Beranda blog

PT Dahana Luncurkan e-PIC di Vendor Day 2026, Dorong Transparansi Pengadaan

digitalisasi pengadaan barang

PT Dahana kembali memperkuat hubungan dengan mitra strategis melalui gelaran Vendor Day 2026. Acara ini berlangsung meriah di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, pada 12 Februari 2026.

Momentum ini menjadi spesial dengan peluncuran sistem baru bernama e-PIC (e-Procurement & Invoice Center). Inovasi ini hadir sebagai langkah nyata transformasi digital dalam proses pengadaan dan pengelolaan tagihan.

Penerapan e-PIC bertujuan meningkatkan transparansi serta efisiensi kerja secara menyeluruh. Akurasi dalam setiap tahapan proses pengadaan di lingkungan perusahaan juga menjadi target utama teknologi ini.

Mengusung tema “Empowering Innovation through Sustainable Collaboration,” acara ini lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Forum ini menjadi sarana komunikasi dua arah yang efektif antara perusahaan dan para penyedia barang.

Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dahana, Yusep Nugraha Rubani, menekankan pentingnya ekosistem rantai pasok yang sehat. Ia menyebut kemitraan yang kuat harus berlandaskan integritas dan profesionalisme.

“Vendor Day kami hadirkan sebagai ruang terbuka untuk berdiskusi, menyamakan persepsi, serta memperkuat kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra memahami arah transformasi perusahaan, standar yang kami terapkan, serta peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama. Kemitraan yang kuat harus dibangun di atas integritas, profesionalisme, dan komitmen terhadap kinerja serta keselamatan,” ujar Yusep.

Agenda acara juga diisi dengan rangkaian kelas sesi yang padat informasi bagi para mitra. Materi mencakup tinjauan pengadaan, sosialisasi e-Procurement, hingga penyegaran mengenai performa keselamatan kerja (HSE).

PT Dahana turut memberikan penghargaan khusus kepada mitra strategis atas kinerja dan kepatuhan mereka. Penghargaan ini merefleksikan apresiasi perusahaan terhadap kontribusi mitra dalam mendukung target operasional.

Acara ditutup dengan sesi penandatanganan surat komitmen bersama. Langkah ini menjadi wujud keseriusan vendor dalam menjalankan proses pengadaan yang sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG).

Jumat Curhat KAH Polres Subang Serap Aspirasi Kamtibmas

Program Jumat Curhat KAH

Program Jumat Curhat KAH Polres Subang kembali terlaksana untuk mempererat silaturahmi kepolisian dengan masyarakat umum. Istilah KAH sendiri merupakan singkatan dari kegiatan Jumat Curhat dan Sedekah. Secara teknis, kegiatan lapangan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi warga secara langsung.

Fokus utamanya berkaitan erat dengan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Selanjutnya, acara ini berlangsung di Masjid Jami Babusalam pada hari Jumat (25/9/2026). Secara spesifik, lokasi tempat ibadah tersebut berada di wilayah Desa Sindanglaya, Kecamatan Tanjungsiang.

Dialog Terbuka Kepolisian dan Masyarakat Sindanglaya

Kapolres Subang, AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya pertemuan strategis tersebut. Selain itu, jajaran Wakapolres Subang turut hadir mendampingi agenda pimpinan institusi. Beberapa Pejabat Utama (PJU) dari lingkungan Polres Subang juga terlihat mengikuti seluruh rangkaian acara.

Dalam kesempatan tersebut, Andi membuka ruang dialog terbuka bersama warga setempat. Kemudian, pihak kepolisian mencatat berbagai aspirasi, keluhan, kritik, serta saran dari masyarakat.

Aparat kepolisian secara aktif menjawab berbagai pertanyaan warga mengenai ragam persoalan Kamtibmas. Terutama, pembahasan berpusat pada dinamika keamanan lingkungan di wilayah hukum Kecamatan Tanjungsiang.

Oleh karena itu, masyarakat mendapatkan kesempatan luas untuk menyampaikan berbagai hal krusial. Isu-isu sosial tersebut menjadi perhatian utama bagi keberlangsungan hidup warga sehari-hari. Pada dasarnya, kegiatan ini menjadi bagian dari agenda rutin jajaran Polres Subang.

ujuannya adalah untuk terus membangun komunikasi dua arah dan kedekatan emosional bersama warga.

Penyaluran Bantuan Sedekah dan Komitmen Institusi

Agenda pertemuan mingguan ini tidak hanya berfokus pada sesi mendengarkan aspirasi publik semata. Sebaliknya, panitia pelaksana juga mengisi acara dengan kegiatan penyaluran sedekah kepada masyarakat. Langkah strategis ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi dari institusi kepolisian.

Sebagai hasilnya, seluruh rangkaian kegiatan tersebut berlangsung dengan kondisi yang aman dan tertib. Suasana keakraban antara aparat penegak hukum dan warga sipil juga terjalin sangat erat.

Kapolres Subang berharap program sosial ini benar-benar berfungsi sebagai jembatan komunikasi efektif. Polri dan masyarakat harus menindaklanjuti setiap potensi persoalan keamanan lingkungan secara bersama-sama. “Melalui Jumat Curhat ini, kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi harapan, keluhan dan masukan dari masyarakat,” ujar Andi.

