Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Bupati Subang Hadiri Bakti Sosial Operasi Katarak dan ATENSI

Bakti Sosial Operasi Katarak Subang

suarasubang.com – Bupati Subang Reynaldy Putra menghadiri kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak Subang di Subang Eye Center pada Senin (8/6/2026). Acara strategis ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 dengan tema “Lansia Tangguh, Indonesia Tumbuh”. Selain operasi mata, pemerintah juga menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi ratusan warga yang membutuhkan.

Kolaborasi Mewujudkan Kesejahteraan Sosial

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Subang, Saeful Arifin, menekankan pentingnya sinergi antara Kemensos, Sentra Terpadu Inten Soeweno, dan pemerintah daerah. Menurutnya, upaya mewujudkan kesejahteraan sosial membutuhkan kolaborasi yang kuat serta berkelanjutan. Program ini melayani 200 peserta operasi katarak serta memberikan bantuan ATENSI kepada 524 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Selanjutnya, Saeful menjelaskan bahwa total anggaran yang dialokasikan Kementerian Sosial untuk Kabupaten Subang mencapai Rp1,4 miliar. Bupati Subang, yang akrab disapa Kang Rey, memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi tersebut karena memberikan dampak nyata bagi kelompok rentan. Beliau menegaskan bahwa kehadiran pemerintah sangat krusial dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dan penyandang disabilitas.

Visi Anggaran untuk Kepentingan Rakyat

Dalam sambutannya, Kang Rey berharap program kesehatan ini menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk menjalani hidup dengan lebih produktif. Beliau juga menuturkan bahwa pemerintah pusat hingga daerah kini memiliki visi yang selaras dalam pengelolaan anggaran. Visi tersebut memastikan bahwa uang rakyat harus jatuh dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas.

Pemerintah Daerah Kabupaten Subang saat ini juga tengah memfokuskan anggaran pada perbaikan infrastruktur dasar dan pendidikan. Sebagai contoh, tahun ini pemerintah menyiapkan Rp35 miliar untuk renovasi sekolah serta Rp200 miliar bagi pembangunan jalan dan sarana kesehatan. Langkah ini merupakan wujud nyata pengembalian dana masyarakat melalui layanan publik yang berkualitas.

Penyerahan Bantuan Simbolis

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis bantuan dari Kementerian Sosial senilai Rp1.402.081.000 kepada Pemerintah Kabupaten Subang. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 724 penerima manfaat di berbagai wilayah. Adapun bantuan yang diserahkan meliputi alat bantu kesehatan, kursi roda, perlengkapan sekolah, hingga dukungan modal untuk usaha gorengan keliling.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Kementerian Sosial, asisten daerah, Kepala Dinas Kesehatan Subang, serta unsur Forkopimcam. Sinergi lintas instansi ini diharapkan terus berlanjut guna memberikan solusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Subang. Melalui pengelolaan dana yang transparan, pemerintah berkomitmen mengembalikan hak masyarakat demi kemajuan daerah bersama.

Sekda Subang Optimalkan Katalog Elektronik Versi 6

Katalog Elektronik Versi 6 Subang

suarasubang.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, secara resmi membuka workshop peningkatan tata kelola pengadaan barang dan jasa. Kegiatan ini memfokuskan pada mekanisme transaksi e-purchasing melalui Katalog Elektronik Versi 6 Subang di Aula Oman Syahroni, Senin (8/6/2026). Melalui sistem terbaru ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas belanja negara.

Kepala UKPBJ Subang, Ir. Bambang Supalar, menyatakan bahwa agenda tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme birokrasi. Selain itu, pemahaman teknis yang mendalam diharapkan mampu meminimalisir kesalahan administratif dalam proses pembayaran. Dengan demikian, setiap anggaran yang tersedia dapat terserap secara efektif demi kepentingan publik.

Urgensi Digitalisasi dan Kualitas Belanja

Sekda Asep Nuroni menegaskan bahwa pengadaan barang kini telah bertransformasi menjadi instrumen strategis pembangunan. Transformasi digital memastikan seluruh dokumentasi belanja pemerintah tersimpan dengan baik serta lebih mudah untuk diawasi. Oleh karena itu, fokus utama saat ini bukan sekadar besarnya serapan anggaran, melainkan kualitas manfaat yang dihasilkan.

