Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

PT DAHANA di IMARC 2026 Pamerkan Solusi Tambang

PT DAHANA di IMARC 2026

Kehadiran PT DAHANA di IMARC 2026 menjadi langkah konkrit perluasan pasar ekspor bahan peledak nasional. Perusahaan ini berpartisipasi dalam ajang International Mining and Resources Conference.

Agenda bisnis ini berlangsung secara resmi pada 27 hingga 29 Oktober 2026. Lokasi pameran bertempat di fasilitas International Convention Centre (ICC) Sydney, Australia.

Selanjutnya, manajemen perusahaan memperkenalkan berbagai produk pertambangan terintegrasi kepada para pelaku industri global.

Target utamanya adalah menjangkau kelompok konsumen baru di kawasan potensial tersebut.

Rincian Produk Bahan Peledak DAHANA

Perusahaan menawarkan lima lini produk bahan peledak utama kepada para pengunjung pameran. Pertama, teknisi memamerkan material Ammonium Nitrate untuk memenuhi kebutuhan operasional pertambangan skala besar.

Selain itu, pabrikan membawa perangkat Dayatronic Electronic Detonator dan Dayadet Non-Electric Detonator. Kemudian, lini produk Dayagel Cartridged Emulsion turut melengkapi daftar barang ekspor unggulan.

Terakhir, perusahaan juga memasarkan produk Dayaprime Pentolite Booster. Oleh karena itu, kelengkapan lini material peledak ini mampu memenuhi berbagai spesifikasi teknis operasi tambang.

Layanan Solusi Pertambangan Terintegrasi

Di samping menjual komoditas produk fisik, entitas ini turut menawarkan layanan operasional pertambangan. Penawaran teknis tersebut mencakup jasa pengeboran dan peledakan (drilling and blasting) di lapangan.

Selanjutnya, perusahaan menyediakan fasilitas pengolahan limbah minyak (waste oil processing plant). Teknisi juga mengembangkan sistem digitalisasi peledakan untuk meningkatkan tingkat akurasi kerja operasional mekanik.

Lebih lanjut, mereka menyediakan paket layanan pengerjaan bawah tanah (underground services). Dengan demikian, perusahaan resmi bertransformasi dari sekadar produsen barang menjadi penyedia layanan terintegrasi.

Pernyataan Resmi Direktur Operasi

Direktur Operasi PT DAHANA, Abdul Haris Atbaro, memberikan penjelasan teknis mengenai status pasar di Australia. Ia menyatakan bahwa negara tersebut merupakan tujuan ekspor yang sudah rutin perusahaan layani.

“Produk DAHANA telah beberapa kali diekspor untuk memenuhi kebutuhan industri di Australia,” ujar Abdul Haris di lokasi pameran. Oleh sebab itu, partisipasi pameran ini berfungsi untuk memperkuat hubungan kerja dengan para mitra lama.

“Melalui IMARC 2026, kami ingin membuka peluang kerja sama baru,” tambahnya.

Peningkatan Standar Kualitas Layanan

Manajemen senantiasa berupaya meningkatkan daya saing melalui inovasi pengembangan teknologi produksi terkini. Peningkatan mutu operasional ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah bagi para pelanggan multinasional.

Akibatnya, tingkat efisiensi alur operasional dan standar keselamatan kerja di area pertambangan menjadi lebih terjamin. Pada akhirnya, langkah strategis ini memastikan produk teknologi pertambangan nasional mampu bersaing secara kompetitif di pasar global.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan agenda pameran PT DAHANA di IMARC 2026 ini berlangsung? Pameran industri pertambangan ini diselenggarakan pada tanggal 27 hingga 29 Oktober 2026 di International Convention Centre (ICC) Sydney, Australia.
  • Apa saja rincian produk bahan peledak yang ditawarkan oleh perusahaan? Perusahaan memasarkan Ammonium Nitrate, Dayatronic Electronic Detonator, Dayadet Non-Electric Detonator, Dayagel Cartridged Emulsion, dan Dayaprime Pentolite Booster.
  • Layanan pertambangan terintegrasi apa saja yang dipamerkan di Australia? Paket layanan operasional mencakup drilling and blasting, waste oil processing plant, sistem digitalisasi peledakan, serta pengerjaan underground services.

Jambore Pemuda Subang 2026: 4 Pesan Disparpora

Jambore Pemuda Subang 2026

Jambore Pemuda Subang 2026 resmi bergulir pada hari Selasa, 27 Oktober 2026. Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang menyelenggarakan acara tersebut.

Lokasi pelaksanaan kegiatan berada di area Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam. Panitia mengadakan agenda ini untuk memperingati perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Kepala Disparpora Subang, Nenden Setiawati, membuka program tersebut secara langsung. Ia menyampaikan pedoman penting bagi pemuda dalam menghadapi era digital.

Rincian Kegiatan dan Keterlibatan Peserta

Rangkaian kegiatan kepemudaan ini berlangsung selama dua hari penuh. Panitia melibatkan 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat sipil. Para peserta tersebut mewakili berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas pemuda lokal.

Selanjutnya, jambore ini berfungsi sebagai ruang pembelajaran dan kolaborasi terpadu. Program ini bertujuan utama mengembangkan karakter kepemimpinan generasi muda setempat.

Oleh karena itu, kegiatan ini menuntut pemuda untuk terus beradaptasi dengan perubahan sosial.

Daftar Program Edukasi dan Pelatihan

Penyelenggara menyajikan berbagai materi kegiatan lapangan dan sesi kelas. Pertama, para peserta menerima pembekalan teknis mengenai kepemimpinan dan kepeloporan.

