Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Bupati Subang Lantik Ratusan Kepala Sekolah

Pendidikan Kabupaten Subang

suarasubang.com – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, memimpin langsung pelantikan pejabat fungsional dan penugasan kepala sekolah di Aula Oman Syahroni pada Selasa (19/05/2026). Momentum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas pendidikan Kabupaten Subang di masa depan. Sebanyak 238 kepala sekolah dan 20 pejabat fungsional resmi mengemban amanah baru setelah melalui proses seleksi yang ketat.

Komitmen Transparansi dalam Pelantikan

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang Rey tersebut menegaskan bahwa seluruh proses pelantikan berjalan secara objektif. Beliau menjamin bahwa kepercayaan ini diberikan berdasarkan ketentuan peraturan yang berlaku tanpa adanya pungutan dalam bentuk apa pun. Selain itu, transparansi menjadi kunci utama agar para pejabat yang terpilih memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya.

Kang Rey juga mengingatkan para pejabat baru untuk menjaga kepercayaan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Beliau berharap dedikasi para pendidik dapat memberikan dampak positif langsung bagi kemajuan daerah. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan tenaga kependidikan harus terus diperkuat melalui komunikasi yang intens.

Fokus Pembangunan Infrastruktur Pendidikan

Sektor pendidikan merupakan salah satu prioritas utama dalam masa kepemimpinan Kang Rey saat ini. Sebagai bukti keseriusan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar 28 miliar rupiah untuk rehabilitasi ruang kelas. Dana tersebut difokuskan untuk memperbaiki fasilitas sekolah jenjang SD dan SMP yang dinilai sudah tidak layak pakai.

Harapannya, pada akhir masa jabatannya nanti, tidak ada lagi ruang kelas yang rusak di wilayah Kabupaten Subang. Beliau ingin memastikan seluruh siswa dapat menimba ilmu dengan aman dan nyaman tanpa harus terkendala cuaca buruk atau fasilitas yang minim. Langkah ini merupakan bagian dari visi besar untuk menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas bagi generasi muda.

Pesan untuk Kepala Sekolah Baru

Terakhir, Kang Rey berpesan agar seluruh kepala sekolah fokus memberikan pelayanan terbaik bagi para siswa. Beliau menitipkan tanggung jawab besar ini agar masa depan anak-anak di Subang semakin cerah melalui bimbingan guru yang kompeten. Acara pelantikan ini juga turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, jajaran Staf Ahli, serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

PT Dahana dan BRIN Perkuat Teknologi Nasional

kerja sama PT Dahana dan BRIN

suarasubang.com – PT Dahana resmi menjalin kerja sama PT Dahana dan BRIN untuk memperkuat riset di bidang teknologi industri strategis. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilaksanakan langsung oleh Direktur Utama PT Dahana dan Deputi BRIN di Jakarta pada Selasa (19/5/2026). Langkah strategis ini bertujuan untuk menciptakan sinergi yang kuat antara dunia riset dan industri nasional demi mendukung kemandirian bangsa.

Sinergi Riset dan Industri Strategis

Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam penguasaan teknologi. Perusahaan ingin mengembangkan riset yang aplikatif dan berkelanjutan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Selanjutnya, kolaborasi dengan BRIN diharapkan dapat mempercepat proses hilirisasi hasil inovasi nasional menjadi produk unggulan.

Dorong Inovasi Berdaya Saing Global

Sementara itu, pihak BRIN terus mendorong pemanfaatan hasil riset agar dapat diimplementasikan secara optimal oleh industri nasional. Kerja sama ini mencakup berbagai bidang penting, termasuk penelitian dan pengembangan teknologi terapan yang inovatif. Oleh karena itu, sinergi ini menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi industri berbasis riset di Indonesia.

Melalui kesepakatan ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem inovasi nasional. Harapan besarnya, posisi Indonesia dalam pengembangan teknologi industri strategis akan semakin diperhitungkan di tingkat global. Akhirnya, kerja sama ini menjadi bukti nyata upaya pemerintah dalam mempertemukan kapasitas riset dengan kebutuhan industri masa kini.

Bupati Subang Dukung Pelestarian Budaya Sunda

Budaya Sunda

suarasubang.com – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menghadiri acara Pagelaran Drama Musikal Kolosal Pajajaran Gugat di Kota Bandung. Pementasan megah tersebut berlangsung di Halaman Gedung Sate pada Minggu (17/5/2026) sebagai penutup rangkaian Milangkala Tatar Sunda 2026. Melalui kehadiran ini, Pemerintah Kabupaten Subang menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga serta memelihara budaya Sunda sebagai identitas daerah yang berharga.

