Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Pabrik VinFast Subang Resmi Beroperasi Pertengahan Desember 2025

pabrik VinFast Subang

Pemerintah Indonesia memperkuat posisi industri kendaraan listrik global melalui pembukaan pabrik VinFast Subang. Fasilitas manufaktur otomotif ini mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan Desember 2025.

Selanjutnya, kompleks pabrik ini berfungsi sebagai basis produksi utama korporasi. Lokasi strategis ini juga menjadi pusat ekspor kendaraan setir kanan untuk kawasan Asia Tenggara.

Langkah operasional ini sejalan dengan kebijakan pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita merespons positif langkah perluasan industri otomotif tersebut.

“Indonesia memiliki modal dasar untuk menjadi salah satu pemain utama industri kendaraan listrik dunia, didukung kekayaan sumber daya alam, pasar domestik yang besar, serta komitmen pemerintah,” ujar Agus.

Lebih lanjut, fasilitas pabrik ini berdiri di atas hamparan lahan seluas 171 hektare. Investor menanamkan nilai modal awal sebesar 300 juta dolar AS.

Total komitmen investasi perusahaan ini menembus nominal angka 1 miliar dolar AS.

Kapasitas Produksi dan Model Kendaraan Listrik

Fasilitas perakitan di Jawa Barat ini merupakan pabrik global keempat milik VinFast. Pabrik ini juga menjadi fasilitas manufaktur pertama mereka di luar wilayah Vietnam untuk tingkat regional.

Pada tahap operasional awal, kapasitas produksi mampu mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun.

Kemudian, perusahaan menargetkan eskalasi peningkatan kapasitas maksimal hingga 350.000 unit kendaraan per tahun.

Lini operasional pabrik mencakup tahapan pengelasan bodi, pengecatan, perakitan akhir, hingga pengendalian mutu. Fasilitas lengkap ini memproduksi berbagai segmen kendaraan bermotor murni listrik.

Kategori kendaraan perkotaan (city car) mencakup varian model VF 3 dan VF 5. Sementara itu, model VF 6 dan VF 7 mengisi segmen kendaraan utilitas sport (SUV). Terakhir, lini perakitan kendaraan komersial memproduksi unit Limo Green dan mobil multiguna (MPV) tipe VF 7.

Target TKDN dan Integrasi Rantai Pasok

Manajemen perusahaan memprioritaskan penggunaan suku cadang lokal untuk menekan angka ketergantungan impor.

Oleh karena itu, perusahaan menetapkan target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara bertingkat. Pabrik menargetkan capaian TKDN lebih dari 40 persen pada kalender 2026.

Angka adopsi komponen lokal ini akan naik menjadi 60 persen pada tahun 2029. Pada akhirnya, target TKDN maksimal harus menyentuh batas 80 persen mulai periode 2030.

Sebagai wujud dukungan nyata, manajemen mendirikan area khusus bernama Supplier Park. Kawasan bisnis ini terintegrasi langsung di dalam wilayah kompleks manufaktur utama.

Fasilitas ini menggabungkan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) ke dalam rantai pasok global. Akibatnya, ketersediaan suku cadang teknis dan layanan perawatan menjadi lebih terjamin bagi para konsumen domestik.

Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Otomotif

Kehadiran kompleks pabrik ini memberikan dorongan nilai ekonomi langsung bagi penduduk Jawa Barat.

Saat mesin pabrik beroperasi pada kapasitas penuh, perusahaan mampu menyerap banyak pekerja lokal. Proyeksi serapan tenaga kerja langsung berada pada rentang 5.000 hingga 15.000 orang.

Selain itu, proyek industri ini membuka ribuan peluang kerja tambahan di sektor logistik operasional. Para pelaku bisnis penyedia jasa juga ikut menikmati pertumbuhan ekonomi di sekitar area perakitan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan pabrik VinFast Subang mulai beroperasi penuh? Fasilitas manufaktur otomotif VinFast di Subang ini mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan bulan Desember 2025.
  • Berapa total kapasitas produksi kendaraan dari pabrik ini? Kapasitas produksi awal mencapai 50.000 unit per tahun dan akan terus ditingkatkan hingga batas maksimal 350.000 unit per tahun.
  • Berapa target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mobil listrik ini? Perusahaan menargetkan pencapaian nilai TKDN lebih dari 40% pada tahun 2026, 60% pada 2029, dan mencapai angka 80% pada tahun 2030.

Dahana Run 2026: Ribuan Pelari 10K Padati Alun-Alun Subang

Dahana Run 2026

Ajang lari Dahana Run 2026 resmi berlangsung di kawasan Alun-Alun Kabupaten Subang. Panitia menyelenggarakan kegiatan olahraga tingkat nasional ini pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026.

Data registrasi mencatat kehadiran lebih dari 2.800 peserta dalam kompetisi tersebut. Para pelari ini berasal dari berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Selanjutnya, mereka bertanding pada kategori lari jarak menengah sepanjang 10 kilometer (10K).

PT Dahana bertindak sebagai penyelenggara utama kegiatan perlombaan lari ini. Perusahaan menggelar acara tersebut untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60.

Manajemen korporasi mengusung tema resmi bertajuk ”Light for the Nation, Spirit Forever”. Selain itu, panitia menyajikan pertunjukan kesenian tradisional Sisingaan pada sesi pembukaan.

Atraksi budaya khas Subang ini menyambut kedatangan para peserta sejak pagi hari.