Kedua, instruktur memberikan pelatihan kewirausahaan muda secara komprehensif. Ketiga, panitia mendorong partisipasi aktif pemuda dalam program pembangunan daerah.

Selain materi kelas, peserta mengikuti kegiatan luar ruang bernama Camping Ceria. Pada akhirnya, perkemahan lapangan ini efektif memperkuat rasa kebersamaan serta kerja sama tim.

Empat Pesan Strategis Kepala Disparpora

Nenden Setiawati memaparkan empat bekal utama bagi para peserta. Pesan pertama berfokus pada pembentukan karakter seorang calon pemimpin.

Menurutnya, kepemimpinan selalu berawal dari kemampuan memimpin diri sendiri secara disiplin. Setiap pemuda harus mampu menjaga integritas moral setiap waktu.

Mereka juga wajib memberikan teladan bersikap bagi lingkungan sekitar. Di sisi lain, pesan kedua mendorong pemuda berani bertindak sebagai pelopor perubahan. Mereka harus mewujudkan gagasan kreatif melalui tindakan yang konsisten.

Kewirausahaan dan Kolaborasi Antarorganisasi

Pesan ketiga menekankan pentingnya sektor kewirausahaan dan kemandirian ekonomi. Oleh sebab itu, pemuda harus jeli melihat peluang pasar masa kini.

Mereka dituntut mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk berinovasi. Nenden berharap kemunculan wirausaha muda baru mampu membuka lapangan kerja.

Mereka dapat mengoptimalkan potensi sektor pertanian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif. Selanjutnya, pesan keempat berfokus pada penguatan kolaborasi lintas komunitas. Pemuda harus menghilangkan sekat ego organisasi demi kemajuan daerah.

Visi Pemuda Bergerak Subang Ngabret

Kepala Disparpora memberikan penegasan tegas terkait fungsi peran aktif pemuda. “Pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton perubahan,” kata Nenden. Ia meminta generasi muda menjadi bagian dari solusi atas persoalan di masyarakat.

“Jadikan perbedaan itu sebagai kekuatan,” pesannya mengutip kolaborasi lintas komunitas. Pemerintah daerah terus menggemakan semangat kampanye slogan Pemuda Bergerak, Subang Ngabret

Melalui gerakan nyata ini, pemuda wajib memperkuat solidaritas sosial dan berkontribusi dalam pembangunan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan dan di mana Jambore Pemuda Subang 2026 ini diselenggarakan? Acara ini diselenggarakan pada 27-28 Oktober 2026 dan bertempat di area Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam, Kabupaten Subang.
  • Berapa jumlah peserta yang mengikuti agenda kepemudaan ini? Panitia penyelenggara melibatkan total 100 peserta yang berasal dari berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas pemuda daerah.
  • Apa fokus empat pesan utama dari Kepala Disparpora Subang? Kepala Disparpora meminta pemuda menjadi pemimpin berkarakter, berani menjadi pelopor perubahan, membangun kemandirian kewirausahaan, serta memperkuat kolaborasi lintas organisasi.

Jambore Pemuda 2026 Subang: Edukasi dan Kolaborasi Pemuda

Jambore Pemuda 2026 Subang

Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) menggelar program Jambore Pemuda 2026 Subang. Panitia menyelenggarakan kegiatan kepemudaan ini pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 2026.

Lokasi pelaksanaan acara bertempat di area Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam, Kabupaten Subang. Program ini melibatkan partisipasi langsung dari 100 peserta.

Para peserta berasal dari berbagai organisasi kepemudaan dan komunitas daerah. Selanjutnya, acara ini bertujuan untuk memperingati perayaan Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Penyelenggara secara khusus mengusung tema resmi bertajuk “Balik ka Imah”. Oleh karena itu, kegiatan ini berfungsi sebagai ruang pembelajaran sekaligus penguatan karakter.

Konsep Acara dan Materi Pelatihan

Jambore ini menerapkan konsep kegiatan lapangan bernama Camping Ceria. Pendekatan ini memadukan unsur edukasi, kebersamaan, dan aktivitas luar ruang.

Panitia telah menyiapkan sejumlah materi teknis bagi para peserta. Materi pertama mencakup bidang kepemimpinan dan kepeloporan tingkat pemuda.

Setelah itu, instruktur juga memberikan pembekalan mengenai sektor kewirausahaan muda. Materi kepemimpinan ini mengarahkan pemuda agar memiliki tanggung jawab dan integritas.

Sementara itu, materi kepeloporan berfungsi memicu lahirnya inovator di lingkungan masyarakat. Di sisi lain, pembekalan kewirausahaan bertujuan meningkatkan produktivitas serta daya saing ekonomi.

Aktivitas Luar Ruang dan Jejaring Kolaborasi

Selain sesi materi kelas, rangkaian acara turut mencakup kegiatan outbound dan berkemah. Sesi lapangan ini berguna untuk membangun tingkat kekompakan dan kedisiplinan individu.

Kemudian, permainan kelompok juga mengasah kemampuan komunikasi serta solidaritas tim. Melalui interaksi ini, penyelenggara berharap peserta mampu memperluas jejaring sosial mereka.

Interaksi antarkelompok akan memperkuat kolaborasi lintas organisasi kepemudaan di wilayah Subang. Dengan demikian, setiap organisasi dapat saling melengkapi kekurangan program masing-masing.