Belanja pemerintah harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara nyata. Setiap transaksi diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. Beliau mengimbau agar seluruh pihak memandang proses digitalisasi ini sebagai langkah maju menuju tata kelola pemerintahan yang modern.

Menyamakan Persepsi Pelaku Pengadaan

Beliau juga menyoroti pentingnya menyamakan persepsi antara para pelaku pengadaan di lapangan. Sering kali, kendala realisasi anggaran muncul akibat adanya perbedaan pemahaman mengenai regulasi teknis. Forum ini menjadi wadah koordinasi strategis bagi Pengguna Anggaran, PPK, hingga bendahara pengeluaran agar memiliki visi yang selaras.

Acara tersebut menghadirkan narasumber ahli dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Jawa Barat untuk memberikan panduan teknis secara detail. Berbagai elemen, termasuk perwakilan Bank BJB, turut hadir guna mendukung kelancaran sistem pembayaran elektronik ini. Melalui sinergi yang kuat, Kabupaten Subang optimis dapat mewujudkan tata kelola keuangan yang semakin profesional.

Ribuan Anak Subang Warnai Masa Depan di Generasi Ceria

Generasi Ceria Warnai Indonesia Subang

suarasubang.com – Lebih dari 1.000 anak beserta orang tua memadati Gedung Serbaguna Mulia, Kabupaten Subang, pada Sabtu (30/5/2026). Mereka berkumpul untuk mengikuti kegiatan Generasi Ceria Warnai Indonesia. Acara ini menjadi pembuka rangkaian program kreativitas anak yang akan dilaksanakan di sepuluh kota di Indonesia sepanjang tahun 2026.

Memasuki tahun keempat penyelenggaraan, program ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan hiburan keluarga yang seru. Selain lomba mewarnai dan menggambar, para peserta juga mendapatkan layanan pemeriksaan gigi gratis serta fasilitas keramas gratis. Orang tua yang hadir pun menerima edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan serta kesehatan buah hati mereka.

Wadah Penyaluran Bakat dan Imajinasi Anak

Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas dan imajinasi secara bebas. Melalui karya seni, mereka dapat mengekspresikan cita-cita dengan penuh semangat. Peserta lomba sendiri terbagi menjadi tiga kategori usia, yakni tingkat PAUD/TK, siswa kelas 1-3 SD, serta siswa kelas 4-6 SD.

“Kegiatan kreatif membantu anak mengasah imajinasi serta membangun rasa percaya diri,” ujar Marketing Manager Kodomo, Liana. Ia menambahkan bahwa lomba ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk belajar sambil menikmati pengalaman yang menyenangkan. Harapannya, program tersebut dapat mendukung lahirnya generasi muda yang aktif dan terus berkembang.

Ruang Interaksi Keluarga dan Hiburan Menarik

Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berfungsi sebagai ruang interaksi keluarga yang hangat. Penampilan dari berbagai talenta muda nasional dan siswa sekolah lokal turut menyemarakkan suasana di atas panggung. Selain itu, sesi talkshow menghadirkan narasumber dari industri kreatif untuk berbagi inspirasi kepada para peserta.

Penyelenggara memastikan program positif ini akan berlanjut ke sembilan kota besar lainnya di seluruh wilayah Indonesia. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, semakin banyak anak diharapkan mendapatkan ruang untuk berkreasi dan menunjukkan potensi diri. Langkah strategis ini bertujuan untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul dan berprestasi di masa depan.