Beliau juga memberikan penegasan terkait komitmen jajarannya dalam melayani kebutuhan dasar masyarakat. “Polri hadir untuk mendengarkan dan bersama-sama mencari solusi demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya mengakhiri sesi dialog. Pada akhirnya, institusi kepolisian ini terus mengedepankan langkah pelayanan optimal, komunikasi aktif, serta kepedulian sosial.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Apa itu program Jumat Curhat KAH dari Polres Subang?Jumat Curhat KAH adalah program kepolisian yang menggabungkan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat (curhat) terkait keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) dengan kegiatan berbagi atau sedekah.
  • Kapan dan di mana kegiatan Jumat Curhat KAH ini dilaksanakan?Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jumat, 25 September 2026, bertempat di Masjid Jami Babusalam, Desa Sindanglaya, Kecamatan Tanjungsiang.
  • Siapa yang memimpin langsung jalannya acara di Tanjungsiang tersebut?Acara dipimpin secara langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Wakapolres dan Pejabat Utama (PJU) Polres Subang.

Pemeliharaan Senjata Lapas Subang Libatkan Kodim 0605

Pemeliharaan Senjata Lapas Subang

Lapas Kelas IIA Subang melaksanakan kegiatan pemeliharaan senjata api dinas untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Oleh karena itu, jajaran Lapas Subang menggandeng personel Komando Distrik Militer (Kodim) 0605 Subang. Kemudian, kegiatan operasional ini berlangsung secara terpusat di area joglo Lapas. Secara spesifik, pelaksanaan acara ini dijadwalkan pada hari Jumat, 25 September 2026.

Kegiatan rutin ini bertujuan untuk menunjang kelancaran proses pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Lebih lanjut, agenda ini juga menjadi bagian penting dari koordinasi keamanan antarinstansi. Kolaborasi ini melibatkan pengamanan internal Lapas dan satuan militer TNI di wilayah Subang.

Tahapan Pemeliharaan Fisik Senjata Api

Proses perawatan instrumen keamanan ini berfokus pada beberapa tahapan teknis. Petugas memulai kegiatan dengan proses pembersihan komponen fisik senjata.

Selanjutnya, mereka melakukan pelumasan secara menyeluruh pada setiap bagian mekanis. Pada akhirnya, tim gabungan melakukan pemeriksaan fungsi untuk memastikan kelayakan kondisi senjata api dinas.

Kepala Lapas Subang, Gatot Harisaputro, memberikan penegasan terkait kegiatan operasional ini. Ia menyatakan bahwa langkah perawatan ini bertujuan untuk mempertahankan kondisi sarana prasarana. Tentu saja, sarana prasarana tersebut sangat vital sebagai penunjang utama keamanan Lapas Subang.

“Perawatan senjata api ini adalah langkah preventif yang krusial. Kami harus memastikan bahwa seluruh instrumen penunjang keamanan dalam kondisi siap pakai kapan pun dibutuhkan. Sinergi bersama TNI ini menegaskan komitmen kami dalam menjaga situasi di Lapas Subang tetap kondusif,” ujar Gatot Harisaputro.

Asistensi Teknis dari Personel Kodim 0605 Subang

Serka Iskandar mewakili Kodim Subang dan turut terlibat aktif dalam kegiatan perawatan ini. Beliau menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang diambil oleh pihak Lapas. Secara teknis, Iskandar menyoroti pentingnya perawatan khusus agar mekanisme senjata tetap presisi.

“Senjata api memerlukan perawatan khusus agar mekanismenya tetap presisi. Melalui asistensi teknis ini, kami memastikan personel Lapas memiliki dukungan penuh dalam hal kesiapan prasarana keamanan. Kami berharap kolaborasi dan komunikasi antara Kodim dan Lapas Subang tetap berjalan solid demi mendukung penegakan hukum yang prima,” ujar Serka Iskandar.

Sejalan dengan hal tersebut, Serka Surasmanto yang juga hadir sebagai anggota Kodim Subang memberikan pandangannya. Ia secara khusus menekankan pentingnya kesiapan tingkat operasional. Tentu saja, kesiapan petugas ini harus selalu didukung oleh kelayakan perangkat kerja.

“Kegiatan bersama ini memberikan rasa aman lebih bagi petugas yang berdinas, karena didukung oleh peralatan yang fungsional dan terawat dengan baik. Ke depan, kami berharap kegiatan pemeliharaan terpadu seperti ini dapat menjadi agenda berkala yang berkelanjutan,” harap Serka Surasmanto.

Prosedur Deteksi Dini Gangguan Keamanan

Wahyudin Suhendi menjabat sebagai Kasubsi Keamanan Lapas Subang. Pada kesempatan yang sama, ia menyatakan bahwa pemeliharaan berkala terhadap senjata api merupakan aspek krusial. Kegiatan ini sangat penting dalam rangka mendukung sistem pengamanan di lingkungan Lapas secara keseluruhan.

“Pengecekan intensif ini memastikan bahwa tidak ada kendala teknis pada senjata api. Ini merupakan bagian dari SOP dalam mendeteksi dini potensi gangguan Kamtib di lingkungan Lapas. Kami berharap seluruh jajaran pengamanan semakin disiplin dan bertanggung jawab dalam merawat aset vital negara yang dipercayakan kepada mereka,” ujar Wahyudin Suhendi.