Konsep Promosi Kearifan Lokal Subang

Penyelenggara juga menyisipkan program promosi kearifan lokal di titik garis akhir. Setiap pelari berhak menerima hadiah langsung setelah berhasil menyelesaikan rute 10K.

Panitia membagikan hadiah berupa satu buah nanas segar khas daerah Subang. Oleh karena itu, peserta mendapatkan pengalaman kompetisi sekaligus wisata kuliner lokal.

Pendekatan organik ini bertujuan memperkenalkan potensi produk pertanian daerah kepada publik.

Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., membuka acara secara resmi. Pejabat publik ini hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang. Ny. Hj. Ega Agustine Rosyadi, S.Kep., Ners., M.Kep., turut mendampingi kegiatan suaminya.

Keduanya tidak sekadar hadir secara seremonial pada sesi upacara pembukaan. Sebaliknya, mereka berdua ikut menempuh rute lari 10K bersama ribuan peserta. Langkah fisik ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kampanye gaya hidup sehat.

Dampak Ekonomi pada Sektor UMKM

Agus Masykur Rosyadi memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan gelaran perdana ini. “Kami menyambut positif Dahana Run 10K 2026,” ujar pria bersapaan Kang Akur tersebut. Ia menyoroti skala penyelenggaraan acara yang mencapai tingkat nasional.

“Kegiatan ini merupakan pertama kalinya Dahana menyelenggarakan acara lari di Kabupaten Subang dengan skala nasional,” tambahnya. Lebih lanjut, ia menyebut tingginya partisipasi massa memberikan dampak ekonomi ganda. “Pesertanya juga luar biasa banyak dan UMKM juga menggeliat,” tutup Kang Akur.

Tingginya antusiasme massa memang memberikan dampak finansial positif bagi warga. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal membuka stan perdagangan.

Mereka memadati area sekitar Alun-Alun Subang untuk menjajakan berbagai produk. Akibatnya, Kang Akur berharap kompetisi ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.

Jajaran manajemen PT Dahana merespons positif usulan keberlanjutan program olahraga tersebut.

Sejumlah pejabat penting negara turut menghadiri kegiatan lari berskala nasional ini. Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan RI memantau langsung kondisi di lokasi acara.

Danlanud R. Suryadarma serta unsur Forkopimda Kabupaten Subang juga tampak hadir. Kemudian, Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Dahana mendampingi tamu undangan.

Direktur Utama PT LEN Industri beserta para Kepala OPD Subang melengkapi daftar tamu VIP.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan ajang perlombaan lari Dahana Run 2026 ini diselenggarakan? Kompetisi lari tingkat nasional ini berlangsung pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, bertempat di kawasan Alun-Alun Kabupaten Subang.
  • Berapa jarak tempuh rute pada acara Dahana Run 2026 ini? Peserta mengikuti kompetisi lari jarak menengah dengan spesifikasi rute sepanjang 10 kilometer atau kategori 10K.
  • Apa keunikan hadiah bagi peserta yang menyelesaikan rute lari ini? Panitia penyelenggara memberikan hadiah langsung berupa satu buah nanas segar khas Subang kepada setiap pelari yang menyentuh garis finish.

Korupsi Dana Hibah Subang Terungkap oleh Polda Jabar

korupsi dana hibah Subang

Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Barat mengungkap kasus korupsi dana hibah Subang. Penyidik membongkar dugaan tindak pidana korupsi pada sektor bantuan pendidikan. Kasus ini berpusat di SMKS Nasional Serangpanjang, Kabupaten Subang.

Yayasan Bina Prestasi Nasional bertindak sebagai pengelola institusi pendidikan tersebut. Penyelewengan ini menargetkan Dana Hibah Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

Saat ini, polisi telah merampungkan seluruh tahapan penyidikan perkara. Hasilnya, penyidik mengonfirmasi adanya penyalahgunaan dana pendidikan secara sistematis. Tindakan ilegal ini menimbulkan kerugian keuangan negara secara nyata.

Keterlibatan Tersangka Kasus Pembunuhan

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar, Kombes Pol. Ade Mulyana, memberikan penjelasan resmi. Ia menyampaikan keterangan ini secara langsung pada hari Kamis, 22 Oktober 2026.

Ade menyebut perkara ini menyeret sejumlah nama tersangka lama. Sebelumnya, mereka tersangkut dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang. Dana BPMU tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jawa Barat. Dinas Pendidikan menyalurkan alokasi dana ini untuk tahun anggaran 2019, 2020, dan 2021.

Polisi menetapkan Youries Raja Amalullah dan Robi Sopian Odi sebagai tersangka. Youries merupakan anak kandung dari Yosep Hidayah. Keduanya memanfaatkan kedudukan strategis sebagai pengurus yayasan pendidikan. Selanjutnya, mereka mengalihkan dana hibah tersebut untuk kepentingan pribadi.

Rekayasa Dokumen Laporan Pertanggungjawaban

Yosep Hidayah diduga kuat menjadi otak di balik manipulasi data ini. Ia memerintahkan Robi Sopian Odi untuk menyusun Laporan Pertanggungjawaban fiktif. Dokumen rekayasa tersebut mencantumkan daftar nama 20 guru honorer.

Tersangka mengklaim para tenaga pendidik ini menerima honorarium selama tiga tahun. Namun, kenyataan di lapangan berbanding terbalik dengan dokumen tersebut.

“Faktanya, ke-20 guru honorer tersebut tidak pernah menerima sepeser pun uang yang diklaim dalam laporan,” tegas Ade. Lebih lanjut, ia menguraikan arah aliran dana tersebut. Para pelaku justru menyelewengkan uang BPMU untuk kepentingan pribadi. Penggunaan uang ini sama sekali tidak berkaitan dengan peruntukan operasional pendidikan.

