Beranda Berita Nasional Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Sidamulih Pangandaran

Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Sidamulih Pangandaran

Akibat-Angin-Kencang-Pohon-Tumbang-Timpa-Rumah-Warga-Sidamulih-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Udeh warga Dusun Tarikolot, Rt 2 Rw 4, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (15/2/2023).

Akibatnya, rumah tersebut mengalami rusak berat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga : Rumah Warga Pamotan Pangandaran Rusak Tertimpa Pohon Tumbang

Petugas BPBD Kabupaten Pangandaran, Pandu mengatakan, saat kejadian Udeh beserta keluarganya sedang bersantai rumahnya.

BACA JUGA:  Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 Terbit, Abdul Mu'ti: Guru dan Siswa Harus Nyaman di Sekolah

Tiba-tiba terdengar suara cukup keras, Udeh dan istrinya pun langsung berlari keluar rumah.

“Ternyata, pohon alba yang berada tidak jauh dari rumah tersebut sudah roboh. Pohon itu roboh tepat di tengah-tengah rumah,” kata Pandu kepada harapanrakyat.com, Rabu (15/2/2023).

Pandu melanjutkan, pihaknya belum bisa memintai keterangan lebih lanjut dari Udeh. Sebab, Ia mengalami syok akibat kejadian tersebut.

BACA JUGA:  Pabrik Mobil Listrik VinFast Resmi Beroperasi di Subang

“Bahkan, pemilik rumah sempat pingsan. Jadi, warga sekitar langsung membawanya ke klinik terdekat,” lanjutnya.

Baca Juga : Pulang dari Mengaji, Bocah Tertabrak Motor di Pangandaran

Pandu menambahkan, tim BPBD Kabupaten Pangandaran, Tagana dan masyarakat sekitar bahu-membahu membersihkan reruntuhan dan pohon yang tumbang tersebut.

“Berkat kerjasama dari semua pihak, puing-puing rumah yang rusak dan pohon tumbah bisa bersih dengan cepat,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pabrik VinFast Siap Serap Tenaga Kerja Lokal, Target Awal 50 Ribu Unit Mobil Setahun

Selain itu, peristiwa pohon tumbang akibat angin kencang dan menimpa rumah udeh tersebut telah dilaporkan ke Pemkab Pangandaran.

“Akibat peristiwa tersebut, pemilik rumah mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.” Pungkasnya. (Entang/R12/HR-Online/Editor-Rizki)