Pemahaman Prosedur Perawatan Bagi Petugas

Salah satu petugas pengamanan Lapas Subang, Harfiansah, turut berpartisipasi dalam agenda operasional tersebut. Ia menambahkan bahwa kegiatan pendampingan dari personel Kodim sangat membantu tugas lapangan mereka. Melalui asistensi ini, para petugas Lapas dapat lebih memahami tata cara perawatan senjata secara benar.

“Melalui proses pembersihan dan pelumasan ini, senjata dipastikan bebas dari karat dan fungsi mekanis penembakannya tetap terjaga. Dengan kondisi senjata yang selalu prima, kami dapat melaksanakan tugas pengamanan berlapis dengan tingkat kepercayaan diri serta kesiapsiagaan yang lebih tinggi dalam menghadapi situasi darurat,” jelas Harfiansah.

Fluktuasi Harga Sembako Subang Akibat Kemarau 2026

Fluktuasi harga sembako

Fluktuasi harga sembako mulai melanda wilayah Kabupaten Subang akibat musim kemarau panjang tahun 2026. Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) Subang, Mochammad Irwan, mengonfirmasi fenomena tersebut.

Selanjutnya, informasi ini disampaikan secara langsung kepada media RRI di Subang. Adapun wawancara tersebut berlangsung pada hari Selasa (22/9/2026). Perubahan harga ini menyasar sejumlah komoditas kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas). Beberapa di antaranya meliputi produk sayur-mayur, telur ayam, daging ayam, hingga beras.

Penurunan Daya Beli dan Risiko Inflasi

Kenaikan harga barang kebutuhan pokok ini berdampak langsung pada perekonomian warga. Akibatnya, daya beli masyarakat setempat mengalami tren penurunan. Lebih lanjut, kondisi fluktuatif ini memunculkan potensi risiko ekonomi yang lebih besar. Pemerintah daerah mengkhawatirkan situasi ini dapat memicu terjadinya inflasi daerah.

Mochammad Irwan menyoroti efek ganda dari kenaikan harga komoditas tersebut. “Selain membuat harga naik, juga membuat daya beli masyarakat menurun, akibat naiknya harga kepokmas, yang tentunya mengakibatkan inflasi daerah,” ujar Irwan.

Gagal Panen Picu Lonjakan Harga Sayur

Secara umum, kenaikan harga bahan pokok biasanya terjadi bertepatan dengan perayaan hari raya keagamaan. Namun, situasi saat ini berbeda karena dipicu oleh musim kemarau ekstrem. Khususnya pada sektor sayur-mayur, harga mengalami lonjakan tajam akibat bencana gagal panen yang menimpa petani lokal.

Ketersediaan pasokan sayuran segar menjadi sangat terbatas di pasaran. Di sisi lain, tingkat permintaan konsumen tetap tinggi. Ketidakseimbangan suplai dan permintaan ini menjadi penyebab utama lonjakan harga komoditas pertanian. “Akibat ketersediaan terbatas, sementara permintaan pasar tinggi, harga sayur-mayur melonjak naik,” ungkap Irwan.

Rincian Perubahan Harga Komoditas Pokok

Pihak dinas telah melakukan pantauan lapangan di beberapa titik lokasi perdagangan. Pemeriksaan ini mencakup area pasar tradisional maupun pasar modern di Kabupaten Subang. Berdasarkan hasil pantauan tersebut, beberapa komoditas menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi.

Stabilitas Telur dan Daging Ayam

Pada periode sebelumnya, harga telur dan daging ayam sempat mengalami fase penurunan. Meskipun demikian, tren saat ini menunjukkan angka yang kembali stabil di pasaran. “Harga telur dan daging ayam sempat turun, namun belakangan ini sudah kembali stabil,” terang Irwan.

Secara teknis, Harga Eceran Tertinggi (HET) daging ayam berada di angka Rp40.000 per kilogram. Namun, harga komoditas ini kini mengalami kenaikan menjadi Rp42.000 per kilogram.

Kenaikan Harga Beras dan Kedelai

Tren peningkatan harga juga terjadi pada komoditas pangan utama lainnya. Beras kemasan ukuran lima kilogram sebelumnya dijual pada harga Rp74.000. Saat ini, harga beras tersebut tercatat naik menjadi Rp80.000 per lima kilogram.

Sementara itu, harga kacang kedelai masih bertahan pada angka yang tinggi. Komoditas impor ini rentan terhadap fluktuasi nilai tukar mata uang. Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menjadi faktor penyebab. Selanjutnya, pelemahan mata uang ini dipicu oleh ketegangan geopolitik akibat perang antara Iran-Israel dan Amerika Serikat.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Apa penyebab utama fluktuasi harga sembako di Subang pada tahun 2026?Fluktuasi harga sembako disebabkan oleh musim kemarau panjang yang memicu gagal panen, serta faktor geopolitik global yang memengaruhi komoditas impor.
  • Berapa harga beras ukuran 5 kg saat ini di Subang?Harga beras ukuran 5 kilogram mengalami kenaikan dari Rp74.000 menjadi Rp80.000.
  • Mengapa harga kacang kedelai terus mengalami kenaikan?Kacang kedelai adalah komoditas impor, sehingga harganya ikut naik akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang dipicu konflik geopolitik.