Kebangkitan Tradisi Melalui Pajajaran Gugat

Karya budayawan ternama Sujiwo Tejo ini mengusung tema tentang kebangkitan kembali, bukan sekadar menceritakan keruntuhan sejarah. Dalam proyek ini, Sujiwo Tejo berperan aktif sebagai sutradara, penulis naskah, sekaligus arsitek utama yang menggagas konsep pertunjukan tersebut. Oleh karena itu, pementasan drama kolosal ini berhasil mengangkat nilai-nilai sejarah Sunda dengan cara yang lebih segar dan inspiratif bagi penonton.

Dukungan Pemerintah untuk Generasi Muda

Kegiatan budaya yang dihadiri oleh para Bupati dan Wali Kota se-Jawa Barat ini berlangsung dengan sangat meriah. Bupati Reynaldy menegaskan bahwa partisipasi Pemkab Subang merupakan wujud dukungan terhadap pelestarian tradisi yang menjadi warisan luhur nenek moyang. Selain itu, beliau berharap agar nilai-nilai luhur dari tradisi ini dapat terus dipelihara dan diwariskan secara turun-temurun kepada generasi muda.

Kehadiran berbagai unsur pemerintah, seniman, hingga tokoh budaya menciptakan sinergi yang kuat dalam memperkuat ekosistem seni di Jawa Barat. Melalui pementasan Pajajaran Gugat, masyarakat diingatkan kembali akan pentingnya menghargai akar budaya di tengah arus modernisasi. Akhirnya, acara ini sukses menjadi simbol persatuan para pemimpin daerah dalam menjaga kedaulatan budaya Sunda di masa depan.

Seleksi Popwil Pencak Silat Subang Sukses Digelar

Seleksi Popwil Pencak Silat Subang

suarasubang.com – Pengurus Cabang Olahraga Pencak Silat Kabupaten Subang sukses menyelenggarakan seleksi Popwil Pencak Silat Subang pada 16–17 Mei 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk menyaring atlet-atlet terbaik dari tingkat sekolah di seluruh penjuru wilayah Subang. Nantinya, para peserta yang lolos akan mengemban misi penting mewakili daerah dalam ajang Popwilda Jawa Barat pada Juni mendatang.

Antusiasme Ratusan Atlet Pelajar

Tercatat sebanyak 124 atlet pelajar dari berbagai sekolah ikut ambil bagian dalam kompetisi yang berlangsung ketat tersebut. Mereka menunjukkan kemampuan bela diri terbaik di atas matras demi memperebutkan tiket menuju tingkat provinsi. Selain itu, semangat juang yang tinggi terlihat jelas selama dua hari pelaksanaan kegiatan guna membuktikan hasil latihan mereka.

Dukungan Penuh untuk Prestasi Daerah

Ketua Pelaksana Kegiatan, Hari Wachyudi, S.IP, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan dari berbagai pihak. Beliau mengucapkan terima kasih kepada para sponsor yang telah membantu menyukseskan perhelatan besar ini secara penuh. Melalui kerja sama yang solid, diharapkan lahir atlet tangguh yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Subang di kancah Jawa Barat.

Hari juga menegaskan bahwa proses penyaringan ini dilakukan dengan standar yang sangat kompetitif. Oleh karena itu, hanya atlet dengan kualitas terbaik yang akan dikirim untuk bersaing di ajang Popwilda Jabar bulan depan. Semoga pencapaian para atlet pelajar ini dapat memotivasi generasi muda lainnya di Subang untuk terus berprestasi.

Sungai Watch Bersihkan Sampah Plastik di Subang

Sungai Watch Subang

suarasubang.com – Yayasan Sungai Watch Indonesia menggelar kegiatan Run For River di aliran sungai Dusun Susukan Hilir, Desa Jati, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang. Acara pengelolaan sampah plastik ini berlangsung pada Senin, 18 Mei 2026, sebagai bagian dari gerakan melindungi saluran air nasional.

Organisasi nirlaba tersebut bergerak secara masif mulai dari Provinsi Bali hingga Jakarta guna membersihkan sungai dari polusi secara berkelanjutan.

Apresiasi Pemerintah Daerah Subang

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asep Nuroni, memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap dedikasi yayasan ini dalam menjaga kebersihan lingkungan daerah.

Beliau menyatakan bahwa gerakan sosial ini harus menjadi teladan bagi masyarakat agar diimplementasikan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, sungai merupakan bagian vital dari ekosistem yang menopang keberlangsungan sektor pertanian serta perikanan di masa mendatang.

Oleh karena itu, kesadaran kolektif sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian urat nadi kehidupan ini dari hulu hingga ke hilir.

