Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

RSUD Subang Gelar FGD Guna Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

Layanan Kesehatan RSUD Subang

RSUD Subang menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas layanan kesehatan RSUD Subang. Acara strategis ini berlangsung di Hotel Laska Subang pada Jumat (13/3/2026). Melalui pertemuan ini, manajemen berkomitmen penuh untuk memberikan pelayanan medis yang lebih prima bagi seluruh warga Kabupaten Subang.

Sinergi Manajemen dan Dewan Pengawas

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran manajemen RSUD Subang bersama Dewan Pengawas (Dewas). Selain itu, rumah sakit juga melibatkan konsultan pemasaran untuk memberikan sudut pandang profesional. Forum ini berfungsi sebagai wadah untuk berdiskusi, bertukar gagasan, serta merumuskan langkah nyata dalam penguatan mutu pelayanan kesehatan.

Para peserta membahas berbagai strategi agar sistem pelayanan menjadi lebih inovatif dan profesional. Mereka juga menekankan pentingnya layanan yang berorientasi pada kepuasan masyarakat luas. Oleh karena itu, kolaborasi antara pihak internal dan konsultan sangat krusial untuk menjawab tantangan kesehatan masa depan.

Komitmen Inovasi Menuju Subang Ngabret

Direktur RSUD Subang, dr. Achmad Nasuhi, menyatakan bahwa FGD ini adalah bagian dari janji perbaikan kualitas rumah sakit. Beliau ingin menghimpun berbagai masukan berharga dari manajemen dan pakar eksternal. Inisiatif tersebut bertujuan untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap setiap pelayanan yang diberikan oleh instansi.

“Kami ingin pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin baik dan mampu menjawab kebutuhan kesehatan saat ini,” ujar dr. Achmad Nasuhi. Selanjutnya, beliau menegaskan bahwa RSUD Subang akan terus melakukan inovasi sistem pelayanan. Semangat ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu semangat “Subang Ngabret”.

Menghadirkan Pelayanan Modern dan Terpercaya

Rumah sakit berupaya keras menghadirkan standar pelayanan kesehatan yang berkualitas dan modern. Langkah strategis ini diambil agar masyarakat mendapatkan penanganan medis yang aman dan terpercaya di daerah sendiri. Dengan demikian, kualitas hidup warga Subang diharapkan dapat meningkat melalui fasilitas kesehatan yang terus berkembang.

Persib Bandung Sapa Bobotoh Subang di Alun-Alun Kota

Persib Sapa Bobotoh Subang

Persib Bandung sapa Bobotoh Subang dalam rangkaian acara spesial bertajuk “Ambil Nikmatnya Ramadan Bareng Indofood”. Kegiatan ngabuburit seru ini akan memeriahkan Alun-Alun Kota Subang selama dua hari. Pastikan Anda hadir pada tanggal 14 hingga 15 Maret 2026 untuk merasakan kemeriahannya secara langsung.

Wisata Kuliner dan Aktivitas Keluarga

Bazaar ini menawarkan pengalaman unik bagi seluruh anggota keluarga yang ingin menunggu waktu berbuka. Pengunjung dapat menikmati berbagai wisata kuliner Ramadan, mulai dari hidangan tradisional hingga jajanan modern yang lezat. Selain itu, anak-anak bisa mengikuti lomba kuis dan mewarnai untuk menambah keceriaan sore hari.

Para orang tua juga bisa mendapatkan inspirasi menu baru melalui sesi demo memasak. Sesi ini menghadirkan berbagai resep praktis untuk menu sahur maupun berbuka puasa di rumah. Dengan demikian, momen ngabuburit di Alun-Alun menjadi lebih bermanfaat bagi warga Subang.

Temu Idola dalam Sesi Sampurasun Persib

Agenda yang paling dinantikan oleh para pendukung adalah sesi interaktif bertajuk “Sampurasun Persib”. Beberapa figur penting tim Maung Bandung akan hadir langsung untuk berbagi kisah inspiratif perjuangan mereka. Selain berbagi cerita, Bobotoh juga berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik melalui kuis seputar sejarah klub.

