Beranda Berita Nasional Plafon Kelas Ambrol, Siswa SDN di Tasikmalaya Terpaksa Belajar Berdesakan di Kelas...

Plafon Kelas Ambrol, Siswa SDN di Tasikmalaya Terpaksa Belajar Berdesakan di Kelas Lain

Plafon-Kelas-Ambrol-Siswa-SDN-di-Tasikmalaya-Terpaksa-Belajar-Berdesakan-di-Kelas-Lain.jpg

harapanrakyat.com,- Miris, gegara plafon kelas ambrol, para siswa kelas 4 SDN 1 Sukaratu, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terpaksa belajar berdesakan di kelas lainnya. Ambrolnya ruangan kelas sekolah tersebut terjadi beberapa hari lalu.

Pantauan HR Online, karena meja tidak cukup maka para siswa tersebut terpaksa belajar berdesakan. Bahkan terlihat satu meja untuk 3 siswa. Para siswa pun berharap agar ruangan kelasnya segera ada perbaikan.

“Kelas saya ambruk pak, jadi harus belajar di kelas 3. Harapannya segera ruangan kelas saya cepat diperbaiki, agar nyaman lagi belajarnya,” kata Siti, salah seorang siswa kelas 4, Selasa (18/10/2022).

BACA JUGA:  Jalanan Subang Mirip Kolam Lele, KDM Senggol Bupati Reynaldi: "Kebut Pak Rey!"

Sementara itu, Kepala SDN 1 Sukaratu, Siti Haryati mengatakan, plafon kelas yang ambrol tersebut terjadi saat hujan deras.

Ia menurutkan, pada saat itu anak para siswa masuk belajar pagi. Kemudian saat sedang belajar ada yang jatuh berupa butiran-butiran dari atas menimpa para siswa yang sedang belajar. 

“Pas saat ada butiran yang jatuh itu para siswa langsung kita pindahkan ke kelas yang lebih aman. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa,” tuturnya.

BACA JUGA:  Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 Terbit, Abdul Mu'ti: Guru dan Siswa Harus Nyaman di Sekolah

Pihaknya saat itu juga langsung meminta bantuan warga setempat, untuk menurunkan genting. Karena menurutnya, jika tidak secepatnya menurunkan genting tersebut, nanti bisa lebih bahaya lagi. Sebab kayu pada bagian atas bangunan kelas sudah lapuk termakan usia.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Puluhan Siswa SD Tasikmalaya Belajar di Saung Bambu

Selanjutnya, pihaknya langsung melaporkan ruang kelas berupa plafon yang ambrol ke komite sekolah. Selanjutnya, ditembuskan ke Dinas Pendidikan dan Budaya Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA:  Maut di Balik "Gembling": Subang Kembali Berduka, 8 Nyawa Melayang Sia-sia

“Untuk sementara, siswa yang kelasnya ambrol kita pindah dan satukan ke ruangan kelas 3,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini kurang lebih ada 5 kelas yang kondisi bagian atas ruangan kelas sudah lapuk.

Sehingga, ia berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki plafon atau atap kelas yang ambrol dan lapuk.

“Supaya para siswa belajarnya lebih nyaman kembali,” harapnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor-Adi)