suarasubang.com – Niat hati ingin menyapa warga dengan menaiki motor, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi justru disuguhi “wisata air” dadakan di Kabupaten Subang.
Bukan wisata alam yang indah, melainkan kubangan air keruh yang menghiasi badan jalan di Desa Ciruluk, Kecamatan Kalijati.
Perjalanan pada Senin (9/2/2026) itu sejatinya bertujuan untuk menemui warga yang tertimpa musibah pencurian. Namun, fokus Dedi Mulyadi terpecah saat roda motornya harus bermanuver menghindari lubang-lubang besar yang tertutup air hujan.
Pemandangan miris ini memancing reaksi spontan dari pria yang akrab disapa KDM tersebut.
“Kolam Lele” di Tengah Jalan
Kondisi jalan yang rusak parah membuat KDM tak tahan untuk tidak melontarkan sindiran khasnya. Dalam unggahan di media sosial, ia menggambarkan betapa ironisnya kondisi infrastruktur tersebut.
“Niat on the way motoran, malah lewat ke kolam lele,” tulis Dedi Mulyadi melalui akun Instagramnya, menyindir genangan air yang memenuhi jalanan berlubang tersebut.
Senggolan Keras untuk Bupati Reynaldi
Tak berhenti di media sosial, KDM langsung mengirimkan pesan terbuka kepada Bupati Subang, Reynaldy Putra. Dalam video dokumentasinya, KDM meminta agar kondisi ini segera mendapat atensi serius dari pemerintah daerah.
“Ini jalan Kabupaten Subang hancur, mohon untuk Pak Bupati Subang untuk mendapat perhatian. Ini sudah kayak kolam,” ucap Dedi Mulyadi memperingatkan.
Di lokasi kejadian, KDM juga sempat berdialog dengan warga setempat yang sudah lelah dengan kondisi jalan tersebut. Aspirasi mereka dititipkan langsung lewat KDM agar sampai ke telinga Bupati Reynaldy.
“Bapak Rey, Bupati Subang, jalannya bagaimana ini, Cirulug? Mohon jalanan kita dibenerin, Pak. Lebaran harus bagus Pak,” ujar salah seorang warga penuh harap.
Apresiasi dan Tantangan
Meski melayangkan kritik tajam soal “kolam lele” di Desa Ciruluk, KDM tetap berusaha objektif. Di akhir perjalanannya, ia menunjukkan ruas jalan di desa lain yang kondisinya sudah mulus dan beton.
Ia mengakui kinerja Bupati Reynaldy di titik-titik tertentu sudah baik, namun hal itu justru menjadi standar yang harus diterapkan di seluruh wilayah. KDM menantang Bupati Subang untuk segera meratakan pembangunan.
“Nah ini jalan sudah dibangun oleh Bapak Rey, sudah bagus. Ada yang bagus ada yang jelek jalannya. Kebut Pak Rey (pembangunannya),” tegas KDM menutup videonya.