Kehadiran tim di Subang bertujuan untuk memperkuat ikatan emosional dengan basis pendukung setia. Melalui interaksi ini, Persib ingin menunjukkan apresiasi kepada Bobotoh di luar Kota Bandung. Oleh karena itu, segera ajak keluarga dan teman untuk merayakan hangatnya Ramadan bersama idola kebanggaan Jawa Barat.

Aksi Sosial PHRI Subang: Berbagi Kebahagiaan di Bulan Ramadan

Aksi Sosial PHRI Subang

Aksi sosial PHRI Subang kembali hadir untuk menunjukkan kepedulian nyata di tengah masyarakat pada bulan suci Ramadan 1447 H. Melalui program bertajuk “Berbagi Bersama”, organisasi ini menggelar rangkaian kegiatan di lingkungan Kantor Bupati Subang pada Jumat (13/3/2026). Penyelenggaraan acara ini menjadi bukti bahwa para pelaku industri pariwisata memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi.

Santunan Anak Yatim dan Pembagian Takjil

Kegiatan utama dalam agenda tersebut meliputi pembagian ratusan paket takjil kepada warga yang melintas di sekitar area pemda. Selain itu, pengurus PHRI memberikan santunan kepada anak yatim piatu untuk berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah ini. Ketua PHRI Subang, Hj. Ratna Setiawan, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan komitmen rutin tahunan organisasi.

Beliau juga menyampaikan bahwa agenda ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan bentuk syukur para pengusaha hotel dan restoran. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan beban masyarakat prasejahtera dapat sedikit teringan menjelang waktu berbuka. Semangat berbagi ini menjadi motor penggerak bagi anggota PHRI untuk terus berkontribusi bagi lingkungan sosial di wilayah Subang.

Apresiasi untuk Petugas Garda Depan

Pihak panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada para petugas garda depan di lingkungan Pemkab Subang. Apresiasi ini ditujukan bagi petugas kebersihan, anggota Satpol PP, hingga personel keamanan yang telah bertugas dengan dedikasi tinggi. Aksi sosial PHRI Subang ini pun mendapat pujian dari perwakilan Disparpora Subang, Iin Inderawati.

Iin menilai bahwa langkah PHRI sangat inspiratif karena tidak hanya fokus pada penggerak roda ekonomi semata. Menurutnya, sektor pariwisata akan semakin maju jika para pelakunya memiliki kepedulian yang besar terhadap sesama. Oleh karena itu, sinergi antara pengusaha dan pemerintah daerah perlu terus diperkuat melalui berbagai kegiatan positif serupa.

Sinergi dan Kolaborasi Berbagai Pihak

Suasana Ramadan terasa semakin kental berkat penampilan musik religi dari Paduan Suara Forum Duta Sekolah se-Kabupaten Subang. Acara ini juga diisi dengan tausiyah yang memberikan siraman rohani bagi para tamu undangan yang hadir. Keberhasilan kegiatan ini merupakan buah kolaborasi erat dengan berbagai pihak seperti MT Raudatunisa, PKK, DWP, hingga PLUT KUMKM Subang.

Akhirnya, rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antara pengusaha pariwisata dengan masyarakat luas. Dengan semangat kolaborasi, PHRI Subang berkomitmen untuk terus menghadirkan energi kebaikan bagi pembangunan daerah. Melalui kegiatan “Berbagi Bersama”, industri pariwisata Subang tidak hanya tumbuh secara bisnis tetapi juga secara kemanusiaan.

Tita Andriani: Berhenti Jadi Guru demi Atasi Darurat Sampah di Subang

Tita Andriani

Tita Andriani memutuskan untuk melepaskan kariernya sebagai pendidik demi mendedikasikan diri pada kelestarian lingkungan. Perempuan kelahiran 1995 ini merasa terpanggil untuk menangani persoalan sampah yang semakin serius di Kabupaten Subang. Oleh karena itu, ia kini fokus mengelola bank sampah guna memberikan solusi nyata bagi masyarakat sekitar.

