Beranda Berita Nasional Koboi Jalanan Acungkan Sajam Saat Arus Mudik di Jalur Nasional Limbangan Garut

Koboi Jalanan Acungkan Sajam Saat Arus Mudik di Jalur Nasional Limbangan Garut

Koboi-Jalanan-1.jpg

harapanrakyat.com,- Koboi jalanan acungkan senjata tajam (sajam) terjadi ketika arus mudik Lebaran di jalur nasional Limbangan, Kabupaten Garut, Jabar. Aksi tersebut dilakukan koboi jalanan saat melawan arah dan terekam kamera.

Videonya pun viral di medsos, dan saat ini petugas polisi dari Polres Garut sudah berhasil meringkus pelaku setelah sempat buron sekitar 4 jam lamanya.

Dalam video itu terlihat seorang sopir bus kecil mengancam pengemudi lainnya saat ia melawan arus di jalan nasional Limbangan.

BACA JUGA:  Patimban 2026: Menatap Wajah Subang sebagai Raksasa Maritim Baru Indonesia

Selain mengancam pengemudi lainnya, pelaku juga turun dari mobil dan mengancam akan menghabisinya. Namun karena merasa takut, si perekam video tersebut akhirnya mematikan rekamannya.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Lebaran Mulai Terjadi di Jalur Selatan, Polres Garut Sudah 20 Kali One Way

Percakapan dalam video menerangkan bahwa pengemudi yang mengancam pakai golok tidak mau mengalah ketika melawan arus mudik di jalur nasional. Koboi jalanan itu meminta korban untuk mengalah dan kepinggir agar ia bisa melintas. 

BACA JUGA:  Pelabuhan Patimban di Subang, Siapa yang Diuntungkan?

Usai videonya viral melalui media sosial, Sat Reskrim Polres Garut akhirnya berhasil meringkus pelaku.

Polisi menyatakan insiden itu terjadi pada Rabu (19/04/2023) malam. Petugas kepolisian berhasil meringkus pelaku pada Kamis (20/04/2023) dini hari, atau buron selama 4 jam.

“Viral, kebetulan yang mau digolok itu sopir bus tangki. Saya dapat laporan itu malam, dan jam 4 pagi berhasil kami tangkap di Tasikmalaya,” terang AKBP. Rio Wahyu Anggoro, Kapolres Garut, Kamis (20/4/2023).

BACA JUGA:  Nyawa Murah di Balik Botol Oplosan: Simbol Kegagalan Preventif Aparat

Pelaku diketahui merupakan sopir minibus elf jurusan Ciamis-Bandung berinisial B. Ia ditangkap bersama kernetnya yang belum diketahui identitasnya. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)