Kang Asep menekankan bahwa kegiatan mulia ini berfungsi untuk mengedukasi warga mengenai bahaya sampah plastik bagi ekosistem sungai. Beliau juga berharap agar momen perubahan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal guna meningkatkan kedisiplinan masyarakat Subang dalam menjaga lingkungan.

Tantangan Sampah Plastik Nasional

Gary Bencheghib selaku pendiri Sungai Watch Indonesia mengungkapkan bahwa persoalan sampah adalah tantangan besar yang dihadapi hampir seluruh wilayah Indonesia. Ia memilih lokasi di Dusun Susukan Hilir karena ingin menunjukkan bahwa saluran irigasi kecil seringkali terbebani volume sampah yang sangat tinggi.

Masalah ini tidak hanya terjadi di satu daerah saja, melainkan menjadi isu krusial yang memerlukan penanganan serius dari berbagai pihak.

Selanjutnya, aksi nyata ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lingkungan Subang menjadi jauh lebih bersih di masa depan.

Kegiatan tersebut turut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, jajaran BBWS, serta pemerintah desa setempat untuk mewariskan kebaikan bagi generasi mendatang. Melalui kolaborasi aktif antara organisasi nirlaba dan pemerintah daerah, visi lingkungan yang bebas dari sampah plastik dapat segera terwujud.

Lansia 90 Tahun Diduga Tenggelam di Sungai Tarum Timur Subang

lansia tenggelam di Subang

suarasubang.com – Seorang lansia bernama Subi (90) dilaporkan hilang diduga tenggelam di Sungai Tarum Timur, Dusun Barugbug, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang. Korban diketahui tengah mencari ikan sebelum akhirnya menghilang dan belum ditemukan hingga Minggu (17/5/2026). Penggunaan kata kunci utama di awal paragraf bertujuan agar pembaca dan mesin pencari segera memahami topik utama artikel.

Kronologi Hilangnya Korban di Pabuaran

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (16/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB saat seorang pedagang kerupuk melihat korban sedang mencari ikan. Namun, setelah beberapa saat, saksi menyadari bahwa Subi tidak kunjung muncul kembali ke permukaan air. Pembagian informasi ke dalam paragraf pendek seperti ini membantu pembaca agar tidak merasa terbebani oleh teks yang terlalu padat.

Warga setempat segera melakukan upaya pencarian mandiri di sekitar lokasi terakhir korban terlihat sejauh kurang lebih 20 meter. Sayangnya, tindakan awal tersebut belum membuahkan hasil sehingga warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Menggunakan struktur kalimat aktif dalam narasi ini membuat pesan tersampaikan secara lebih bertenaga dan jelas.

Operasi Pencarian Tim SAR Gabungan

Tim Rescue Kantor SAR Bandung mulai bergerak pada Minggu pagi pukul 06.10 WIB dengan membawa perlengkapan keselamatan personel yang lengkap. Selain itu, operasi pencarian ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur gabungan seperti Polsek Pabuaran, BPBD, Damkar, hingga relawan IEA Kabupaten Subang. Penggunaan kata transisi seperti “selain itu” berfungsi untuk mempererat hubungan antar kalimat sehingga alur tulisan menjadi lebih mengalir.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menegaskan komitmennya untuk melakukan upaya pencarian secara maksimal. Meskipun tim menghadapi tantangan di lapangan, faktor keselamatan seluruh personel tetap menjadi prioritas utama selama proses operasi berlangsung. Kalimat yang ringkas dan padat dalam bagian ini dirancang untuk memudahkan pembaca dalam memproses informasi kunci dengan cepat.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh seluruh unsur SAR gabungan di sepanjang aliran sungai. Penulisan judul dan subjudul yang relevan membantu struktur artikel menjadi lebih logis bagi pembaca maupun sistem pencarian.

F-PKS Subang Luncurkan Program Hari Aspirasi

Hari Aspirasi PKS Subang

suarasubang.com – Fraksi PKS DPRD Kabupaten Subang resmi meluncurkan program Hari Aspirasi sebagai wadah komunikasi terbuka bagi seluruh warga. Peluncuran ini merupakan bagian dari rangkaian Gebyar Puncak Milad PKS ke-24 yang berlangsung di Kantor DPD PKS Subang pada Minggu (17/5/2026). Melalui inovasi tersebut, masyarakat kini memiliki akses langsung untuk menyampaikan masukan, aduan, hingga aspirasi kepada pemerintah daerah.