Perjalanan dari Guru Matematika Menjadi Aktivis

Sebelum mengambil langkah besar ini, Tita mengabdikan diri sebagai guru honorer matematika di sebuah SMK swasta di Purwadadi. Namun, nuraninya mulai terusik setiap kali melihat tumpukan sampah yang menggunung di kawasan Pasar Terminal. Pemandangan tersebut ia temui hampir setiap hari saat melakukan perjalanan rutin menuju Karawang.

Rasa prihatin yang mendalam akhirnya mendorong Tita untuk membulatkan tekad berhenti mengajar. Pada akhir Januari 2025, ia resmi merintis Bank Sampah Karya Bakti Sejahtera di Kelurahan Sukamelang. Bersama sang suami, ia mulai mengedukasi warga agar lebih peduli dalam memilah dan mengelola limbah rumah tangga.

Kondisi Darurat Sampah di Kabupaten Subang

Inisiatif lokal ini muncul di tengah kondisi kebersihan Kabupaten Subang yang kini tergolong kritis. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup, produksi sampah harian di wilayah ini diperkirakan mencapai 900 ton. Sayangnya, kapasitas penanganan yang tersedia saat ini baru mampu menjangkau sekitar 250 ton per hari.

Kesenjangan tersebut terjadi karena minimnya armada pengangkut yang dimiliki oleh pemerintah daerah. Saat ini, Subang hanya memiliki 24 unit truk sampah, namun hanya 17 unit yang dinilai masih layak beroperasi. Selain masalah kendaraan, kendala lain muncul dari infrastruktur jalan menuju lokasi pembuangan akhir.

Tantangan Infrastruktur TPA Jalupang

Akses menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jalupang hingga kini masih dalam kondisi yang memprihatinkan. Pembangunan jalan yang memadai belum bisa dilakukan secara maksimal karena terbentur status kepemilikan lahan. Hal ini disebabkan sebagian lahan di kawasan tersebut masih berstatus milik PTPN.

Meskipun tantangan infrastruktur masih membayangi, kehadiran inisiatif seperti bank sampah memberikan harapan baru. Tita Andriani membuktikan bahwa aksi nyata dari tingkat rumah tangga dapat membantu menekan krisis lingkungan. Melalui edukasi yang konsisten, ia berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama.

Wabup Subang Bagikan Kacamata Gratis untuk Siswa SD dan SMP

Kacamata Gratis untuk Siswa Subang

Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Lions Club Indonesia untuk membagikan kacamata gratis untuk siswa Subang. Kegiatan sosial ini berlangsung pada Jumat (13/3/2026) di lingkungan SMPN 1 Pagaden.

Melalui program ini, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas penglihatan para pelajar agar dapat belajar dengan lebih optimal.

Kehadiran Wakil Bupati Subang dan Tokoh Terkait

Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi, secara langsung menyaksikan prosesi pemberian kacamata tersebut kepada para siswa.

Selain itu, acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang serta perwakilan dari TP PKK Provinsi Jawa Barat.

Kehadiran berbagai pejabat daerah dan Kepala OPD menunjukkan besarnya dukungan terhadap program kesehatan mata ini.

Lions Club Indonesia yang diwakili oleh Irma Suganda juga tampak hadir di lokasi bersama Camat Pagaden.

Partisipasi aktif dari berbagai pihak ini memastikan bahwa distribusi kacamata dapat menjangkau sasaran yang tepat, yakni siswa-siswi dari jenjang SD hingga SMP.

Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menyukseskan agenda kemanusiaan di wilayah Subang.

Kelanjutan Program Pemeriksaan Mata Pelajar

Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Hj. Ega Agustine Rosyadi, memberikan penjelasan mengenai latar belakang kegiatan tersebut.

Beliau menyampaikan bahwa pembagian kacamata gratis ini merupakan langkah nyata untuk menindaklanjuti pemeriksaan mata yang telah dilakukan sebelumnya. Pemeriksaan tersebut sebelumnya sudah terlaksana secara bertahap di beberapa lokasi di Kabupaten Subang.