Nilai Kerugian Negara dan Penyitaan Bukti

Penyidik Unit I Subdit III Tipidkor menggandeng lembaga auditor negara. Mereka berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Jawa Barat.

Tim gabungan ini bertugas menghitung total nilai kerugian keuangan daerah. Hasil perhitungan tertuang dalam Laporan Hasil Audit BPKP Nomor PE.03.03/SR-2340/PW10/5.1/2024. Dokumen resmi ini terbit secara sah pada tanggal 14 Oktober 2024. Berdasarkan audit tersebut, nilai kerugian negara mencapai angka Rp723.650.000.

Untuk memperkuat kelengkapan berkas, aparat keamanan telah mengamankan sejumlah barang berharga. Barang bukti meliputi satu unit sepeda motor Yamaha X-Max keluaran 2018. Polisi menyita kendaraan roda dua berwarna cokelat ini dari tangan tersangka.

Perangkat Elektronik dan Keterangan Ahli

Selain kendaraan bermotor, polisi juga menyita sejumlah perangkat elektronik. Penyidik menahan satu unit laptop ASUS milik pelaku. Laptop ini berfungsi sebagai alat untuk menyusun Laporan Pertanggungjawaban fiktif.

Polisi juga menyita satu unit iPad Pro beserta aksesori senilai Rp50 juta. Selanjutnya, petugas turut mengamankan dokumen pengajuan proposal dan laporan palsu.

Di sisi lain, penyidik mendengarkan keterangan dari ahli keuangan negara. Ahli pidana juga hadir untuk memperkuat proses pembuktian hukum. Ahli menegaskan bahwa dana BPMU berasal dari DIPA BPKAD Provinsi Jawa Barat.

Oleh karena itu, anggaran ini masuk dalam lingkup Keuangan Negara. Penggunaannya wajib memiliki kelengkapan dokumen sah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Praktik pembuatan dokumen fiktif menabrak aturan ketat pengelolaan keuangan negara. Publik dapat menyimpan rincian kasus ini ke dalam dokumen Membuat Artikel untuk referensi pengawasan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan kepolisian merilis pengungkapan kasus korupsi ini? Polda Jabar melalui Kombes Pol. Ade Mulyana memberikan keterangan resmi mengenai kasus ini pada hari Kamis, 22 Oktober 2026.
  • Berapa total kerugian negara akibat penyelewengan dana pendidikan tersebut? Berdasarkan Laporan Hasil Audit BPKP Perwakilan Provinsi Jawa Barat, kerugian keuangan negara mencapai Rp723.650.000.
  • Apa saja barang bukti elektronik yang berhasil disita oleh penyidik? Polisi menyita satu unit laptop ASUS yang dipakai menyusun laporan fiktif dan satu unit iPad Pro beserta aksesori senilai Rp50 juta.

Eksplorasi Industri Pertahanan Kemhan di PT DAHANA

Eksplorasi Industri Pertahanan

Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kemhan RI menyelenggarakan program Eksplorasi Industri Pertahanan. Kunjungan kerja ini mengambil lokasi di Kantor Pusat PT DAHANA (Persero). Panitia melaksanakan agenda peninjauan ini pada tanggal 21 Oktober 2026.

Selanjutnya, pihak kementerian membawa serta sejumlah delegasi awak media nasional. Kegiatan ini bertujuan mempublikasikan fasilitas produksi bahan peledak negara. Oleh karena itu, wartawan mendapat akses untuk melihat langsung operasional pabrik.

Rangkaian Peninjauan Perusahaan BUMN

Program peninjauan lapangan ini merupakan bagian dari agenda rutin kementerian. Sebelumnya, panitia kementerian telah mengunjungi beberapa perusahaan pelat merah lainnya. Pertama, mereka mendatangi markas PT LEN Industri (Persero). Setelah itu, rombongan melanjutkan agenda perjalanan menuju PT Dirgantara Indonesia (Persero).

Kemudian, fasilitas produksi PT Pindad (Persero) menjadi lokasi kunjungan ketiga. Pada akhirnya, PT DAHANA menjadi titik pemberhentian keempat dalam rangkaian ini. Rute ini menunjukkan peta jalan peninjauan industri strategis nasional.

Status DAHANA dalam Konsorsium DEFEND ID

Direktur Utama PT DAHANA, Hary Irmawan, menyambut kedatangan rombongan kementerian secara langsung. Ia memaparkan status resmi perusahaan sebagai anggota konsorsium DEFEND ID. Oleh sebab itu, perusahaan memiliki mandat khusus dari pemerintah pusat. Mereka berfokus pada pengembangan inovasi bahan peledak berstandar tinggi. Teknisi pabrik memproduksi material peledak khusus untuk spesifikasi persenjataan militer.

Selain itu, DAHANA juga menyuplai inovasi bahan peledak untuk berbagai sektor komersial. Hary menargetkan kunjungan ini mampu memperkuat sinergi operasional lintas sektor. Sinergi tersebut melibatkan unsur pemerintah, pelaku industri, dan media massa.

Agenda Pemaparan Profil dan Lini Bisnis

Selama proses kunjungan, manajemen DAHANA memberikan presentasi teknis kepada rombongan. Pertama, perwakilan perusahaan memaparkan profil lengkap sejarah entitas bisnis. Kedua, staf ahli menjelaskan rincian berbagai lini bisnis operasional pabrik.