Tanggapan Resmi Disparpora Subang

Kepala Bidang Kepemudaan Disparpora Kabupaten Subang, Iin Inderawati, memberikan keterangan resmi. Ia menjelaskan fungsi utama dari pertemuan lintas komunitas kepemudaan tersebut.

“Kegiatan ini menjadi sarana mempertemukan berbagai organisasi dan komunitas pemuda,” ujar Iin. Menurutnya, kelompok pemuda merupakan aset strategis bagi kemajuan suatu daerah.

Kelompok usia produktif ini memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan wilayah. Oleh sebab itu, generasi muda membutuhkan ruang khusus untuk pengembangan kemampuan kepemimpinan.

Sinergi Pemerintah dan Gerakan Nyata

Iin menaruh harapan besar terhadap hasil akhir pelaksanaan kegiatan edukatif ini. Ia berharap program ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial peringatan sejarah.

Sebaliknya, jambore ini harus menjadi titik awal lahirnya gerakan pemuda. “Perbedaan organisasi, komunitas, latar belakang, hendaknya menjadi kekuatan,” tegas Iin.

Semangat persatuan ini selaras dengan slogan daerah Pemuda Bergerak, Subang Ngabret. Pada akhirnya, pemuda harus mengambil peran krusial sebagai mitra strategis pemerintah.

Sinergi ini akan menciptakan inovasi baru demi percepatan pembangunan wilayah Subang. Masyarakat dapat menyalin dokumentasi kegiatan ini ke dalam arsip Membuat Artikel untuk referensi program kepemudaan masa depan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan Jambore Pemuda 2026 Subang ini diselenggarakan? Jambore ini diselenggarakan oleh Disparpora Kabupaten Subang pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 2026 di Batalyon Infanteri 312/Kala Hitam.
  • Apa itu konsep utama dalam pelaksanaan Jambore Pemuda ini? Kegiatan ini mengusung tema “Balik ka Imah” dengan konsep Camping Ceria yang memadukan aktivitas luar ruang, outbound, dan materi edukasi.
  • Berapa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan kepemudaan ini? Program pembinaan ini melibatkan total 100 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai komunitas dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Subang.

Bupati Subang Paparkan SubangFest di Indonesia Creative Connect 2026

Indonesia Creative Connect 2026

Acara Indonesia Creative Connect 2026 resmi berlangsung di Jakarta pada hari Minggu, 25 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara ICCN dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf). Menteri Ekraf,

Teuku Riefky Harsya, hadir secara langsung untuk membuka acara tersebut. Selain jajaran kementerian, Bupati Subang Kang Rey tampil sebagai salah satu narasumber utama. Ia memaparkan berbagai inovasi pengembangan potensi daerahnya di hadapan para pemangku kepentingan tingkat nasional.

Visi dan Strategi Pengembangan Ekraf

Deputi Pengembangan Strategis Ekraf, Mohammed Ali Berawi, turut memberikan pemaparan dalam acara ini. Ia secara khusus menekankan pentingnya basis data dan delapan Program Asta Ekraf. “Connecting Cities, Empowering People, Creating Impact,” ujar Ali.

Selanjutnya, Kang Rey menjelaskan kerangka visi tata ruang dan pariwisata Kabupaten Subang. Ia ingin daerahnya tidak hanya dikenal sebagai lumbung padi dan kawasan perindustrian.

“Kita punya laut dengan Pelabuhan Patimban, zona tengah dengan kuliner, zona atas dengan Tangkuban Parahu,” kata Kang Rey. Oleh karena itu, ia berambisi menjadikan Subang sebagai kota kreatif berskala nasional.

SubangFest Sebagai Identitas Kota Kreatif

Pemerintah Kabupaten Subang menjadikan program SubangFest sebagai identitas baru daerah. Festival pariwisata ini terselenggara secara rutin setiap akhir bulan. “Pariwisata tanpa festival, omong kosong,” tegas Kang Rey.

Oleh sebab itu, ia menyatukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam satu kesatuan fungsi yang utuh. SubangFest selalu mengangkat tiga sektor penggerak utama dalam setiap pelaksanaannya. Ketiga sektor tersebut meliputi panggung seniman lokal, perputaran UMKM, serta ajang hiburan rakyat.

Dampak Ekonomi dan Pemberdayaan Pemuda

Perputaran uang dari UMKM yang terdaftar di SubangFest mampu mencapai angka Rp350 juta. Nominal tersebut faktanya belum termasuk nilai transaksi harian dari para pedagang kaki lima.

Selain memberikan dampak ekonomi, festival ini secara langsung memberdayakan tenaga kerja muda setempat. “Manpower-nya anak-anak muda Subang, untuk seniman Subang,” jelas Kang Rey.

Panitia acara menempatkan seniman lokal sebagai penampil utama di atas panggung. Sebaliknya, kehadiran bintang tamu tingkat nasional hanya berstatus sebagai bonus bagi pengunjung festival.

Respons Wakil Menteri Kebudayaan

Paparan teknis mengenai SubangFest tersebut mendapat respons positif dari Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha. Ia hadir langsung di lokasi untuk menyimak jalannya diskusi para narasumber.

Giring merasa tertantang melihat tingkat antusiasme warga yang selalu penuh di setiap acara. Akibatnya, ia secara terbuka meminta Kang Rey untuk mengundangnya bernyanyi di SubangFest.