Program pemberian bantuan ini bertujuan untuk memberikan solusi jangka panjang bagi masalah penglihatan anak sekolah. Dengan penglihatan yang lebih jelas, diharapkan para siswa dapat menyerap materi pelajaran di sekolah dengan jauh lebih baik.

Pemerintah daerah berharap agar inisiatif seperti ini dapat terus dikembangkan guna mendukung kesehatan generasi penerus bangsa.

Kodim 0605/Subang Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim Menjelang Lebaran

Kodim 0605/Subang Berbagi

Kegiatan Kodim 0605/Subang berbagi santunan merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Aksi solidaritas ini menyasar puluhan anak yatim serta warga kurang mampu di wilayah Subang pada Jumat (13/3/2026). Selain pembagian santunan, jajaran Kodim juga memeriahkan suasana dengan menyelenggarakan Bazar Pangan Murah Serentak di area Makodim 0605/Subang.

Bantuan Nyata untuk Masyarakat Prasejahtera

Pemberian bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga yang sedang bersiap menyambut hari raya. Kapten (Inf) Ganjar Andriana Belo, selaku Pasi Ter Kodim 0605/Subang, mewakili Letkol (Czi) Asep Saepudin dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan bahwa kelompok masyarakat prasejahtera sangat membutuhkan perhatian khusus dari berbagai pihak. Oleh karena itu, jajaran Kodim hadir untuk memberikan dukungan moral maupun material secara langsung.

Meskipun nilai materi dari bantuan tersebut bersifat terbatas, namun esensi utamanya adalah untuk mengukir senyum di wajah penerima manfaat. Pihak TNI berharap agar santunan yang disalurkan dapat membawa keceriaan bagi warga di tengah persiapan Lebaran. Melalui langkah ini, Kodim 0605/Subang berupaya hadir sebagai solusi atas kesulitan yang dihadapi oleh rakyat di sekitarnya.

Wujud Kesalehan Sosial Prajurit TNI

Bakti sosial ini mencerminkan nilai kesalehan sosial yang dijunjung tinggi oleh seluruh Keluarga Besar Kodim 0605/Subang. Para prajurit beserta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kodim turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan mulia ini. Terlebih lagi, bulan suci Ramadhan merupakan momentum yang sangat tepat untuk memperbanyak amal ibadah serta berbagi keberkahan dengan sesama manusia.

Selanjutnya, Kapten Ganjar menekankan bahwa hubungan antara TNI dan rakyat harus selalu dijaga dengan baik. Hal ini dikarenakan TNI lahir dari rahim rakyat dan bertugas untuk melayani kepentingan masyarakat luas. Dengan hadirnya perhatian yang tulus seperti ini, diharapkan kepercayaan dan kecintaan rakyat terhadap institusi TNI akan semakin kuat. Akhirnya, sinergi yang harmonis antara militer dan warga akan terus terjaga demi stabilitas serta kesejahteraan daerah Subang.

Polres Subang Ringkus Sindikat Curanmor, 21 Motor Berhasil Disita

Sindikat Curanmor Subang

Sindikat curanmor Subang akhirnya berhasil diungkap oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Subang setelah meresahkan warga selama beberapa waktu. Dalam operasi besar ini, petugas meringkus sembilan orang pelaku sekaligus mengamankan 21 unit sepeda motor berbagai merek sebagai barang bukti. Keberhasilan ini merupakan wujud nyata komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten Subang.

Modus Operandi Sindikat Curanmor di Wilayah Subang

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menjelaskan bahwa komplotan ini memiliki pola operasi yang sangat terstruktur. Mereka biasanya beraksi pada malam hingga dini hari saat situasi lingkungan sedang sepi karena sebagian besar warga tengah terlelap. Para pelaku menggunakan kunci letter T untuk merusak kunci kontak kendaraan dalam waktu yang sangat singkat.

