Capaian Positif, Prevalensi Stunting di Kabupaten Subang Berhasil Turun 6,3 Persen
SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang mencatatkan progres signifikan dalam upaya penanganan tengkes atau stunting. Berdasarkan data terbaru, angka prevalensi stunting di wilayah ini berhasil ditekan hingga mengalami penurunan sebesar 6,3 persen.
Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras lintas sektoral yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Penurunan angka tersebut menjadi indikator bahwa program intervensi gizi dan pola asuh yang dijalankan mulai menunjukkan hasil yang nyata di lapangan.
Pemerintah daerah melalui berbagai instansi terkait terus menggenjot edukasi bagi ibu hamil dan pemenuhan gizi bagi balita. Penanganan tidak hanya fokus pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga perbaikan sanitasi serta akses air bersih di kantong-kantong wilayah rentan.
Penurunan prevalensi sebesar 6,3 persen ini dipandang sebagai langkah besar menuju target nasional. Meski demikian, pemerintah menekankan bahwa capaian ini bukanlah titik akhir, melainkan motivasi untuk terus menurunkan angka stunting hingga mencapai target minimal.
Kolaborasi antara petugas kesehatan, kader posyandu, serta aparat desa menjadi kunci utama dalam memantau pertumbuhan anak secara berkala. Monitoring ketat terus dilakukan agar kasus baru dapat dicegah sedini mungkin melalui intervensi yang tepat sasaran.
Dengan tren positif ini, Kabupaten Subang diharapkan dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam percepatan penurunan stunting di Jawa Barat. Konsistensi dalam menjaga pola hidup sehat dan pemenuhan nutrisi menjadi pekerjaan rumah bersama bagi seluruh lapisan masyarakat.