Selanjutnya, manajemen menunjukkan daftar spesifikasi produk unggulan kepada para peserta. Terakhir, peserta mendengarkan penjelasan mengenai peta jalan pengembangan teknologi terbaru DAHANA. Akibatnya, para tamu undangan mendapat informasi utuh mengenai kapasitas produksi pabrik. Data teknis ini menjadi bahan peliputan utama bagi para jurnalis.

Fungsi Edukasi Keterlibatan Media Massa

Kabag Pemberitaan Roinfohan Setjen Kemhan, Kol. Inf. Dikson Trisedyo, S.H., M.M., turut memberikan paparan. Ia bertugas memimpin langsung rombongan awak media dalam peninjauan lapangan ini. Menurutnya, keterlibatan wartawan memiliki fungsi krusial untuk edukasi publik.

Oleh sebab itu, kementerian sengaja memberikan akses peliputan langsung ke fasilitas pabrik. Tujuannya adalah memperluas tingkat pemahaman masyarakat terhadap kapasitas industri lokal. Dengan demikian, publik mengetahui status kemandirian produksi alat pertahanan dalam negeri. Pada akhirnya, kementerian menargetkan peningkatan daya saing global melalui publikasi masif ini.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan agenda Eksplorasi Industri Pertahanan di PT DAHANA dilaksanakan? Kunjungan kerja Kementerian Pertahanan ini berlangsung pada tanggal 21 Oktober 2026 di Kantor Pusat PT DAHANA.
  • Apa saja perusahaan yang dikunjungi sebelum PT DAHANA? Sebelumnya, rombongan kementerian telah meninjau fasilitas PT LEN Industri, PT Dirgantara Indonesia, dan PT Pindad.
  • Apa fokus utama operasional PT DAHANA dalam konsorsium DEFEND ID? Perusahaan ini berfokus pada pengembangan teknologi serta produksi bahan peledak untuk kebutuhan militer dan sektor komersial.

1.000 Nelayan Subang Diusulkan Terima BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan nelayan

Pemerintah Kabupaten Subang mengusulkan program BPJS Ketenagakerjaan nelayan bagi seribu pekerja sektor perikanan pada tahun 2026. Dinas Perikanan Kabupaten Subang merancang inisiatif ini untuk memperluas cakupan perlindungan sosial.

Selanjutnya, program ini berfungsi mengantisipasi risiko kecelakaan kerja dan kematian saat nelayan melaut. Oleh karena itu, pemerintah daerah menjadikan skema asuransi pekerja rentan ini sebagai salah satu prioritas utama instansi.

Cakupan Jaminan dan Tanggapan Dinas Perikanan

Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Budi Rakhman, S.Pi., M.Si., mewakili Kepala Dinas Perikanan memberikan keterangan resmi. Ia menyatakan bahwa usulan jaminan sosial ini merupakan bentuk tanggung jawab perlindungan pemerintah.

“Pada tahun ini sudah kami usulkan sebanyak 1.000 nelayan,” ujar Budi. Selain itu, ia menjelaskan rincian teknis perlindungan asuransi negara tersebut.

Program ini mencakup fasilitas jaminan kecelakaan kerja dan santunan jaminan kematian bagi para peserta. “Perlindungan ini diharapkan dapat membantu nelayan dan keluarganya ketika menghadapi risiko yang berkaitan dengan pekerjaan,” tambahnya.

Proses Validasi Data Kependudukan

Saat ini, pihak dinas tengah memproses tahapan validasi administrasi kependudukan para pekerja laut. Langkah birokrasi ini bertujuan memastikan identitas nelayan sesuai dengan basis data negara. Namun, petugas menemukan sejumlah kendala teknis dalam proses pencocokan dokumen di lapangan.

Beberapa Nomor Induk Kependudukan (NIK) peserta terdeteksi tidak sinkron dengan sistem pengarsipan. “Walaupun KTP-nya sudah elektronik, tetapi ketika dicek, NIK-nya tidak valid. Data tersebut perlu dirujuk ke Disdukcapil untuk dilakukan pengecekan,” kata Budi. Oleh sebab itu, Dinas Perikanan harus berkoordinasi secara langsung dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat.

Status Verifikasi Berkas Peserta

Berdasarkan pembaruan rekam jejak terbaru, petugas telah menyatakan data 600 nelayan berstatus valid. Validasi kelengkapan berkas ini menjadi syarat mutlak sebelum instansi mendaftarkan nama peserta ke penyelenggara.

Dengan kata lain, pemerintah tidak dapat memproses pencairan jaminan sosial tanpa verifikasi KTP sah. Selanjutnya, sisa kuota usulan peserta masih menunggu penyelesaian sinkronisasi identitas dari dinas terkait.

Rekapitulasi Penerima Manfaat Tahun Sebelumnya

Dinas Perikanan Kabupaten Subang mencatat total populasi pekerja laut mencapai angka 2.776 orang. Pada tahun 2025 lalu, pemerintah daerah telah mendaftarkan 175 nelayan ke dalam sistem jaminan. Fakta ini menunjukkan adanya peningkatan volume kuota pengusulan yang sangat drastis pada kalender 2026.

“Alhamdulillah, tahun kemarin sudah ada sekitar 175 nelayan yang di-cover BPJS Ketenagakerjaan. Tahun ini kami kembali mengusulkan 1.000 nelayan agar semakin banyak nelayan yang mendapatkan perlindungan,” pungkas Budi.

