Beranda Berita Subang Sepekan Dikepung Banjir, 51 Desa di Subang Lumpuh, 13 Ribu KK Terdampak

Sepekan Dikepung Banjir, 51 Desa di Subang Lumpuh, 13 Ribu KK Terdampak

Banjir Subang 51 desa

Bencana banjir yang melanda Kabupaten Subang belum menunjukkan tanda-tanda surut. Hingga Sabtu (31/1/2026), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat air telah mengepung wilayah tersebut selama sepekan penuh, melumpuhkan aktivitas puluhan ribu warga.

Dampak yang ditimbulkan bencana tahunan ini terbilang masif. Banjir telah merendam 7.536 rumah yang tersebar di 51 desa pada tujuh kecamatan, meliputi Pusakanagara, Ciasem, Blanakan, Pusakajaya, Sukasari, Legonkulon, dan Pamanukan. Sebanyak 13.541 Kepala Keluarga (KK) atau 36.060 jiwa menjadi korban langsung dari luapan sungai yang tak mampu menampung debit hujan ekstrem.

BACA JUGA:  Evaluasi Akhir Tahun, Kang Rey Ultimatum OPD: Jangan Ada Aduan Warga yang Diabaikan!

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita menegaskan pemerintah daerah terus melakukan langkah darurat. “Selain pemantauan lapangan, Pemerintah Kabupaten Subang juga mendirikan dapur umum di setiap desa yang terdampak banjir untuk memenuhi kebutuhan makanan warga,” ujar Reynaldy, Sabtu (31/1).

Selain permukiman, banjir juga menenggelamkan fasilitas vital dan lahan produktif. Tercatat 27 sarana ibadah, 20 sekolah, serta 2.884 hektare sawah ikut terendam, mengancam potensi gagal panen di wilayah lumbung padi nasional ini. Sementara itu, 645 jiwa dilaporkan terpaksa mengungsi karena rumah mereka tak lagi bisa dihuni.

BACA JUGA:  Lebih Dekat dan Cepat, Warga Subang Apresiasi Pelayanan Adminduk di Kantor Kecamatan

Kang Rey juga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera menangani tanggul-tanggul kritis agar tidak jebol dan memperparah keadaan. Ia meminta aparat desa memastikan logistik bantuan sampai langsung ke tangan warga melalui koordinasi RT setempat.