Pemda Subang dan Bank BJB Resmikan Kerja Sama Gaji ASN

Pemda Subang dan Bank BJB

Pemda Subang dan Bank BJB resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS). Kemudian, penandatanganan ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati I, Kabupaten Subang. Pemerintah melaksanakan acara tersebut pada hari Kamis, 24 September 2026. Secara umum, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang bertujuan mendigitalisasi sistem keuangan daerah. Sebagai mitra, Bank BJB Cabang Subang bertindak sebagai penyedia layanan perbankan.

Rincian Layanan Pembayaran Gaji dan SIPD-RI

Kerja sama ini mencakup dua layanan utama bagi pegawai. Pertama, kesepakatan ini memfasilitasi layanan pembayaran gaji pegawai negeri sipil menggunakan sistem payroll service. Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, menandatangani dokumen teknis ini. Pimpinan Cabang Bank BJB Subang, Topan Nurahman, turut menandatangani berkas tersebut.

Selanjutnya, layanan kedua melibatkan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI). Secara spesifik, aplikasi ini berfungsi untuk mencairkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Nantinya, proses pencairan dana ini akan berjalan secara daring atau online. Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) hadir mewakili Kaban BKAD. Kemudian, pejabat tersebut menandatangani dokumen kesepakatan kedua ini bersama Topan Nurahman.

Digitalisasi Keuangan dan Tata Kelola Pemerintahan

Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih. Mereka juga mendorong sistem birokrasi yang transparan serta akuntabel. Oleh karena itu, digitalisasi sistem keuangan menjadi pilar penting bagi operasional pemerintah daerah. Ke depannya, sistem ini mempercepat distribusi hak finansial seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN). Selain itu, sistem ini memastikan penyaluran gaji berjalan tepat waktu dan aman.

Pada dasarnya, pemerintah memastikan ASN menerima gaji setiap tanggal satu bulan berjalan. Pada kesempatan tersebut, Asep Nuroni memberikan keterangan terkait pencapaian layanan ini. “Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini sangat spesial karena terlaksana menjelang purna bakti saya,” tuturnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini menjadi warisan untuk mendukung kesejahteraan ASN.

Komitmen Peningkatan Layanan Perbankan

Bank BJB Cabang Subang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan perbankan. Tentu saja, layanan ini menyasar seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Subang. Topan Nurahman menyatakan harapannya terhadap pengesahan kerja sama strategis ini. Ia berharap sistem baru ini mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik.

Sementara itu, Asep Nuroni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait. Ia berterima kasih kepada Bank BJB Cabang Subang dan instansi BKAD. Lebih jauh, ia berharap kerja sama meluas ke penyediaan solusi keuangan digital. Pada akhirnya, solusi tersebut akan mempermudah pemenuhan kebutuhan transaksi harian para pegawai.

Sejumlah pejabat terkait menghadiri acara penandatanganan kesepakatan kerja sama ini. Mereka meliputi Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum (Asda III) dan Kabag Hukum. Di samping itu, Kabag Kerja Sama Setda Subang beserta jajaran BKAD turut hadir. Terakhir, jajaran staf Bank BJB Cabang Subang juga mengikuti rangkaian kegiatan tersebut.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Apa tujuan kerja sama Pemda Subang dan Bank BJB?Kerja sama ini bertujuan untuk mendigitalisasi sistem keuangan daerah, khususnya dalam layanan pembayaran gaji ASN melalui sistem payroll service dan pencairan dana SP2D secara daring.
  • Kapan penandatanganan PKS ini berlangsung?Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini berlangsung di Ruang Rapat Bupati I pada hari Kamis, 24 September 2026.
  • Siapa yang mewakili penandatanganan PKS tersebut?Dokumen kesepakatan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Pimpinan Cabang Bank BJB Subang, dan Sekretaris BKAD yang hadir mewakili Kaban BKAD.

Bazar TNI Subang: Kodim 0605 Sediakan Sembako Murah

Bazar TNI Subang

Bazar TNI Subang resmi beroperasi untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pasar murah ini merupakan instruksi langsung dari pimpinan tertinggi TNI.

Acara peringatan HUT ke-81 TNI ini berlangsung serentak pada seluruh komando kewilayahan di Indonesia. Selanjutnya, Kodim 0605/Subang bertindak sebagai pelaksana utama di tingkat kabupaten. Kegiatan terpusat ini berlokasi di Kabupaten Subang pada hari Rabu, 23 September 2026.

Tujuan Utama Pelaksanaan Pasar Murah

Penyelenggaraan pasar murah ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi warga setempat. Saat ini, harga berbagai kebutuhan komoditas pokok di pasaran sedang mengalami tren kenaikan.

Oleh karena itu, panitia menjual seluruh barang kebutuhan dengan harga yang jauh lebih rendah. Langkah ini secara langsung membantu masyarakat untuk menghemat pengeluaran anggaran rumah tangga harian mereka.

