Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meluapkan kekecewaannya saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kabupaten Subang. Ia menyoroti kondisi Taman Pemerintah Daerah (Pemda) yang terlihat kumuh dan dipenuhi sampah.
Dedi menilai wajah pusat pemerintahan daerah tersebut sangat tidak terawat. Ia lantas memanggil Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, langsung ke lokasi kejadian.
Bupati muda kelahiran 1996 itu menerima kritik tajam terkait prioritas kerjanya sebagai kepala daerah. Dedi melontarkan sindiran keras mengenai fokus kerja sang bupati.
“Jangan ngecek janda terus, cek lingkungan kebersihan! Taman Subang ini enggak pernah diurus,” sindir Dedi di hadapan Reynaldy.
Sorotan utama tertuju pada keberadaan tiang listrik yang menghalangi trotoar selama bertahun-tahun. Fasilitas umum yang rusak di sekitar kawasan tersebut juga tak luput dari perhatian Gubernur.
Dedi menyatakan akan turun tangan langsung untuk membereskan masalah tata kota ini. Ia berjanji membantu pembangunan trotoar, penyediaan kursi taman, hingga penerangan jalan pada tahun ini.
Momen ini sekaligus dimanfaatkan Dedi untuk memberikan peringatan keras kepada kepala daerah lain. Ia menegaskan tidak akan segan melakukan sidak serupa ke berbagai wilayah di Jawa Barat.
“Bagi para Bupati/Wali Kota seluruh Jawa Barat, hati-hati. Nanti saya datang sidak. Kalau saya lihat sampah, langsung bupatinya dipanggil,” tegas Dedi.
Bupati Reynaldy merespons teguran tersebut dengan komitmen perbaikan segera. Ia berjanji akan menata kota menjadi lebih bersih dan rapi sesuai instruksi pimpinan.