“Ekraf butuh bahan baku, dan bahan baku terbesar ekraf Indonesia adalah kebudayaan kita,” ujar Giring. Interaksi ini menutup sesi paparan dengan semangat kolaborasi antarsektor industri.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan dan di mana acara Indonesia Creative Connect 2026 diselenggarakan? Acara tingkat nasional ini diselenggarakan di Jakarta pada hari Minggu, 25 Oktober 2026.
  • Apa itu SubangFest yang digagas oleh Bupati Subang Kang Rey? SubangFest adalah festival bulanan yang menyatukan pariwisata dan ekonomi kreatif dengan fokus pada pemberdayaan seniman lokal serta pelaku UMKM.
  • Berapa estimasi perputaran uang UMKM dalam satu kali pelaksanaan SubangFest? Perputaran uang dari UMKM yang terdaftar di festival tersebut mampu mencapai angka Rp350 juta, belum termasuk transaksi pedagang kaki lima.

Progres TMMD Subang Hari Ke-14 Capai Target Fisik

progres TMMD Subang

Pelaksanaan progres TMMD Subang ke-130 resmi memasuki hari keempat belas pada Senin, 26 Oktober 2026. Satuan tugas (Satgas) TNI terus memacu penyelesaian pekerjaan fisik maupun nonfisik di lapangan.

Lokasi kegiatan ini berpusat di Desa Cupunagara, Kecamatan Cisalak. Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD, Letkol Czi Deni Widi Anggoro, memberikan konfirmasi resmi terkait capaian tersebut.

“Progres hari ke-14 ini sudah sesuai tahapan,” ujar Letkol Deni. Selanjutnya, ia menegaskan komitmen tim dalam mempercepat pengerjaan program infrastruktur. “Kami kebut fisik dan non fisik, agar manfaatnya bisa segera dirasakan warga,” tambahnya.

Capaian Infrastruktur Fisik Desa Cupunagara

Tim teknis mencatat sejumlah perkembangan signifikan pada sasaran fisik pokok. Pertama, pengerjaan pembukaan rute jalan baru sepanjang 1.500 meter telah mencapai angka 32 persen.

Selain itu, prajurit mulai menunjukkan hasil nyata pada instalasi lima titik sarana air bersih. Program rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) milik warga bernama Ruhimah juga menyentuh progres 36 persen.

Sementara itu, perbaikan bangunan tempat ibadah atau musala mencatatkan penyelesaian sebesar 30 persen.

Pembangunan Fasilitas Lingkungan Pendukung

Di samping infrastruktur utama, satgas juga mengeksekusi sasaran unggulan lainnya secara paralel. Pembangunan unit Pos Kamling desa saat ini sudah rampung hingga tingkat 32 persen.

Kemudian, kegiatan pembersihan lingkungan sekitar mencatatkan angka kemajuan mencapai 40 persen. Seluruh tim operasional terus bekerja keras di lokasi proyek konstruksi.

“Selesai tidak selesai, harus selesai sebelum penutupan 11 November 2026 nanti,” tegas Letkol Deni. “Itu target mutlak kami,” tegasnya terkait tenggat waktu pengerjaan.

Realisasi Sasaran Nonfisik dan Keterlibatan Warga

Pada aspek nonfisik, penyelenggara telah hampir menuntaskan beberapa agenda edukasi hingga batas 100 persen.

Agenda tersebut mencakup program Keluarga Berencana dan Kesehatan (KB Kes) serta sosialisasi bahaya narkoba.

Namun, beberapa program penyuluhan masih berada pada angka pengerjaan nol persen. Program yang belum berjalan ini meliputi kegiatan penanaman 1.000 pohon untuk ketahanan pangan.

Begitu pula, kegiatan penyuluhan hukum dan keamanan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) belum terealisasi sama sekali.

Dorongan Semangat Gotong Royong Subang Ngabret

Kegiatan TMMD ini berlangsung secara padat dengan mengusung semangat Subang Ngabret. Oleh karena itu, Letkol Deni meminta seluruh elemen masyarakat Cupunagara untuk saling bahu-membahu.

Ia menekankan pentingnya budaya bergotong royong bersama seluruh personel TNI. “Saya minta masyarakat bahu membahu bergotong royong,” kata Letkol Deni. “TMMD ini milik kita bersama, untuk kesejahteraan desa,” pungkasnya.

Pada akhirnya, warga dapat menyalin rincian laporan progres ini ke dalam dokumen Membuat Artikel untuk referensi pengawasan masyarakat.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Berapa persen progres pembukaan jalan baru pada hari ke-14 TMMD Subang? Progres pengerjaan pembukaan rute jalan baru sepanjang 1.500 meter telah mencapai angka 32 persen.
  • Apa saja program sasaran nonfisik yang telah tuntas dilaksanakan? Program sasaran nonfisik yang telah hampir tuntas 100 persen meliputi layanan Keluarga Berencana dan Kesehatan (KB Kes) serta sosialisasi bahaya narkoba.
  • Kapan target akhir seluruh rangkaian penyelesaian program TMMD ke-130 ini? Komandan Satgas menargetkan seluruh rangkaian pengerjaan fisik maupun nonfisik harus selesai sebelum penutupan pada 11 November 2026.

Perenang Cilik Subang Raih 6 Emas di Kejuaraan Jakarta

perenang cilik Subang

Seorang perenang cilik Subang berhasil mengumpulkan delapan medali dalam kompetisi tingkat nasional. Nama atlet berbakat tersebut adalah Cinta Violend. Ia merupakan seorang siswi dari sekolah SDN Soklat Subang.