Komandan Kodim (Dandim) 0605/Subang, Letkol (Czi) Deny Widi Anggoro, memberikan penjelasan detail terkait acara tersebut. Beliau menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni perayaan tahunan semata.

Letkol Deny menyampaikan informasi tersebut kepada stasiun RRI di Subang pada hari Rabu (23/9/2026).

“Ini instruksi langsung pimpinan tertinggi TNI, dilaksanakan serentak di Indonesia, sebagai upaya meringankan masyarakat khususnya di wilayah Kodim 0605/Subang,” ujar Deny.

Distribusi Kupon Gratis Melalui 13 Koramil

Selain menjual produk dengan harga miring, panitia pelaksana juga menyediakan skema bantuan khusus. Pihak Kodim 0605/Subang menyiapkan serta membagikan 100 lembar kupon belanja gratis.

Kupon belanja ini secara spesifik ditujukan bagi kelompok warga yang tidak mampu. Kemudian, proses distribusi ratusan kupon tersebut berjalan melalui jaringan 13 Komando Rayon Militer (Koramil). Sistem pembagian ini bertujuan agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran.

Letkol Deny menambahkan keterangannya mengenai tingginya tingkat kehadiran warga terhadap program bantuan sembako tersebut. “Kami juga bagikan kupon gratis kepada 100 warga tidak mampu dari 13 Koramil, sehingga antusiasme warga yang mengunjungi bazar ini sangat tinggi,” ucapnya.

Sejak pagi hari, kelompok masyarakat telah berbondong-bondong berkumpul di lokasi kegiatan. Mereka hadir untuk membeli produk pangan terjangkau sekaligus memanfaatkan fasilitas bantuan dari institusi militer.

Respons Positif Terhadap Program Kebutuhan Pokok

Kehadiran Bazar TNI Subang ini mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat luas. Para warga memanfaatkan selisih harga komoditas pokok untuk mengalokasikan sisa dana pada kebutuhan darurat lainnya. Lebih lanjut, Letkol Deny menilai tingginya tingkat kunjungan warga ini menunjukkan besarnya manfaat dari program yang berjalan.

Letkol Deny kemudian menutup sesi wawancara dengan menyampaikan sebuah kesimpulan terkait acara tersebut. “Warga sangat antusias, ini bukti TNI selalu ada untuk rakyat, bukan hanya menjaga perbatasan, tapi juga menjaga isi dompet warga,” pungkasnya.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan Bazar TNI Subang dilaksanakan? Kegiatan pasar murah ini berlangsung secara serentak pada hari Rabu, 23 September 2026.
  • Berapa banyak kupon gratis yang dibagikan dalam acara tersebut? Pihak Kodim 0605/Subang membagikan sebanyak 100 lembar kupon gratis khusus untuk warga tidak mampu.
  • Siapa yang bertugas menyalurkan kupon gratis tersebut? Proses penyaluran kupon dilakukan langsung melalui jaringan 13 Koramil yang berada di bawah komando Kodim 0605/Subang.

Razia Lapas, Petugas Temukan Puluhan Benda Terlarang

Razia Lapas Subang

Subang – ​Petugas gabungan melaksanakan razia Lapas Subang pada Selasa (22/9/2026) malam. Operasi penggeledahan ini menyasar blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Secara rinci, kegiatan ini berlokasi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Subang. Selanjutnya, petugas memfokuskan pencarian pada barang-barang terlarang. Benda-benda tersebut berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban lapas.

​Rincian Temuan Barang Terlarang

​Tim gabungan menemukan puluhan benda terlarang di dalam sel. Barang sitaan ini berbahan logam dan kaca. Meskipun demikian, petugas tidak menemukan peredaran narkotika. Selain itu, mereka juga tidak menemukan ponsel (handphone).

​Petugas mengamankan berbagai jenis barang terlarang. Secara spesifik, mereka menyita 15 korek api gas dan 13 sendok logam. Tim juga menemukan 17 paku, tiga jam tangan, dan tiga mangkuk keramik. Temuan lainnya meliputi lima gelas kaca, satu ikat pinggang, dan satu gunting kuku.

​Temuan Tambahan Berbahan Logam dan Kaca

​Selain barang-barang di atas, petugas juga menyita benda lainnya. Mereka menemukan lima botol parfum dan satu piringan gerinda. Petugas turut mengamankan dua sikim buatan dan satu cutter. Selanjutnya, mereka juga menyita satu kalung logam dan satu panci logam. Terakhir, tim gabungan mengamankan dua cermin kecil serta dua kaleng aluminium.

​Kalapas Kelas IIA Subang, Gatot Harisaputro, memberikan keterangan terkait penemuan ini. “Seluruh barang tersebut kemudian didata oleh petugas untuk dilakukan penertiban,” ujar Gatot. Pihak lapas memberikan atensi serius terhadap keberadaan benda tajam, logam, dan kaca. Barang-barang ini sangat rawan disalahgunakan. Akibatnya, benda tersebut dapat mengancam stabilitas keamanan blok hunian.

​Pelaksanaan Tes Urine Mendadak

​Petugas tidak hanya melakukan penggeledahan fisik blok hunian. Mereka juga menggelar tes urine mendadak. Tes ini melibatkan total 119 orang. Peserta tes terdiri dari 56 petugas lapas dan 63 warga binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh sampel negatif. Tidak ada indikasi penggunaan zat terlarang dari para peserta.

