Subang – Malam yang biasanya tenang di Lapas Kelas IIA Subang mendadak berubah jadi “heboh” sekitar pukul 20.40. Api tiba-tiba muncul, diduga karena korsleting listrik di ruang komandan jaga. Untungnya, meski sempat bikin panik, peristiwa ini tidak menelan korban jiwa.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, memastikan situasi aman. “Alhamdulillah sekarang sudah bisa tertangani dengan baik, tidak ada,” ujarnya menenangkan. Pernyataan ini seperti oase di tengah kepulan asap yang sempat bikin suasana mencekam.
Yang bikin suasana makin menegangkan, ruang yang terbakar berdekatan dengan Gereja Imanuel. Akibatnya, bagian belakang gereja serta ruang karupam ikut tersambar. Tapi jangan khawatir, api tak sempat “berlama-lama” karena petugas bergerak gesit.
Dengan sigap, tiga unit pemadam kebakaran dikerahkan. Kusnali memastikan, “Kondisi sekarang alhamdulillah sudah aman, api sudah dipadamkan dengan tiga unit pemadam kebakaran,” tegasnya. Ibarat tamu tak diundang, api ini cepat datang, cepat pula dipulangkan.
Bukan hanya tim damkar yang berperan, aparat lain juga turun tangan. “Support dukungan dari Pak Kapolres juga hadir sehingga situasi dan kondisi juga aman. Dandim juga alhamdulillah hadir,” tambah Kusnali penuh apresiasi. Kehadiran mereka membuat suasana jauh lebih terkendali.
Kini, suasana di Lapas Subang kembali normal. Api sudah padam, tidak ada korban, dan semua pihak bisa bernapas lega. Malam yang sempat penuh kepanikan akhirnya ditutup dengan rasa syukur.