Selanjutnya, ia bertanding pada Kejuaraan Renang Sport School Competition Student Open Series 2. Panitia menyelenggarakan acara olahraga ini pada kalender kompetisi tahun 2026.

Kolam Renang Bulungan di Jakarta menjadi lokasi resmi pelaksanaan lomba tersebut. Oleh karena itu, kompetisi ini mempertemukan berbagai atlet muda berprestasi. Cinta sukses memborong enam medali emas dari delapan nomor pertandingan.

Selain itu, ia juga membawa pulang dua keping medali perak. Sebagai hasilnya, panitia menobatkan Cinta sebagai Perenang Terbaik 5-6 SD Putri 2026.

Rincian Perolehan Medali Emas dan Perak

Atlet muda ini mengikuti delapan nomor pertandingan renang yang berbeda. Menariknya, ia berhasil naik ke atas podium pada seluruh kategori tersebut.

Tidak ada satu pun nomor pertandingan yang luput dari perolehan medali. Oleh sebab itu, pencapaian luar biasa ini mencerminkan tingkat konsistensi sang atlet.

Kategori Kemenangan Medali Emas

Cinta meraih medali emas pertama pada nomor 50 meter gaya bebas. Kemudian, ia memenangkan posisi pertama untuk kategori 100 meter gaya bebas.

Selanjutnya, nomor 200 meter gaya bebas turut menyumbangkan medali emas ketiga. Selain gaya bebas, Cinta juga mendominasi jalannya pertandingan gaya punggung.

Ia merebut medali emas pada nomor 50 meter gaya punggung. Lebih lanjut, nomor 100 meter gaya punggung juga berhasil ia menangkan.

Terakhir, medali emas keenam berasal dari nomor 200 meter gaya ganti perorangan.

Kategori Kemenangan Medali Perak

Di sisi lain, perenang cilik ini juga mendapatkan dua medali perak. Medali perak pertama berasal dari pertandingan nomor 50 meter gaya dada.

Sementara itu, nomor 50 meter gaya kupu-kupu menyumbangkan medali perak kedua. Dengan demikian, ia telah membuktikan penguasaan teknik pada berbagai gaya renang.

Dukungan Fasilitas Latihan dan Manajemen

Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan memfasilitasi bakat Cinta secara penuh. Manajemen ini beroperasi secara profesional bersama DonTing Athlete Management.

Tine Yowargana bertindak sebagai Promotor resmi DonTing Athlete Management. Ia juga menjabat sebagai Galunggang Utama LAK Galuh Pakuan Dewi Kandiati Paramesti.

Tine, atau Ting Ting, memberikan pernyataan resmi pada Minggu, 25 Oktober 2026. Ia menyampaikan keterangan ini secara langsung kepada RRI di Subang. “Saya melihat bakat anak itu luar biasa,” ungkap Tine.

Program Latihan Rutin dan Beasiswa

Tine menjelaskan rincian program dukungan bagi atlet potensial tersebut. “Galuh Pakuan fasilitasi full,” tambahnya menjelaskan tingkat komitmen lembaga.

Tahun ini, Cinta telah mengikuti tiga perlombaan resmi di luar negeri. Selain itu, ia menjalani program latihan intensif di klub JAQ Jakarta.

Klub renang ini merupakan salah satu fasilitas pelatihan terbaik. Coach Wisnu Wardhana bertugas membimbing Cinta secara langsung setiap sesi.

Selanjutnya, manajemen menyambut baik progres perkembangan sang atlet muda. Mereka juga memberikan bantuan pendanaan berupa beasiswa pendidikan dan olahraga.

Harapan Pencapaian Tingkat Provinsi

Manajemen memberikan dukungan menyeluruh karena memiliki keyakinan kuat terhadap atlet. Tine menilai Cinta Violend akan terus menorehkan prestasi gemilang pada masa depan.

Oleh karena itu, atlet ini berpotensi memberikan kehormatan besar bagi Jawa Barat. Pencapaian tingkat nasional ini tentu membawa kebanggaan bagi masyarakat provinsi tersebut.

“Diharapkan, pihak lain juga mengetahui, dan mendukung,” pungkas Tine. Pada akhirnya, publik dapat menyalin rekam jejak ini ke dalam dokumen Membuat Artikel. Langkah pencatatan ini berfungsi sebagai referensi data perkembangan olahraga daerah.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan Kejuaraan Renang Student Open Series 2 ini diselenggarakan? Acara kejuaraan olahraga air ini diselenggarakan pada tahun 2026 dengan mengambil lokasi di fasilitas Kolam Renang Bulungan Jakarta.
  • Berapa total medali yang berhasil diraih oleh Cinta Violend? Atlet Cinta Violend meraih total delapan medali secara akumulatif, yang terdiri dari enam medali emas dan dua medali perak.
  • Apa itu lembaga LAK Galuh Pakuan? LAK Galuh Pakuan adalah lembaga manajemen yang memfasilitasi seluruh kebutuhan latihan, promosi, dan memberikan beasiswa penuh kepada atlet Cinta Violend.

Bupati Subang Desak Reklamasi Lahan Bekas Tambang

reklamasi lahan bekas tambang

Pemerintah Kabupaten Subang mendesak percepatan reklamasi lahan bekas tambang secara menyeluruh. Langkah strategis ini bertujuan memulihkan ekosistem lingkungan setempat.

Selain itu, upaya ini berfungsi menjaga ketersediaan pasokan air bersih bagi masyarakat luas. Desakan ini muncul sebagai respons atas krisis air bersih di wilayah selatan Kabupaten Subang.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menyampaikan instruksi tersebut secara langsung. Ia meninjau lokasi terdampak di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026.