Selain itu, target utama mereka adalah kendaraan yang terparkir di halaman rumah atau area terbuka tanpa sistem keamanan ganda. Setelah motor berhasil digasak, pelaku segera membawanya ke luar daerah untuk dijual kepada penadah guna menghilangkan jejak. Oleh karena itu, kewaspadaan masyarakat terhadap parkir kendaraan sangat ditekankan oleh pihak kepolisian.

Identitas Pelaku dan Lokasi Operasi

Berdasarkan hasil penyelidikan Satreskrim Polres Subang, sembilan tersangka tersebut memiliki peran yang berbeda-beda, mulai dari eksekutor lapangan hingga joki. Menariknya, identitas para tersangka menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berasal dari Subang, tetapi juga warga dari Kabupaten Kuningan hingga Lampung Selatan. Hal ini menunjukkan adanya jaringan lintas daerah yang cukup luas.

Titik lokasi pencurian mereka tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Subang, antara lain:

  • Kecamatan Pusakanagara dan Sagalaherang.
  • Kecamatan Cikaum dan Purwadadi.
  • Kecamatan Sukasari.

Sinergi antara tim lapangan berhasil memetakan pergerakan mereka hingga akhirnya seluruh anggota sindikat ini dapat diamankan.

Pengembalian Motor Curian dan Layanan Penitipan Kendaraan

Sebagai bentuk pelayanan hukum yang transparan, Kapolres Subang secara simbolis menyerahkan kembali tiga unit sepeda motor kepada pemilik aslinya. Salah satu korban, Hendrik, menyampaikan apresiasi mendalam karena kendaraan yang sangat penting untuk aktivitas hariannya berhasil ditemukan. Kepolisian memastikan bahwa proses pengembalian barang bukti ini dilakukan tanpa dipungut biaya.

Menjelang musim mudik Lebaran, Kapolda Jawa Barat juga menginstruksikan pembukaan layanan penitipan kendaraan bermotor di seluruh kantor polisi. Fasilitas ini dapat dimanfaatkan oleh warga yang ingin pulang kampung agar merasa lebih tenang tanpa khawatir risiko pencurian di rumah yang kosong. Dengan menitipkan kendaraan di Mapolres atau Mapolsek terdekat, masyarakat dapat merayakan hari raya dengan lebih nyaman.

Gerakan Pangan Murah Polri: Kapolres Subang Bantu Warga Peroleh Harga Terjangkau

Gerakan Pangan Murah Polri

Gerakan Pangan Murah Polri resmi digelar di Alun-alun Kecamatan Pagaden untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menghadiri langsung kegiatan yang bertujuan menjaga stabilitas pangan tersebut pada Jumat (13/3/2026). Acara ini dilaksanakan secara serentak bersama Mabes Polri melalui sarana Zoom Meeting untuk memastikan jangkauan manfaat yang lebih luas.

Sinergi Lintas Instansi dalam Menjaga Stabilitas Pangan

Kegiatan ini dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan kehadiran berbagai unsur pimpinan daerah dan instansi terkait. Selain jajaran pejabat utama Polres Subang, perwakilan dari Bulog, Dinas Ketahanan Pangan, serta unsur TNI turut bersinergi di lapangan. Kehadiran para pimpinan ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung program pemerintah guna meringankan beban ekonomi warga.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian seremoni yang dipimpin oleh Kakorbinmas Baharkam Polri, Irjen Pol Kalingga Rendra Raharja. Rangkaian acara tersebut meliputi laporan pelaksanaan program hingga dialog interaktif dengan berbagai Polda di seluruh Indonesia. Melalui koordinasi yang solid, distribusi bahan pangan diharapkan dapat berjalan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

Tantangan Global dan Upaya Penguatan Ketahanan Pangan

Direktur Bulog memberikan arahan penting mengenai dinamika global yang saat ini memengaruhi stabilitas pangan dunia. Meskipun konflik internasional memberikan tekanan terhadap harga komoditas, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan stok nasional. Oleh karena itu, program Gerakan Pangan Murah Polri akan terus diperkuat sepanjang tahun 2026 demi menjaga daya beli masyarakat.