Pada akhirnya, masyarakat dapat menyalin rincian administratif ini ke dalam dokumen Membuat Artikel sebagai rujukan pengawasan swadaya.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan program usulan jaminan sosial bagi nelayan ini mulai dilaksanakan?Program perluasan cakupan perlindungan jaminan sosial ini diusulkan untuk berjalan secara penuh pada tahun 2026.
  • Berapa jumlah pekerja yang menerima kuota asuransi negara ini?Dinas Perikanan Kabupaten Subang mengusulkan total 1.000 nelayan lokal untuk menerima fasilitas perlindungan tersebut.
  • Apa kendala utama dalam tahapan validasi administrasi para peserta?Kendala utama terjadi pada ketidakcocokan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sehingga berkas harus dirujuk ke instansi Disdukcapil.

Peredaran Rokok Ilegal di Subang Ditekan Kampanye Gempur

peredaran rokok ilegal

Pemerintah Kabupaten Subang resmi menekan peredaran rokok ilegal melalui kerja sama dengan masyarakat. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) memimpin inisiatif pengawasan ini.

Selanjutnya, aparat meluncurkan program edukasi publik bertajuk kampanye Gempur Rokok Ilegal secara masif. Langkah strategis tersebut bertujuan meningkatkan tingkat kesadaran warga terhadap peredaran produk tanpa cukai.

Oleh karena itu, petugas meminta publik untuk mengenali ciri-ciri pelanggaran distribusi barang kena cukai.

Peran Aktif Warga dalam Pencegahan

Aparat penegak hukum mengajak warga untuk tidak sekadar mengetahui bentuk fisik produk ilegal. Sebaliknya, masyarakat harus mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan distribusi barang terlarang tersebut.

Undang-undang melarang warga membeli, menjual, atau mendistribusikan produk tembakau tanpa legalitas cukai resmi. Selain itu, tindakan tegas ini berfungsi memutus rantai pasokan barang di tingkat pengecer.

Pada akhirnya, kolaborasi erat antara aparat dan warga akan mempersempit ruang gerak distributor ilegal.

Identifikasi Ciri-Ciri Produk Ilegal

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Subang memberikan penjelasan teknis kepada masyarakat luas. Filbert Gunadi H., S.STP., M.Si., merinci sejumlah ciri utama dari produk tembakau ilegal.

Pertama, pelaku kejahatan sering menggunakan pita cukai palsu untuk mengelabui para calon pembeli.

Kedua, beberapa oknum pedagang menempelkan pita cukai bekas pada kemasan produk keluaran baru.

Kemudian, petugas penertiban juga kerap menemukan pita cukai yang tidak sesuai dengan peruntukannya.

Terakhir, sindikat penjual masih sering mengedarkan rokok polos tanpa tempelan pita cukai sama sekali.

Konsekuensi Hukum Pelanggaran Cukai

Negara menerapkan sanksi hukum yang sangat tegas bagi setiap pelaku peredaran barang ilegal. Konsekuensi yuridis tersebut tertuang secara jelas di dalam regulasi resmi pemerintah pusat.

Secara spesifik, aturan penindakan ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai. Oleh sebab itu, setiap bentuk pelanggaran distribusi akan langsung menghadapi proses peradilan pidana.

Aturan perundang-undangan ini mengikat seluruh pihak yang terlibat dalam rantai niaga produk tembakau.

Saluran Pelaporan Temuan Warga

Pemerintah daerah telah menyediakan saluran komunikasi khusus untuk memfasilitasi pelaporan dari masyarakat umum. Jika warga menemukan indikasi dugaan distribusi barang mencurigakan, mereka harus segera melapor secepatnya.

Pelapor dapat menghubungi nomor telepon Satpol PP Kabupaten Subang secara langsung pada 085352434242. Sebagai alternatif, masyarakat juga bisa mengirimkan laporan resmi kepada Humas Bea Cukai Purwakarta.

Layanan aduan Bea Cukai tersebut beroperasi penuh setiap hari melalui nomor kontak 085281828979. Dengan demikian, petugas berwenang dapat langsung menindaklanjuti setiap temuan mencurigakan di lokasi kejadian.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Apa itu kampanye Gempur Rokok Ilegal di Kabupaten Subang?
    Program ini adalah inisiatif edukasi dari Satpol PP dan Damkar Subang. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran warga dalam mencegah distribusi produk tanpa cukai.
  • Apa saja ciri-ciri rokok ilegal yang perlu diwaspadai masyarakat?
    Produk pelanggaran ini umumnya menggunakan pita cukai palsu atau bekas. Selain itu, kemasan sering memakai pita tidak sesuai peruntukan atau tampil polos tanpa cukai.
  • Ke mana warga bisa melaporkan temuan peredaran rokok ilegal?
    Warga dapat mengirimkan laporan aduan ke Satpol PP Subang pada 085352434242. Pilihan lainnya adalah menghubungi Humas Bea Cukai Purwakarta pada nomor 085281828979.

Ganti Oli Gratis Polres Subang Sasar 100 Pengemudi

ganti oli gratis Polres Subang

Program ganti oli gratis Polres Subang resmi berjalan pada hari Rabu, 21 Oktober 2026. Institusi kepolisian menyelenggarakan kegiatan ini sejak pagi hari. Lokasi pelaksanaan bertempat di fasilitas Rumah Singgah Ojol Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Subang.

Sebanyak 100 pengemudi ojek online (ojol) mengikuti layanan perawatan kendaraan tersebut. Oleh karena itu, program sosial ini membantu meringankan beban operasional para pekerja transportasi darat.