​Operasi gabungan ini melibatkan berbagai institusi negara. Personel dari TNI, Polri, dan BNN turut serta dalam razia. Keterlibatan lintas instansi ini merupakan langkah deteksi dini. Tujuannya untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

​Gatot menegaskan tujuan utama dari operasi penggeledahan ini. Kegiatan ini bertujuan memastikan blok hunian steril dari benda berbahaya. “Kegiatan razia gabungan dan tes urin ini sebagai bentuk deteksi dini gangguan kamtib (keamanan dan ketertiban), sekaligus wujud sinergitas kami dengan TNI, Polri dan BNN. Kami harap rutin dilaksanakan untuk situasi lapas yang tetap kondusif,” kata Gatot.

​FAQ (Frequently Asked Questions)

  • ​Kapan razia Lapas Subang dilaksanakan? Razia di Lapas Kelas IIA Subang dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2026 malam.
  • ​Apa saja temuan dalam razia Lapas Subang tersebut? Petugas menemukan puluhan benda terlarang seperti korek api, sendok logam, paku, cutter, gelas kaca, dan botol parfum. Namun, tidak ditemukan narkotika maupun handphone.
  • ​Berapa orang yang mengikuti tes urine di Lapas Subang? Tes urine mendadak diikuti oleh 119 orang, yang terdiri dari 56 petugas lapas dan 63 warga binaan. Semua hasilnya negatif.

Drone Pertanian DJI: Tridjaya Tani Dealer Tunggal Jabar

Drone pertanian DJI

Tridjaya Tani resmi menjadi diler tunggal drone pertanian DJI di wilayah Jawa Barat. Selanjutnya, Owner Tridjaya Group, dr. Setiawan Widjaya, mengumumkan status diler tersebut. Pengumuman berlangsung dalam acara Temu Tani.

Tepatnya, acara ini berlokasi di Gardumukti, Tambakdahan, Subang. Waktu pelaksanaannya adalah Senin (21/9/2026). Dengan demikian, penunjukan ini memberikan akses langsung bagi petani lokal ke teknologi mekanisasi udara.

Spesifikasi dan Fitur Utama DJI Agras T-25P

Secara global, DJI Agriculture saat ini mendominasi 90 persen pasar drone. Oleh karena itu, Tridjaya Tani membawa lini produk utama mereka ke Subang. Salah satu model spesifiknya adalah drone seri DJI Agras T-25P.

Faktanya, perangkat ini hadir untuk mengatasi masalah hembusan angin keras. Sebelumnya, petani sering mengeluhkan tanaman padi mereka rebah akibat drone merek lain.

Drone seri DJI Agras T-25P memiliki fitur operasi smart farm. Lebih lanjut, fitur ini bekerja bersama sistem pengaturan sprayer yang presisi. Akibatnya, tugas penyemprotan pestisida dan pemupukan beroperasi secara lebih akurat.

Alat udara ini juga mampu melakukan pengangkutan material curah. Bahkan, batang padi tetap aman tanpa mengalami kerusakan fisik selama bermanuver. Selain itu, kapasitas angkut perangkat ini cukup bervariasi. Pengguna bisa memilih varian kapasitas mulai dari 20 kg hingga maksimal 100 kg.

Solusi Mekanisasi dan Alsintan Lengkap

Tridjaya Tani tidak hanya berfokus pada pemasaran teknologi udara. Sebaliknya, perusahaan ini juga menyediakan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara lengkap. Petani bisa menemukan perlengkapan mekanisasi dari sektor hulu hingga hilir.

Contohnya, tersedia traktor tangan (hand tractor) untuk tahapan awal pengolahan tanah. Di samping itu, mereka juga menawarkan mesin pemanen padi (combine harvester). Tentu saja, pendekatan integrasi ini mendukung otomatisasi proses pertanian secara menyeluruh.

Skema Pembiayaan Yarnen untuk Petani

Keterjangkauan alat pertanian modern menjadi fokus utama perusahaan. Oleh sebab itu, Tridjaya Tani menyiapkan berbagai skema pembiayaan yang fleksibel. Petani dapat membeli peralatan secara tunai (cash) maupun melalui kredit. Kemudian, perusahaan menawarkan program pembiayaan unggulan bernama Yarnen.

Istilah Yarnen merupakan singkatan dari kalimat Bayar Panen. Secara teknis, skema ini memungkinkan petani membawa pulang unit mesin terlebih dahulu. Setelah masa panen tiba, petani baru melunasi total pembayaran tersebut.

Mengatasi Krisis Tenaga Kerja Pertanian

Penerapan mekanisasi mesin ini menjawab masalah kelangkaan pekerja buruh tani. Sebab, sektor agrikultur sedang menghadapi tantangan besar terkait regenerasi usia pekerja.

Kepala Desa Sukareja sekaligus petani setempat, Dedet, membenarkan kondisi lapangan tersebut. Dalam hal ini, ia menyoroti minimnya minat pemuda terhadap pekerjaan sektor pertanian.

“Saat ini kita kesulitan mencari orang yang mau kerja di sawah, anak-anak muda sudah tak mau lagi ke sawah,” tutur Dedet.