Pasar murah ini menjadi solusi strategis di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran. Setelah mengikuti rapat virtual, Kapolres Subang segera meninjau langsung 10 stan bazar yang telah disediakan. Beliau memastikan bahwa setiap bahan pangan yang didistribusikan memiliki kualitas yang baik dan layak konsumsi.

Daftar Harga Bahan Pokok di Pasar Murah Pagaden

Masyarakat Pagaden menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi untuk memanfaatkan kesempatan belanja hemat ini. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar reguler. Berikut adalah daftar komoditas yang tersedia dalam kegiatan tersebut:

  • Beras SPHP: Turun dari Rp12.500/kg menjadi Rp11.000/kg.
  • Minyak Goreng (Minyak Kita): Turun dari Rp16.500/liter menjadi Rp15.750/liter.
  • Gula Manis Kita: Turun dari Rp18.500/kg menjadi Rp17.500/kg.
  • Tepung Terigu Stupa: Turun dari Rp12.500/kg menjadi Rp9.500/kg.

Kehadiran Polri bersama instansi terkait terbukti mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan warga di wilayah hukum Polres Subang. Secara keseluruhan, kegiatan Bazar Murah ini berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai. Program ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Pemusnahan Miras Polres Subang: Ciptakan Keamanan Jelang Lebaran 2026

Pemusnahan Miras Polres Subang

Pemusnahan miras Polres Subang dilakukan secara massal untuk menyambut Operasi Ketupat Lodaya 2026 dan perayaan Idulfitri 1447 H. Kepolisian Resor (Polres) Subang memusnahkan ribuan barang bukti hasil operasi penegakan hukum di halaman Mapolres pada Rabu (11/3/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang aman serta kondusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Ribuan Botol Miras dan Knalpot Brong Dimusnahkan

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga ketertiban umum. Oleh karena itu, petugas memusnahkan 5.000 botol minuman keras ilegal dari berbagai merek ternama. Selain itu, pihak kepolisian juga menghancurkan 280 unit knalpot brong yang sering mengganggu ketenangan warga. Tak ketinggalan, sebanyak 5.000 buah petasan turut dimusnahkan agar tidak membahayakan nyawa masyarakat.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara dihancurkan menggunakan alat berat agar tidak dapat digunakan kembali. Langkah ini juga berfungsi sebagai pesan peringatan bagi para pelaku pelanggaran hukum di wilayah Subang. Kepolisian memastikan bahwa setiap barang yang disita telah melalui proses administrasi hukum yang sesuai dengan prosedur.

Fokus Utama Pemusnahan Miras Polres Subang

Polisi memberikan sorotan tajam terhadap peredaran minuman keras karena dampak buruknya yang sangat merusak lingkungan sosial. Faktanya, miras sering menjadi pemicu utama berbagai tindak kriminal seperti kekerasan, perkelahian, hingga kecelakaan lalu lintas. Melalui langkah pemusnahan miras Polres Subang ini, petugas memastikan tidak ada lagi ruang bagi pengedar maupun penjual miras ilegal di wilayah hukum mereka.

Selain masalah minuman keras, penertiban knalpot bising tetap menjadi prioritas utama demi menjaga kenyamanan pendengaran publik. Polusi suara yang ditimbulkan oleh knalpot brong sangat meresahkan warga, terutama saat malam hari. Oleh sebab itu, Polres Subang berkomitmen untuk terus menertibkan penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar pabrikan.

Bahaya Petasan dan Himbauan Kamtibmas

Kapolres juga mengingatkan warga secara tegas mengenai bahaya penggunaan petasan menjelang hari raya. Meskipun sering dianggap sebagai mainan belaka, petasan sebenarnya merupakan bahan peledak yang berisiko memicu kebakaran hebat. Akibatnya, penggunaan petasan dapat menyebabkan luka berat bahkan hingga hilangnya nyawa seseorang secara tragis.

