Beranda Berita Nasional ASN Pemkot Tasikmalaya Jalani Tes Urine, Termasuk Pj Walikota

ASN Pemkot Tasikmalaya Jalani Tes Urine, Termasuk Pj Walikota

ASN-Pemkot-Tasikmalaya-Jalani-Tes-Urine.jpg

harapanrakyat.com,- Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tasikmalaya, Jawa Barat jalani tes urine untuk mendeteksi penyalahgunaan Narkoba, Senin (20/3/2023). 

Tes urine dilakukan di tiga titik, yaitu kantor Sekretariat Daerah Pemkot Tasikmalaya, kantor Bappelitbangda (dulu Bappeda) dan di sebuah kantor kelurahan, Kecamatan Cibeureum, Senin (20/3/2023).

“Benar hari ini dilakukan tes urine, kita tracing dulu di lokasi prioritas. Di Kantor Pemkot Tasikmalaya, Kantor Bappelitbangda dan kelurahan di Kecamatan Cibeureum,” kata Pj Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah, Senin (20/3/2023).

BACA JUGA:  Mardigu & Helmy Gagal Lolos Seleksi BJB, Dedi Mulyadi Sindir OJK dengan Nada Pahit-Manis

Cheka menargetkan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Tasikmalaya jalani tes urine untuk deteksi dini penyalahgunaan narkoba.

“Rencananya semua ASN dites, tapi karena keterbatasan tenaga dan waktu, sekarang kita lakukan dulu yang prioritas yah. Saya pun sudah dites urine dan belum menerima hasilnya,” ucapnya.

Baca Juga: Selain Kepala Bappelitbangda, 3 ASN Pemkot Tasikmalaya Positif Narkoba

BACA JUGA:  Pemprov Jabar Tegaskan Dukungan Penuh untuk Pengembangan Patimban Industrial Estate di Subang

Sementara, untuk pelaksanaan tes urine untuk para pegawai Bappelitbangda Kota Tasikmalaya dilaksanakan tertutup. Pihak keamanan kantor Bappelitbangda tidak memperbolehkan wartawan meliput kegiatan tes urine.

Sebelumnya kepala Bappelitbangda Kota Tasikmalaya diciduk polisi dari Polda Jabar karena diduga terlibat kasus Narkoba, Kamis (16/3/2023) lalu. Hasil tes urine menunjukkan Kepala Bappelitbangda inisial AA tersebut positif narkoba.

BACA JUGA:  Ega Anjani Ajak PKK Kecamatan “Naik Kelas” Lewat Pembinaan Administrasi

Aa diketahui menghisap sabu-sabu. Perbuatannya tersebut ketahuan polisi setelah sopirnya keciduk polisi. Sang sopir mengaku mendapat barang haram tersebut dari AA. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)