Ratusan Warga Patokbeusi Antre Pengobatan Gratis

pengobatan gratis Patokbeusi Subang

suarasubang.com – Ratusan warga memadati Aula Kecamatan Patokbeusi, Subang, untuk mengikuti pengobatan gratis Patokbeusi Subang pada Minggu (7/6/2026). Peserta yang berasal dari sepuluh desa berbeda tampak antusias mengantre demi mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari tim medis. Selain itu, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk menjaga kebugaran masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Pelayanan Medis dan Keluhan Penyakit Warga

Pihak penyelenggara menerjunkan sekitar sepuluh tim medis untuk melayani kebutuhan kesehatan warga secara maksimal. Tim tersebut melibatkan dokter ahli dari Yayasan Kailash Siva Center yang bekerja sama dengan Puskesmas Patokbeusi serta Rancabango. Mayoritas pengunjung yang datang mengeluhkan berbagai masalah kesehatan umum seperti kolesterol, asam urat, dan tekanan darah tinggi.

Banyak warga juga mengeluhkan gangguan pernapasan seperti ISPA serta keluhan penyakit rabun mata. Oleh karena itu, panitia tidak hanya menyediakan pemeriksaan medis, tetapi juga memberikan pembagian kacamata gratis bagi yang membutuhkan. Langkah ini sangat membantu warga kurang mampu yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan spesialis.

Sinergi Pengamanan dan Ketertiban Antrean

Polsek Patokbeusi menyiagakan sejumlah personel untuk mengatur jalannya acara agar tetap tertib dan kondusif. Petugas keamanan disebar di berbagai titik strategis guna mencegah terjadinya antrean yang saling menyerobot di lokasi. Berkat koordinasi yang baik, ratusan peserta dari sepuluh desa dapat terlayani dengan lancar tanpa kendala berarti.

Situasi di lapangan menunjukkan betapa tingginya kebutuhan masyarakat akan akses kesehatan yang terjangkau. Selanjutnya, aparat kepolisian memastikan bahwa setiap warga mendapatkan giliran pemeriksaan sesuai dengan urutan kedatangan. Kerja sama lintas sektor ini menjadi kunci keberhasilan acara pengobatan massal tersebut.

Manfaat Nyata di Musim Kemarau

Bayu, salah satu peserta, mengaku sangat bersyukur atas adanya inisiatif pengobatan cuma-cuma ini. Ia merasa tubuhnya lebih bugar dan pegal-pegal yang dideritanya berkurang setelah diperiksa oleh tim dokter. Baginya, kehadiran program ini sangat meringankan beban karena berobat secara mandiri memerlukan biaya yang cukup signifikan.

Selain faktor ekonomi, kegiatan ini bertujuan memitigasi risiko penyakit selama musim kemarau yang sedang berlangsung. Warga biasanya sangat rentan terkena influenza dan demam akibat perubahan cuaca yang tidak menentu belakangan ini. Pemerintah berharap program semacam ini dapat mendorong pola hidup sehat agar warga tetap produktif setiap harinya.

Truk Tangki Pertamina Terbakar di Tol Cipali KM 80

kebakaran di Tol Cipali KM 80

suarasubang.com – Sebuah truk tangki milik PT Pertamina yang mengangkut BBM solar mengalami kebakaran di Tol Cipali KM 80 pada Sabtu (6/6/2026). Peristiwa yang terjadi pukul 08.28 WIB ini memicu kepanikan luar biasa bagi para pengendara yang melintas ke arah Jawa [Query].

Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Subang segera bergerak cepat setelah menerima laporan dari pihak Astra Tol Cipali [Query]. Meskipun arus lalu lintas pagi sedang padat, tim berhasil mencapai lokasi dalam waktu 30 menit [Query, 6]. Petugas tiba di titik kejadian pukul 09.00 WIB untuk memulai proses penindakan [Query].

Proses Pemadaman dan Sterilisasi Jalur

Proses penindakan berlangsung selama lebih dari satu jam dengan fokus utama pada pemadaman dan pendinginan badan tangki [Query]. Selain itu, petugas melakukan lokalisir area guna mencegah api merambat ke kendaraan lain yang terjebak macet [Query, 6]. Keberhasilan sterilisasi area memastikan jalur tol kembali aman bagi pengguna jalan [Query].