Oleh karena itu, kehadiran Tridjaya Tani dengan jajaran alsintannya bertindak sebagai solusi nyata. Pada akhirnya, produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Subang dapat terus berjalan.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  • Kapan Tridjaya Tani resmi ditunjuk sebagai diler drone pertanian DJI? Penunjukan ini diumumkan secara resmi pada acara Temu Tani di Gardumukti, Subang, pada hari Senin (21/9/2026).
  • Berapa kapasitas angkut material pada drone DJI Agras T-25P? Drone seri ini menyediakan pilihan kapasitas muatan yang bervariasi mulai dari 20 kg hingga 100 kg.
  • Apa itu program pembiayaan Yarnen dari Tridjaya Tani? Yarnen (Bayar Panen) adalah skema kredit yang memungkinkan petani membawa pulang alat pertanian dan melunasi pembayarannya setelah masa panen selesai.

Tridjaya Tani Pertanian Subang Dorong Modernisasi Alsintan

Tridjaya Tani Pertanian Subang

Tridjaya Tani pertanian Subang menggelar agenda diskusi interaktif bertajuk Ngopi Bareng bersama para pemangku kepentingan daerah. Acara ini berlangsung di Kabupaten Subang untuk membahas penguatan sektor pertanian lokal secara berkelanjutan. Pemilik Tridjaya Group dr. Setiawan Widjaya mempertemukan kelompok petani, instansi perbankan, serta dinas terkait. Langkah ini bertujuan mempercepat modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan) di lapangan.

Solusi Permodalan Usaha Tani Lintas Sektor

Kehadiran lembaga keuangan menjadi elemen kunci dalam memfasilitasi permodalan bagi pelaku usaha tani lokal. Oleh karena itu, para petani mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah untuk membeli alsintan modern. Sinergi ini juga melibatkan jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta HIPMI. Selanjutnya, kolaborasi lintas sektor tersebut memperkuat jaringan kemitraan bisnis di tingkat daerah.

Efisiensi Penyemprotan Pestisida Melalui Drone Pertanian

Penggunaan teknologi drone canggih memberikan efisiensi tinggi pada proses perawatan tanaman padi dan hortikultura. Sebagai perbandingan, drone mampu memangkas waktu penyemprotan pestisida satu hektar lahan dari tiga jam menjadi sepuluh menit. Selain meningkatkan produktivitas kerja, pemanfaatan teknologi udara ini membendung pembengkakan biaya operasional harian. Oleh sebab itu, inovasi teknologi ini menjadi solusi praktis bagi para pengusaha tani.

Potensi Bisnis Penyewaan Drone dan Alsintan Modern

Forum diskusi tersebut mengungkapkan peluang bisnis penyewaan alat pertanian yang cukup menjanjikan bagi pengusaha daerah. Pelaku usaha penyewaan drone berpotensi memperoleh keuntungan bersih hingga Rp22 juta per bulan secara konsisten. Untuk mendukung hal tersebut, pihak perbankan menyediakan fasilitas skema angsuran kredit mulai Rp3 juta per bulan. Di samping itu, penyewaan mesin pemanen kombinasi (combine harvester) menawarkan profit bersih Rp4 juta per hari saat musim panen.

Skema Pembelian dan Pendampingan Teknis Petani

Tridjaya Tani menyediakan pelbagai produk mesin pertanian modern melalui skema pembelian tunai maupun kredit terjangkau. Lebih lanjut, jajaran perusahaan berkomitmen memberikan pendampingan teknis penggunaan alsintan secara berkala di lapangan. Pihak pengelola memastikan para petani memahami cara kerja mesin secara tepat dan efisien. Dengan demikian, kualitas hasil panen warga dapat meningkat secara konsisten sepanjang musim.

Dampak Positif Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Pedesaan

Pemerintah daerah menyambut baik peran aktif pihak swasta dalam menggerakkan perekonomian pedesaan secara inklusif. Pada akhirnya, ketersediaan fasilitas permodalan dan inovasi teknologi ini memberikan kepastian operasional bagi para pengusaha tani. Penguatan ekosistem pertanian di Kabupaten Subang akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesejahteraan seluruh warga.

Intip Beragam Fasilitas Titik Kumpoel Subang Untuk Anak Muda

fasilitas Titik Kumpoel Subang

Kehadiran fasilitas Titik Kumpoel Subang memberikan pilihan ruang kumpul produktif baru bagi kalangan anak muda lokal. Selain itu, jajaran manajemen PT TNR Mitra Utama menyiapkan kawasan bisnis ini di Perumahan Surya Cigadung.

Direktur Operasional Efik Hadyat merancang tempat ini sebagai wadah integrasi antara aktivitas sosial, kreativitas, dan kewirausahaan. Pihak pengelola menyediakan area nongkrong santai yang sangat nyaman untuk berdiskusi maupun membangun jejaring bisnis.

Oleh karena itu, ketersediaan ruang publik terpadu ini akan mendorong lahirnya banyak wirausaha muda baru.

