Beranda Berita Nasional Lebaran Sudah Lewat, Kok Jembatan Baru Kota Banjar Belum Dibuka?

Lebaran Sudah Lewat, Kok Jembatan Baru Kota Banjar Belum Dibuka?

Jembatan-Baru-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Jembatan Baru (Jembar) Parunglesang, Kota Banjar, Jawa Barat, sebelumnya direncanakan mulai dibuka pada pertengahan bulan puasa atau sebelum lebaran.

Namun kenyataan di lapangan sampai saat ini jembatan tersebut tak kunjung dibuka untuk kendaraan roda empat dari arah Ciamis menuju Pangandaran ataupun sebaliknya.

Site Manager PT Bukaka Toni mengatakan, proses perbaikan tiang pancang pada jembatan baru itu sudah selesai tinggal menunggu proses pengujian beban.

BACA JUGA:  Pabrik Mobil Listrik VinFast Resmi Beroperasi di Subang

“Untuk proses pengerjaannya sudah selesai. Tapi perlu ada uji beban statis dan dinamis nggak bisa langsung dibuka,” kata Toni kepada harapanrakyat.com, Selasa (25/4/2023).

Menurutnya, setelah pengujian beban itu selesai kemudian ada pengamatan yang dilakukan selama beberapa hari. Kemudian bisa open traffic atau pembukaan arus lalu lintas.

“Nanti untuk pengujiannya dilakukan oleh Balai Geoteknik, Terowongan, dan Struktur. Setelah itu pengamatan beberapa hari lalu bisa open traffic,” terangnya.

BACA JUGA:  Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 Terbit, Abdul Mu'ti: Guru dan Siswa Harus Nyaman di Sekolah

Baca Juga: Dishub Kota Banjar Pasang Rambu-rambu Portable untuk Memudahkan Pemudik

Ia menjelaskan, sebelumnya jembatan itu direncanakan mulai dibuka sebelum lebaran agar bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Namun dalam proses pengerjaan mengalami kendala yang menyebabkan Jembatan Baru Kota Banjar belum juga dibuka.

“Kendala secara teknis tidak ada, tapi beberapa hari kita sempat terkendala oleh arus air cukup deras sehingga mengulur waktu pengerjaan karena kita nggak bisa apa-apa,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pabrik VinFast Siap Serap Tenaga Kerja Lokal, Target Awal 50 Ribu Unit Mobil Setahun

Lanjut Toni, dalam waktu dekat ini diharapkan bisa dilakukan pengujian agar dapat dilalui kembali oleh kendaraan roda empat.

“Mudah-mudahan secepatnya bisa dilakukan pengujian beban agar jembatan tersebut bisa dilalui kembali oleh kendaraan dan tidak dibatasi,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)