Tiga armada utama dari Mako Subang dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api yang melalap truk tersebut [Query]. Komandan Peleton Wawan K memimpin operasi ini dengan dukungan dari Damkar Cikopo Purwakarta, PJR, dan LMS [Query]. Sinergi lintas instansi ini terbukti krusial dalam mempercepat penanganan di lapangan yang sangat berisiko [Query, 6].

Kendala Lapangan dan Taksiran Kerugian

Kendala utama yang dihadapi petugas di lokasi adalah jauhnya sumber air dari titik kebakaran [Query]. Akibatnya, tim harus bekerja ekstra keras untuk menyuplai air agar api tidak kembali menyala [Query, 6]. Namun, dedikasi tim berhasil mengendalikan situasi sepenuhnya pada pukul 10.15 WIB [Query, 6].

Laporan resmi mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini [Query]. Kerugian material akibat terbakarnya truk pengangkut solar tersebut ditaksir mencapai Rp 600 juta [Query]. Hingga kini, data mengenai jumlah korban terdampak lainnya masih dinyatakan nihil oleh pihak berwenang [Query].

BYD Indonesia Klarifikasi Insiden Kebakaran Pabrik Subang

pabrik BYD Subang

suarasubang.com – Pihak manajemen akhirnya memberikan penjelasan resmi terkait video kebakaran di pabrik BYD Subang yang sempat viral pada Rabu (3/6/2026). Insiden tersebut menimpa salah satu bangunan yang saat ini masih dalam tahap konstruksi.

Luther Panjaitan, Head of Marketing PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut penjelasannya, api kecil muncul pada bagian atap bangunan sehingga menyebabkan kepulan asap hitam terlihat dari kejauhan.

Meskipun sempat menimbulkan kekhawatiran, situasi dapat dikendalikan dalam waktu yang sangat singkat. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun petugas yang terluka dalam peristiwa tersebut. Luther juga menambahkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan proses investigasi mendalam.

Rencana Produksi dan Investasi Besar

Pabrik BYD yang berlokasi di kawasan Cipeundeuy ini diketahui sudah memasuki tahap finalisasi pembangunan. Fasilitas produksi tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas yang sangat besar, yakni mencapai 150 ribu unit kendaraan per tahun.

Pembangunan pabrik di Subang Smartcity ini melibatkan investasi yang fantastis, berkisar antara Rp11,2 triliun hingga Rp16 triliun. Fasilitas ini nantinya akan menjadi pusat produksi model kendaraan listrik populer seperti BYD Atto 1 dan tipe M6.

Manajemen BYD berkomitmen untuk terus memastikan standar keamanan kerja yang tinggi di area proyek. Melalui investigasi yang sedang berjalan, perusahaan berharap dapat mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan demi kelancaran operasional.

Aksi Dahana dan SMKN Cibogo di Hari Lingkungan Hidup

Hari Lingkungan Hidup Dahana

suarasubang.com – PT Dahana memperingati Hari Lingkungan Hidup Dahana tahun 2026 melalui aksi kolaborasi nyata bersama masyarakat pendidikan. Perusahaan ini menggandeng siswa SMKN Cibogo Subang untuk melaksanakan kerja bakti lingkungan pada Sabtu (6/6/2026). Langkah strategis tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap kelestarian alam secara berkelanjutan.

Edukasi Pengelolaan Sampah dan Energi

Rangkaian kegiatan bermula dengan penyampaian edukasi mengenai tata cara pengelolaan sampah yang tepat. Selain itu, para ahli memberikan materi penting tentang penggunaan energi dan air secara bijak. Setelah sesi teori berakhir, seluruh peserta segera bergerak melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan sekolah dan area Masjid Al Akhdar.

Kerja bakti ini juga menjangkau kawasan lapangan bola di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui tindakan tersebut, PT Dahana ingin menunjukkan bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah sederhana. Hal ini selaras dengan slogan global tahun 2026, yaitu “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.

Membangun Budaya Peduli Lingkungan

Senior Manager K3L PT Dahana, Ivan Angga Maulana, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremonial belaka. Sebaliknya, momentum ini menjadi titik awal untuk membangun budaya peduli lingkungan yang konsisten. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pihak, terutama generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga ekosistem.