Pelaksanaan Teknis dan Kuota Peserta

Panitia penyelenggara menetapkan kuota penerima manfaat secara spesifik. Batasan kuota tersebut mencakup 100 orang pengemudi ojek online lokal. Para peserta datang secara bergantian ke lokasi kegiatan.

Selanjutnya, mekanik mengganti pelumas mesin sepeda motor mereka satu per satu. Wakapolres Subang, Kompol Fajri Anbiyaa, turut hadir meninjau pelaksanaan teknis di lapangan. Ia menyapa para pengemudi secara langsung untuk membangun komunikasi dua arah.

Beban Operasional Pengemudi Harian

Perawatan mesin menjadi kebutuhan pokok bagi para pengemudi ojek. Seorang pengemudi asal Subang Kota bernama Dedi memberikan kesaksiannya. “Alhamdulillah sangat membantu, sehari narik bisa 100 kilometer lebih,” ujar Dedi.

“Kalau ganti oli sendiri lumayan berat,” tambahnya menjelaskan beban biaya harian. Di samping itu, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian pihak kepolisian. “Mesin jadi adem, kerja jadi semangat,” kata Dedi. “Semoga silaturahmi ini tidak putus sampai di sini saja,” harapnya.

Kemitraan Pemeliharaan Keamanan Masyarakat

Polres Subang menjadikan program ini sebagai langkah strategis membangun kemitraan. Kepolisian menempatkan para pengemudi ojol sebagai mitra pemeliharaan keamanan masyarakat (Kamtibmas).

Oleh sebab itu, polisi menyediakan ruang dialog bagi para pekerja jalanan tersebut. Institusi penegak hukum ini ingin mengubah pendekatan tugas operasional mereka. Mereka hadir untuk memberikan bantuan langsung kepada masyarakat sipil.

Peran Ojol dalam Pengawasan Lapangan

Ketua Paguyuban Ojol Subang Raya, Sri Wahyono, menanggapi inisiatif kemitraan ini. Ia menilai profesi mereka memiliki tingkat mobilitas yang sangat tinggi. “Kami ini di jalan terus,” kata Sri.

“Kadang jadi mata dan telinga pertama kalau ada kejadian,” sambungnya. Selain itu, ia merasa senang bisa berinteraksi dekat dengan aparat kepolisian. Pendekatan ini membuat pengemudi tidak sungkan saat harus melaporkan kejadian kriminal.

Visi Pelayanan Aparat Kepolisian

Kompol Fajri Anbiyaa menegaskan visi kepolisian dalam merangkul komunitas pekerja. “Rekan-rekan ojol adalah mitra kami, menjaga Subang tetap aman,” jelas Wakapolres.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tujuan utama dari pendekatan persuasif ini. “Kami ingin mereka merasakan, bahwa polisi hadir untuk membantu,” tegasnya.

“Polisi bukan hanya sekadar pihak yang bertugas mengatur jalanan,” tambah Fajri. Pada akhirnya, program sosial ini memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan warga.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan program ganti oli gratis Polres Subang ini dilaksanakan?
    Program penyaluran bantuan pelumas ini berlangsung pada hari Rabu, 21 Oktober 2026, dan dimulai sejak pagi hari.
  • Berapa jumlah pengemudi ojol yang menerima fasilitas perawatan ini?
    Sebanyak 100 pengemudi ojek online (ojol) di Subang terdaftar sebagai penerima layanan gratis ini.
  • Apa tujuan kepolisian menyelenggarakan kegiatan ini bersama komunitas ojol?
    Polisi bertujuan menjadikan pengemudi ojek online sebagai mitra Kamtibmas yang aktif mengawasi keamanan ketertiban lingkungan.

TMMD ke-130 Subang: Proyek Jalan 1,5 Km dan Fasilitas Desa

TMMD ke-130 Subang

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi resmi memimpin upacara pembukaan program TMMD ke-130 Subang. Pemerintah menyelenggarakan agenda ini pada hari Selasa, 13 Oktober 2026.

Lokasi pelaksanaan upacara bertempat di Lapangan Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak. Secara administratif, program ini akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 11 November 2026.

Panitia pelaksana mengusung tema resmi bertajuk “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” untuk kegiatan tahun ini.

Selama prosesi upacara, Bupati Reynaldy bertindak langsung sebagai Inspektur Upacara. Ia menjalankan tugas tersebut dengan didampingi oleh Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi.

Setelah upacara selesai, agenda berlanjut pada tahap penandatanganan naskah berita acara. Dokumen administratif ini ditandatangani oleh bupati bersama Dandim 0605/Subang. Lebih lanjut, Danrem 063/Sunan Gunung Jati hadir langsung di lokasi untuk menyaksikan pengesahan kerja sama tersebut.

Rincian Sasaran Fisik Pembangunan Infrastruktur

Dandim 0605/Subang, Letkol Czi Deny Widi Anggoro, memaparkan laporan target fisik program ini. Sasaran utama kegiatan mencakup pembukaan rute jalan penghubung antarkampung.

Jalur transportasi darat ini menghubungkan Kampung Gunung Geulis dengan Kampung Cinaga. Spesifikasi teknis proyek jalan ini memiliki total panjang 1.500 meter. Selain itu, badan jalan dirancang dengan ukuran lebar mencapai 4 meter. Fasilitas infrastruktur ini berfungsi untuk mempermudah akses distribusi pengangkutan hasil panen para petani lokal.