Jadwal Layanan Hari Aspirasi PKS Subang

Program layanan ini akan dibuka setiap hari Selasa mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB. Warga dapat mendatangi langsung ruang Fraksi PKS di gedung DPRD Kabupaten Subang untuk berdialog dengan para wakil rakyat. Ketua Fraksi PKS Subang, Evi Nurafiah, menjelaskan bahwa inisiatif ini adalah bentuk komitmen partai dalam menyediakan jalur komunikasi yang seluas-luasnya bagi publik.

Memperjuangkan Kepentingan Masyarakat di Legislatif

Evi menegaskan bahwa pihaknya ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat guna memahami persoalan nyata di lapangan. Fraksi PKS akan memastikan setiap suara warga dapat tersampaikan serta diperjuangkan secara efektif melalui jalur legislatif. Selain berfungsi sebagai tempat pengaduan, program ini juga menjadi ruang diskusi strategis untuk membangun kemandirian daerah di masa depan.

Rangkaian Milad Berdaya PKS Subang

Kegiatan peresmian ini berlangsung sangat meriah dengan kehadiran lebih dari seribu kader dan simpatisan dari berbagai wilayah. Selain peluncuran program aspirasi, panitia juga menggelar berbagai acara menarik seperti senam bersama, bazar UMKM, hingga launching Gerakan Pekarangan Hijau. Ketua DPD PKS Subang, Bambang Trihardiono, menyatakan bahwa momentum Milad Berdaya ini berfokus pada penguatan ekonomi masyarakat serta ketahanan keluarga.

Akademisi Dukung Upaya Swasembada Pangan Nasional

Swasembada Pangan

suarasubang.com – Upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan di bawah komando Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terus menuai dukungan positif dari berbagai kalangan. Dekan Fakultas Hukum Universitas Andalas, Ferdi, secara terbuka mengapresiasi kinerja nyata Kementerian Pertanian dalam acara Dialog Swasembada Pangan di Surabaya. Ia menegaskan bahwa indikator keberhasilan paling valid bukanlah sekadar angka di atas kertas, melainkan realita faktual yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lapangan.

Fakta Lapangan Sebagai Indikator Keberhasilan

Ferdi menilai bahwa perdebatan mengenai data pangan merupakan hal yang lumrah dalam kajian akademis. Namun, kondisi ketahanan pangan nasional saat ini terbukti aman karena masyarakat tidak mengalami kelangkaan beras selama momentum besar keagamaan. Selain itu, dinamika harga di berbagai wilayah masih dianggap sebagai fluktuasi pasar yang wajar dan bukan disebabkan oleh kelangkaan pasokan.

Angka Impor Indonesia Jauh di Bawah Batas FAO

Merujuk pada standar organisasi pangan dunia (FAO), posisi keamanan pangan Indonesia saat ini dikategorikan sangat aman. Standar internasional tersebut memperbolehkan sebuah negara melakukan impor hingga batas maksimal 10 persen dari total kebutuhan nasional. Kenyataannya, angka impor Indonesia saat ini hanya berada pada kisaran 5 persen, yang berarti Indonesia masih memiliki surplus produksi yang signifikan.

Hilirisasi Komoditas Lokal dan Penindakan Mafia Pangan

Komitmen Menteri Pertanian juga terlihat nyata melalui dorongan hilirisasi komoditas lokal seperti gambir di Sumatera Barat. Ferdi menekankan bahwa perhatian terhadap pengolahan bahan baku lokal merupakan langkah nyata untuk menyejahterakan petani di daerah. Oleh karena itu, ia mengajak media massa untuk lebih berimbang dalam memberitakan keberhasilan sektor pertanian serta tindakan tegas pemerintah terhadap mafia pangan.

Duka Mendalam Keluarga Korban Longsor Curug Cileat

Korban longsor Curug Cileat

suarasubang.com – Suasana duka mendalam menyelimuti kediaman Alda Apriliani (22) di Kampung Sukamanah Timur, Desa Cikampek Barat. Ratusan pelayat terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada korban musibah tersebut pada Sabtu (16/5/2026). Amud, ayah kandung korban, tampak sangat terpukul saat menceritakan kenangan manis bersama putrinya yang kini telah tiada.

Pamit Terakhir Kepada Ibu

Sebelum musibah terjadi, Alda sempat berpamitan kepada ibunya untuk pergi bermain bersama rekan-rekannya. Amud menjelaskan bahwa putrinya tersebut berangkat secara mandiri menggunakan sepeda motor menuju lokasi wisata. Keluarga sama sekali tidak menyangka bahwa percakapan singkat itu akan menjadi momen perpisahan selamanya dengan gadis pekerja pabrik tersebut.

