menuntut produk UMKM Subang untuk tampil lebih menonjol dan berkualitas agar tetap relevan bagi konsumen. Guna menjawab tantangan tersebut, Yayasan Inovasi Teknologi Indonesia (INOTEK) berkolaborasi dengan DKUPP Subang menggelar workshop khusus pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung PLUT KUMKM Subang ini fokus pada upaya membangun produk yang bernilai dan kompetitif.

Kendala dan Inovasi Pasar

Banyak pelaku UMKM saat ini masih menghadapi kendala besar dalam membaca kebutuhan pasar secara akurat. Akibatnya, meskipun kualitas barang sudah cukup baik, daya tarik di mata konsumen seringkali tetap belum optimal. Melalui pelatihan ini, para peserta diajak untuk menentukan positioning produk yang lebih kuat agar mampu bersaing dengan kompetitor.

Kepala DKUPP Subang, Bambang Suhendar, menyampaikan harapan besar agar kegiatan ini dapat memberikan perspektif baru bagi pelaku usaha. Ia menegaskan bahwa pemahaman mendalam tentang dinamika pasar adalah modal utama untuk melangkah maju. Oleh karena itu, setiap pengusaha harus terus belajar melakukan inovasi yang terarah dan tepat sasaran.

Tiga Poin Penting Branding

Bambang memaparkan tiga aspek krusial yang wajib diperhatikan oleh setiap pelaku usaha agar produk mereka memikat hati pembeli. Pertama, pengusaha harus memastikan kualitas produk selalu siap untuk memenuhi permintaan pasar yang datang secara tiba-tiba. Selanjutnya, aspek branding dan kemasan perlu mendapatkan perhatian serius karena kemasan adalah kesan pertama bagi konsumen.

Aspek terakhir yang tidak kalah penting adalah penerapan strategi promosi yang terukur, jelas, dan juga efisien. Dengan pemasaran yang terarah, pesan mengenai keunggulan produk dapat tersampaikan secara tepat kepada target konsumen yang diinginkan. Namun, semua langkah teknis tersebut harus didukung oleh satu faktor internal yang paling fundamental bagi seorang pengusaha.

Peran Vital Mentalitas Maju

Kunci keberhasilan bisnis sebenarnya kembali pada mentalitas dari masing-masing pemilik usaha UMKM itu sendiri. Bambang menekankan pentingnya memiliki semangat untuk terus berkembang dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi persaingan. Hal ini menjadi pondasi dasar yang sangat kuat sebelum menerapkan berbagai strategi teknis pemasaran lainnya.

Sinergi ini diharapkan menjadi batu loncatan yang efektif bagi kemajuan ekonomi seluruh pelaku usaha di Kabupaten Subang. Dengan inovasi yang tepat, produk lokal tidak hanya akan bertahan tetapi juga mampu memperluas jangkauan pasarnya secara berkelanjutan. Workshop ini pun diakhiri dengan optimisme tinggi untuk menciptakan ekosistem UMKM yang lebih tangguh dan mandiri.

Recent Posts