Kepala SMKN Cibogo, Dede Saryono, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi yang terjalin dengan pihak industri. Menurutnya, keterlibatan langsung siswa dalam aksi nyata sangat bermanfaat untuk membentuk karakter peduli lingkungan. Ia berharap kerja sama positif ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang demi masa depan hijau.

Kolaborasi demi Masa Depan Berkelanjutan

Manager TJSL PT Dahana, Soffia Mustikasari, menambahkan bahwa perusahaan memiliki komitmen kuat dalam mendorong pelestarian alam. Ia meyakini bahwa keterlibatan dunia pendidikan adalah kunci utama untuk mewujudkan agen perubahan. Melalui semangat gotong royong, setiap individu diharapkan sadar akan peran pentingnya dalam menjaga bumi.

Langkah kecil yang dilakukan hari ini diharapkan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat Subang. Dengan demikian, PT Dahana dan para siswa telah berkontribusi nyata dalam menyiapkan lingkungan yang lebih baik. Semangat kolaborasi ini menjadi pengingat bahwa menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama.

Bulog Subang Pastikan Stok Beras Aman Sepanjang 2026

stok beras Bulog Subang

suarasubang.com – Perum Bulog Kantor Cabang Subang-Purwakarta menjamin stok beras Bulog Subang saat ini dalam kondisi sangat aman. Saat ini, sebanyak 70 ribu ton beras tersimpan rapi di gudang sebagai Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).

Pimpinan Cabang Bulog Subang-Purwakarta, Laswenri, menyatakan bahwa ketersediaan stok tersebut sangat melimpah. Oleh karena itu, jumlah ini lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat di dua wilayah tersebut.

Penyerapan Gabah dari Petani Lokal

Meskipun stok di gudang melimpah, Bulog tetap menjaga performa kerja di lapangan. Pihak Bulog terus menggencarkan penyerapan gabah dan beras langsung dari para petani lokal. Langkah ini dilakukan sesuai dengan arahan dan instruksi langsung dari pemerintah pusat.

Program Bantuan Pangan Terus Berlanjut

Selain fokus pada stok, Bulog memberikan kepastian mengenai kelanjutan program jaminan sosial. Wakil Pimpinan Cabang, Budiarti, memastikan program Bantuan Pangan (Banpang) akan berjalan sepanjang tahun 2026. Penyaluran bantuan ini tidak hanya berhenti pada periode awal tahun saja.

Informasi dari pusat menegaskan bahwa bantuan pangan merupakan komitmen jangka panjang. Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan akses pangan bersubsidi tersebut.

Strategi Penguatan Pangan Nasional

Komitmen di daerah ini sangat sejalan dengan strategi yang diterapkan pada tingkat nasional. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, telah menyiapkan kapasitas gudang hingga 7 juta ton secara nasional. Kapasitas besar ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyerapan gabah saat musim panen raya tiba.

Langkah masif tersebut berfungsi sebagai antisipasi agar hasil panen petani tetap terserap maksimal. Selain itu, Bulog berkomitmen menjaga stabilitas harga gabah di tingkat produsen dengan jaminan pasar yang jelas. Dengan sinergi yang kuat, ketahanan pangan di wilayah Subang-Purwakarta akan tetap terjaga kokoh.

Polres Subang Ungkap Kasus Curanmor di Dawuan

pencurian sepeda motor Subang

suarasubang.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Subang kembali menunjukkan komitmen dalam memberantas tindak kejahatan di wilayah hukumnya. Melalui konferensi pers pada Jumat (5/6/2026), polisi mengumumkan keberhasilan pengungkapan kasus pencurian sepeda motor (curanmor). Pengungkapan ini merupakan respons cepat atas laporan warga di wilayah Kecamatan Dawuan yang kehilangan kendaraannya.

Modus Pelaku dan Penangkapan Tersangka

Berdasarkan hasil penyelidikan intensif, petugas berhasil mengamankan seorang tersangka utama berinisial D.G. (33). Pria asal Dawuan ini diduga kuat bukan pertama kalinya melakukan aksi kejahatan di lokasi yang sama. Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menjelaskan bahwa tersangka beraksi dengan modus yang cukup terencana.

