KBRN, Tangerang: Polresta Bandara Soekarno Hatta (Soetta) melakukan pemeriksaan kepada pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang terkait pendalaman kasus swab antigen palsu yang meretas ke Aplikasi PeduliLindungi, dengan tersangka AR – seorang pegawai honorer Kelurahan Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Kanit Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Ipda Suwandi mengatakan, agenda pemanggilan terhadap pegawai Dinkes Kabupaten Tangerang tersebut adalah pemeriksaan saksi.
“Pemanggilan tersebut ditujukan terhadap pegawai yang bertugas di bidang pengelolaan ataupun yang memberikan izin terkait penggunaan aplikasi PeduliLindungi di Dinkes Kabupaten Tangerang,” ungkapnya kepada rri.co.id, Sabtu (12/3/2022).
Menurut Suwandi, Dinkes Kabupaten Tangerang dianggap pihak yang memberi izin akses ke dalam aplikasi PeduliLindungi kepada AR, pegawai honorer Kelurahan Kampung Melayu Barat, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Sehingga, lanjutnya, AR mampu mengkoneksikan atau meretas hasil tes swab PCR dan antigen palsu ke aplikasi PeduliLindungi.
“Terlebih lagi, Kementerian Kesehatan juga telah menyatakan bahwa AR memiliki akun yang dapat mengakses hal tersebut. Sedangkan, klinik yang digunakan AR merupakan klinik fiktif yang setelah ditelusuri tidak ada bentuk fisiknya,” papar dia.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi membenarkan bila seorang pegawai Dinkes Kabupaten Tangerang diperiksa polisi.
“Iya benar dipanggil dan diperiksa. Namun, hasilnya saya masih belum tahu,” singkatnya.