Pembangunan Sarana Umum dan Fasilitas Warga

Di samping pembuatan jalan, satuan tugas juga mengerjakan sejumlah infrastruktur publik. Tim teknis membangun lima unit bak penampungan sebagai sarana air bersih desa.

Selanjutnya, para prajurit melakukan proses rehabilitasi terhadap sejumlah rumah tidak layak huni (rutilahu). Proyek fisik ini juga mencakup perbaikan satu bangunan tempat ibadah warga. Sebagai tambahan, program ini mendirikan satu unit pos kamling untuk keamanan lingkungan. Pada tahap akhir pengerjaan fisik, panitia menggelar agenda penanaman pohon untuk penghijauan area sekitar.

Pesan Kolaborasi dan Amanat Kepala Daerah

Bupati Reynaldy memberikan amanat khusus mengenai pentingnya perawatan hasil pembangunan infrastruktur pedesaan. “Pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Cupunagara harus kita maknai sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” tegas Reynaldy.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh warga desa turut aktif merawat kelayakan berbagai fasilitas baru tersebut. Tujuannya adalah agar manfaat pembangunan ini dapat bertahan secara jangka panjang.

Kolaborasi lintas institusi ini menjadi landasan strategis pemerintah daerah setempat. “Jadikan semangat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai modal penting untuk mewujudkan Kabupaten Subang yang maju, berdaya saing, dan sejahtera,” pungkas Bupati Reynaldy.

Agenda pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu, seluruh camat dari berbagai wilayah se-Kabupaten Subang juga hadir di lapangan. Pada akhirnya, program TMMD ke-130 Subang ini menjadi pendorong utama percepatan pemerataan infrastruktur publik.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan pelaksanaan program TMMD ke-130 di Kabupaten Subang ini berlangsung?Program TMMD ke-130 ini berlangsung mulai tanggal 13 Oktober 2026 hingga 11 November 2026 di Desa Cupunagara.
  • Berapa spesifikasi dimensi jalan baru yang dibangun melalui TMMD ini?Jalan penghubung Kampung Gunung Geulis dan Kampung Cinaga ini dibangun dengan spesifikasi panjang 1.500 meter dan lebar 4 meter.
  • Apa saja fasilitas umum tambahan yang dibangun oleh satuan tugas?Satuan tugas membangun lima unit sarana air bersih, merehabilitasi rumah tidak layak huni, memperbaiki satu tempat ibadah, serta mendirikan satu pos kamling.

Jalan Baru TMMD Subang Fasilitasi Akses Pertanian

jalan baru TMMD

Pembangunan jalan baru TMMD ke-130 resmi berjalan di wilayah Kabupaten Subang. Program infrastruktur ini mengambil lokasi spesifik di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak.

Panitia mencatat pelaksanaan agenda pembangunan ini pada hari Selasa, 13 Oktober 2026. Tentara Nasional Indonesia menjadi aktor utama pelaksana proyek teknis tersebut.

Selain itu, pemerintah daerah turut memfasilitasi kebutuhan logistik selama masa konstruksi. Proyek ini memprioritaskan penyediaan rute transportasi fisik bagi masyarakat pedesaan. Selanjutnya, jalur ini berfungsi menghubungkan area pertanian dengan pusat aktivitas ekonomi penduduk.

Spesifikasi Teknis Infrastruktur Gunung Geulis–Cinaga

Proyek fisik ini mencakup pembukaan rute jalan darat sepanjang 1.500 meter. Panitia pelaksana menamai jalur transportasi tersebut sebagai jalan Gunung Geulis–Cinaga.

Oleh karena itu, konstruksi jalan ini memperluas cakupan jaringan konektivitas antardesa. Tim teknis melibatkan alat berat untuk meratakan struktur tanah perbukitan.

Sebelumnya, area geografis ini hanya memiliki fasilitas infrastruktur yang sangat minim. Akibatnya, infrastruktur terbatas tersebut sering kali menghambat mobilitas warga beserta kendaraan angkut. Pembangunan jalan ini mengubah bentang alam perbukitan menjadi jalur distribusi fungsional.

Dampak Ekonomi pada Sektor Pertanian

Pembangunan fasilitas jalan ini berdampak langsung pada sektor ekonomi pertanian lokal. Saat ini, para petani mendapat kemudahan akses kendaraan angkut komoditas hasil panen. Oleh sebab itu, mereka dapat mendistribusikan hasil bumi dengan lebih cepat. Para pengemudi kendaraan roda empat kini bisa menjangkau titik pengumpulan panen terdekat. Selain itu, infrastruktur fisik ini meningkatkan efisiensi waktu tempuh pengiriman barang secara signifikan. Pada akhirnya, kondisi jalan yang memadai ini membantu pergerakan roda ekonomi warga lokal.

Penurunan Biaya Operasional Distribusi Petani

Pada masa lalu, minimnya sarana jalan membebani para pelaku sektor pertanian. Biaya logistik untuk mengangkut hasil panen menembus nominal yang relatif tinggi.

Lebih lanjut, proses pengiriman hasil bumi memakan waktu operasional yang sangat lama. Petani harus menggunakan tenaga manusia atau hewan pikul untuk memindahkan muatan barang.

Sekarang, jalan Gunung Geulis–Cinaga mengubah struktur biaya distribusi komoditas tersebut secara drastis. Sebagai hasilnya, para petani dapat menekan pengeluaran biaya transportasi harian mereka.

Masyarakat pedesaan dapat memanfaatkan akses jalan darat baru ini setiap hari. Pihak penyelenggara telah menyelesaikan standar kelayakan lintasan jalan tersebut.