Dampak Signifikan Alih Fungsi Lahan

Perubahan tata guna lahan memberikan dampak langsung terhadap keseimbangan alam. Aktivitas ini juga memengaruhi tingkat ketersediaan sumber daya air tanah.

Penduduk sekitar tidak langsung merasakan dampak kerusakan ekologis tersebut. Namun demikian, situasi lingkungan setempat terus memburuk seiring berjalannya waktu.

Oleh karena itu, pemerintah harus segera menangani titik-titik kerusakan lingkungan. “Dampak alih fungsi lahan tidak sekaligus terasa, tetapi sedikit demi sedikit,” tegas Reynaldy. “Sekarang susah air bersih, nanti lama-lama bisa kering total,” tambahnya.

Kebijakan Perlindungan Kawasan Subang Selatan

Pemerintah daerah menetapkan kebijakan perlindungan ketat untuk kawasan Subang bagian selatan. Saat ini, Pemkab Subang resmi menghentikan penerbitan izin aktivitas pertambangan baru.

Aturan ini selaras dengan regulasi tata ruang pelestarian lingkungan hidup. Kawasan selatan memiliki fungsi utama sebagai area resapan air alami bagi daerah. “Daerah selatan ini, saya sudah tidak lagi mengizinkan ada pertambangan,” tegas Bupati Reynaldy.

Lebih lanjut, ia merinci peruntukan khusus lahan di wilayah tersebut. “Daerah selatan ini khusus hutan lindung, kebun teh, kebun nanas, tidak boleh ada pertambangan,” ujarnya.

Pemanggilan Pengelola Tambang untuk Reklamasi

Selain menerapkan larangan operasional, pemerintah daerah bersiap menindak tegas pelaku industri. Pemkab Subang akan memanggil para pihak pengelola lahan bekas tambang.

Pemanggilan ini bertujuan membahas jadwal percepatan perbaikan ekosistem secara mengikat. Pemerintah mengharapkan kebijakan ini mampu memulihkan fungsi ekologis kawasan yang terlanjur rusak.

“Kita coba panggil pengelolanya agar bisa sesegera mungkin direklamasi dan dijadikan tempat yang bermanfaat,” kata Reynaldy.

Ia menyadari proses perbaikan kondisi alam membutuhkan waktu yang sangat panjang. “Harapannya, ekosistem yang ada bisa kembali pulih, walaupun tidak sepenuhnya,” jelasnya.

Target Jangka Panjang Pelestarian Lingkungan

Pemerintah memposisikan penertiban tambang sebagai solusi pelestarian jangka panjang. Perlindungan kawasan resapan air menjadi prioritas utama program kerja daerah.

Kebijakan operasional ini berfungsi menjamin keberlanjutan sumber daya air bersih warga. Pemerintah daerah juga mewajibkan setiap pelaku ekonomi untuk mematuhi aspek pelestarian lingkungan.

Oleh sebab itu, pertumbuhan target bisnis tidak boleh mengorbankan keseimbangan alam. Pada akhirnya, warga bisa mendokumentasikan rincian kebijakan ini ke dalam dokumen Membuat Artikel. Langkah pencatatan ini penting sebagai bahan rujukan evaluasi mengenai kelestarian wilayah Subang.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan Bupati Subang meninjau lokasi krisis air bersih tersebut? Bupati Subang meninjau lokasi krisis air bersih di Desa Palasari, Kecamatan Ciater, pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026.
  • Apa kebijakan Pemkab Subang terkait aktivitas tambang di wilayah selatan? Pemerintah Kabupaten Subang secara resmi melarang seluruh aktivitas pertambangan di kawasan selatan dan menetapkannya khusus untuk hutan lindung, kebun teh, serta kebun nanas.
  • Apa itu langkah utama pemerintah untuk memulihkan ekosistem lahan bekas tambang? Pemerintah segera memanggil para pengelola bekas lahan tambang untuk mempercepat proses reklamasi agar sebagian fungsi lingkungan dapat kembali pulih.

Dahana Run 10K di Subang Libatkan Kang Akur dan UMKM Lokal

Dahana Run 10K

Ajang olahraga Dahana Run 10K resmi berlangsung di kawasan Alun-Alun Kabupaten Subang pada Sabtu, 24 Oktober 2026.

Ribuan pelari memadati area pusat kota tersebut sejak pagi hari. PT Dahana menyelenggarakan kegiatan tingkat nasional ini untuk merayakan hari ulang tahun perusahaan yang ke-60.

Selanjutnya, panitia penyelenggara mengusung tema resmi bertajuk “Light for the Nation, Spirit Forever”. Kompetisi ini berhasil menarik antusiasme tinggi dari para peserta luar kota.

Partisipasi Langsung Wakil Bupati Subang

Wakil Bupati Subang, Kang Akur, turut menjadi peserta dalam lomba lari jarak menengah ini. Ia hadir ke lokasi acara bersama istrinya, Ny. Ega Agustine Rosyadi.

Kang Akur memilih untuk ikut berlari sejauh 10 kilometer di tengah kerumunan peserta. Oleh karena itu, kehadirannya bukan sekadar bentuk seremoni pemotongan pita semata. Ia ingin menunjukkan kehadiran pemerintah daerah secara langsung melalui partisipasi fisik bersama warganya.

“Ini pertama kalinya Dahana bikin lari skala nasional di Subang, dan responsnya luar biasa,” ujar Kang Akur.

