Beranda Berita Subang Tindakan Tegas Pertamina: Atasi Penyalahgunaan BBM Subsidi di Subang Demi Penyaluran Tepat...

Tindakan Tegas Pertamina: Atasi Penyalahgunaan BBM Subsidi di Subang Demi Penyaluran Tepat Sasaran

penyalahgunaan BBM subsidi di Subang

Pihak Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menindak tegas indikasi penyalahgunaan BBM subsidi di Subang secara berkelanjutan. Selain itu, jajaran pengawas menemukan pelanggaran fatal dalam penyaluran Biosolar subsidi pada stasiun pengisian bahan bakar umum setempat.

Petugas menguji operasional stasiun pengisian tiga empat empat satu dua satu lima secara mendalam beberapa hari lalu. Hasil pemeriksaan membuktikan adanya aktivitas pengisian Biosolar secara berulang menggunakan kode batang kendaraan yang berbeda dari nomor polisi.

Oleh karena itu, langkah tegas ini menjadi bukti komitmen perusahaan dalam melindungi hak konsumen kecil mendapatkan energi bersubsidi.

Sanksi Tegas Penghentian Pasokan Produk Biosolar Selama Sebulan

Manajemen menjatuhkan sanksi berupa surat peringatan keras selama sembilan puluh hari kalender kepada pengelola stasiun pengisian. Selanjutnya, Pertamina menyetop pasokan produk Biosolar bersubsidi selama tiga puluh hari sejak tanggal dua puluh dua Agustus.

BACA JUGA:  Kasus Blok Bantuan Sosial: Langkah Blokir Bansos di Subang Menimpa Ratusan KPM

Pengawas mencatat total transaksi ilegal tersebut mencapai volume lebih dari dua ratus dua puluh liter dalam waktu singkat. Pihak perusahaan juga tidak memberikan toleransi sedikit pun terhadap tindakan curang yang merugikan keuangan negara di lapangan.

Dengan demikian, keputusan hukum ini memberikan peringatan keras bagi seluruh pengelola stasiun pengisian bahan bakar lainnya.

Program Pembinaan Rutin Bagi Ratusan Pengelola Stasiun Pengisian

Perusahaan gencar melaksanakan program pembinaan kepatuhan tata kelola penyaluran energi bersubsidi kepada para mitra di wilayah Jawa Barat. Bahkan, sebanyak seratus enam puluh empat gerai di tiga provinsi telah menerima pembinaan serupa sejak awal tahun.

BACA JUGA:  Tracon Industri Kucurkan Rp 7,7 Miliar di Subang

Langkah preventif ini bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi bahan bakar minyak bersubsidi agar selalu tepat sasaran ke masyarakat. Pihak manajemen memperkuat pengawasan lapangan guna mencegah munculnya potensi penyelewengan bahan bakar minyak bersubsidi pada masa mendatang.

Oleh sebab itu, penguatan pengawasan sistem digital terpadu menjadi fokus utama peningkatan kualitas pelayanan publik saat ini.

BACA JUGA:  Wabup Subang Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2026.

Lokasi Alternatif Pengisian Biosolar Serta Partisipasi Pengawasan Warga

Masyarakat Kabupaten Subang tetap dapat membeli Biosolar bersubsidi melalui beberapa lokasi gerai terdekat selama masa sanksi berlangsung.

Sementara itu, warga dapat mendatangi stasiun pengisian alternatif nomor tiga empat empat satu dua nol tujuh sekarang. Stasiun pengisian nomor tiga empat empat satu dua delapan belas juga menyediakan pasokan bahan bakar cadangan dengan aman.

Pihak pengelola mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan setiap kejanggalan penyaluran bahan bakar minyak bersubsidi melalui layanan kontak pengaduan. Akhirnya, pengawasan bersama secara aktif akan mempersempit celah praktik penyalahgunaan BBM subsidi di Subang secara permanen.