Beranda Berita Nasional Pelatihan Kejuruan Las Disnaker Ciamis, Sasar 20 Angkatan Kerja di Desa Hujungtiwu

Pelatihan Kejuruan Las Disnaker Ciamis, Sasar 20 Angkatan Kerja di Desa Hujungtiwu

Pelatihan-Kejuruan-Las-Disnaker-Ciamis-Sasar-20-Angkatan-Kerja-di-Desa-Hujungtiwu.jpeg

harapanrakyat.com,- 20 orang angkatan kerja, mengikuti pelatihan dan produktivitas tenaga kerja konsentrasi kejuruan las, di Desa Hujungtiwu, Kecamatan Panjalu, Ciamis, Jabar, Jumat (12/5/2023).

Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja Ciamis ini dibuka langsung Kadisnaker, H Okta Jabal Nugraha ST MT.

Saat membuka kegiatan, H Okta mengatakan, pelatihan keterampilan kerja kejuruan las ini dilaksanakan selama 12 hari kerja.

“Dimulai dari tanggal 12 sampai 26 Mei 2023,” ujar H Okta.

BACA JUGA:  Mardigu & Helmy Gagal Lolos Seleksi BJB, Dedi Mulyadi Sindir OJK dengan Nada Pahit-Manis

Baca juga: Disnaker Ciamis Gelar Pelatihan Tali Kur di Desa Rancah

Usai pelatihan, kata Okta, para peserta juga melaksanakan uji kompetensi (UJK). “Untuk UJK dilakukan 3 hari, dari tanggal 27 sampai 30 Mei 2023,” katanya.

Okta menuturkan, pihaknya konsisten melaksanakan program pelatihan keterampilan dan produktivitas tenaga kerja, sebagai salah satu wujud implementasi visi misi Bupati Ciamis, yakni mantapnya kemandirian ekonomi sejahtera untuk semua.

BACA JUGA:  Ega Anjani Ajak PKK Kecamatan “Naik Kelas” Lewat Pembinaan Administrasi

Menurutnya, sektor ketenagakerjaan erat kaitannya dengan laju pertumbuhan ekonomi. Maka dari itu, sektor ketenagakerjaan punya peran penting dalam membangun perekonomian berbasis pemberdayaan masyarakat, berdasarkan potensi unggulan lokal.

“Hal ini sesuai dengan arahan Pak Bupati Ciamis. Pemda melalui Dinas Tenaga Kerja, yang salah satu tugas dan fungsinya melaksanakan program pelatihan dan produktivitas kerja bagi masyarakat,” ucapnya.

BACA JUGA:  Festival Panen Raya Subang: Kolaborasi Syngenta dan Pemkab Sukses Dongkrak Produksi Padi Dua Kali Lipat

Lanjut Okta, tujuan dari kegiatan pelatihan tenaga kerja ini adalah peningkatan kompetensi atau keahlian bagi angkatan kerja.

“Sehingga angkatan kerja ini bisa terserap oleh dunia kerja. Kemudian juga bisa membangun wirausaha baru, yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan. Dengan begitu, pengangguran akan berkurang dan perekonomian masyarakat juga meningkat,” jelasnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)