Dampak Ekonomi bagi Pedagang Alun-Alun

Penyelenggaraan kompetisi ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat sekitar. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar Alun-Alun Subang merasakan peningkatan jumlah pembeli secara drastis.

Gerobak penjual kopi, gorengan, hingga kaus olahraga laris terjual kepada para pengunjung. Dengan demikian, acara ini menciptakan perputaran transaksi finansial secara langsung di lokasi.

“Pesertanya banyak, UMKM juga ikut menggeliat. Ini yang kita mau,” ungkap Kang Akur menanggapi pergerakan ekonomi tersebut.

Rencana Agenda Tahunan PT Dahana

Melihat respons publik yang sangat positif, pemerintah daerah segera merencanakan tindak lanjut program.

Kang Akur mengusulkan agar kompetisi lari ini menjadi agenda rutin setiap tahun di wilayahnya. Ia telah menyampaikan usulan strategis tersebut secara langsung kepada Direktur Utama PT Dahana.

Pihak manajemen perusahaan pun telah menyetujui gagasan keberlanjutan acara olahraga ini. Pada akhirnya, Subang bersiap menjadi tuan rumah tetap bagi ajang perlombaan tersebut di masa mendatang.

Publik dapat menyalin catatan perkembangan acara ini ke dalam dokumen Membuat Artikel untuk referensi pengawasan kegiatan daerah.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan dan di mana acara Dahana Run 10K ini diselenggarakan? Acara kompetisi lari ini berlangsung pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, dan berlokasi di kawasan Alun-Alun Kabupaten Subang.
  • Apa tema yang diusung dalam perlombaan Dahana Run tahun ini? Penyelenggara mengusung tema resmi bertajuk “Light for the Nation, Spirit Forever” untuk merayakan peringatan HUT ke-60 PT Dahana.
  • Bagaimana dampak acara lari ini terhadap masyarakat sekitar? Tingginya jumlah peserta memberikan dampak ekonomi positif yang signifikan bagi para pelaku UMKM dan pedagang kecil di sekitar Alun-Alun Subang.

Pabrik VinFast Subang Resmi Beroperasi Pertengahan Desember 2025

pabrik VinFast Subang

Pemerintah Indonesia memperkuat posisi industri kendaraan listrik global melalui pembukaan pabrik VinFast Subang. Fasilitas manufaktur otomotif ini mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan Desember 2025.

Selanjutnya, kompleks pabrik ini berfungsi sebagai basis produksi utama korporasi. Lokasi strategis ini juga menjadi pusat ekspor kendaraan setir kanan untuk kawasan Asia Tenggara.

Langkah operasional ini sejalan dengan kebijakan pemerintah membangun ekosistem kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita merespons positif langkah perluasan industri otomotif tersebut.

“Indonesia memiliki modal dasar untuk menjadi salah satu pemain utama industri kendaraan listrik dunia, didukung kekayaan sumber daya alam, pasar domestik yang besar, serta komitmen pemerintah,” ujar Agus.

Lebih lanjut, fasilitas pabrik ini berdiri di atas hamparan lahan seluas 171 hektare. Investor menanamkan nilai modal awal sebesar 300 juta dolar AS.

Total komitmen investasi perusahaan ini menembus nominal angka 1 miliar dolar AS.

Kapasitas Produksi dan Model Kendaraan Listrik

Fasilitas perakitan di Jawa Barat ini merupakan pabrik global keempat milik VinFast. Pabrik ini juga menjadi fasilitas manufaktur pertama mereka di luar wilayah Vietnam untuk tingkat regional.

Pada tahap operasional awal, kapasitas produksi mampu mencapai 50.000 unit kendaraan per tahun.

Kemudian, perusahaan menargetkan eskalasi peningkatan kapasitas maksimal hingga 350.000 unit kendaraan per tahun.

Lini operasional pabrik mencakup tahapan pengelasan bodi, pengecatan, perakitan akhir, hingga pengendalian mutu. Fasilitas lengkap ini memproduksi berbagai segmen kendaraan bermotor murni listrik.

Kategori kendaraan perkotaan (city car) mencakup varian model VF 3 dan VF 5. Sementara itu, model VF 6 dan VF 7 mengisi segmen kendaraan utilitas sport (SUV). Terakhir, lini perakitan kendaraan komersial memproduksi unit Limo Green dan mobil multiguna (MPV) tipe VF 7.

Target TKDN dan Integrasi Rantai Pasok

Manajemen perusahaan memprioritaskan penggunaan suku cadang lokal untuk menekan angka ketergantungan impor.

Oleh karena itu, perusahaan menetapkan target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) secara bertingkat. Pabrik menargetkan capaian TKDN lebih dari 40 persen pada kalender 2026.

Angka adopsi komponen lokal ini akan naik menjadi 60 persen pada tahun 2029. Pada akhirnya, target TKDN maksimal harus menyentuh batas 80 persen mulai periode 2030.

Sebagai wujud dukungan nyata, manajemen mendirikan area khusus bernama Supplier Park. Kawasan bisnis ini terintegrasi langsung di dalam wilayah kompleks manufaktur utama.

Fasilitas ini menggabungkan para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) ke dalam rantai pasok global. Akibatnya, ketersediaan suku cadang teknis dan layanan perawatan menjadi lebih terjamin bagi para konsumen domestik.

Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Otomotif

Kehadiran kompleks pabrik ini memberikan dorongan nilai ekonomi langsung bagi penduduk Jawa Barat.