Kabar duka mengenai kejadian longsor tersebut baru diterima pihak keluarga selepas waktu Maghrib tiba. Salah satu rekan korban yang selamat memberikan informasi memilukan tersebut melalui sambungan telepon seluler. Berita mendadak ini tentu saja meninggalkan luka batin yang sangat mendalam bagi seluruh anggota keluarga yang ditinggalkan.

Kekecewaan Terhadap Pengelola Wisata

Di tengah rasa kehilangan yang besar, Amud menyampaikan kekecewaan mendalam terhadap pihak pengelola kawasan wisata. Ia menilai tidak ada peringatan dini yang jelas serta memadai mengenai potensi bahaya longsor di perbukitan itu. Menurutnya, informasi keamanan yang akurat sangat krusial agar para pengunjung bisa lebih waspada saat menghadapi cuaca ekstrem.

Selain itu, rombongan korban kabarnya hanya menerima imbauan sederhana untuk sekadar berteduh jika turun hujan lebat. Amud menyayangkan minimnya edukasi serta sistem keamanan bagi wisatawan yang mendaki hingga ke area atas curug. Meskipun demikian, ia berharap kejadian tragis ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pengelola wisata di masa depan.

Mengenal Sumrize, Startup AI Asal Subang yang Digawangi Alfyan Cs

suarasubang.com – Koordinasi tim kerja saat ini mayoritas telah beralih ke aplikasi obrolan seperti WhatsApp dan Slack. Namun, derasnya arus pesan sering kali membuat keputusan penting tenggelam dan memicu kelelahan informasi.

Menjawab tantangan tersebut, Sumrize, Startup AI Asal Subang, hadir membawa solusi inovatif sebagai “lapisan memori” (memory layer) bagi tim modern.

Apa itu Sumrize?

Sumrize (PT Sumrize Teknologi Cerdas) adalah platform kecerdasan buatan berbasis Large Language Models (LLM) yang berfungsi merangkum pembicaraan kerja secara otomatis. Tanpa perlu menggunakan aplikasi baru yang rumit, teknologi Sumrize masuk dan terintegrasi langsung ke dalam grup chat yang sudah digunakan tim sehari-hari.

Manajemen Baru dan Komitmen untuk Kabupaten Subang

Startup AI asal Subang ini digawangi oleh Alfyan Angga Saputra sebagai CEO bersama jajaran tim manajemennya. Untuk mempercepat ekspansi bisnis, Sumrize resmi memperkuat struktur perusahaan dengan menggandeng Niko Rinaldo sebagai Komisaris Utama dalam peresmian yang digelar di Manoe Coffee, Subang.

Komisaris Utama PT Sumrize Teknologi Cerdas, Niko Rinaldo menyampaikan, pembentukan jajaran baru ini diharapkan mampu membawa perusahaan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

Ia berharap Subang bisa menjadi titik awal momentum, di mana Sumrize bisa bertumbuh lebih besar. “Sebagai startup asal Subang, tentu orang Subang yang harus mengenal lebih dulu Sumrize.”

Fitur Unggulan dan Prestasi Sumrize

Meski berada di tahap awal, Sumrize, Startup AI Asal Subang ini telah mencatatkan validasi pasar dan prestasi yang kuat:

Pengakuan Nasional & Global: Sukses menyabet Juara ke-3 NextDev 11 oleh Telkomsel (2026), terpilih sebagai delegasi ASEAN Startup Summit 2025, serta didukung oleh raksasa teknologi dunia seperti Google for Startups dan NVIDIA Inception.
Inovasi dari Sumrize ini menjadi bukti nyata bahwa produk teknologi berbasis AI yang kompetitif di kancah internasional mampu lahir dan digerakkan oleh talenta-talenta berbakat dari Kabupaten Subang.

Rangkuman Otomatis & Rizz AI: Menyajikan rangkuman percakapan berkala langsung ke WhatsApp dan menyediakan asisten pintar interaktif untuk menjawab pertanyaan spesifik seputar dinamika kerja di grup.

Traksi Operasional: Telah berhasil memproses dan mengirimkan lebih dari 1 juta rangkuman kepada ratusan pengguna aktif harian.

Pengakuan Nasional & Global: Sukses menyabet Juara ke-3 NextDev 11 oleh Telkomsel (2026), terpilih sebagai delegasi ASEAN Startup Summit 2025, serta didukung oleh raksasa teknologi dunia seperti Google for Startups dan NVIDIA Inception.

Inovasi dari Sumrize ini menjadi bukti nyata bahwa produk teknologi berbasis AI yang kompetitif di kancah internasional mampu lahir dan digerakkan oleh talenta-talenta berbakat dari Kabupaten Subang.

Recent Posts