Beranda Berita Nasional Cerita Warga Garut yang Ketar-ketir Ketika Bertemu Gerombolan Bermotor

Cerita Warga Garut yang Ketar-ketir Ketika Bertemu Gerombolan Bermotor

IMG_20230109_165502_eGMmKx3F6W.jpeg

Harapanrakyat.com,- Teror gerombolan bermotor di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sudah sangat membuat resah masyarakat. Mereka kerap berbuat onar di jalanan dengan cara mengacungkan senjata tajam dan pecahan botol. Warga pun ketar-ketir ketika bertemu gerombolan tersebut.

Ulah berandalan bermotor di Garut pun menjadi sorotan publik. Hal itu dipicu atas ulah mereka yang meneror warga menggunakan senjata tajam dan pecahan botol. Kegaduhan gerombolan bermotor terbaru terjadi Minggu (8/1/2023) malam. Mereka konvoi sambil ugal-ugalan dan membawa senjata tajam sambil mengacungkannya kepada warga.

BACA JUGA:  Pabrik VinFast Siap Serap Tenaga Kerja Lokal, Target Awal 50 Ribu Unit Mobil Setahun

Saking takutnya, warga harus mencari gang sempit ketika akan berpapasan dengan gerombolan bermotor tersebut.

“Papasan, pas berhadap-hadapan dengan konvoi yang di depan, tapi pas lihat yang di belakangnya semakin banyak. Ada yang bawa botol miras sambil diacungkan sambil bawa kaya golok gitu. Dari situ saya inisiatif masukan motor saya ke gang, takut menyerang saya,” kata Perawati, warga, Senin (9/1/2023).

BACA JUGA:  Pabrik Mobil Listrik VinFast Resmi Beroperasi di Subang

Baca Juga: Gerombolan Motor di Garut Bikin Ulah, Masyarakat Resah

Irawan, warga lainnya pun mengaku mengalami hal yang sama. Ia harus pontang-panting mengalihkan kendaraannya ke tempat aman ketika bertemu gerombolan tersebut.

“lihat pas di jalan Karangpawitan, ketika mendekat saya langsung inisiatif balikan arah kendaraan sambil cari jalan gang sempit. Takut lah melihat mengacungkan senjata dan botol,” ucapnya.

BACA JUGA:  Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 Terbit, Abdul Mu'ti: Guru dan Siswa Harus Nyaman di Sekolah

Sebelumnya, Polisi tengah memastikan dan masih melakukan identifikasi gerombolan bermotor tersebut.

“Belum bisa memastikan apakah geng motor atau bukan, videonya kita sudah ada dari pak Kapolres langsung. Masih mengumpulkan baket dan identifikasi,” kata AKP Deni Nurcahyadi, Kasat Reskrim Polres Garut. (Pikpik/R9/HR-Online)