Saat mesin pabrik beroperasi pada kapasitas penuh, perusahaan mampu menyerap banyak pekerja lokal. Proyeksi serapan tenaga kerja langsung berada pada rentang 5.000 hingga 15.000 orang.

Selain itu, proyek industri ini membuka ribuan peluang kerja tambahan di sektor logistik operasional. Para pelaku bisnis penyedia jasa juga ikut menikmati pertumbuhan ekonomi di sekitar area perakitan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan pabrik VinFast Subang mulai beroperasi penuh? Fasilitas manufaktur otomotif VinFast di Subang ini mulai beroperasi secara bertahap pada pertengahan bulan Desember 2025.
  • Berapa total kapasitas produksi kendaraan dari pabrik ini? Kapasitas produksi awal mencapai 50.000 unit per tahun dan akan terus ditingkatkan hingga batas maksimal 350.000 unit per tahun.
  • Berapa target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mobil listrik ini? Perusahaan menargetkan pencapaian nilai TKDN lebih dari 40% pada tahun 2026, 60% pada 2029, dan mencapai angka 80% pada tahun 2030.

Dahana Run 2026: Ribuan Pelari 10K Padati Alun-Alun Subang

Dahana Run 2026

Ajang lari Dahana Run 2026 resmi berlangsung di kawasan Alun-Alun Kabupaten Subang. Panitia menyelenggarakan kegiatan olahraga tingkat nasional ini pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026.

Data registrasi mencatat kehadiran lebih dari 2.800 peserta dalam kompetisi tersebut. Para pelari ini berasal dari berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia.

Selanjutnya, mereka bertanding pada kategori lari jarak menengah sepanjang 10 kilometer (10K).

PT Dahana bertindak sebagai penyelenggara utama kegiatan perlombaan lari ini. Perusahaan menggelar acara tersebut untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60.

Manajemen korporasi mengusung tema resmi bertajuk ”Light for the Nation, Spirit Forever”. Selain itu, panitia menyajikan pertunjukan kesenian tradisional Sisingaan pada sesi pembukaan.

Atraksi budaya khas Subang ini menyambut kedatangan para peserta sejak pagi hari.

Konsep Promosi Kearifan Lokal Subang

Penyelenggara juga menyisipkan program promosi kearifan lokal di titik garis akhir. Setiap pelari berhak menerima hadiah langsung setelah berhasil menyelesaikan rute 10K.

Panitia membagikan hadiah berupa satu buah nanas segar khas daerah Subang. Oleh karena itu, peserta mendapatkan pengalaman kompetisi sekaligus wisata kuliner lokal.

Pendekatan organik ini bertujuan memperkenalkan potensi produk pertanian daerah kepada publik.

Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., membuka acara secara resmi. Pejabat publik ini hadir bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang. Ny. Hj. Ega Agustine Rosyadi, S.Kep., Ners., M.Kep., turut mendampingi kegiatan suaminya.

Keduanya tidak sekadar hadir secara seremonial pada sesi upacara pembukaan. Sebaliknya, mereka berdua ikut menempuh rute lari 10K bersama ribuan peserta. Langkah fisik ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kampanye gaya hidup sehat.

Dampak Ekonomi pada Sektor UMKM

Agus Masykur Rosyadi memberikan apresiasi tinggi atas kesuksesan gelaran perdana ini. “Kami menyambut positif Dahana Run 10K 2026,” ujar pria bersapaan Kang Akur tersebut. Ia menyoroti skala penyelenggaraan acara yang mencapai tingkat nasional.

“Kegiatan ini merupakan pertama kalinya Dahana menyelenggarakan acara lari di Kabupaten Subang dengan skala nasional,” tambahnya. Lebih lanjut, ia menyebut tingginya partisipasi massa memberikan dampak ekonomi ganda. “Pesertanya juga luar biasa banyak dan UMKM juga menggeliat,” tutup Kang Akur.

Tingginya antusiasme massa memang memberikan dampak finansial positif bagi warga. Para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal membuka stan perdagangan.

Mereka memadati area sekitar Alun-Alun Subang untuk menjajakan berbagai produk. Akibatnya, Kang Akur berharap kompetisi ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.

Jajaran manajemen PT Dahana merespons positif usulan keberlanjutan program olahraga tersebut.

Sejumlah pejabat penting negara turut menghadiri kegiatan lari berskala nasional ini. Direktur Jenderal Potensi Pertahanan Kemhan RI memantau langsung kondisi di lokasi acara.

Danlanud R. Suryadarma serta unsur Forkopimda Kabupaten Subang juga tampak hadir. Kemudian, Komisaris Utama dan Direktur Utama PT Dahana mendampingi tamu undangan.

Direktur Utama PT LEN Industri beserta para Kepala OPD Subang melengkapi daftar tamu VIP.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan ajang perlombaan lari Dahana Run 2026 ini diselenggarakan? Kompetisi lari tingkat nasional ini berlangsung pada hari Sabtu, 24 Oktober 2026, bertempat di kawasan Alun-Alun Kabupaten Subang.
  • Berapa jarak tempuh rute pada acara Dahana Run 2026 ini? Peserta mengikuti kompetisi lari jarak menengah dengan spesifikasi rute sepanjang 10 kilometer atau kategori 10K.
  • Apa keunikan hadiah bagi peserta yang menyelesaikan rute lari ini? Panitia penyelenggara memberikan hadiah langsung berupa satu buah nanas segar khas Subang kepada setiap pelari yang menyentuh garis finish.

Recent Posts