Oleh karenanya, pengamat memprediksi volume kendaraan pengangkut hasil tani akan mengalami peningkatan. Publik juga dapat mencatat data spesifikasi panjang jalan ini untuk keperluan pengawasan swadaya.

Terakhir, warga bisa menyalin rincian proyek pembangunan infrastruktur ini ke dalam dokumen Membuat Artikel. Langkah pencatatan tersebut sangat berguna sebagai referensi data pribadi bagi masyarakat desa setempat.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan pembangunan jalan baru TMMD ini dilaksanakan?Pelaksanaan program infrastruktur TMMD ke-130 di Kabupaten Subang ini berlangsung pada hari Selasa, 13 Oktober 2026.
  • Berapa panjang jalan yang dibangun pada program TMMD ini?Proyek ini mencakup pembukaan rute jalan darat baru bernama Gunung Geulis–Cinaga dengan total spesifikasi panjang mencapai 1.500 meter.
  • Apa dampak pembangunan jalan ini bagi petani lokal?Kehadiran jalan ini mempermudah akses angkut komoditas panen, mempercepat distribusi hasil bumi, serta menekan ongkos biaya logistik pertanian.

Sofa Sule: Harga, Spesifikasi, dan Promo Kredit Tridjaya

Sofa Sule

Tridjaya Elektronik dan Tridjaya Meubel resmi meluncurkan produk Sofa Sule. Komedian Kang Sule merekomendasikan furnitur ini secara langsung kepada konsumen.

Selanjutnya, lini perabot ini menyasar pasar keluarga di seluruh Indonesia. Produk ini berfungsi mengisi ruang keluarga dengan standar kualitas premium.

Manajemen merancang furnitur ini bukan sekadar sebagai tempat duduk biasa. Sebaliknya, perusahaan memposisikan produk ini sebagai pusat aktivitas kebersamaan keluarga di rumah.

Spesifikasi Material dan Desain Eksterior

Pabrikan menerapkan berbagai spesifikasi teknis khusus pada koleksi ini. Pertama, produk ini mengusung desain eksterior yang sangat elegan. Selain itu, bagian dudukan menggunakan busa tebal dengan tingkat keempukan tinggi. Lebih lanjut, kerangka dan lapisan luar menggunakan material khusus yang tahan lama.

Estetika dan Fungsi Ruang Keluarga

Oleh karena itu, kombinasi material fisik ini menciptakan suasana ruang keluarga yang harmonis. Desain mewah tersebut juga berfungsi mempercantik tata letak interior hunian. Pada akhirnya, pengguna mendapatkan nilai estetika sekaligus fungsi ergonomis secara bersamaan.

Harga Ritel dan Skema Pembiayaan

Tridjaya Elektronik dan Tridjaya Meubel menetapkan harga ritel yang kompetitif. Konsumen dapat membeli koleksi ini dengan harga mulai dari Rp2 jutaan.

Di samping itu, pihak manajemen menyediakan fasilitas skema pembiayaan khusus bagi pelanggan. Pertama, pembeli berhak menggunakan fasilitas transaksi tanpa uang muka. Artinya, pelanggan mendapat keringanan beban biaya awal sebesar nol persen. Selanjutnya, jaringan ritel menjamin proses pengajuan kredit berjalan cepat. Persyaratan administratif juga sangat mudah bagi seluruh calon pembeli.

Sistem Angsuran Bulanan

Program kredit ini juga menawarkan nilai cicilan yang sangat ringan. Sebagai tambahan, konsumen tidak perlu membayar angsuran pada bulan pertama transaksi. Sebaliknya, skema pembayaran tagihan baru mulai berlaku pada bulan berikutnya.

Oleh sebab itu, masyarakat bisa mengatur arus kas keuangan rumah tangga secara fleksibel. Fasilitas pembiayaan ini menjangkau berbagai kalangan konsumen tanpa terkendala batasan anggaran.

Ketersediaan dan Layanan Konsumen

Saat ini, stok produk tersebut sudah tersedia di seluruh jaringan ritel perusahaan. Masyarakat bisa mendatangi outlet Tridjaya Elektronik dan Tridjaya Meubel terdekat secara langsung.

Selain kunjungan fisik, manajemen juga membuka jalur layanan pemesanan daring. Konsumen dapat melakukan konsultasi teknis melalui aplikasi WhatsApp resmi.

Tim layanan pelanggan beroperasi penuh melalui nomor kontak 0878-0887-1588. Akhirnya, calon pembeli dapat menyalin seluruh spesifikasi ini ke dalam dokumen Membuat Artikel. Langkah pencatatan ini berguna sebagai referensi akurat sebelum mengeksekusi transaksi.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Berapa harga Sofa Sule di Tridjaya Elektronik dan Meubel?Koleksi Sofa Sule ditawarkan dengan harga ritel kompetitif yang dimulai dari rentang Rp2 jutaan.
  • Apa saja syarat promo kredit untuk pembelian Sofa Sule?Konsumen mendapatkan fasilitas kredit tanpa uang muka (DP 0%), proses administrasi yang cepat, cicilan ringan, dan pembayaran angsuran yang baru dimulai pada bulan depan.
  • Di mana konsumen bisa membeli produk Sofa Sule ini?Produk ini tersedia di seluruh outlet fisik Tridjaya Elektronik dan Tridjaya Meubel, serta dapat dipesan melalui layanan WhatsApp di nomor 0878-0887-1588.

Recent Posts