Beranda Berita Subang H. Sys Santo Delvis Siap Perjuangkan Aspirasi Petani di DPRD Subang

H. Sys Santo Delvis Siap Perjuangkan Aspirasi Petani di DPRD Subang

aspirasi petani

suarasubang.com Aspirasi petani kini memiliki wadah perjuangan baru di parlemen setelah pelantikan resmi anggota legislatif daerah. H. Sys Santo Delvis secara resmi mengambil sumpah jabatan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang. Politisi muda ini menyatakan komitmen penuh untuk mengawal sektor pertanian sebagai program prioritas utamanya. Langkah strategis ini membawa harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan para petani di seluruh wilayah Subang.

Pemerintah daerah menyambut baik kehadiran figur legislator yang memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib sektor agraria. Pria yang akrab disapa Haji Sys ini menyadari betul bahwa Subang merupakan salah satu lumbung padi terbesar di Jawa Barat. Namun, para petani lokal masih sering menghadapi berbagai kendala klasik seperti kelangkaan pupuk dan masalah pengairan. Oleh karena itu, jajaran kedewanan harus segera merumuskan kebijakan taktis bersama dinas terkait guna memberikan solusi konkret.

BACA JUGA:  Pabrik Mobil Listrik BYD Subang Siap Beroperasi Penuh

Program Prioritas Sektor Pertanian di Parlemen

Langkah awal yang akan dilakukan adalah melakukan turun lapangan secara berkala untuk menyerap keluhan para kelompok tani. Haji Sys berkomitmen untuk memperjuangkan alokasi anggaran subsidi benih yang lebih merata di tingkat pedesaan. Selanjutnya, pengawasan terhadap jalur distribusi pupuk bersubsidi akan diperketat guna mencegah terjadinya praktik penimbunan oleh oknum nakal. Sinergi ini bertujuan untuk memastikan masa tanam berjalan lancar tanpa hambatan logistik yang merugikan.

Selain masalah sarana produksi, tata kelola sistem irigasi juga menjadi fokus perhatian utama dalam agenda kerjanya. Banyak saluran air di wilayah utara Subang saat ini mengalami pendangkalan serius dan membutuhkan normalisasi segera. Infrastruktur pengairan yang buruk tentu akan menurunkan produktivitas hasil panen dan mengancam ketahanan pangan daerah. Melalui fungsi penganggaran di DPRD, perbaikan fasilitas pengairan tersebut akan didorong agar masuk ke dalam skema pembangunan prioritas.

BACA JUGA:  Air Bersih Subang: Strategi Perumda TRS Penuhi Hak Warga

Pemberdayaan Pemuda Tani Menuju Era Modernisasi

Perkembangan teknologi digital saat ini juga membuka peluang besar bagi modernisasi sistem pertanian tradisional di Subang. Haji Sys mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun membangun bisnis di sektor pangan dan agrikultur. Pihaknya berencana menginisiasi program pelatihan berbasis teknologi guna meningkatkan kapasitas keahlian para pemuda tani lokal. Program ini diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan nilai jual komoditas unggulan daerah.

BACA JUGA:  Strategi Manajemen Kurban Subang: KOMPAK dan Yayasan BMB Upgrade Kapasitas DKM

Pemerintah pusat juga terus mendorong daerah untuk melakukan inovasi hilirisasi produk pertanian agar lebih kompetitif. Kemandirian pangan hanya dapat tercapai jika para pelaku usaha tani mendapatkan jaminan harga pasar yang stabil saat musim panen tiba. Oleh karena itu, koordinasi dengan badan urusan logistik akan terus diperkuat demi menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani. Haji Sys optimis bahwa kerja keras bersama ini akan membawa perubahan positif bagi kemakmuran masyarakat Subang.