Beranda Berita Nasional Mengeluh Sakit, Pria Sebatang Kara di Kota Banjar Nekat Akhiri Hidup

Mengeluh Sakit, Pria Sebatang Kara di Kota Banjar Nekat Akhiri Hidup

Pria-Sebatang-Kara-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang pria sebatang kara di Kota Banjar, Jawa Barat, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri di samping rumahnya.

Diketahui identitas pria tersebut berinisial SH (51) yang tinggal sendirian di Dusun Pananjung, Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Korban pertama kali ditemukan menggantung di samping rumahnya oleh tetangga yang hendak membangunkan korban.

Tetangga korban, Wati mengatakan, saat itu dirinya mendatangi rumah korban dan berniat untuk membangunkan karena belum terlihat melakukan aktivitas.

BACA JUGA:  Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 Terbit, Abdul Mu'ti: Guru dan Siswa Harus Nyaman di Sekolah

“Saya dari kebun terus lewat depan rumahnya belum kelihatan terus manggil dia tapi nggak ada respon, ya udah saya pulang,” kata Wati, Jumat (3/11/2023).

Baca Juga: Serempet Kendaraan Lain, Pemotor di Kota Banjar Malah Kabur Tabrak Tiang Listrik

Menurutnya, tak berserang lama ia kembali ke rumah korban dan ada yang memberitahukan bahwa korban sudah dalam kondisi tergantung di samping rumahnya.

BACA JUGA:  Pabrik VinFast Siap Serap Tenaga Kerja Lokal, Target Awal 50 Ribu Unit Mobil Setahun

“Taunya udah tergantung, saya mau nyamperin tapi nggak jadi karena belum ada polisi,” terangnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya korban sempat mendatangi rumahnya dan mengeluhkan sakit pada bagian kepala. Kemudian Wati menyuruh pria sebatang kara di Kota Banjar tersebut untuk pergi berobat ke dokter.

“Kemarin sore ke rumah saya, katanya sakit kepala abis jatuh dari pohon rambutan. Terus saya suruh ke dokter buat berobat,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pabrik Mobil Listrik VinFast Resmi Beroperasi di Subang

Selain itu, korban juga sempat berbicara bahwa sakit yang dirasa itu akan dibawa sampai mati.

“Dia bilang itu bukan penyakit yang berobat langsung bisa sembuh, tapi penyakit yang dirasakan sampai meninggal,” pungkasnya.

Sementara itu, peristiwa tersebut sudah ditangani oleh Polsek Pataruman dan Infais Polres Kota Banjar. (Sandi/R7/HR-Online/Editpr-Ndu)