Beranda Berita Nasional Ada Lagi, Korban Arisan dan Investasi Bodong Lapor Polisi di Tasikmalaya

Ada Lagi, Korban Arisan dan Investasi Bodong Lapor Polisi di Tasikmalaya

Korban-Arisan-dan-Investasi-Bodong.jpg

harapanrakyat.com,– Puluhan orang tertipu arisan dan investasi bodong di Tasikmalaya, 8 orang korban yang merupakan perwakilan puluhan korban lainnya datang ke Polres Tasikmalaya Kota untuk melapor, Senin (26/12/2022).

Para korban yang datang ke SPK Polres Tasikmalaya kota didominasi ibu muda. Mereka membawa bukti print dari percakapan WhatsApp serta bukti transfer bank.

“Saya melaporkan terkait penipuan investasi bodong da narisan bodong oleh pelaku yang sama, investasinya dalam bentuk uang,” Kata Riska, salah satu korban di halaman Mako Polres Tasikmalaya Kota, Senin (26/12/2022).

BACA JUGA:  Siswa SMAN 1 Turen Malang Demo Minta Kepsek Mundur, Kenapa?

Baca Juga: Puluhan Ibu Muda Tertipu Arisan Bodong di Tasikmalaya, Rugi Rp 2 Miliar

Awalnya para korban mengikuti investasi dan arisan bodong dari terduga pelaku inisial DO, warga Bojong Kota Tasikmalaya. Korban dijanjikan keuntungan 10 persen sebulan.

“Terduga pelaku awalnya menjanjikan keuntungan jadi saya nyimpan di dia (terduga pelaku) kemudian dia juga yang mengelola,” ucap Riska.

Riska mengaku, keuntungan yang dijanjikan awalnya lancar selama 3 bulan pertama. Namun dari bulan Agustus tiba-tiba macet.

BACA JUGA:  Penipuan Mengatasnamakan Wabup Pangandaran Melalui Pesan WA, 2 Warga Tertipu

“Misalnya kita nyimpan 7 juta, jadi 8 juta 800 perbulan. Memang 3 bulan berjalan lancar, cuma pas masuk bulan Agustus sudah mulai macet,” kata Riska geram.

Saat keuntungan yang dijanjikan tak dibayarkan, Riska mengatakan, banyak yang ingin mengambil uang yang telah disetor, namun tidak bisa.

Riska mengaku investasi Rp 7 juta, sementara korban lainnya ada yang investasi sampai Rp 40 juta. Total kerugian semuanya hampir Rp 1 miliar, karena memang korbannya banyak, ada 90 orang.

BACA JUGA:  Lahan Kosong Terbakar di Perbatasan Kota Surabaya

“Saya ikut investasi sama arisan bodong itu dari temen saya awalnya, kalau arisan saya ikut yang 10 juta, sama itu juga macet. Memang beberapa bulan ke belakang sempat sudah ditagih tapi tetap macet,” pungkasnya.

Sementara ini untuk kasus tersebut, kini ditangani Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. Para korban pun berharap agar kasus yang menimpanya tersebut segera ada tindakan, agar uang para korban ini bisa terselamatkan. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)