Ruang Rapat Komunitas Serta Studio Konten Digital Modern

Pihak pengelola melengkapi tempat ini dengan fasilitas ruang rapat fleksibel berkapasitas lima hingga dua puluh orang. Selanjutnya, para kreator digital dapat memanfaatkan studio podcast canggih untuk memproduksi konten audio maupun video berkualitas.

Pengelola kawasan juga menghadirkan studio siaran langsung TikTok guna mendukung kegiatan pemasaran produk usaha secara digital. Tempat ini sekaligus berfungsi sebagai kantor operasional resmi bagi lini bisnis Folksub serta induk perusahaan.

Dengan demikian, ketersediaan sarana digital ini akan mempermudah aktivitas harian para pembuat konten lokal.

Etalase Produk UMKM Dan Ruang Kolaborasi Kuliner Lokal

Pihak perusahaan menyediakan etalase khusus untuk memamerkan berbagai macam produk unggulan UMKM Kabupaten Subang. Selanjutnya, Direktur SDM Puri Ramdhani membuka kesempatan kolaborasi bisnis bagi para pelaku usaha kuliner lokal setempat.

Beliau menjalankan arahan langsung dari Komisaris Utama Teti Asriyanti untuk mendorong terciptanya ruang usaha bersama. Pihak pengelola mengajak para pengusaha kedai kopi, minuman rempah, warmindo, hingga roti bakar untuk bergabung di lokasi.

Oleh sebab itu, kemitraan terpadu ini akan memperluas jangkauan pasar para pedagang kecil daerah.

Penguatan Ekosistem Kewirausahaan Generasi Muda Daerah

Sinergi antara fasilitas modern dan ruang kolaborasi akan menciptakan ekosistem bisnis lokal yang saling mendukung secara berkelanjutan. Bahkan, kehadiran wadah kreatif terpadu ini menjadi jawaban atas kebutuhan tempat nongkrong produktif bagi masyarakat Subang.

Pihak manajemen optimistis bahwa tempat ini akan menjadi pusat kegiatan komunitas serta tempat pengembangan usaha anak muda. Pemerintah daerah menyambut positif langkah inovatif swasta dalam menyediakan wadah pemberdayaan ekonomi kreatif warga. Akhirnya, pengoperasian fasilitas Titik Kumpoel Subang ini akan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

Ruang Usaha Modern: TNR Mitra Utama Siapkan Titik Kumpoel Subang

Titik Kumpoel Subang

Kehadiran Titik Kumpoel Subang menjadi ruang usaha kreatif bagi kalangan anak muda produktif di daerah. Selain itu, jajaran manajemen PT TNR Mitra Utama merancang kawasan bisnis ini di Perumahan Surya Cigadung.

Direktur Operasional Efik Hadyat menegaskan bahwa tempat ini siap menjadi wadah diskusi bisnis bagi para wirausaha muda. Pihak pengelola menyediakan fasilitas ruang pertemuan, studio podcast, serta etalase pameran produk UMKM lokal.

Oleh karena itu, ketersediaan tempat nongkrong produktif ini akan mendongkrak semangat kewirausahaan generasi muda Subang secara berkelanjutan.

Fasilitas Modern dan Studio Digital Bagi Kreator Konten

Pihak perusahaan melengkapi kawasan bisnis ini dengan berbagai fasilitas penunjang kegiatan digital terkini. Selanjutnya, tim pengelola menyediakan ruangan rapat berkapasitas lima hingga dua puluh orang bagi para pelaku usaha.

Pengelola tempat juga menghadirkan studio siaran langsung TikTok guna mendukung kegiatan pemasaran produk digital UMKM. Tempat ini juga menjadi lokasi kantor operasional resmi bagi lini bisnis Folksub serta induk perusahaan.

Dengan demikian, ketersediaan sarana modern ini akan mempermudah aktivitas harian para kreator konten lokal setiap hari.

Peluang Kolaborasi Kemitraan Usaha Bagi Pelaku UMKM Lokal

Direktur SDM Puri Ramdhani membuka peluang kerja sama seluas-luasnya bagi para pelaku UMKM daerah Subang. Sementara itu, beliau menjalankan arahan resmi dari Komisaris Utama Teti Asriyanti secara konsisten dan terarah.

Pihak pengelola mengajak para pengusaha kedai kopi, minuman rempah, warmindo, hingga roti bakar untuk bergabung. Konsep kemitraan terpadu ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar para pedagang kecil di Kabupaten Subang.

Oleh sebab itu, skema kolaborasi bisnis ini akan menciptakan ekosistem usaha lokal yang saling mendukung.

Penguatan Ekosistem Kreatif dan Wirausaha Muda Daerah

Kehadiran tempat kumpul kreatif ini menambah pilihan fasilitas publik produktif bagi warga masyarakat Subang. Bahkan, penggabungan konsep ruang bersantai, studio digital, serta peluang bisnis hadir dalam satu lokasi terpadu.

Pihak manajemen menjadwalkan peresmian tempat ini dalam waktu dekat bagi seluruh lapisan warga masyarakat lokal. Pemerintah daerah menyambut positif langkah inovatif pihak swasta dalam menyediakan wadah pengembangan ekonomi kreatif. Akhirnya, pengoperasian Titik Kumpoel Subang ini akan melahirkan banyak wirausaha muda baru yang sangat sukses.

Recent Posts