Awalnya, tersangka D.G. bertugas melakukan survei lokasi untuk menentukan target sepeda motor korban. Setelah target terpilih, ia segera menghubungi dua rekan lainnya untuk merusak kunci stang kendaraan tersebut. Korban dalam pencurian ini kehilangan satu unit Honda PCX yang sedang terparkir di depan kontrakan.

Strategi Pelaku Menghindari Warga

Selanjutnya, para pelaku menggunakan strategi khusus agar tidak memancing kecurigaan warga sekitar. Mereka tidak langsung menghidupkan mesin sepeda motor hasil curian di lokasi kejadian. Sebaliknya, tersangka mendorong motor tersebut sejauh kurang lebih satu kilometer menuju area kebun rambutan.

Setelah merasa aman, motor tersebut kemudian dibawa oleh D.G. ke kebun karet di dekat kediamannya untuk disembunyikan. Dalam pengungkapan ini, polisi juga menyertakan barang bukti berupa bundel putusan pengadilan dari rekan pelaku yang telah tertangkap sebelumnya.

Penegakan Hukum dan Imbauan Keamanan

Kini, tersangka D.G. harus menghadapi jeratan Pasal 477 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. Ia terancam hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun akibat perbuatannya tersebut. Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus bertindak tegas dan profesional tanpa memberikan ruang bagi pelaku kriminal.

Oleh karena itu, Polres Subang meminta masyarakat untuk lebih waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara warga dan kepolisian sangat penting untuk menciptakan situasi keamanan yang kondusif. “Kami berkomitmen menindak tegas setiap kejahatan yang merugikan warga hingga tuntas,” pungkas AKBP Dony Eko Wicaksono.

Pemkab Subang dan Kementan Matangkan Strategi UPLAND

Program UPLAND Subang

suarasubang.com – Memasuki tahun terakhir pelaksanaan, Pemkab Subang bersama Kementan RI mulai mematangkan strategi akhir atau exit strategy untuk Program UPLAND Subang. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjamin seluruh program pertanian dataran tinggi tetap memberikan dampak jangka panjang bagi petani.

Pembahasan ini berlangsung saat Sekretaris Daerah Subang, H. Asep Nuroni, menerima kunjungan Direktur Irigasi Pertanian Kementan RI. Pertemuan tersebut fokus pada percepatan realisasi pembangunan infrastruktur lahan dan air untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu, penguatan kelembagaan petani menjadi prioritas utama guna mendukung kesejahteraan di wilayah dataran tinggi.

Fokus pada Hilirisasi dan Infrastruktur Berkelanjutan

Direktur Irigasi Pertanian, Rahmanto, menjelaskan bahwa pemilihan Subang sebagai lokasi program dilakukan secara sangat selektif. Ia menilai Subang memiliki potensi besar sebagai daerah “petarung” dalam sektor pertanian nasional. Oleh karena itu, infrastruktur seperti jalan usaha tani dan irigasi harus dikelola secara profesional oleh para pemangku kepentingan.

Selanjutnya, strategi penutupan program tahun 2026 mencakup berbagai langkah nyata. Pemerintah akan memberikan pendampingan berkelanjutan melalui dukungan dana APBD serta penguatan korporasi petani. Program ini juga mendorong pengembangan hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti manggis dan nanas agar memiliki nilai tambah.

Kepatuhan Lingkungan dan Pembiayaan Mikro

Pemkab Subang juga berkomitmen mempercepat penyelesaian izin lingkungan terkait aktivitas pertanian ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi sekaligus menjaga kelestarian alam. Di sisi lain, pencarian alternatif pembiayaan mikro disiapkan untuk membantu permodalan petani secara mandiri di masa depan.

Sekda Asep Nuroni berharap seluruh perangkat teknis dapat bergerak lebih cepat dalam mengeksekusi arahan pusat. Sinergi yang kuat antara daerah dan pusat diharapkan mampu mencetak SDM pertanian yang tangguh dan kompetitif.

Recent Posts