Terakhir, Polres Subang mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan sekitar. Sinergi yang kuat antara polisi dan warga diperlukan agar ibadah puasa serta perayaan Idulfitri dapat berjalan dengan damai. Dengan situasi yang kondusif, masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh rasa aman dan khidmat.

PT Dahana Borong Dua Penghargaan di Anugerah BUMN 2026

Penghargaan Anugerah BUMN 2026

PT Dahana sukses meraih penghargaan Anugerah BUMN 2026 dalam ajang bergengsi yang telah memasuki penyelenggaraan ke-15. Acara penganugerahan tersebut berlangsung dengan khidmat di Hotel Borobudur, Jakarta, pada Selasa (10/3). Melalui pencapaian ini, perusahaan membuktikan eksistensinya sebagai salah satu pemain kunci dalam industri pertahanan dan bahan peledak nasional. Keberhasilan memborong dua trofi sekaligus menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan bisnis Dahana di masa depan.

Kepemimpinan Strategis Hary Irmawan sebagai Best CEO

Direktur Utama PT Dahana, Hary Irmawan, berhasil menyabet gelar Best CEO dalam kategori “CEO Driving Market Expansion”. Kepemimpinan beliau dinilai sangat strategis dalam mendorong perluasan pasar, baik di level domestik maupun internasional. Selain memperkuat pasar yang sudah ada, Hary secara konsisten mengarahkan perusahaan untuk berinovasi pada jasa peledakan terintegrasi. Prestasi individu ini mencerminkan komitmen tinggi manajemen dalam menjaga daya saing perusahaan di industri global.

Oleh karena itu, penghargaan tersebut menjadi motivasi kuat bagi seluruh insan Dahana untuk terus berkembang. Hary menyampaikan bahwa dedikasi tim merupakan faktor utama di balik kesuksesan ekspansi pasar tersebut. Beliau juga menegaskan pentingnya mempertahankan standar kualitas terbaik guna memberikan solusi peledakan yang efektif bagi pelanggan. Dengan kepemimpinan yang progresif, perusahaan optimistis dapat terus memperluas kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Juara I dalam Kategori Kolaborasi Strategis Terbaik

Tidak hanya dari sisi kepemimpinan, PT Dahana juga meraih penghargaan sebagai Juara I pada Kategori Kolaborasi Strategis Terbaik. Pengakuan ini diberikan atas kemampuan perusahaan dalam membangun sinergi yang kokoh dengan berbagai mitra strategis. Kerja sama yang terjalin meliputi sektor-sektor krusial seperti energi, konstruksi, dan pertambangan di seluruh wilayah Indonesia. Melalui kolaborasi ini, Dahana berhasil meningkatkan nilai tambah bisnis serta memperkuat ekosistem industri nasional secara berkelanjutan.

Selanjutnya, kemitraan strategis tersebut berfungsi untuk menciptakan solusi yang lebih kompetitif bagi industri strategis. Perusahaan terus berupaya menjalin hubungan yang saling menguntungkan dengan para pemangku kepentingan guna mendukung kemandirian ekonomi. Sinergi yang kuat terbukti mampu mempercepat inovasi dan distribusi teknologi peledakan terbaru ke seluruh penjuru negeri. Dahana berkomitmen penuh untuk tetap menjadi mitra terpercaya yang mampu menghadirkan energi kebaikan bagi pembangunan Indonesia.

Komitmen Inovasi dan Kontribusi Nasional

Berbagai penghargaan yang diraih pada ajang Anugerah BUMN 2026 ini diharapkan mampu memicu semangat inovasi yang tiada henti. PT Dahana tetap fokus pada upaya penguatan daya saing melalui strategi ekspansi pasar yang terukur. Selain itu, perusahaan akan terus memperkuat peranannya sebagai penyedia jasa peledakan terintegrasi yang memberikan nilai tambah maksimal. Melalui integritas dan kolaborasi, Dahana siap menghadapi tantangan industri masa depan demi kesejahteraan masyarakat luas.

Recent Posts